Arsitektur Referensi Sistem Perdagangan – Industri kreatif

Peringkat broker opsi biner:

Just Shared on WP

berusaha berbagi ilmu, walaupun sekedar meneruskan info dari orang lain…

Potensi Industri Kreatif

Menurut Deperindag kementrian perdagangan yang termasuk dalam Industri kreatif ada 14 subsektor kreatif. Mulai dari sektor Arsitektur, Desain, Fesyen, Film, Video, dan Fotografi, Kerajinan, Layanan Komputer dan Piranti Lunak, Musik, Pasar Barang Seni, Penerbitan dan Percetakan, Periklanan, Permainan Interaktif, Riset & Pengembangan, Seni Pertunjukan, Televisi dan Radio.

Hal tersebut didasari dari penelitian Industri Kreatif yang merupakan kelompok industri yang terdiri dari berbagai jenis industri yang masing-masing memiliki keterkaitan dalam proses pengeksploitasian ide atau kekayaan intelektual (intellectual property) menjadi nilai ekonomi tinggi yang dapat menciptakan kesejahteraan dan lapangan pekerjaan. Hasil studi Negara Inggris mengelompokkan Industri Kreatifnya kedalam 13 sektor (Advertising; Architecture; Art & Antiques Markets; Craft; Design; Designer Fashion; Film & Video; Interactive Leisure Software; Music; Performing Arts; Publishing; Software & Computer Services; Television and Radio).

Mengapa Industri Kreatif?

  1. Memberikan kontribusi ekonomi
  2. Iklim bisnis positif
  3. Citra dan Identitas bangsa akan terbangun
  4. Tidak bergantung pada Sumber Daya alam yang habis pakai
  5. Akan tercipta beragam kreativitas dan inovasi, sehingga mendukung keunggulan kompetitif bangsa
  6. Berdampak positif bagi kehidupan sosial

Definisi Industri Kreatif di Indonesia seperti yang tertulis dalam Cetak Biru Pengembangan Ekonomi Kreatif Nasional 2009-2020 (2008) adalah:

“Industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, ketrampilan serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan melalui penciptaan dan pemanfaatan daya kreasi dan daya cipta individu tersebut.“

Ekonomi Kreatif dalam hubungannya dengan Industri Kreatif adalah kegiatan ekonomi yang mencakup industri dengan kreativitas sumber daya manusia sebagai aset utama untuk menciptakan nilai tambah ekonomi.

Potensi Industri Kreatif

Di dalam industri kreatif, kreatifitas memegang peranan sentral sebagai sumber daya utama. Industri kreatif lebih banyak membutuhkan sumber daya krearif yang berasal dari kreatifitas manusia daripada sumber daya fisik. Namun demikian, sumber daya fisik tetap diperlukan terutama dalam peranannya sebagai media kreatif.

Berdasarkan klasifikasi pada matriks di atas, subsektor yang dikelompokkan dengan warna yang sama akan memerlukan strategi pengembangan yang serupa karena kemiripan karakterisitik, baik dari aspek sumber daya insani maupun substansi yang harus dikembangkan. Pada umumnya industri kreatifterdiri dari tujuh kelompok atau golongan utama yang mewakili empat belas subsektor industri kreatif di Indonesia. Tujuh kelompok tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Kelompok Industri Publikasi dan Presentasi Melalui Media (Media Publishing and Presence). Kelompok ini terdiri dari; Penerbitan & Percetakan dan Periklanan (warna oranye, 2 subsektor)
  2. Kelompok Industri dengan Kandungan Budaya yang Disampaikan Melalui Media Elektronik (Electronic Media Presentation with Cultural Content). Kelompok ini terdiri dari; TV & Radio dan Film, Video, & Fotografi (warna ungu, 2 subsektor)
  3. Kelompok Industri dengan Kandungan Budaya yang Ditampilkan ke Publik baik secara langsung maupun lewat media elektronik (Cultural Presentation). Kelompok ini terdiri dari; Musik dan Seni Pertunjukan (warna merah, 2 subsektor)
  4. Kelompok Industri yang Padat Kandungan Seni dan Budaya (Arts and Culture Intensive). Kelompok ini terdiri dari; Kerajinan dan Pasar Barang Seni (warna coklat 2 subsektor)
  5. Kelompok Industri Desain. Kelompok ini terdiri dari; Desain, Fesyen, dan Arsitektur (warna hijau, 3 subsektor)
  6. Kelompok Industri Kreatif dengan Muatan Teknologi (Creativity with Technology). Kelompok ini terdiri dari; Riset & Pengembangan, Permainan Interaktif, dan Teknologi Informasi & Jasa Perangkat Lunak (warna biru tua, 3 subsektor).

Kerangka kerja melalui pembagian kelompok industri kreatif ini akan berperan penting dalam menentukan strategi pengembangan. Dengan mengetahui intensitas pemanfaatan sumber daya alam di dalam industri kreatif, maka strategi pengembangan sektor tertentu harus memperhatikan aspek kebijakan pengelolaan sumber daya alam yang dibutuhkan dalam industri tersebut. Selain itu, kebijakan pemerintah dari berbagai instansi yang menyentuh empat aspek dominan yang berbeda di dalam industri kreatif tersebut (Seni dan Budaya, Media, Desain, dan Iptek) akan berdampak pula pada subsektor industri kreatif bersangkutan. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah terhadap pengembangan industri kreatif akan bersifat lintas sektoral dan membutuhkan koordinasi antar instansi.

Peringkat broker opsi biner:

Prospek Investasi Industri Kreatif

Sesuaikan dana yang Anda punya dengan bidang industri kreatif yang akan Anda pilih, belajarlah untuk investasi dalam skala kecil terlebih dahulu jika belum berpengalaman.

Dalam industri kreatif, ide dan kreativitas merupakan komoditas utamanya, bukan hanya sekedar menghasilkan produk yang bisa memenuhi permintaan pasar. Mulai ide bisnis ojek payung yang menjamur disaat musim hujan tiba, hingga perusahaan sebesar Microsoft yang menggerakkan sebagian besar hardware komputer diseluruh dunia dengan softwerenya, sungguh merupakan ide bisnis yang luar biasa. Pendapatan yang diperoleh bos ojek payung dan bos Microsoft mungkin berbeda jauh, namun keduanya memperoleh keuntungan yang menggiurkan dari ide bisnisnya ini, bahkan jika dikembangkan lebih lanjut mereka akan menuai keuntungan yang tak terbatas.

Banyaknya pebisnis yang bergerak dalam Industri kreatif, saat ini mulai banyak bermunculan, kadang produk mereka membutuhkan modal yang tidak sedikit untuk mengemnbangkannya. Saat ini banyak pelaku industri kreatif yang membutuhkan tangan-tangan investor untuk ide-ide kreatif dalam pengembangan bisnisnya. Bayangkan jika ide-ide yang mereka miliki selama ini bisa berkolaborasi dengan para investor yang mau berinvestasi dalam bisnisnya, tentunya akan ada barter ide dengan uang disini. Tapi kenyataannya hanya sedikit investor yang mau menanamkan investasinya, padahal prospek untuk investasi untuk Industri Kreatif ini cukup cerah.

Berbeda dengan karakteristik industri pada umumnya, Industri Kreatif merupakan kelompok industri yang terdiri dari berbagai jenis industri yang masing-masing memiliki keterkaitan dalam proses pengeksploitasian ide atau kekayaan intelektual menjadi nilai ekonomi tinggi yang dapat menciptakan kesejahteraan dan lapangan pekerjaan. Industri Kreatif dibagi dalam bidang Arsitektur, Desain, Fesyen, Film, Video, Fotografi, Kerajinan, Layanan Komputer dan Piranti Lunak, Musik, Pasar Barang Seni, Penerbitan dan Percetakan, Periklanan, Permainan Interaktif, Riset & Pengembangan, Seni Pertunjukan, serta Televisi dan Radio.

Kreativitas memegang peranan sentral sebagai sumber daya utama dalam industri ini, Industri Kreatif lebih banyak membutuhkan sumber daya ktearif yang berasal dari kreativitas manusia daripada sumber daya fisik. Namun demikian, sumber daya fisik tetap diperlukan terutama dalam peranannya sebagai media kreatif. Pendanaan atau modal yang diperlukan dalam Industri ini sering kali menjadi penghambat mereka untuk mengembangkan usahanya, padahal ide atau produk-produk yang mereka ciptakan memiliki prospek yang sangat bagus untuk dipasarkan. Investor yang tidak terbiasa menanamkan investasinya dalam bisnis ini, biasanya ragu untuk mengeluarkan dananya.

Bagi pemodal atau investor yang tahu akan hal ini, peluang kerjasama bisnis kian gencar dicari. Bisnis yang sedang tren saat ini adalah bisnis kreatif, di setiap penjuru negeri ini kreativitas adalah barang mahal. Kerja cerdas, bukan kerja keras, tidak setiap orang memiliki karakter demikian. Kerjasama investor dengan pelaku industri atau bisnis kreatif ini bisa dilihat di beberapa kota besar yang ada di Indonesia. Seperti halnya kota bandung, kota kembang ini menjadi proyek percontohan industri kreatif di Asia Pasifik, yang sejajar dengan Inggris. Di Bandung industri kreatif tumbuh subur, mulai dari mode pakaian hingga film, yang mendatangkan keuntungan bagi pelakunya.

Banyak lomba atau kompetisi yang diadakan investor untuk menjaring pelaku-pelaku industri kreatif yang usahanya memiliki prospek untuk dikembangkan. Bahkan mereka berani mengucurkan investasi yang sangat besar, agar bisa melakukan kerjasama dengan mereka untuk membuat produk yang diterima pasar. Jika Anda tertarik untuk menjadi investor dalam industri ini, Anda bisa mempelajari terlebih dahulu, apakah produk mereka prospek untuk dikembangkan dan bisa diterima pasar. Sesuaikan dana yang Anda punya dengan bidang industri kreatif yang akan Anda pilih, belajarlah untuk investasi dalam skala kecil terlebih dahulu jika belum berpengalaman.

Creative Value Creation

Rantai proses penciptaan nilai pada umumnya tidak terjadi di sektor industri kreatif. Hal ini tentunya berbeda dengan sektor manufaktur dan industri konvensional lainnya. Industri kreatif mengutamakan desain dalam penciptaan produk. Industri kreatif membutuhkan kreativitas individu sebagai input utama dalam proses penciptaan nilai.

Pemahaman mengenai rantai penciptaan nilai dalam industri kreatif akan membantu pemegang kepentingan terkait untuk memahami posisi industri kreatif dalam rangkaian industri. Rantai nilai yang menjadi pokok perhatian dalam menentukan strategi pengembangan memiliki urutan sebagai berikut:

  1. Kreasi, terdiri dari; Edukasi, Inovasi, Ekspresi, Kepercayaan Diri, Pengalaman dan Proyek, Proteksi, Agen Talenta.
  2. Produksi, terdiri dari; Teknologi, Jaringan Outsourcing Jasa, Skema Pembiayaan
  3. Distribusi, terdiri dari; Negosiasi Hak Distribusi, Internasionalisasi, Infrastruktur
  4. Komersialisasi, terdiri dari; Pemasaran, Penjualan, Layanan (Services), Promosi

Di Amsterdam, satu kota kreatif di Belanda yang di tahun 2020 mencanangkan slogan “I am-sterdam” sebagai program pencitraan kota, pertumbuhan bisnis kreatif di sektor individu sungguh luar biasa. Ada 8.000 orang bekerja di bisnis kreatif telah menciptakan 9.000 pekerjaan baru. Dibandingkan 10 tahun sebelumnya, jumlah itu meningkat lebih dari sepertiganya. Semoga hal tersebut bisa terjadi di beberapa kota di Indonesia.

Industri Kreatif di Indonesia harus merupakan rangkaian kegiatan/ program yang terintegrasi. Mulai dari Pemetaan/ Mapping Potensi, Pembinaan dan Pengembangan, Mempersiapkan untuk Expose/ Marketing.

Sejarah Industri Kreatif

Pada awal 1990, kota-kota di Inggris mengalami penurunan produktivitas dikarenakan beralihnya pusat-pusat industri dan manufaktur ke negara-negara berkembangyang menawarkan bahan baku, harga produksi dan jasa yang lebih murah. Menanggapi kondisi perekonomian yang terpuruk, calon perdana menteri Tony Blair dan New Labour Party menawarkan agenda pemerintahan yang bertujuan untuk memperbaiki moral dan kualitas hidup warga Inggris dan memastikan kepemimpinan Inggris dalam kompetisi dunia di milenium baru, salah satunya dengan mendirikan National Endowment for Science and the Art (NESTA) yang bertujuan untuk mendanai pengembangan bakat-bakat muda di Inggris.

Setelah menang dalam pemilihan umum 1997, Tony Blair sebagai Perdana Menteri Inggris melalui Department of Culture, Media and Sports (DCMS) membentuk Creative Industries Task Force yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kontribusi industri kreatif terhadap perekonomian Inggris. Pada tahun 1998, DCMS mempublikasikan hasil pemetaan industri kreatif Inggris yang pertama, dimana industri kreatif didefinisikan sebagai: those industries which have their origin in individual creativity, skill and talent, and which have a potential for wealth and job creation through the generation and exploitation of intellectual property and content. Definisi DCMS ini selanjutnya banyak diadopsi oleh negara-negara lain, termasuk Indonesia.

Pendekatan Pendefinisian Definisi Industri Kreatif

Di Indonesia, Industri kreatif didefinisikan sebagai industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan dengan menghasilkan dan mengeksploitasi daya kreasi dan daya cipta individu tersebut.

Model Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia

Model pengembangan ekonomi kreatif yang dikembangkan untuk Indonesia berupa bangunan yang terdiri dari komponen pondasi, 5 pilar, dan atap yang saling menguatkan sesuai dengan fungsinya masing-masing. Penjelasan komponen-komponen bangunan ekonomi kreatif adalah sebagai berikut :

  • PONDASI: People (Sumber Daya Insani), aset utama dari industri kreatif yang menjadi ciri hampir semua subsektor industri kreatif
  • LIMA PILAR UTAMA yang harus diperkuat dalam mengembangkan industri kreatif adalah:
    1. Industry (Industri)yaitu kumpulan dari perusahaan yang bergerak di dalam bidang industri kreatif
    2. Technology(Teknologi) yaitu enabler untuk mewujudkan kreativitas individu dalam bentuk karya nyata.
    3. Resources (Sumber Daya) yaitu input selain kreativitas dan pengetahuan individu yang dibutuhkan dalam proses kreatif, misal: sumber daya alam, lahan
    4. Institution (Institusi) yaitu tatanan sosial (norma, nilai, dan hukum) yang mengatur interaksi antara pelaku perekonomian khususnya di bidang industri kreatif
    5. Financial Intermediary yaitu lembaga penyalur keuangan
  • ATAP: Bangunan ekonomi kreatif ini dipayungi oleh interaksi triple helix yang terdiri dari Intellectuals (Intelektual), Business (Bisnis), dan Government (Pemerintah) sebagai para aktor utama penggerak industri kreatif.
    1. Intellectual, kaum intelektual yang berada pada institusi pendidikan formal, informal dan non formal yang berperan sebagai pendorong lahirnya ilmu dan ide yang merupakan sumber kreativitas dan lahirnya potensi kreativitas insan Indonesia.
    2. Business, pelaku usaha yang mampu mentransformasi kreativitas menjadi bernilai ekonomis
    3. Government, pemerintah selaku fasilitator dan regulator agar industri kreatif dapat tumbuh dan berkembang
The Triple Helix

Analisis Triple Helix pertama kali diungkapkan oleh Henry Etzkowitz dan Loet Leydesdorff, dan kemudian diulas lebih lanjut oleh Gibbons et al (1994) dalam The New Production of Knowledge dan Nowotny et al (2001) dalam Re-Thinking Science.

Dalam ekonomi kreatif, sistem Triple Helix menjadi payung yang menghubungkan antara Cendekiawan (Intellectuals), Bisnis (Business), dan Pemerintah (Government) dalam kerangka bangunan ekonomi kreatif. Di mana ketiga helix tersebut merupakan aktor utama penggerak lahirnya kreativitas, ide, ilmu pengetahuan, dan teknologi yang vital bagi tumbuhnya industri kreatif. Hubungan yang erat, saling menunjang, dan bersimbiosis mutualisme antara ke-3 aktor tersebut dalam kaitannya dengan landasan dan pilar-pilar model ekonomi kreatif akan menentukan pengembangan ekonomi kreatif yang kokoh dan berkesinambungan.

Pengertian Industri Kreatif Menurut Para Ahli dan Contohnya

Pengertian Industri Kreatif Menurut Ahli

Industri kreatif adalah industri yang mengandalkan ketrampilan, talenta dan kreativitas yang berpontensi dalam meningkatkan kesejahteraan.

Sedangkan menurut Departemen Perdagangan RI tahun 2009

Industri kreatif adalah industri yang berasal dari pemanfaatan keterampilan, kreativitas, dan bakat yang dimiliki individu dalam menciptakan kesejahteraan dan lapangan pekerjaan. Industri ini akan berfokos untuk memberdayakan daya cipta dan daya kreasi suatu individu.

Arti industri kreatif menurut UK DCM Task Force : 1998

Industri kreatif adalah industri yang berasal dari kreativitas individu yang secara potensial mampu untuk menciptakan kekayaan dan lapangan pekerjaan melalui eksploitasi dan pembangkitan daya cipta dan kekayaan intelektual individu tersebut.

Pengertian industri kreatif adalah industri yang mempunyai ciri-ciri keunggulan pada sisi kreativitas dalam menghasilkan atau menciptakan berbagai desain kreatif yang melekat pada produk barang atau jasa yang dihasilkan.

Dari penjelasan beberapa ahli di atas, kita bisa tarik sebuah kesimpulan bahwa, pengertian industri kreatif adalah suatu industri yang menggabungkan unsur digital dan unsur kreatif pada produk dan jasanya.

Industri jenis ini pada dasarnya merupakan hasil dari produk teknologi informasi yang bisa menjadi solusi atas masalah di kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh dari kegiatan industri kreatif ini adalah seperti OkOce, Gojek, Grab, dan Uber.

Pandangan Pemerintah Akan Industri Kreatif

Salah satu hal yang menjadi perhatian pemerintah Indonesia pada masa kepemimpinan Presiden Jokowi adalah industri kreatif dan ekonomi kreatif. Hal ini terlihat dari dibentuknya Badan Ekonomi Kreatif sebagai sebuah lembaga pemerintah non kementerian yang mengurus ekonomi kreatif atau industri kreatif Indonesia.

Sesuai dengan namanya industri kreatif atau jika di negeri Eropa lebih dikenal dengan istilah industri budaya merupakan sebuah jenis industri yang mengelola kreativitas, keterampilan, dan bakat yang dimiliki seseorang untuk menghasilkan sebuah karya atau produk yang bernilai ekonomi tinggi sehingga dapat memberikan kesejahteraan dan membuka lapangan pekerjaan.

Jika pada industri konvensional bahan baku yang akan dikelola adalah sumber daya alam seperti misalnya hasil hutan, maka pada industri kreatif yang menjadi bahan bahan bakunya adalah kreativitas dan pengetahuan dari manusia itu sendiri.

Menurut departemen perdagangan Republik Indonesia terdapat 15 sub-sektor industri kreatif. Yakni seperti contohnya periklanan, kuliner, arsitektur, seni pertunjukan, pasar barang seni, penerbitan dan percetakan, kerajinan, riset dan pengembangan, fesyen, musik, televisi dan radio, permainan interaktif, layanan komputer dan perangkat lunak, desain, serta video, film dan fotografi.

Contohnya pada bidang kuliner, salah satu contoh industri kreatif yang satu ini bisa kita lihat dari produk yang ditawarkannya seperti misalnya keripik buah kering, pisang lapis coklat, cake durian, snack belalang goreng, burger tempe dan rendang dalam kemasan dan masih banyak lagi contoh lainnya.

Salah satu cara atau strategi pemasaran pengenalan produk kepada para calon konsumen adalah dengan menggunakan media iklan, baik itu dari televisi, radio, sosmed, maupun media cetak.

Untuk menghasilkan sebuah iklan yang akan menarik banyak minat konsumen, maka diperlukan proses kreatif di dalamnya. Hal ini bisa dimulai dari melakukan riset pasar terlebih dahulu, kemudian perencanaan, konsep iklan sampai pada pendistribusian iklan kepada media.

Berbagai bangunan yang megah dengan desain yang terkadang diluar nalar dan pikiran kita itu muncul dari sebuah proses keratifitas yang panjang dari seorang kreator. Tidak hanya memperhatikan akan keindahan bangunan, tetapi juga pemanfaatannya dan bagaimana menjadikan desain tersebut mungkin untuk dapat diwujudkan dalam bentuk nyatanya.

Contoh lain dari sebuah industri kreatif bisa kita lihat dari proses penyelenggaraan suatu pertunjukan, entah itu pertunjukan musik, drama, teater,maupun gabungan dari berbagai pertunjukan. Kesemuanya itu diperlukan sebuah proses kreatif yang panjang mulai dari perencanaan sampai pada saat penyelenggaraan nya.

Proses kreatif itu meliputi dari penyediaan desain panggung, tata lampu dan pencahayaan, hingga kostum, semuanya itu membutuhkan proses kreatif agar dapat menyuguhkan pertunjukan yang spektakuler dan luar bisa bagi penonton.

Begitu pula dengan industri pertelevisian dan radio. Setiap hari insan pertelevisian dan radio bercibaku untuk mencari ide-ide kreatif untuk program-program yang akan ditampilkan baik di televisi maupun disiarkan di radio.

Kesemuaan proses tersebut mulai dari perencanaan, produksi, pengemasan sampai pada tahapan transmisi siaran tersebut agar dapat diakses oleh masyarakat luas.

Nah, itulah tadi sedikit penjelasan tentang “Pengertian Industri Kreatif”. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.

16 Contoh Industri Kreatif di Indonesia Paling Diminati

May 20, 2020 8 min read

Jurnal Manajemen Sektor industri kreatif diprediksi akan menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia di masa yang akan datang. Sebab, Indonesia tidak akan selamanya bergantung pada eksploitasi sumber daya alam yang jumlahnya semakin terbatas. Kekuatan industri kreatif lebih bergantung kepada keunggulan sumber daya manusia. Berbagai ide kreatif seperti karya seni, arsitektur, buku, inovasi teknologi dan animasi akan mendorong lahirnya jenis usaha industri kreatif.

Pemerintah saat ini sedang berusaha untuk mendorong perkembangan industri kreatif di Indonesia dan terus menerus memperbaiki kebijakan mengingat pentingnya industri kreatif dalam kontribusinya untuk pertumbuhan perekonomian. Seiring dengan kemajuan teknologi, sektor industri kreatif Indonesia mempunyai potensi yang sangat terbuka luas untuk digarap dan dikembangkan oleh para pelaku usaha, meskipun mensyaratkan harus mempunyai kreativitas tinggi.

Table of Contents

Kontribusi Konsep Industri Kreatif

Konsep industri kreatif yang mengutamakan kreativitas dan informasi Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai faktor produksi ini telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian. Sebagai contoh, kontribusi yang disumbangkan oleh industri kreatif di beberapa negara seperti Singapura dan Inggris berkisar antara 2,8% sampai dengan 7,9% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Selain itu, tingkat pertumbuhan industri kreatif di Inggris dan Australia berkisar antara 5,7% dan 16%, dan tingkat penyerapan tenaga kerja di Singapura dan US antara 3,4% sampai dengan 5,9% (Studi Industri Kreatif Indonesia, 2007).

Di Indonesia pada tahun 2020, industri kreatif memberikan kontribusi sebesar 7,39% terhadap PDB atau sebesar Rp852,56 triliun. Pada tahun 2020 kontribusinya meningkat tipis sebesar 7,44% terhadap PDB atau sebesar Rp922,59 triliun.

Apa saja yang Masuk ke Dalam Industri Kreatif ?

Yang dimaksud industri kreatif adalah jenis industri yang fokus pada kreatifitas, ketrampilan, bakat dan inovasi seseorang untuk menghasilkan produk atau karya yang bernilai ekonomi, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan menambah lapangan pekerjaan.

Dalam memahami hubungan kreativitas dengan industri kreatif, maka kreativitas bukan hanya berasal dari karya seni, tetapi juga berasal dari ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi dan teknologi informasi.

contoh industri kreatif

Pengertian Industri Kreatif

Menurut Wikipedia, industri kreatif diartikan sebagai kumpulan aktivitas ekonomi yang terkait dengan penciptaan atau penggunaan pengetahuan dan informasi. Industri kreatif dikenal juga dengan nama lain Industri Budaya atau juga Ekonomi Kreatif (Wikipedia).

Pengertian Industri Kreatif Menurut Para Ahli

  1. UK DCMS (1998)

Industri kreatif adalah industri yang berasal dari kreativitas, ketrampilan dan bakat seseorang yang secara potensial mampu untuk menciptakan kekayaan dan lapangan pekerjaan melalui eksploitasi dan pembangkitan daya cipta dan kekayaan intelektual individu tersebut.

Industri kreatif adalah industri yang mempunyai ciri-ciri keunggulan pada sisi kreativitas untuk menghasilkan berbagai desain kreatif yang melekat pada produk atau jasa yang dihasilkan.

  1. Institute For Development Economy and Finance (2005)

Industri kreatif adalah proses peningkatan nilai tambah hasil yang berasal dari eksploitasi kekayaan intelektual berupa kreativitas, keahlian dan bakat individu menjadi suatu produk yang dapat dijual.

  1. Simatupang (2007)

Industri kreatif adalah industri yang mengandalkan ketrampilan, talenta dan kreativitas yang berpontensi untuk meningkatkan kesejahteraan

  1. Departemen Perdagangan Republik Indonesia (2008)

Industri kreatif adalah industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, ketrampilan dan bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan melalui penciptaan dan pemanfaatan daya kreasi dan daya cipta individu tersebut.

Industri kreatif dapat didefinisikan sebagai konsep yang berkembang berdasarkan aset kreatif yang berpotensi menghasilkan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi.

Ciri-Ciri Industri Kreatif

Industri kreatif mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Unsur utamanya kreativitas, keahlian, dan talenta yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan melalui penawaran kreasi intelektual.
  2. Berbasis pada ide atau gagasan.
  3. Produk yang dihasilkan merupakan produk kreatif yang mempunyai siklus hidup singkat, resiko tinggi, margin yang tinggi, keanekaragaman tinggi, persaingan tinggi, dan mudah ditiru.
  4. Penyediaan produk kreatif langsung pada pelanggan dan mendukung penciptaan nilai kreatif sektor lain yang secara tidak langsung berhubungan dengan pelanggan.
  5. Dibutuhkan kerjasama dan kolaborasi yang baik antara berbagai pihak yang berperan dalam industri kreatif, seperti kaum intelektual, dunia usaha, dan pemerintah.
  6. Industri kreatif dapat dikembangkan secara luas dan tidak terbatas di berbagai bidang usaha.
  7. Konsep yang dibangun bersifat relatif.

industri kreatif indonesia

Manfaat Industri Kreatif

Memasuki era digital, peluang industri kreatif semakin menemukan titik cerah. Besarnya perhatian masyarakat akan sesuatu yang unik, berbeda, dan menarik, tentunya menjadi segmentasi tersendiri.

Berikut adalah manfaat-manfaat industri kreatif yang akan memberikan perubahan besar dan solusi paling aktual, antara lain :

Inovasi Baru Semakin Berkembang dengan Cepat

Inovasi baru diciptakan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup dan membuat kehidupan menjadi lebih mudah dan praktis. Seiring kemajuan teknologi khususnya dalam bidang internet, maka semakin memudahkan berkembangnya ide dan gagasan inovatif yang hasilnya membuat masyarakat lebih mudah, praktis dan cepat dalam memenuhi kebutuhan. Contoh yang sekarang sedang terjadi adalah

cukup menggunakan smartphone kita bisa memesan ojek, taxi, makanan, pesan tiket, hotel bahkan belanja secara online.

Membuka dan Menambah Lapangan Kerja

Produk-produk inovatif banyak bermunculan dengan adanya industri kreatif yang akan membuka pasar baru dalam berbisnis, sehingga terciptalah lapangan kerja baru yang secara otomatis mengurangi angka pegangguran. Pastinya ini akan menyediakan banyak lapangan kerja bagi masyarakat, apalagi kalau didukung oleh pemerintah dalam penyediaan tempat dan sarana serta kebijakan yang baik.

Nilai dan Kualitas Suatu Produk semakin Meningkat

Kemudahan dan kecepatan akses informasi untuk menjangkau masyarakat saat ini memunculkan berbagai ide kreatif untuk menghasilkan produk inovatif yang mempunyai nilai dan kualitas semakin baik. Semakin banyaknya persaingan dan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan produk yang aman dan berkualitas maka semakin banyak juga inovasi yang dilakukan di dalam produk untuk menghasilkan kualitas yang prima.

Manusia Dituntut Semakin Kreatif

Jika tidak kreatif dengan adanya industri kreatif maka manusia tersebut akan ketinggalan jaman.

Manusia akan berusaha lebih keras menemukan ide baru yang lebih unik dan berbeda dengan yang lain agar dapat bersaing di dunia bisnis semakin ketat kompetisinya . Dengan demikian manusia sekarang harus lebih kreatif untuk memenuhi kebutuhan agar tidak tertinggal dengan yang lain.

Kemajuan teknologi yang memungkinkan akses informasi lebih cepat, membuat orang semakin cepat mendapatkan informasi, mengetahui perkembangan dunia, dan melihat masalah-masalah yang ada di dunia serta kemajuan teknologi lainnya.

Dengan adanya akses yang mudah dan semakin cepat seperti ini akan melahirkan manusia-manusia yang lebih kreatif dalam melihat dan memberikan sebuah solusi yang dibutuhkan masyarakat.

Persaingan yang Kompetitif dan Masuk Akal

Para pelaku bisnis akan selalu berusaha agar bisa menghasilkan produk yang menjadi market leader. Banyak pula lahir pebisnis baru dalam menciptakan produk-produk kreatif dan inovatif. Mereka harus bisa memahami trending kebutuhan masyarakat yang sedang berkembang, serta mampu menganalisis segala kemungkinan yang terjadi dalam menjual produk atau jasa mereka.

Mereka harus bisa bersaing secara sehat dengan para kompetitor dengan menawarkan keunggulan dan keunikan produk atau jasa mereka kepada masyarakat. Sehingga persaingan usaha menjadi kompetitif secara alami.

Pertumbuhan Ekonomi

Industri kreatif saat ini menjadi sektor ekonomi yang semakin berkembang serta memiliki peranan penting. Industri kretif banyak melahirkan bidang usaha baru. Bidang usaha tersebut yang akhirnya berkontribusi terhadap Pertumbuhan Ekonomi , mulai peningkatan nilai tambah, penyerapan tenaga kerja, jumlah perusahaan, hingga pasar ekspor. Sehingga dapat memberikan dampak sosial paling luas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

16 Contoh Industri Kreatif di Indonesia

Pemerintah Indonesia melalui Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif) telah mengelompokkan industri kreatif menjadi 16 sub sektor yang menjadi fokus untuk dikelola dan dikembangkan. Ke 16 sub sektor tersebut adalah aplikasi dan pengembangan permainan, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk , fashion, film, animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan , seni pertunjukan, seni rupa, televisi dan radio.

Aplikasi dan Pengembang Permainan

Meningkatnya penggunaan smartphone beberapa tahun terakhir ini memicu perkembangan aplikasi dan game berbasis smartphone. Saat ini masyarakat sudah sangat dimudahkan dan dimanjakan dengan beragam aplikasi dan permainan yang ada dalam smarthphone. Hal ini mendorong munculnya perusahaan-perusahaan start up pengembang aplikasi dan permainan. Aplikasi-aplikasi tersebut didesain dengan tujuan mempermudah pengguna dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Meskipun potensi subsektor aplikasi dan pengembang permainan sangat besar, tapi masih menghadapi berbagai tantangan karena ekosistemnya belum terbangun secara maksimal. Pemerintah perlu mendorong munculnya lebih banyak inkubator pengembang aplikasi dan permainan, memproteksi para pengembang lokal, memasukkan unsur-unsur aplikasi dan permainan ke dalam dunia pendidikan dan membantu mereka dalam mempromosikan karya-karyanya.

Arsitektur

Arsitektur memiliki peran yang sangat penting dari segi kebudayaan dan pembangunan. Dari segi budaya, arsitektur lokal menunjukkan karakter bangsa Indonesia yang beraneka ragam budayanya.

Dari segi pembangunan, arsitektur berperan dalam perancangan pembangunan sebuah kota.

Salah satu tantangan sub sektor arsitektur saat ini adalah kurangnya arsitek di Indonesia dan para pengembang besar lebih banyak menggunakan jasa arsitek asing daripada arsitek lokal.

Arsitektur berperan penting dalam pengembangan industri nasional yang sedang bergeser dari raw-based economy menjadi knowledge-based economy. Para arsitek lokal sekarang sudah mulai melakukan inovasi produk arsitektur yg menyiratkan karakter budaya dan kearifan lokal.

2. arsitektur kompasiana

Desain Interior

Sub sektor desain interior selama dua dekade terakhir ini menunjukkan perkembangan yang sangat pesat, yang ditandai dengan meningkatnya apresiasi masyarakat terhadap bidang ini. Penggunaan jasa desain interior untuk merancang interior hunian, hotel hingga perkantoran pun semakin meningkat.

Beberapa hal yang masih perlu mendapat perhatian dalam sub sektor ini, antara lain proteksi terhadap para pelaku desain interior di pasar domestik, sertifikasi untuk standarisasi dan perlindungan hak cipta serta event atau pameran berskala internasional secara rutin.

3. desain interior

Desain Komunikasi Visual / Desain Grafis

Desain Komunikasi Visual atau desain grafis mempelajari konsep komunikasi dengan memanfaatkan elemen visual sebagai cara untuk mencapai tujuan tertentu. Ini merupakan bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi seefektif mungkin.

Sub sektor desain komunikasi visual memiliki peran sangat penting dalam mendukung pertumbuhan bisnis, pemilik merek, bahkan program-program pemerintah.

Agar mampu bersaing baik di dalam negeri maupun internasional, beberapa program dilakukan dengan cara mempromosikan serta mempublikasikan hasil karya sub sektor ini, membuat regulasi supaya para desainer lokal mendapatkan prioritas untuk mengerjakan proyek perusahaan domestik daripada para desainer luar, terutama setelah kesepakatan MEA diberlakukan.

4. desain grafik

Desain Produk

Hasil kreasi sebuah produk yang menggabungkan unsur fungsi dan estetika sehingga bermanfaat dan memiliki nilai tambah bagi masyarakat merupakan lingkup sub sektor desain produk.

Desain produk memiliki tren yang sangat positif karena apresiasi masyarakat saat ini semakin tinggi terhadap produk berkualitas.

Beberapa pendekatan yang bisa dilakukan untuk subsektor desain produk antara lain dengan mengelola industri dari hulu ke hilir, bekerja sama dengan berbagai asosiasi untuk meningkatkan penggunaan desain produk lokal, dan mendirikan pusat desain sebagai hub lintas subsektor. Sedangkan untuk jangka panjang, perlu adanya undang-undang atau peraturan yang mrngatur agar setiap retail dan mall menjual minimal 20-30% produk-produk lokal.

5. desain produk brilio

Fashion

Sub sektor fashion sangatlah dinamis. Perkembangan trend fashion di Indonesia, tidak terlepas dari inovasi dan Produktivitas para desainer lokal dan peristiwa pada masa perkembangan dunia fashion Indonesia. Masyarakat saat ini juga mempunyai apresiasi yang semakin baik terhadap desain fashion lokal.

Pemerintah melalui Bekraf akan mengeluarkan kebijakan untuk mendorong penggunaan fashion karya desainer dalam negeri, melancarkan ketersediaan bahan baku, dan promosi produk-produk fashion dalam negeri di pasar domestik maupun global.

Film, Animasi dan Video

Industri perfilman Indonesia saat ini sedang mengalami perkembangan yang positif. Hal ini terlihat dari banyaknya film lokal yang menghiasi layar bioskop Indonesia. Rumah-rumah produksi mulai berlomba-lomba memproduksi film berkualitas yang menguntungkan secara komersial. Penonton Indonesia juga mengapresiasi film produksi lokal secara positif.

Fotografi

Perkembangan industri fotografi saat ini sangat pesat yang ditandai dengan banyaknya profesional muda di bidang fotografi. Diperlukan program sertifikasi terhadap para fotografer agar ada standar yang jelas terhadap profesi fotografer. Selain itu juga sekaligus memfasilitasi perlindungan hak kekayaan intelektual terhadap karya-karya fotografi lokal.

Kriya / Kerajinan Tangan

Seni kriya merupakan kegiatan seni yang menitik-beratkan kepada keterampilan tangan dengan tetap memperhatikan aspek fungsional dan estetika nilai seni itu sendiri, yang meliputi segala kerajinan yang berbahan kayu, logam, kulit, kaca, keramik dan tekstil.

Sub sektor kriya semakin berkembang karena ketersediaan bahan baku yang melimpah dan kreativitas para pelakunya.

9. kerajinan tangan

Kuliner

Sub sektor kuliner mempunyai potensi yang sangat kuat untuk berkembang. Dbuktikan sektor ini memberikan kontribusi yang cukup besar, yaitu 30% dari total pendapatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Contoh industri kreatif kuliner yang saat ini sedang berkembang adalah munculnya wisata kuliner. Wisata kuliner ini merupakan perpaduan menikmati suatu makanan sambil berwisata, dengan memanfaatkan waktu ke tempat-tempat yang menyediakan makanan khas daerah tertentu.

Terdapat beberapa hal yang harus diperbaiki dan dikelola secara lebih serius. DIantaranya adalah akses perizinan usaha satu pintu, panduan dan pelatihan bisnis, informasi perizinan, hingga pendampingan hukum dalam proses pendirian usaha.

10. kuliner tribunnews

Musik

Industri musik merupakan industri yang cukup menjanjikan. Hal ini ditunjukkan dengan besarnya minat dan antusiasme para musisi muda untuk terjun ke dalam bidang ini. Saat ini semakin banyak platform pembelian musik digital yang murah dan mudah sehingga mengurangi aksi pembajakan.

Penerbitan

Perkembangan teknologi yang memungkinkan diterbitkan buku dan majalah dalam bentuk digital turut berperan dalam membangun kekuatan intelektualitas bangsa

Meskipun profesi penulis saat ini masih dianggap kurang menjanjikan, banyak penulis muda yang sangat antusias, kreatif dan silih berganti menerbitkan karya-karyanya.

Periklanan

Potensi industri periklanan tidak perlu diragukan lagi. Iklan mempunyai kekuatan dalam membentuk pola konsumsi, pola berpikir dan pola hidup masyarakat. Pertumbuhan belanja iklan nasional rata-rata mencapai 5-7% setiap tahunnya. Periklanan merupakan sub sektor yang memiliki daya sebar paling tinggi. Hal ini tidak terlepas karena para pelaku usaha yang semakin giat memasarkan produknya. Liihat Contoh Iklan Menarik .

Seni Pertunjukan

Banyaknya jumlah seni pertunjukan di Indonesia baik tradisional maupun kontemporer yang selama ini dikreasikan, dikembangkan, dan dipromosikan, telah mendapatkan apresiasi dunia internasional.

Pemerintah perlu memfasilitasi pembangunan gedung atau tempat pertunjukan yang representatif dan bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat.

14. pertunjukkan kentongan

Seni rupa

Di bidang seni rupa, Indonesia mempunyai potensi terbesar baik secara kualitas, kuantitas, pelaku kreatif, produktivitas, maupun potensi pasarnya. Jaringan seni rupa Indonesia juga sangat kuat, baik dalam negeri maupun di luar negeri.

Televisi dan Radio

Meskipun arus informasi digital kian masif, keberadaan televisi dan radio saat ini masih menunjukkan eksistensinya. Hampir semua lapisan masyarakat bisa mengakses teknologi ini. Program sub sektor ini perlu didukung dengan adanya program-program acara yang berkualitas, pembentukan SDM berkualitas dan segala hal yang berkaitan dengan kreativitas dalam sub sektor ini.

Itulah sub sektor industri kreatif dan contohnya yang sangat berperan dalam membantu meningkatkan perekonomian nasional.

Industri Kreatif Digital

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat dan cepat saat ini, mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan industri kreatif digital. Pertumbuhan dan perkembangan menunjukkan pergerakan yang pesat pula.

Industri kreatif digital adalah bagian dari industri kreatif yang menggabungkan unsur digital dan unsur kreatif pada produk dan jasanya. Industri kreatif digital mengembangkan sebuah kreativitas dan daya cipta dari seseorang yang digabungkan dengan unsur digital. Perpaduan tersebut guna membentuk suatu inovasi terbaru guna memberikan solusi terbaik untuk suatu permasalahan.

Beberapa sub sektor industri kreatif yang tergolong dalam industri kreatif digital adalah sub sektor film, game, aplikasi/software, music dan periklanan. Industri kreatif digital yang saat ini mengalami pertumbuhan yang pesat adalah e-commerce, ojek dan taxi online.

Demikian materi singkat tentang industri kreatif, semoga bermanfaat.

Peringkat broker opsi biner:
Tempat berinvestasi
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: