Bagaimana Menghitung Stop Loss Di Forex Perhitungan Stop Loss Dan Take Profit Yang Benar

Peringkat broker opsi biner:

Perhitungan Stop Loss Dan Take Profit Yang Benar

Mau tanya pak, perhitungan stop loss & take profit yg benar itu bgmn? Untuk setiap order sell/buy itu saya masih bingung apakah sl atau tp yg lebih tinggi. Dan kira-kira berapa nilai yg sesuai yg bisa diajukan dr selisih harga order kalau ttp ingin mendapat profit yg diinginkan meskipun pake stop loss?

Stop loss menurut arti katanya adalah menghentikan kerugian. Dalam forex trading, istilah stop loss adalah menutup posisi yang sedang rugi pada level tertentu dikarenakan kita memprediksi bahwa jika posisi tidak di tutup maka kerugian akan bertambah besar.

@ Bambang Priyono:
– Jika Anda membuka posisi buy, maka level take profit lebih tinggi dari level stop loss, sebaliknya jika membuka posisi sell, maka level stop loss lebih tinggi dari level take profit.
– Nilai selisihnya (dalam pip) tergantung dari pergerakan harga pasar itu sendiri. Biasanya level stop loss dan take profit ditentukan berdasarkan level-level support atau resistance. Bisa juga stop loss ditentukan berdasarkan level-level support yang terdekat (untuk posisi sell) atau resistance terdekat (untuk posisi buy), sedang level take profit ditentukan berdasarkan risk/reward ratio yang telah Anda rencanakan.
– Ada beberapa cara menentukan level stop loss. Anda bisa baca di:
Beberapa Cara Menentukan Stop Loss
Semoga bisa membantu.

Antara Stop Loss, Take Profit, Dan Trailing Stop

Dibaca Normal 7 menit

Salah satu cara untuk menentukan level Stop Loss dan Take Profit adalah dengan menggunakan fasilitas Trailing Stop. Bagaimanakah penerapannya?

“Saya punya masalah dengan cara menggunakan Stop Loss dan Take Profit, karena saya tidak mau rugi besar dalam trading forex ini. Kira-kira, bagaimana caranya pakai Stop Loss dan Take Profit ini ya? Terima kasih.”

Sebagai seorang trader, baik yang masih newbie maupun yang sudah profesional sekalipun, menghindari risiko adalah suatu hal yang wajib dilakukan. Tentu tak ada seorang pun yang ingin mencoba peruntungan dalam forex tapi berakhir merugi, ‘kan? Untuk itu, perlu adanya suatu batasan terhadap kerugian yang mungkin timbul, hingga batas terendah keuntungan yang bisa dicapai dengan mudah. Dalam forex, kedua pengertian tersebut dinamakan Stop Loss (SL) dan Take Profit (TP).

Apa Itu Stop Loss Dan Take Profit?

Stop Loss adalah nilai batasan harga terendah yang ditentukan untuk membatasi kerugian. Saat pergerakan harga menyentuh nilai ini, maka sistem secara otomatis akan menutup order atau posisi tersebut. Meskipun Stop Loss dirancang khusus untuk membatasi kerugian yang mungkin timbul, nyatanya keputusan memasang SL ini menjadi pilihan yang tidak nyaman bagi kebanyakan trader.

Mengapa? Sebab dengan memasang Stop Loss, itu artinya Anda berisiko menutup posisi dalam keadaan rugi, ketika harga masih terkoreksi. Akibatnya, tidak jarang trader yang mengabaikan Stop Loss selama bertrading. Padahal jika dipelajari lebih dalam, kerugian tersebut lebih dikarenakan oleh ketidaktahuan trader akan cara menggunakan Stop Loss dengan benar.

Sementara itu, istilah lain yang memiliki pengertian hampir mirip dengan Stop Loss adalah Take Profit. Bedanya, Take Profit digunakan untuk membatasi keuntungan yang akan di dapat. Apabila order yang sedang profit terkena batasan tersebut, maka posisi akan tertutup otomatis.

Mungkin bagi sebagian orang, memperoleh profit tinggi tanpa memberi batasan akan mendatangkan keuntungan yang lebih banyak. Namun, tujuan utama Take Profit adalah agar profit dapat teramankan. Tentunya dalam menentukan Take Profit ini hendaknya mengacu pada analisa yang sudah dibuat, sehingga level TP yang di-set juga bisa realistis.

Cara Menggunakan Stop Loss Dan Take Profit Dalam Trading

Jika Anda termasuk trader yang ingin mengetahui cara menggunakan Stop Loss untuk mengendalikan risiko kerugian, maka tiga opsi berikut ini kiranya layak untuk Anda simak:

1. Stop Loss Manual

Stop Loss Manual digunakan apabila Anda ingin membatasi kerugian dengan menutup posisi sendiri di platform trading, saat harga ternyata sudah jauh bergerak ke arah yang berlawanan dengan harapan. Satu hal yang perlu diingat dari cara menggunakan Stop Loss ini adalah jangan sekali-kali Anda lengah atau meninggalkan aktivitas trading. Penerapan Stop Loss Manual membutuhkan kedisiplinan dan kewaspadaan tingkat tinggi. Jika tidak, maka jangan bersedih jika Loss bisa lebih besar dari yang Anda perkirakan.

Umpamanya, Anda membuka posisi Buy EUR/USD pada harga 1.2000. Anda sudah berniat akan menutup posisi jika harga bergerak ke 1.2050 (profit 50 pip) dan mencapai profit, atau jika Loss karena harga turun ke kisaran 1.1975 (loss 25 pip). Namun, ternyata Anda tidak standby di depan komputer saat harga meluncur turun, dan baru sadar untuk menutup posisi ketika harga sudah menyentuh 1.1900. Akibatnya, kerugian jadi membengkak hingga 100 pip.

2. Stop Loss Otomatis

Definisi Stop Loss Otomatis merujuk pada penentuan level harga tertentu, dimana posisi trading akan tertutup secara otomatis jika sudah mencapai level tersebut. Cara menggunakan Stop Loss otomatis biasanya diterapkan di semua platform trading, salah satunya di MetaTrader 4. Anda hanya perlu menulis angka yang sudah diperhitungkan pada kolom SL. Nantinya, jika harga ternyata tidak bergerak ke arah yang Anda inginkan, maka posisi trading akan otomatis tertutup begitu mencapai level SL ini, meskipun Anda tidak sedang online di depan komputer.

3. Menggunakan Trailing Stop

Selain menggunakan fitur Stop Loss Otomatis yang muncul dalam eksekusi order, Anda juga bisa memakai fasilitas Trailing Stop. Apabila menggunakan Stop Loss, maka sudah pasti Anda akan menutup posisi trading dalam kondisi rugi. Namun jika memakai Trailing Stop, maka bisa tetap mendulang profit biarpun harga bergerak ke arah yang tak terduga. Perhatikan contoh ilustrasi berikut:

Misalkan Anda set Trailing Stop di angka 20 poin dan melakukan order buy di harga 1.3000. Jika kemudian harga naik ke 1.3021, maka trailing akan terpicu dengan cara mengaktifkan SL secara otomatis di harga 1.3001. Dengan asumsi jarak Trailing Stop adalah 20 pips, yaitu dari 1.3021 ke 1.3001, kita masih mendapatkan 1 pips profit jikalau harga tiba-tiba turun dan SL tersentuh.

Apabila kemudian harga naik ke 1.3030, maka SL juga otomatis mengikuti kenaikan tersebut dan berada di 1.3010. Jadi bisa dikatakan, semakin banyak kenaikan harga, semakin besar pula keuntungan yang bisa dikunci oleh trailing stop.

Katakanlah setelah menyentuh 1.3030, harga turun tajam hingga melewati level entry 1.3000. Order Anda tetap aman karena akan ter-close secara otomatis oleh SL di level 1.3010. Bukannya rugi, Anda justru masih bisa mengamankan profit 10 pip.

Di samping pentingnya cara menggunakan Stop Loss dan Trailing Stop selama trading, Anda juga perlu memperhatikan level Take Profit. Bagaimanakah caranya?

1. Menggunakan Perhitungan Risk Reward Ratio

Risk Reward Ratio dalam forex memiliki peranan penting sebagai salah satu praktik Money Management selama bertrading. Trader yang menerapkan perhitungan Risk Reward Ratio pada setiap posisi tradingnya secara disiplin, biasanya akan mendapatkan profit yang konsisten.

Hal pertama yang seharusnya dilakukan trader sebelum mengatur strategi trading adalah menghitung risiko yang berani ditanggung agar hasil tradingnya realistis. Sehingga, dapat dikatakan bahwa Anda perlu menentukan level Stop Loss terlebih dahulu, baru kemudian Take Profit sesuai dengan Risk Reward Ratio yang direncanakan. Misalnya level Stop Loss Anda sebesar 50 pip, maka dengan rasio 1:2, level Take Profit Anda adalah sebesar 100 pip.

2. Menentukan TP Berdasarkan Kondisi Harga

Level TP terbaik dapat ditentukan saat pasar sedang trending maupun saat ranging (sideways). Ketika pasar sedang trending dengan kuat, Anda bisa mendapatkan profit yang signifikan dengan menggeser Stop Loss (Trailing Stop). Sementara ketika pasar sedang ranging, level Take Profit dapat ditentukan dengan melihat formasi Pin Bar yang terbentuk pada kedua batas range (batas atas dan batas bawah).

Antara Stop Loss, Take Profit, Dan Trailing Stop

Dari kedua pembahasan mengenai cara menentukan level SL dan TP di atas, ada satu kesamaan antar keduanya: Trailing Stop. Trailing Stop didefinisikan sebagai fasilitas trading yang membantu Anda menyesuaikan Stop Loss dengan lebih sistematis dan otomatis saat trading masih berjalan. Bagaimana Trailing Stop dapat digunakan untuk menentukan level SL maupun TP?

Sebagaimana yang telah diuraikan di atas, Anda dapat menggeser Trailing Stop untuk menghindari risiko Loss yang terlalu besar, serta untuk mengamankan profit yang telah diperoleh. Dapat dikatakan bahwa Trailing Stop adalah strategi yang sangat efektif untuk “mengunci” keuntungan, yang pada dasarnya merupakan tujuan utama dari Take Profit.

Secara garis besar, Trailing Stop dapat membantu Anda mengamankan profit ketika market bergerak searah dalam jangka waktu lama. Sayangnya, Trailing Stop juga akan menghilangkan profit yang telah Anda peroleh sebelumnya ketika market berubah arah.

Meskipun Trailing Stop dapat digunakan untuk menghindari risiko yang terlalu besar, ternyata penggunaan secara terus menerus bagi pemula dapat mengakibatkan sindrom TTSD (The Trailing Stop Dilemma). Untuk menghindarinya, ketahui kiat-kiat menentukan trailing stop di artikel berjudul “5 Cara Mudah Menentukan Trailing Stop”.

Peringkat broker opsi biner:

Menghitung Keuntungan Dan Kerugian Dari Pips Di Forex

Sebelum mulai menghitung pip, kita harus mengetahui terlebih dulu ukuran kontrak dalam trading. Trading forex tidak bisa dilakukan per satu Dolar, melainkan berdasarkan ukuran kontrak tertentu. Umumnya, ada tiga jenis kontrak:

  • Kontrak standar: 1 lot = 100,000 unit (seratus ribu unit; jika kita bertrading dengan mata uang dasar Dolar AS, maka bisa disebut seratus ribu USD).
  • Kontrak mini: 1 lot = 10,000 unit (sepuluh ribu unit; jika kita bertrading dengan mata uang dasar Dolar AS, maka bisa disebut sepuluh ribu USD).
  • Kontrak mikro: 1 lot = 1,000 unit (seribu unit; jika kita bertrading dengan mata uang dasar Dolar AS, maka bisa disebut seribu USD).

Saat membuka akun di broker, trader akan menentukan besaran kontrak untuk perdagangannya. Setelah itu, jika akan bertransaksi, maka menggunakan hitungan lot, apakah akan membeli atau menjual 1 lot standar, 1 lot mini (0.1 lot standar), atau 1 lot mikro (0.01 lot standar), atau lebih dari itu.

Contohnya, saat kita akan membuka posisi buy di pair EUR/USD, maka kita akan membeli satu lot base currency seharga nilai tukar yang diperlihatkan oleh harga saat itu. Misalnya, saat ini EUR/USD menunjukkan nilai tukar (kurs/harga) 1.05000, itu artinya setiap 1.05 Dollar AS dapat ditukarkan dengan 1 Euro. Dalam praktiknya, jika Anda membeli satu lot standar EUR/USD, maka itu sesungguhnya bernilai 100,000 base currency, dikalikan dengan kurs tersebut. Demikian pula bila 2 lot mikro, maka itu berarti 2,000 dikalikan kurs tersebut..

Akan tetapi, meski modalnya dalam uang asing, pergerakan harga setiap pasangan mata uang dihitung dalam satuan Pips. Kalau begitu, lalu bagaimana menghitung profit forex? Berikut caranya.

Menghitung Profit Forex Untuk Pair Mayor

Pair Mayor adalah sebutan untuk pasangan mata uang dengan likuiditas dan volume trading tertinggi dalam forex. Pair Mayor selalu menyertakan Dollar AS sebagai base currency atau quote currency-nya. Berikut beberapa contoh menghitung profit forex dalam Pair Major:

a. Direct Pair

Direct Pair adalah pair mayor dengan USD sebagai quote currency-nya, seperti GBP/USD, EUR/USD, AUD/USD, dan NZD/USD. Begini cara menghitung profit forex dalam pip-nya:

Berikutnya, untuk menghitung untung dan ruginya kita perlu mengetahui selisih nilai tukar saat posisi dibukan lalu ditutup.

Lot size: banyaknya unit base currency

Tick size: posisi pip dalam deretan angka di belakang desimal

Contoh menghitung profit forex dalam Direct Pair:

Saat ini pair EUR/USD menunjukkan nilai tukar senilai 1.08250, maka 1 pipnya di lot trading standard bernilai:
Pip: 100,000 (lot standard) * 0,00010 = 10, jadi setiap 1 pip pada EUR/USD dengan 1 lot standard bernilai USD 10

Pip: 10,000 (lot mini) * 0,0001 = 1, setiap 1 pip pada EURUSD dengan 1 lot mini bernilai 1 Dollar AS.

Karena setiap pair direct quote currency-nya selalu USD, maka nilai pip tersebut akan selalu sama pada semua pair dengan Dollar AS di posisi belakang. Simple, kan.

Berikutnya, diketahui posisi sell dibuka pada harga 1.08250 lalu ditutup pada 1.08100 dengan lot trading standard. Selisih harga pada posisi tersebut adalah 15 pip. Karena harga benar-benar turun, maka posisi sell tadi adalah mendapat profit, jadi perhitungan profit-nya adalah: selisih pip * nilai per pip = 15 pip * USD 10 = USD 150

b. Indirect Pair

Indirect pair adalah pair dengan USD sebagai base currency, seperti USD/JPY, USD/CHF, dan USD/CAD. Cara menghitung profit forex dalam pip-nya adalah:

Current rate: nilai tukar saat ini

Contoh #1:
Saat ini pair USD/JPY menunjukkan nilai tukar senilai 111.500, maka 1 pipnya di lot standard bernilai:
pip = 100,000 * 0.01 / 111.50
pip = USD 8.97 atau sekitar USD 9

Berikutnya, diketahui sebuah posisi buy dibuka pada harga 111.500 lalu ditutup pada 112.500 di lot standard. Karena harga naik, maka posisi buy tersebut untung.
Perhitungan untung= selisih nilai tukar * pip
Untung= 100 * 8.97 = USD 897

Contoh #2:
Saat ini pair USD/CAD menunjukkan nilai tukar senilai 0.75500, maka 1 pipnya di lot standard bernilai:
pip = 100,000 * 0,0001 / 0.75500
pip = USD 7.55

Diketahui posisi sell dibuka pada harga 0.75500 lalu ditutup pada 0.75450 di lot standard. Karena harga turun, maka posisi tersebut untung.
Untung = 5 * 7.55 = USD 38

Menghitung Profit Forex Dalam Pip Untuk Pair Cross

Pair Cross adalah pasangan-pasangan mata uang yang tidak menyandingkan Dollar AS sebagai base ataupun quote currency-nya. Pergerakan Pair Cross pada situasi tertentu bisa sangat tinggi sekali, bahkan lebih drastis daripada Pair Mayor.

Formula penghitungan untung dan rugi dalam pip adalah sebagai berikut:

Base quote: pair major bandingan (untuk base currency)

Contoh:

Saat ini EUR/GBP di-tradingkan pada harga 0.85500, sedangkan EUR/USD diperdagangkan pada harga 1.07500. Maka nilai per pipnya di trading lot standard adalah:
Pip = 100,000 * 0.0001 (1.07500 / 0.85500)
Pip = 10 (1.257) = USD 12.57

Diketahui sebuah posisi buy dibuka pada EUR/GBP 0.85500 lalu ditutup pada 0.85570 di lot standard. Karena harga naik, maka posisi tersebut untung. Selisihnya adalah 7 pip, maka untungnya adalah 7 * 12.57= USD 87.99

Keterangan tambahan:

Untuk pair Cross dengan Quote Currency JPY (posisi JPY di belakang seperti GBP/JPY, NZD/JPY, dsb.) perhitungan keuntungan dan kerugian dalam pip mengikuti USD/JPY. Jadi jika saat ini USD/JPY 1 pip bernilai USD 9.1 maka semua pair cross dengan Quote Currency JPY mengikuti nilai pip tersebut.

Malas Hitung, Repot? Tenang, Banyak Alternatif

Perhitungan di atas memang membutuhkan kalkulasi yang cukup memakan waktu. Belum lagi fakta bahwa harga terus berubah di pasar Forex. Oleh karena itu jika Anda ingin mengurangi tingkat stress Anda, gunakanlah Kalkulator Pip. Dijamin sederhana, cepat dan tidak pakai pusing-pusing.

Selain itu, perangkat trading yang disediakan broker forex biasanya sudah mampu menghitung konversi Pips ke Dolar secara otomatis. Anda cukup trading, nantinya profit pips yang diperoleh akan tampil juga dalam bentuk Dolar. Hal ini bisa Anda saksikan sendiri jika membuka akun Demo, yaitu rekening di broker forex yang bisa digunakan untuk melihat kondisi pasar dan berlatih trading tanpa modal dan tanpa resiko

Margin dan Leverage

Dari paparan ini, boleh jadi Anda merasa ketar-ketir. Kalau sekali beli minimal harus 1 lot, berarti harus punya ribuan Dolar AS dulu? Tidak juga.

Broker forex memberikan fasilitas yang dinamakan leverage. Leverage merupakan skema pinjaman proporsional dengan jaminan, sehingga bisa memperbesar daya beli dana yang dimiliki trader. Contohnya suatu broker menawarkan leverage 1:100, berarti trader dengan modal 10 USD bisa memiliki daya beli sebesar 1000 USD (dari 10×100). Dalam hal ini, 10 USD menjadi dana jaminan (Margin) yang perlu diserahkan trader kepada broker. Ini merupakan salah satu kelebihan trading forex yang memudahkan kita semua untuk bertransaksi di pasar forex.

Walaupun nantinya profit juga akan disesuaikan secara proporsional pula dengan leverage yang dipakai trader, tetapi setidaknya jelas bahwa modal yang dibutuhkan trader untuk mulai berupaya mendapatkan uang dari trading forex itu sangat rendah.

Bila Anda kurang memahami istilah khusus dalam forex di halaman ini seperti pair cross, margin dan leverage, Anda bisa mengunjungi Kamus Forex. Manfaatkan Kamus Forex saat Anda menemui kosakata baru demi pemahaman yang lebih optimal.

Peringkat broker opsi biner:
Tempat berinvestasi
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: