Apa Tantangan Sistem Perdagangan Barter – diagnostic_api_kiri = 0.0015

Peringkat broker opsi biner:

Materi Lengkap Membahas Perdagangan Internasional

Perdagangan internasional adalah kegiatan jual beli barang atau jasa yang dilakukan oleh dua atau lebih suatu negara guna memenuhi kebutuhan bersama.

Dari pengertian di atas dapat kita ambil kesimpulan bahwa kegiatan dalam perdagangan internasional yaitu suatu kegiatan jual beli barang atau pun jasa ke luar negeri. Kegiatan membeli barang dari luar negeri disebut impor, sedangkan menjual barang ke luar negeri disebut ekspor.

Sedangkan pelaku impor disebut sebagai importir dan pelaku ekspor disebut eksportir. Pada prakteknya, kegiatan yang ada dalam perdagangan internasional sama dengan kegiatan perdagangan yang terjadi di dalam negeri.

Lalu apa yang membedakan? Perbedaan-Nya adalah hanya pada cakupan wilayah dan alat pembayaran, yang disepakati oleh negara-negara penerima.

Jenis-jenis Perdagangan Internasional

Berbicara mengenai perdagangan sosial yang dilakukan di setiap negara di dunia mempunyai berbagai macam jenis di antaranya:

a. Perdagangan Ekspor

  • Ekspor biasa, yaitu pengiriman barang ke luar negeri dengan ketentuan berlaku yang ditujukan kepada pembeli di luar negeri menggunakan letter of credits (L/C) dengan ketentuan tertentu.
  • Ekspor tanpa L/C, penjual barang mengirimkan barangnya terlebih dahulu melalui izin khusus dari departemen pedagangan.

b. Perdagangan Barter

  • Dirrect barter.
  • Switch barter.
  • Counter purchase.
  • Buy black barter.

c. Perdagangan Konsinyasi (Consigment)

Konsinyasi adalah penjualan dengan pengiriman barang, belum ada pembeli tertentu di luar negeri. Penjualan-Nya dapat dilakukan melalui pasar bebas atau bursa dagang dengan cara memakai sistem lelang.

d. Perdagangan Package Deal

Package Deal adalah perdagangan yang dilakukan untuk memperluas pemasaran hasil produksi.

e. Perdagangan Penyelundupan (Smuggling)

Penyelundupan ini merupakan kegiatan yang tidak baik dan merupakan masuk dalam tindakan kriminal. Penyelundupan sendiri terbagi menjadi 2 yaitu:

Peringkat broker opsi biner:
  1. Penyelundupan yang dilakukan memakai cara ilegal penuh.
  2. Penyelundupan administratif (custom fraud).

f. Perdagangan Border Crossing

Border crossing merupakan perdagangan yang terjadi di perbatasan negara satu sama lain, dengan persetujuan tertentu. Perdagangan macam ini bisa terjadi karena:

  • Lintas batas laut (Sea border).
  • Lintas batas darat (Overland border).

Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

Ada beberapa faktor yang mendorong perdagangan internasional, di bawah ini akan kami paparkan beserta penjelasan-Nya.

a. Perbedaan Sumber Daya alam

Permukaan bumi yang kita pijaki saat ini sangatlah berbeda-beda, oleh karena itulah terjadi banyak perbedaan antara satu negara dengan negara lain, ada gersang dan ada yang subur, ada yang bisa dihidupi oleh hewan-hewan atau tumbuhan dengan jenis tertentu, dan sebagainya.

Dari situ dapat kita ambil contoh pada tumbuhan kurma yang hanya bisa tumbuh baik di tanah Arab saja. Adanya perbedaan sumber daya alam yang berbeda sangat mendorong terjadinya perdagangan internasional pada negara yang bersangkutan, demi memenuhi kebutuhan negara tersebut.

b. Memenuhi Kebutuhan Nasional

Dalam hal ini bisa bercermin di negara kita, bahwa tidak semua negara yang mempunyai banyak sumber daya alam mampu memproduksi dan memenuhi kebutuhan-Nya sendiri. Berbiacara mengenai sumber daya alam tentunya Indonesia paling pertama.

Walau mempunyai wilayah yang luas dan mampu menghasilkan beras, Sampai saat ini Indonesia belum bisa memenuhi kebutuhan nasional, bahkan sampai impor dari negara-negara dengan wilayah yang tak sebanding seperti Thailand misal. Kan ngenes banget.

c. Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Negara-negara dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tinggi akan mampu memproduksi barang dan jasa yang lebih banyak, berkualitas, dan tentunya efisien dibandingkan dengan negara yang lambat akan IPTEK-Nya.

Hal demikian bisa terjadi karena pemanfaatan teknologi sangat menghemat biaya produksi dan mampu menghasilkan barang yang lebih banyak. Negara-negara yang teknologinya lebih maju cenderung melakukan spesialisasi dalam memproduksi suatu barang, sedangkan barang yang bukan produk sendiri akan dibeli dari negara lain.

Dalam hal ini kita ambil contoh negara Jepang, seperti yang sudah kita ketahui bahwa negara jepang melakukan spesialisasi dalam produk industri motor dan mobil, dan berusaha mengekspor-Nya ke Indonesia.

Sebaliknya, Jepang banyak membeli hasil tambang dan perkebunan dari Indonesia, walaupun ujung-ujungnya kembali lagi ke Indonesia. Sedih banget.

d. Adanya Kelebihan atau Kekurangan Hasil Produksi

Kelebihan produk pada suatu negara (suplus) dan kekurangan kas dalam suatu negara (defisit), kedua hal tersebut terjadi karena adanya perbedaan sumber daya alam dan kemajuan antara negara satu dan lain-Nya.

Terjadinya surplus menyebabkan negara yang bersangkutan akan menjual hasil produknya ke negara lain, sedangkan negara yang mengalami defisit akan membeli barang dari luar negeri melalui perdagangan internasional.

e. Adanya Transportasi Antar Negara

Kemajuan teknologi alat transportasi sudah mampu menciptakan transportasi yang menjangkau semua negara. Dengan adanya transportasi semacam itu tentu sangat memudahkan kegiatan perdagangan internasional.

Kegiatan ekspor dan impor dengan jumlah besar bisa dilakukan dalam waktu yang singkat. Kondisi inilah yang menjadikan keberadaan transportasi antar negara menjadi salah satu faktor dalam perdagangan internasional.

f. Adanya Perbedaan Selera

Terjadinya perbedaan kebudayaan , sistem politik, pandangan hidup, dan tatanan sosial menyebabkan terjadinya selera terhadap berbagai jenis komoditas.

Kita ambil contoh, negara Amerika Serikat memproduksi mobil Ford dan Chevrolet, namun Amerika mengimpor mobil Honda dari Jepang. Hal demikian terjadi karena warga Amerika telah menyukai mobil Honda.

g. Adanya Hubungan Diplomatik

Pengertian hubungan diplomatik adalah hubungan resmi antara satu negara dengan negara lain. Perdagangan internasional tidak akan terjadi apabila negara-negara tersebut tidak memiliki hubungan diplomatik.

h. Era Globalisasi

Dengan adanya era globalisasi ini, menyebabkan dalam perdagangan bebas tidak satu pun yang bisa hidup sendiri. Mereka semua akan membutuhkan kerja sama dengan negara lain, salah satunya yaitu dengan perdagangan internasional.

Faktor Penghambat Perdagangan Internasional

Selain faktor pendorong, kamu juga harus mengetahui faktor-faktor yang bisa menghambat perdagangan internasional antara lain yaitu:

  • Adanya peperangan.
  • Perbedaan tingkat upah.
  • Sempitnya kesempatan kerja.
  • Adanya organisasi perdagangan internasional atau regional.

Contoh Perdagangan Internasional

Kita lihat kasus yang terjadi pada bumi pertiwi ini, penjualan hasil dari produk pertanian seperti kelapa sawit, kopi, karet ke luar negeri mengalami peningkatan. Efek yang ditimbulkan dari hal tersebut secara otomatis akan naiknya permintaan terhadap barang, meskipun harga menurun.

Dampak atau Manfaat Perdagangan Internasional

Dalam menjalankan sesuatu pastinya ada yang namanya untung dan rugi, begitu pun dengan kegiatan perdagangan internasional yang sudah kita bahas di atas. Berikut adalah beberapa manfaat atau dampak yang dihasilkan dari perdagangan internasional.

Manfaat/Dampak Positif Akibat Perdagangan Internasional

  1. Terjalin-Nya persahabatan dan hubungan di antara kedua negara yang bersangkutan serta sangat memungkinkan negara terlibat, dapat menghasilkan barang dan jasa melebihi kebutuhan di dalam negeri. Dalam hal ini tentu meningkatkan ekonomi.
  2. Memungkinkan negara tersebut melakukan spesialisasi terhadap barang-barang, sehingga bisa melakukan jual beli dengan harga yang relatif lebih murah.
  3. Memberikan kesempatan terhadap suatu negara untuk mengimpor barang konsumsi atau barang-barang modal seperti: Bahan baku, peralatan dsb. Tentu dengan kualitas dan harga yang lebih menguntungkan.
  4. Membuka peluang dan kesempatan khususnya bagi negara berkembang untuk mengetahui teknologi yang lebih baik.

Manfaat/Dampak Negatif Perdagangan Internasional

a. Impor Barang Menjadi Dominasi

Kegiatan impor yang terlalu mendominasi dapat mengakibatkan pertumbuhan ekonomi menjadi lambat. Apabila barang masuk lebih banyak dari barang yang keluar, maka hal itu dapat mengakibatkan pendapatan nasional menurun, begitu pun dengan mata uang yang anjlok.

b. Masalah Bagi Petani dan Produksi Barang Lainnya

Akibat dari banyaknya impor, maka kerugian juga menyerang para nelayan, petani, atau orang yang memproduksi barang, karena barang hasil impor harganya lebih murah.

c. Ketergantungan Dengan Negara Maju

Masyarakat jadi mengenal merk, sudah banyak terbukti sebagian masyarakat di Indonesia lebih suka memilih merk luar ketimbang lokal. Padahal kalo dilihat dari segi bahan sama-sama aja.

d. Terbentuknya Perdagangan Bebas Internasional

Dengan adanya sistem perdagangan nasional ini membuat suatu negara mengalami kerugian. Kerugian tersebut didasari tertama banyaknya kasus-kasus penyelundupan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Cukup sekian penjelasan mengenai perdagangan internasional, semoga bermanfaat.

Apa Tantangan Sistem Perdagangan Barter – diagnostic_api_kiri = 0.0015

PEREKONOMIAN INDONESIA SAAT INI

Ekonomi indonesia saat ini optimis pertumbuhan ekonomi yang meningkat.dengan pertumbuhan dan pendapatan nasional yang semakin meningkat kita dapat melihat perkembangan dan kemajuan kita pada negara lain. dengan pendapatan nasional per tahun indonesia mampu memberikan kemajuan.ekonomi makro yang sangat berpengaruh dalam pertumbuhan ekonomi saat ini.salah satu pertumbuhan ekonomi itu dapat dilihat dengan permintaan domestik masih akan menjadi penopang utama kinerja perekonomian. Selain itu, ekspor dan impor, serta investasi.

Di lihat dari sedikit perekonomian makro dibidang perbankan ini dapat kita rasakan pertumbuhan ekonomi itu meningkat.Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi sepanjang triwulan I-2020 masih akan tumbuh tinggi, yakni di kisaran 6,4 persen. Sehingga, sepanjang tahun ini, perekonomian Indonesia diproyeksikan tumbuh di kisaran 6-6,5 persen.
Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengungkapkan hal itu dalam rapat kerja dengan Komisi XI (membidangi keuangan dan perbankan) DPR, Senin (14/2). “Prospek perekonomian ke depan akan terus membaik dan diperkirakan akan lebih tinggi,” kata Darmin.

Dia mengatakan, permintaan domestik masih akan menjadi penopang utama kinerja perekonomian. Selain itu, ekspor dan impor, serta investasi, juga akan tumbuh pesat. Ia menambahkan, Indonesia sudah melalui tantangan yang di 2020. Dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik di tahun lalu, yakni 6,1 persen, akan mempermudah mencapai target pertumbuhan di 2020. Meski demikian, inflasi tinggi masih akan menjadi tantangan serius di tahun ini.

Kondisi Perekonomian Indonesia Dilihat dari PDB

Pendapat Domestik Bruto (PDB) Indonesia saat ini menempati urutan ke-18 dari 20 negara yang mempunyai PDB terbesar di dunia. Hanya ada 5 negara Asia yang masuk ke dalam daftar yang dikeluarkan oleh Bank Dunia. Kelima negara Asia tersebut adalah Jepang (urutan ke-2), Cina (urutan ke-3), India (urutan ke-11), Korea Selatan (urutan ke-15).

Indonesia yang kini mempunyai PDB US$700 miliar, boleh saja bangga. Apalagi, dengan pendapatan perkapita yang mencapai US$3000 per tahun menempatkan Indonesia di urutan ke-15 negara-negara dengan pendapatan perkapita yang besar.

Pihak Swasta

Adanya lembaga – lembaga swadaya masyarakat, seperti Dompet Dhu’afa, bekerja sama dengan Institut Kemandirian yang berusaha mencetak kaum muda berpotensi meenjadi hebat sebagai pejuang ekonomi adalah cara salah satu membuat pemerataan pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan oleh semakin banyak rakyat Indonesia.

Pihak Pemerintah

Sinergi antar kementrian harus dibuat semakin solid dan saling mendukung sehingga tidak tumpang tindih dan lebih banyak bermanfaat bagi masyarakat. Kampanye pembentuka jiwa kewirausahaan , seperti seminar bertaraf internasional\, adalah salah satu jalan membangkitkan potensi jiwa – jiwa pejuang ekonomi yang pantang menyerah dan penuh kreativitas tinggi.

Dampak Globalisasi ekonomi positif dan dampak globalisasi negatif menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam dunia usaha. Ketika kita berfikir menjadi pengusaha dan memanfaatkan setiap peluang usaha yang kita miliki sebenarnya saat itu kita masuk kedalam sebuah sistem ekonomi dan yang paling populer adalah sistem ekonomi kapitalis yang menjadi bagian integral dari proses globalisasi. Ada banyak pengertian globalisasi yang secera umum mempunyai kemiripan salah satu pengertian globalisasi adalah proses yang melintasi batas negara di mana antarindividu, antarkelompok, dan antarnegara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan mempengaruhi satu sama lain .

Sebagaimana sebuah sistem globalisasi ekonomi mempunyai dampak positif dan juga dampak negatif, terlepas dari pendapat pro globalisasi ekonomi dan kontra globalisasi ekonomi kita akan mencoba menelaah secara sederhana dampak postif globalisasi ekonomi dan dampak negatif globalisasi ekonomi.

Dampak positif globalisasi ekonomi ditilik dari aspek kreatifitas dan daya saing dengan semakin terbukanya pasar untuk produk-produk ekspor maka diharapkan tumbuhnya kreatifitas dan peningkatan kualitas produksi yang disebabkan dorongan untuk tetap eksis ditengah persaingan global, secara natural ini akan terjadi manakala kesadaran akan keharusan berinivasi muncul dan pada giliranya akan menghasilkan produk2 dalam negeri yang handal dan berkualitas.

Disisi lain kondisi dimana kapababilitas daya saing yang rendah dan ketidakmampuan Indonesia mengelola persaingan akan menimbulkan mimpi buruk begi perekonomian negeri ini, hal ini akan mendatangkan berbaga dampak negatif globalisasi ekonomi seperti membajirnya produk2 negeri asing seperti produk cina yang akhirnya mamatikan produksi dalam negeri, warga negara Indonesia hanya akan menjadi tenaga kasar bergaji murah sedangkan pekerjaan pekerjaan yang membutuhkan skill akan dikuasai ekspatriat asing, dan sudah barang tentu lowongan pekerjaan yang saat ini sudah sangat sempit akan semakin habis karena gelombang pekerja asing.

Dampak positif globalisasi ekonomi dari aspek permodalan, dari sisi ketersediaan akses dana akan semaikin mudah memperoleh investasi dari luar negeri. Investasi secara langsung seperti pembangunan pabrik akan turut membuka lowongan kerja. hanya saja dampak positif ini akan berbalik 180 derajat ketika pemerintah tidak mampu mengelola aliran dana asing, akan terjadi justru penumpukan dana asing yang lebih menguntungkan pemilik modal dan rawan menimbulkan krisis ekonomi karena runtuhnya nilai mata uang Rupiah. Belum lagi ancaman dari semakin bebas dan mudahnya mata uang menjadi ajang spekulasi. Bayangkan saja jika sebuah investasi besar dengan meilbatkan tenaga kerja lokal yang besar tiba2 ditarik karena dianggap kurang prospek sudah barang tentu hal ini bisa memengaruhi kestabilan ekonomi.

Dampak positif globalisasi ekonomi dari sisi semakin mudahnya diperoleh barang impor yang dibutuhkan masyarakat dan belum bisa diproduksi di Indonesia, alih tehnologi juga bisa terbuka sangat lebar, namun kondisi ini juga bisa berdampak buruk bagi masyarakat karena kita cenderung hanya dijadikan objek pasar, studi kasus seperti produksi motor yang di kuasai Jepang, Indonesia hanya pasar dan keuntungan penjualan dari negeri kita akan dibawa ke Jepang memperkaya bangsa Jepang. Dampak positif globalisasi ekonomi dari aspek meningkatnya kegiatan pariwisata, sehingga membuka lapangan kerja di bidang pariwisata sekaligus menjadi ajang promosi produk Indonesia.

Globalisasi dan liberalisme pasar dikampayekan oleh para pengusungnya sebagai cara untuk mencapai standar hidup yang lebih tinggi, namun bagi para penentangnya globalisasi hanya kedok para kapitalis yang akan semakin melebarnya ketimpangan distribusi pendapatan antar negara kaya dengan negara berkembang dan miskin. Penguasaan kapital yang lebih besar dengan menciptakan pasar global terutama di dunia ketiga yang diyakini tidak akan mampu memenuhi standar tinggi produk global akan membuka peluang terjadinya penumpukan kekayaan dan monopoli usaha dan kekuasaan politik pada segelintir orang. So pilihan akan keblai kekita mana yang kita pilih Dampak Globalisasi ekonomi positif atau dampak globalisasi negatif.

muhara’s simple web log…

muharmansyah adi nugroho webLog

Fabian dan Uang (part 1)

April 15, 2020 by muhara

Saya Menginginkan Seluruh Dunia Plus 5%

Fabian sangat bahagia karena dia akan menyampaikan sebuah pidato ke masyarakat besok. Dia selalu menginginkan kekayaan dan kekuasaan dan sekarang impiannya akan segera menjadi kenyataan. Dia adalah seorang tukang emas, mengukir emas dan perak menjadi perhiasan, tetapi semakin lama semakin tidak puas karena harus bekerja keras dalam hidupnya. Fabian menginginkan kesenangan, dan juga tantangan, dan sekarang rencana barunya siap untuk dimulai.

Selama puluhan generasi, masyarakat terbiasa dengan sistem perdagangan barter. Seseorang akan menghidupi keluarganya dengan memproduksi semua yang mereka butuhkan ataupun mengkhususkan diri dalam perdagangan produk tertentu. Kelebihan dari yang dia produksi, akan dia tukarkan dengan kelebihan barang lain yang diproduksi orang lain.

Pasar setiap hari ramai dan bersemangat, orang-orang berteriak dan melambaikan dagangannya. Sebelumnya pasar adalah tempat yang menyenangkan, tetapi sekarang jumlah orang terlalu banyak, pertengkaran pun semakin banyak. Tidak ada lagi waktu untuk ngobrol dan bercanda, sebuah sistem yang lebih baik mulai diperlukan.

Secara umum, orang-orang relatif bahagia, dan mereka menikmati buah dari hasil kerja keras mereka.

Di setiap komunitas dibentuk sebuah pemerintahan yang sederhana yang tugasnya menjaga agar kebebasan dan hak setiap anggota masyarakat dilindungi dan untuk memastikan bahwa tak seorang pun akan dipaksa untuk melakukan hal yang tidak dia inginkan oleh siapapun juga. Itu tujuan satu-satunya dari pemerintah dan setiap anggota pemerintah dipilih secara sukarela oleh abggota komunitas yang ada.

Namun, ada masalah yang tidak bisa mereka selesaikan di perdagangan pasar sehari-hari… Apakah sebelah pisau senilai dengan dua keranjang jagung? Apakah seekor kerbau lebih berharga dari seekor ayam…? Orang-orang menginginkan sistem yang lebih baik.

Fabian mengiklankan diri kepada masyarakat, “Saya punya solusi atas masalah barter yang kita alami, dan saya mengundang kalian semua untuk sebuah pertemuan publik besok harinya.”

Besok harinya orang-orang pun berkumpul di tengah kota dan Fabian menjelaskan kepada mereka konsep tentang “uang”. Masyarakat yang mendengarkan pidatonya terkesan dan ingin mendengar lebih banyak.

“Emas yang saya produksi menjadi perhiasan adalah logam yang luar biasa. Dia tidak akan berkarat, dan bisa bertahan sangat lama. Saya akan membuat emas dalam bentuk koin dan kita akan menyebut setiap koin dengan nama dolar”

Fabian menjelaskan konsep tentang nilai, dan bahwa “uang” akan menjadi medium pertukaran barang, sebuah sistem yang lebih baik daripada barter.

Salah satu dari anggota pemerintah bertanya “Tetapi orang tertentu bisa menambang emas sendiri dan membuat koin untuk diri mereka sendiri”

“Ini tidak boleh diterima” kata Fabian. “Hanya koin-koin yang disetujui pemerintah yang boleh digunakan, dan kita akan membuat stempel khusus di koin-koin tersebut.” Ini kedengarannya masuk akal dan orang-orang pun mulai menyarankan agar setiap orang mendapatkan sama banyak. “Tetapi saya yang paling pantas mendapatkan lebih” kata si pembuat lilin. “Tidak, saya lah yang berhak mendapatkan lebih,” kata si petani. Dan pertengkaran pun dimulai.

Fabian membiarkan mereka bertengkar selama beberapa saat, kemudian berkata, “Karena tidak ada kesepakatan di antara kalian semua, biarlah saya yang menentukan angkanya buat Anda. Tidak ada batasan berapa koin yang akan Anda dapatkan dari saya, semua tergantung kemampuan Anda untuk membayar. Semakin banyak yang Anda dapatkan, semakin banyak yang harus Anda kembalikan tahun depan.”

“Lalu apa yang akan kamu dapatkan?” kata salah satu pendengar.

“Karena saya yang menyediakan jasa ini, yaitu suplai uang, maka saya berhak mendapatkan bayaran dari kerja kerasku. Untuk setiap 100 koin yang Anda dapatkan dari saya, Anda akan membayarkan kembali kepadaku sebanyak 105 koin tahun depannya. 5 koin ini adalah bayaranku, dan saya akan menyebutnya bunga.”

Kedengarannya tidak terlalu buruk, lagipula 5% sepertinya tidak banyak. Maka orang-orang pun setuju. Mereka sepakat untuk bertemu seminggu kemudian dan memulai sistem baru ini.

Fabian tidak membuang waktu. Dia membuat koin emas siang dan malam, dan seminggu kemudian dia pun siap dengan koinnya. Orang-orang antri panjang di depan tokonya. Setelah dicek dan disetujui oleh pemerintah, koin emas Fabian resmi diedarkan. Sebagian orang hanya meminjam sedikit koin, setelah itu mereka segera pergi ke pasar mencoba sistem baru ini.

Masyarakat segera menyadari sisi baik dari sistem ini, dan mereka pun mulai menilai harga setiap barang dengan koin emas atau dolar. Orang-orang memberikan harga pada dagangannya sesuai dengan usaha untuk memproduksi barang tersebut. Barang yang mudah diproduksi harganya lebih rendah, dan barang yang sulit diproduksi harganya lebih mahal.

Alan adalah seorang tukang jam. Satu-satunya di kotanya. Jam yang dia buat sangatlah mahal, tetapi orang-orang bersedia membayar untuk mendapatkan jam yang dia buat. Dan kemudian ada seorang lain yang juga mulai membuat jam dan menjualnya dengan harga yang lebih murah. Alan pun terpaksa menurunkan harga jamnya. Kedua orang ini bersaing memproduksi jam dengan kualitas terbaik dengan harga yang lebih murah. Ini adalah asal muasal dari apa yang kita sebut kompetisi.

Hal yang sama terjadi juga kepada para kontraktor, operator transportasi, akuntan, petani, dan lainnya. Para pembeli selalu memilih transaksi yang menurut mereka paling menguntungkan, mereka memiliki kebebasan untuk memilih. Tidak ada perlindungan buatan semacam lisensi ataupun cukai tarif untuk menghambat orang-orang memulai perdagangan. Standar hidup masyarakat mulai meningkat, dan tak lama kemudian orang-orang pun tidak bisa membayangkan sebuah sistem perdangan tanpa uang.

Setahun kemudian, Fabian pun mulai mendatangi orang-orang yang berhutang kepadanya. Orang-orang tertentu memiliki koin emas lebih dari yang mereka pinjam, tetapi ini berarti ada orang lainnya yang memiliki lebih sedikit dari yang mereka pinjam, sebab jumlah koin yang dibuat pada awalnya memang terbatas jumlahnya. Orang-orang yang memiliki koin lebih membayar kepada Fabian dan juga 5% bunganya, tetapi mereka kemudian meminjam lagi kepadanya untuk melanjutkan sistem perdagangan di tahun mendatang.

Sebagian orang mulai menyadari untuk pertama kalinya seperti apa rasanya hutang. Sebelum mereka bisa meminjam kembali kepada Fabian, kali ini mereka harus menjaminkan aset-aset kepadanya, dan mereka pun melanjutkan perdagangan selama setahun mendatang, mencoba mendapatkan 5 koin lebih untuk setiap 100 koin yang mereka pinjam dari Fabian.

Saat itu, belum ada seorang pun yang menyadari bahwa seluruh masyarakat, sekalipun mengembalikan semua hutang koin mereka, tetap tidak bisa melunasi hutang mereka kepada Fabian, karena kelebihan 5% koin emas yang merupakan kewajiban mereka tidak pernah diedarkan oleh Fabian. Tak seorang pun selain Fabian yang mengetahui bahwa adalah hal yang mustahil bagi masyaratkat ini untuk bisa melunasi hutang mereka bila ditambahkan dengan bunga, uang yang tidak pernah dia edarkan.

Memang benar Fabian sendiri juga membuat koin untuk dirinya sendiri dan koin ini akan beredar di masyarakat, namun tidak mungkin dia sanggup mengkonsumsi 5% dari semua barang di masyarakat.

Peringkat broker opsi biner:
Tempat berinvestasi
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: