Apa Beda Saham Dengan Forex

Peringkat broker opsi biner:

SahamOK.com

Investasi Saham Indonesia Lebih Realistis

Saham vs Forex : Persamaan dan Perbedaan

Saham dan Forex adalah dua bentuk perdagangan di sektor keuangan yang sangat likuid. Trading forex di Indonesia umumnya bisa dilakukan di rumah, begitu juga dengan trading saham karena kedua-duanya memberikan fasilitas transaksi online trading. Perbedaan dan persamaan antara saham vs forex ( Foreign Exchange ) secara umum dapat dijelaskan oleh tabel berikut .

Saham vs Forex

No Kontek Saham Forex
1 Harga berubah-ubah
Price Volatility
2 Memiliki Daya ungkit
Leverage
3 Jam perdagangan
Trading Hours
Pagi s.d Sore 24 jam
4 Memiliki Produk turunan
Derivative product
5 Memiliki Fasilitas Perdagangan Online
Online trading capability
6 Memerlukan Analisa Fundamental
Fundamental Analysis
7 Memerlukan Analisa Teknikal
Technical Analysis
8 Tujuan untuk Berdagang
Trading purpose
9 Tujuan untuk Berinvestasi
Investing Purpose
10 Jumlah item yang diperdagangkan
Number of items to trade
Ribuan Sedikit
11 Transaksi 2 arah
Short and long position
12 Resiko
Risk

A. Persamaan saham vs forex

1. Harga berubah-ubah

Salah satu persamaan saham dan forex adalah fluktuasi harga setiap saat. Baik harga saham maupun nilai tukar mata uang akan berubah setiap menit ( bahkan detik ).

Forex

Grafik USD-JPY : Fluktuasi harga nilai tukar dalam satu hari perdagangan. Saham vs Forex

Saham

Grafik saham SMGR ( Semen Indonesia ): Fluktuasi harga dalam satu hari perdagangan. Saham vs Forex

2. Produk Turunan / Derivative

Saham dan forex sama-sama memiliki produk turunan.

No Forex Saham
1 Currency Futures Warrant
2 Currency Swap Opsi
3 Foreign exchange binary option Convertible bond
4 Foreign exchange forward
5 Foreign exchange option
6 Foreign exchange swap
7 Forward exchange rate

3. Fasilitas Perdagangan Online

Baik perdagangan saham maupun perdagangan forex saat ini menggunakan sistem online trading. Apabila kita sudah membuka rekening ( account ) di saham atau forex, selanjutnya kita bisa melakukan transaksi secara online di rumah atau melalui komputer yang ada di kantor pialang, bahkan bisa dilakukan lewat mobile device. Jadi, saham vs forex sama-sama memiliki fasilitas perdagangan online.

Peringkat broker opsi biner:

4. Analisa Teknikal

Untuk tujuan perdagangan ( jangka waktu yang pendek ), saham vs forex sama-sama membutuhkan kemampuan menganalisa grafik pergerakan harga atau lebih dikenal dengan istilah analisa teknikal.

5. Bertujuan untuk perdagangan

Forex dipakai sebagai salah satu sarana bertransaksi dalam jangka pendek ( berdagang atau trading ) di sektor finansial. Saham juga dapat dipakai sebagai salah satu sarana untuk tujuan tersebut diatas.

6. Resiko

Perdagangan di saham dan forex sama-sama memiliki resiko. Fluktuasi harga tidak selalu bisa kita pantau. Tidak mungkin selama perdagang bursa, mata anda hanya tertuju kelayar monitor atau layar hp.

B. Perbedaan saham vs forex

1. Daya Ungkit

Saham

Dengan uang 100 juta, kita hanya bisa membeli saham senilai 100 juta. Kita tidak bisa membeli dengan berhutang. Hanya investor tertentu saja ( yang diberi hutang oleh pialang yang disebut dengan istilah margin ).

Forex

Dengan 1000 dollar, kita bisa bertransaksi sebesar 100.000 dollar. Pialang akan memberikan hutang sebesar 99.000 dollar. Jika kita untung, maka keuntungannya akan berlipat-lipat dibandingkan dengan modal yang cuma 1000 dollar. Demikian juga, jika rugi maka kerugiannya juga akan berlipat-lipat.

2. Jam Perdagangan – Saham vs Forex

Saham vs forex memiliki perbedaan dari sisi jam perdagangan. Kedua pasar saham dan pasar forex beroperasi di jadwal yang ketat.

  • Kebanyakan pasar saham beroperasi dari pagi sampai sore selama 8 jam, dan kemudian tutup sampai keesokan harinya ketika perdagangan dibuka kembali. Sebagai contoh, Bursa Efek Indonesia ( IDX ) jam perdagangannya adalah antara pukul 10 pagi sampai 17:00 WIB. Anda dapat memeriksa jadwal Bursa Efek Indonesia lebih lengkap di Jam Perdagangan BEI.
  • Sebaliknya, tidak ada downtime di pasar forex. Pasar forex beroperasi 24 jam sehari di 3 shift, sepanjang tahun. Anda dapat memilih jam perdagangan forex antara AS, Asia atau Eropa , mereka tumpang tindih seingga memungkinkan perdagangan mata uang di malam hari. Lebih lengkap tentang jam perdagangan forex dapat anda lihat di Forex Market Time Converter.

Jam perdagangan pasar forex. Saham vs Forex

3. Analisa Fundamental – Saham vs Forex

Saham

Saham dapat dipergunakan sebagai sarana untuk berdagang ( trading ) maupun sarana investasi ( investing ). Jika hanya bertujuan untuk perdagangan, maka yang diutamakan adalah kemampuan untuk menganalisa grafik harga ( analisa teknikal ). Namun jika tujuannya adalah untuk investasi maka yang lebih utama adalah analisa fundamental. Ini untuk memastikan bahwa saham yang dibeli selalu memiliki kecendrungan naik terus ( meskipun berfluktuasi naik turun ).

Forex

Forex dalam implementasinya tidak memerlukan analisa fundamental.

4. Bertujuan untuk investasi – Saham vs Forex

Forex

Harga nilai tukar mata uang dalam jangka panjang cendrung berfluktuasi dalam kerangka mendatar. Dengan demikian, Forex lebih cenderung untung tujuan perdagangan ( trading ) dan tidak untuk tujuan investasi ( investing ). Berikut sebagai contoh adalah grafik nilai tukar Euro/Dollar spot rate.

Euro/USD spot rate : grafik nilai tukar Euro terhadap dollar selama 10 tahun. Saham vs Forex

Saham

Sedangkan saham yang berkualitas cendrung berfluktuasi dalam kerangka yang terus naik. Ini memungkinkan saham disamping dapat dipakai untuk tujuan perdagangan juga lebih dapat diandalkan untuk tujuan investasi. Berikut sebagai contoh adalah grafik harga saham Google Inc.

GOOG ( Google Inc ) : grafik harga saham dalam 10 tahun. Saham vs Forex

5. Item yang diperdagangkan

Dalam hal item perdagangan, saham vs forex meliki perbedaan sebagai berikut :

Forex

Item yang diperdagangkan di forex sangat sedikit. Mayoritas pedagang forex memfokuskan perdagangan pada pada tujuh pasangan mata uang yang berbeda.

Ada empat pasangan mata uang “besar”, yang meliputi

dan tiga pasang komoditas,

Pasangan mata uang lain masih ada yang disebut dengan Cross Currency, namun yang utama dalam perdagangan forex adalah ketujuh pasangan mata uang diatas.

Saham

Berbeda dengan forex, bursa saham memiliki item saham yang bisa diperdagangan sangat banyak. dari ratusan hingga ribuan. Bursa Efek Indonesia memiliki lebih dari 500 item saham yang diperdagangkan. Sedangkan bursa dunia yang besar-besar seperti bursa Newyork, bursa Tokyo dan bursa London memiliki ribuan item saham yang diperdagangkan.

6. Transaksi dua arah

Tabel berikut menjelaskan tentang 1 kali transaksi saham vs forex dengan siklus diawali dan diakhiri.

1 siklus transaksi

Saham Forex
Open ( Awal ) Beli Beli Jual
Close ( Akhir ) Jual Jual Beli

Saham

Dalam setiap kali transaksi ( 1 siklus transaksi ), akan diawali dengan membeli saham, lalu menjualnya ( setelah menunggu beberapa waktu ). Selisih antara harga beli dengan harga jual merupakan keuntungan ataupun kerugian.

Kita tidak bisa menjual saham dulu ( meminjam saham orang lain untuk dijual ) lalu setelah beberapa waktu melakukan pembelian ( mengganti saham orang lain yang dipinjam tadi ). Istilah lainnya, kita tidak bisa melakukan short. Namun untuk investor tertentu ( spesial menurut pialang ) adakalanya pialang mau meminjamkan sahamnya untuk dijual terlebih dahulu. Tentu saja ada biaya yang dikenakan untuk meminjam ini.

Forex

Dalam transaksi forex, kita boleh mengawali dengan membeli, lalu setelah beberapa waktu menjualnya. Kita juga bisa mengawalinya dengan menjual, lalu setelah beberapa waktu membelinya kembali. Ini yang dimaksud dengan transaksi dua arah dalam perdagangan forex.

Apa Perbedaan Antara Trading Saham dan Trading Forex?

Apa perbedaan trading saham dan trading forex? Ada dua jenis trading yang sering dikenal dalam dunia investasi yaitu trading saham dan trading forex. Meski serupa, keduanya memiliki perbedaan. Mari kita bahas perbedaan trading saham dan trading forex.

Trading Saham dan Trading Forex

Saham dan forex adalah 2 dari sekian banyak produk investasi yang dapat digunakan masyarakat. Biasanya kedua produk ini dapat dipergunakan untuk sistem trading. Hal yang dimaksud dengan trading disini adalah memperjualbelikan saham dan forex dalam jangka waktu yang relatif pendek. Dengan harapan trader bisa mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan beli saham maupun forex tersebut.

Walaupun sekilas terlihat serupa, tetapi ada beberapa perbedaan antara trading saham dan trading forex. Mari kita bahas satu per satu perbedaan antara trading saham dan trading forex:

#1 ‘Barang’ yang Diperdagangkan

Dalam trading saham, produk yang diperdagangkan adalah surat berharga kepemilikan saham sebuah perusahaan. Sementara itu dalam trading forex produk yang diperdagangkan adalah kontrak harga mata uang sebuah negara dengan mata uang negara lainnya. Dalam trading forex Anda akan melihat perbandingan antara harga sebuah mata uang dengan mata uang lainnya, berbeda dengan trading saham dimana nilai saham sebuah perusahaan tidak dibandingkan dengan produk saham lainnya.

#2 Jumlah Produk yang Diperdagangkan

Dalam trading saham terdapat lebih dari 10.000 saham di seluruh dunia, sementara dalam trading forex tidak ada terlalu banyak pilihan. Seperti yang telah disebutkan pada poin pertama, dalam trading forex sebuah mata uang dibandingkan dengan mata uang lainnya. Misalnya Euro terhadap US Dollar atau yang biasa disebut EUR/USD. Hanya ada 4 pasangan produk yang biasa disebut major pairs. Pasangan ini merupakan mata uang yang dianggap paling kuat dan paling sering diperdagangkan dalam trading forex yaitu EUR/USD, USD/JPY, GBP/USD, USD/CHF. Sementara terdapat 3 pasangan lain yang dinamakan commodity pairs yang pergerakannya cenderung berkolerasi positif dengan harga komoditi 1. Namun di samping pasangan-pasangan produk tadi terdapat juga beberapa pasangan lain. Hanya saja pilihan produknya tetap tidak sebanyak produk yang diperdagangkan dalam pasar saham.

Sedikitnya produk dalam trading forex bisa menjadi nilai positif dan sekaligus negatif. Positifnya adalah para trader tidak perlu pusing untuk memilih produk yang terlalu banyak seperti pada trading saham. Hanya saja negatifnya tidak banyak pilihan bagi para trader yang ingin bereksperimen dengan berbagai produk investasi.

#3 Faktor yang Mempengaruhi Analisis Teknikal

Dalam trading saham seorang trader harus menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan harga di pasar mulai dari yang terkecil. Dalam analisis teknikal trading saham, trader akan menganalisis mulai dari data terkecil seperti laporan keuangan perusahaan tersebut, kemudian sektor yang terkait perusahaan tersebut, baru kemudian trader saham menganalisis kondisi negara. Sementara dalam trading forex seorang trader tidak perlu menganalisis data perusahaan apapun. Karena perdagangannya langsung terkait dengan mata uang sebuah negara, maka data yang harus dianalisis adalah kondisi negara yang satu dan negara lainnya.

#4 Fasilitas Short-Selling

Short selling adalah suatu cara yang digunakan dalam penjualan saham atau forex di mana investor/trader meminjam dana (on margin) untuk menjual saham yang belum dimiliki dengan harga tinggi. Harapannya investor/trader dapat membeli kembali dan mengembalikan pinjaman saham ke pialangnya pada saat saham turun. Dalam trading forex terdapat fasilitas short-selling, sementara dalam pasar saham Indonesia fasilitas short-selling. Sebenarnya short-selling terdapat pada bursa efek Amerika Serikat, hanya saja BEI (Bursa Efek Indonesia) melarang aturan short-selling karena pelaku short-selling dapat memicu turunnya IHSG. Mengapa?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, seorang investor/trader dapat menjual saham dengan meminjam dana untuk menjual saham atau forex yang belum dimiliki, jika harga saham atau forex turun maka investor/trader akan mendapat keuntungan. Sementara jika harga naik maka investor/trader akan merugi. Karena itu tidak jarang para investor/trader pelaku short-selling sering dituduh menyebar rumor palsu demi menurunkan harga pasar. Hal ini dikhawatirkan dapat merusak nilai IHSG yang sebenarnya.

#5 Fluktuasi Pasar

Perbedaan yang cukup signifikan terdapat pada fluktuasi pasar. Pasar forex memiliki fluktuasi yang lebih tinggi daripada pasar saham. Hal ini dipengaruhi oleh perbedaan kapitalisasi pasar. Pasar forex memiliki kapitalisasi pasar yang lebih besar daripada pasar saham. Misalnya jika Anda adalah seorang trader saham dengan modal Rp2 triliun. Dengan modal Rp2 triliun Anda sudah dapat membeli sebuah perusahaan secara penuh. Sementara dalam trading forex nilai Rp2 triliun bukanlah nilai yang terlalu besar jika dibandingkan dengan keseluruhan kapital yang diperdagangkan dalam pasar forex.

Trading Saham Berbeda dengan Trading Forex

Trading saham dan trading forex memang sekilas terlihat serupa, nyatanya ada banyak perbedaan antara kedua jenis trading tersebut. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun ada sebuah persamaan dalam kedua trading tersebut. Anda perlu mempelajari lebih dalam mengenai kedua jenis trading ini agar dapat menemukan investasi mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan Anda karena keduanya memiliki karakter yang berbeda dalam proses investasinya.

Apakah Anda memiliki pengalaman dalam trading saham maupun trading forex? Pelajaran berharga apa yang Anda dapatkan dari trading tersebut. Silakan bagikan pengalaman Anda pada kolom di bawah ini, terima kasih.

  • Padjar Iswara. 25 Agustus 2020. BEI Larang Short Selling; Ini Latar Belakangnya. Bareksa.com – https://goo.gl/34QLhv
  • Lee, S., Rahardjo, D. 2020. The Lazy Way of FOREX Trading. Yogyakarta: Penerbit Pohon Cahaya.
  • Trading Saham dan Forex – https://goo.gl/9O1MFb
  • Saham Forex – https://goo.gl/80a8oO

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 a n (GRATIS)

Perbedaan Trading Forex dan Saham

Secara sederhana, investasi terbagi menjadi dua bentuk yaitu investasi dalam bentuk aset yang sebenarnya (logam mulia, property, benda seni, dan lain-lain) dan investasi dalam bentuk sekuritas atau surat-surat berharga. Sekuritas artinya suatu klaim terhadap real assets yang dikuasai oleh suatu entitas seperti obligasi, saham, forex dan lain-lain. Di masa sekarang, semakin banyak pebisnis yang terjun dalam bidang investasi trading forex dan saham karena mempunyai peluang keuntungan yang menggiurkan walaupun tentunya disertai resiko yang tinggi pula.

Perdagangan mata uang, atau forex, adalah jenis usaha lain yang cukup menggiurkan, dan memiliki peluang profit yang besar pula. Banyak investor berpendapan bahwa investasi forex lebih menguntungkan dibanding investasi saham. Namun sebenarnya, keduanya memiliki perbedaan mendasar.

Trading Forex dan Saham: Pengenalan

Sebelum membahas beda trading forex dan saham, berikut dibahas definisi kedua jenis investasi ini. Forex atau foreign exchange adalah kegiatan transaksi perdagangan atua pertukaran mata uang suatu negara dengan mata uang negara lain pada suatu bursa valas lintas nasional yang berlangsung secara terus-menerus selama 24 jam. Seorang trader dapat melakukan dua kegiatan pada proses transaksi yaitu pembelian (buy) pada mata uang bernilai terendah, dan penjualan (sell) pada saat nilai mata uang tersebut naik. Dua kegiatan tersebut sama-sama bisa mendatangkan keuntungan bagi trader.

Sementara itu, saham adalah surat berharga yang menunjukkan bukti andil kepemilikan atau entitas yang dikeluarkan oleh perusahaan dan Badan Usaha Milik Negara yang telah go public. Perusahaan melakukan penjualan saham untuk memperoleh dana non-bank sebagai alternatif; sumber dana untuk pembiayaan tanpa perlu dikembalikan. Keuntungan yang diperoleh oleh pemilik saham adalah dividen yang dibagikan oleh perusahaan sesuai dengan ketentuan yang disepakati sebelumnya.

Perbedaan paling mendasar antara trading forex dan saham terletak pada pelaku utama investasi. Seorang trader forex menentukan sendiri target profit yang diinginkan dan berusaha sendiri untuk mencapainya melalui eksekusi atau perintah-perintah yang telah dipertimbangkan secara matang. Sebaliknya, keuntungan yang diperoleh seorang investor saham tergantung kepada perusahaan di mana ia menginvestasikan uangnya.

Faktor Yang Membedakan Trading Forex dan Saham

Para trader melakukan analisis terhadap kondisi bursa valuta asing dan saham untuk melakukan transaksi. Tujuan utama trading forex dan saham sebenarnya sama, yaitu mendapatkan keuntungan dari selisih pergerakan harga komoditasnya. Tetapi ada beberapa kelebihan forex dibanding saham yang menyebabkan beberapa investor lebih memilih investasi dalam bidang forex dibandingkan saham.

Dapat dikatakan bahwa pasar uang merupakan pasar perdagangan yang paling likuid dengan perputaran rata-rata mencapai 5 trililun dollar setiap harinya, sementara transaksi keuangan pada bursa efek Jakarta hanya mencapai 5 trilyun rupiah per harinya. Rata-rata volume harian market forex setara dengan 46 kali gabungan pasar saham di seluruh dunia. Tingginya tingkat likuiditas inilah yang menyebabkan trading forex lebih diminati dibanding trading saham.

Perdagangan forex berlangsung sepanjang hari selama 24 jam dan 5 hari seminggu. Apabila pasar forex Asia berakhir, maka saat itu dibuka pasar forex Eropa, dan ketika pasar forex Eropa telah tutup, maka pasar forex Amerika dibuka, dan saat pasar forex Amerika usai maka siklus kembali ke pasar Asia. Dengan demikian Anda bisa melakukan trading kapan pun dan dimana pun, apalagi sekarang berbagai perangkat gadget modern seperti smartphone dapat diinstal dengan software aplikasi untuk trading.

Para trader pemula yang belum berani melepaskan pekerjaan utamanya di kantor, bisa memilih waktu trading setelah jam kerjanya berakhir. Di sinilah beda trading forex dan saham berikutnya. waktu untuk melakukan trading saham lebih terbatas daripada trading forex, karena Anda hanya dapat melakukan trading saham pada jam kantor, yaitu sekitar jam 9.30 sampai jam 16.00 di luar jam istirahat.

  • Peluang keuntungan dan resiko

Pada ulasan di atas, telah dikatakan bahwa kegiatan transaksi buy atau sell dua-duanya dapat membawa keuntungan pada trading forex. Jika market telah mencapai harga terendah, trader dapat melakukan pembelian dan sebaliknya jika pasar telah mencapai nilai tertinggi atau titik jenuh, maka trader dapat melakukan penjualan. Pada trading saham keuntungan hanya terjadi satu arah yaitu pada posisi buy, yang artinya seorang trader saham akan mendapatkan profit jika saham yang dibelinya naik. Inilah beda trading forex dan saham.

Karena mempunyai peluang mendapatkan keuntungan besar dalam waktu yang cepat, maka trading forex juga mempunyai resiko kerugian yang juga besar, sesuai dengan prinsip high risk, high return. Oleh karena itu para trader forex harus menggunakan strategi trading yang tepat dengan mempelajari kondisi pasar dan memprediksi kemungkinan yang akan terjadi sebagai dasar pengambilan keputusan.

Pada umumnya perusahaan broker forex tidak menetapkan komisi untuk transaksi yang dilakukan trader, atau mengambil komisi dengan nominal kecil yang dilakukan oleh broker-broker ECN. Keuntungan yang didapatkan oleh perusahaan broker berasal dari spread, yaitu selisih harga jual dan beli yang berbeda-beda pada tiap mata uangnya. Beda trading forex dan saham adalah kewajiban memberikan komisi mulai 0,15% hingga 0,3% dari setiap transaksi trading saham.

  • Kecepatan eksekusi transaksi

Pada trading forex, keputusan Anda untuk melakukan transaksi bisa dieksekusi seketika itu juga karena kondisi pasar dengan likuiditas yang tinggi sehingga kegiatan buy dan sell dapat berlangsung setiap waktu. Jika market mengalami fluktuasi secara ekstrem, bisa saja transaksi Anda ditunda oleh broker Anda. Hal ini tidak berlaku pada trading saham, karena keputusan transaksi harus menunggu giliran dan tidak bisa dilakukan seketika.

Komoditas yang diperdagangkan pada pasar uang adalah ratusan mata uang berbagai negara. Tetapi biasanya hanya empat mata uang penting yang nilainya stabil saja yang diperdagangkan pada proses trading yaitu Euro, Dollar Amerika, Poundsterling, dan Yen. Sedangkan pada trading saham di bursa saham New York terdapat sekitar 4500 saham perusahaan yang terdaftar, sementara pada bursa NASDAQ terdapat sekitar 3500 saham. Tentu dibutuhkan banyak waktu untuk menganalisa saham mana yang akan Anda pilih untuk diperdagangkan yang mempunyai peluang naik. Hal ini tentu membuat trading saham lebih rumit daripada trading forex bukan?

Trading forex dan saham juga dibedakan oleh jangkauan kedua market investasi tersebut. Pasar trading forex menjangkau pasar forex dunia dengan trader dari berbagai negara berikut mata uang berbagai negara. Tetapi perdagangan saham lokal hanya terjadi di tanah air saja, misalnya pada bursa efek Jakarta. Ketidakstabilan yang terjadi pada pasar forex sangat bisa mempengaruhi fluktuasi pada pasar saham, tetapi sebaliknya kondisi yang terjadi pada pasar saham tidak akan mempengaruhi keadaan pada pasar forex. Dengan demikian para trader saham harus mengikuti berita ekonomi dengan seksama.

Berdasarkan uraian di atas, dapat kita simpulkan bahwa beda trading forex dan saham online memang cukup signifikan dan trading forex mempunyai peluang untuk mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin tetapi dengan disertai resiko besar pula. Sementara itu trading saham beresiko lebih kecil daripada trading forex sehingga lebih cocok bagi investor yang tidak terlalu agresif dan lebih suka ‘bermain aman’ maupun bagi investor pemula.

Peringkat broker opsi biner:
Tempat berinvestasi
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: