Broker Forex Fxcm Indonesia

Peringkat broker opsi biner:

Mulai Perjalanan Trading Anda di FXCM
Berbagai Penawaran menarik untuk Anda!

Trading dengan hanya $50

Mengenai FXCM

Platform Kami

Satu Akun. Banyak Market

Dengan FXCM, Anda dapat memilih beragam pasar untuk menemukan peluang perdagangan potensial. Anda dapat menikmati akses ke berbagai produk seperti:

Forex

  • EUR/USD
  • USD/JPY
  • GBP/USD
  • AUD/USD

Indeks

  • AUS200
  • GER30
  • NAS100
  • SPX500

Komoditas

  • Emas
  • Perak
  • Minyak
  • Tembaga

SPREAD ACTIVE TRADER¹

PLATFORM TOP KAMI, DICIPTAKAN UNTUK ANDA

Trading Station

  • Temukan alat grafik yang muktahir pada platform juara kami – Cocok untuk Trader Teknikal.
  • Jelajahi trading tools yang ampuh seperti Real Volume, Market Depth, dan Trader Sentiment.
  • Sesuaikan pengalaman Anda: Download indikator, buat daftar watchlist dan custom layout pada platform untuk strategi Anda.

Dapatkan Platform Trading Station Anda

MENCARI BROKER MT4 BARU?

  • Rasakan pengalaman tanpa jembatan pihak ke-3
  • Manfaatkan semua Strategi Perdagangan termasuk Scalping
  • Dapatkan EA (Expert Advisors) gratis dan akses Virtual Private Server (VPS) gratis² dengan akun MT4 Anda.

Pelajari lebih lanjut

Download MT4 Anda sekarang

Dapatkan TradingView Pro GRATIS³

Dapatkan bunga 5%

Trading dengan FXCM Hari Ini

Perdagangkan pasangan mata uang populer kami, emas, indeks saham, minyak, dan produk lainnya melalui platform FXCM.

Peringatan Risiko: Layanan kami termasuk produk yang diperdagangkan dengan margin dan membawa risiko kerugian melebihi dari dana yang Anda depositkan. Produk ini mungkin tidak cocok untuk semua investor. Harap dipastikan bahwa Anda memahami risiko yang terlibat sepenuhnya.

FXCM Markets Limited (“FXCM Markets”) didirikan di Bermuda sebagai anak perusahaan yang beroperasi di dalam grup perusahaan FXCM (secara kolektif disebut “FXCM Group” atau “FXCM”). FXCM Markets tidak diwajibkan memegang lisensi atau otorisasi layanan keuangan di Bermuda untuk menawarkan produk dan layanannya.

Peringatan Risiko: Produk kami diperdagangkan dengan leverage yang artinya produk tersebut mengandung tingkat risiko tinggi dan Anda bisa kehilangan melebihi jumlah deposit Anda. Produk-produk ini tidak cocok untuk semua investor. Pastikan Anda sepenuhnya memahami risiko dan mempertimbangkan dengan cermat situasi keuangan dan pengalaman perdagangan Anda sebelum melakukan perdagangan. Cari saran independen jika dibutuhkan.

Penting bagi Anda untuk membaca dan mempertimbangkan dokumen hukum terkait yang berhubungan dengan akun Anda, termasuk Ketentuan Bisnis yang dikeluarkan oleh FXCM Markets sebelum Anda memulai perdagangan.

Informasi yang diberikan tidak ditujukan untuk penduduk Amerika Serikat, Kanada, Uni Eropa, Hong Kong, Australia atau Jepang dan tidak dimaksudkan untuk distribusi, atau digunakan oleh, siapa pun di negara atau wilayah hukum mana pun dimana distribusi atau penggunaan tersebut bertentangan dengan hukum atau peraturan setempat.

Review Broker FXCM

Broker FXCM termasuk salah satu broker penyedia layanan trading forex terpopuler. Perusahaan yang menaunginya, Forex Capital Markets Ltd, telah mengantongi ijin dari berbagai regulator kelas atas seperti FCA Inggris, ASIC Australia, dan lain sebagainya. Dahulu, FXCM juga sempat teregulasi oleh NFA/CFTC Amerika Serikat setelah terbelit masalah keuangan pasca Black Thursday 2020. Meski demikian, FXCM hingga kini masih termasuk broker forex terdepan di dunia.

Sejarah Broker FXCM

Peringkat broker opsi biner:

Broker FXCM didirikan pada tahun 1999 di New York, Amerika Serikat. Awalnya, perusahaan ini menggunakan nama Shalish Capital Market, tetapi kemudian rebranding menjadi FXCM. Ekspansi pertamanya ke Inggris berlangsung sukses, sehingga broker FXCM kemudian memperluas jaringannya di berbagai negara lain.

Pada tahun 2020, FXCM menjadi broker terbesar di dunia dengan jumlah klien lebih dari 200,000 orang dan aset sebesar USD800 Juta. Di tahun yang sama, FXCM juga berhasil melaksanakan Initial Public Offering (IPO), sehingga menjadi salah satu broker forex yang melantai di bursa New York Stock Exchange (NYSE). Namun, setahun kemudian, FXCM dikenai denda oleh regulator AS atas tuduhan malpraktik berupa slippage atas eksekusi harga.

Pada 15 Januari 2020, menyusul pergerakan drastis pada Franc Swiss pasca pengumuman bank sentral Swiss (Black Thursday), broker FXCM mengalami kebangkrutan dan tak mampu memenuhi persyaratan modal minimal bagi perusahaan pialang di Amerika Serikat. Meskipun FXCM berhasil mendapatkan dana bailout dari Leucadia, tetapi konsekuensi dari beberapa insiden selanjutnya membuat FXCM terpaksa keluar dari pasar AS, melepas ijin dari NFA/CFTC, dan delisting dari NYSE.

Per Februari 2020, perusahaan pemilik saham mayoritas FXCM sebelumnya, Global Brokerage Inc, tak lagi menguasai perusahaan dan beralih menjadi milik Leucadia. Pada bulan tersebut, FXCM mengalami rebranding lagi menjadi “FXCM: A Leucadia Company”. Namun, terlepas dari semua gejolak tersebut, broker FXCM masih tercatat sebagai broker forex dengan aset terbesar kedua di dunia di luar Jepang.

Baca Juga : Review Broker FXOpen

Aneka Jenis Akun Di Broker FXCM

Ada banyak alasan mengapa trader tetap memilih broker FXCM, meskipun perusahaannya berulang kali terbelit masalah finansial. Trader yang mendaftar ke broker FXCM dapat memilih untuk membuka akun pada platform Metatrader4 (MT4) atau Trading Station, tetapi dengan kondisi trading yang nyaris serupa, yaitu:

  • Deposit awal minimal hanya USD50 saja.
  • Leverage hingga 1:400.
  • Spread rendah pada 39 pasangan mata uang yang paling populer, emas, perak dan instrumen CFD lainnya dengan Enhanced Execution tanpa batasan stop (limit).
  • Puluhan video dan artikel edukasi trading yang dapat dipelajari sendiri secara bebas.
  • Sinyal trading yang tajam dan terpercaya.
  • Bunga 5% bagi deposit non-investasi sebesar maksimal USD50,000 (sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku).

Sebagian fitur tersebut diberikan pula oleh broker forex lain, tetapi sebagian lagi merupakan fasilitas unik dari FXCM.

Review dan Cara Mendaftar ke Broker FXCM

Broker FXCM termasuk salah satu yang terbesar secara global, sehingga cocok bagi trader pemula maupun profesional dengan rencana investasi berapapun. Akan tetapi, trader Indonesia kemungkinan akan menghadapi kesulitan saat melakukan deposit atau penarikan dana, karena hanya tersedia metode pembayaran via Bank Wire dan Kartu Kredit, atau melalui afiliasi (IB) FXCM di Indonesia.

Meski demikian, pendaftaran dapat dilakukan dengan mudah melalui situs FXCM. Dari jendela homepage, pilihlah opsi “Daftar Akun Real” (untuk melakukan trading live) atau “Akun Demo” (untuk berlatih menggunakan simulasi trading). Setelah itu, Anda akan diberi pilihan apakah ingin membuka akun untuk trading pada platform Trading Station atau Metatrader4. Jika Anda termasuk pemula, sebaiknya pilih Metatrader4 saja yang sudah populer dan lazim digunakan mayoritas trader dunia.

Nantinya, akan muncul formulir dimana Anda harus mengisikan nama lengkap, alamat email, jenis mata uang akun (sebaiknya pilih USD), dan jenis akun (pilih saja “Akun Individu”). Ikuti tahapan-tahapan selanjutnya hingga selesai. Agar proses berjalan lancar, ada baiknya Anda siapkan dulu dokumen verifikasi identitas diri (scan KTP/SIM/Paspor) serta bukti kependudukan (copy tagihan listrik/air/rekening tabungan bank). Setelah pengisian formulir usai, Anda akan menerima notifikasi di inbox email, termasuk juga berisi username dan password untuk mengakses Client Area.

Informasi Umum Tentang Broker FXCM

Kontak Broker: Live Chat pada website, telepon 001-8030-191-368 dan 007-8030-191-368, dan email [email protected]

Bahasa Layanan Konsumen: Inggris, Mandarin, Bahasa Indonesia, Melayu, Prancis, dan lain-lain

Teknik Trading: FXCM memperbolehkan semua teknik trading.

Broker Forex Terbaik dan Terpercaya untuk Trader Lokal Indonesia

Bergelut dalam memilih broker forex yang aman dan bagus memang gampang-gampang susah. Seiring perkembangan pasar forex, sudah dipastikan jumlah broker forex juga semakin banyak. Hal ini otomatis akan mempersulit Anda untuk memilih broker forex yang terbaik, apalagi terpercaya.

Memilih broker forex yang tepat butuh strategi dan cara trading forex yang tepat pula. Bagaimanakah cara memilih broker forex terbaik?

Anda sebagai investor harus menganalisa tujuan investasi, jumlah dana yang akan diinvestasikan, jenis trading, jangka waktu kegiatan trading, strategi yang akan digunakan, dan juga pertimbangan toleransi risiko.

Broker forex yang akan membantu mengeksekusi perdagangan forex. Keuntungan yang diterima broker forex adalah melalui selisih antara bid dan ask, juga dari komisi atau biaya pada layanan mereka.

Rekomendasi Broker Forex Terbaik dan Terpercaya 2020

Broker Info Regulation Terima Trader US Link Buka Akun
Spread: Floating, mulai dari 0 pips
Leverage: 1:500
Min.Deposit: $5
Promo: 50% Bonus untuk Setiap Deposit, fixed rupiah 1 USD = 10,000 IDR, Hadiah Sepeda Motor Setiap Minggu, Merchandise OctaFX
IFSA (St. Vincent and Grenadines), 19776 IBC 2020 Buka Akun Baca Review
Spread: Mulai 0 Pips
Leverage: 1:2000
Min.Deposit: $1
Promo: 100% Bonus Deposit
Regulated by CySEC, IFSC, CRFIN. Buka Akun Baca Review
Spread: Mulai 0.1 Pip
Leverage: 1:888
Min.Deposit: $5
Promo: 15% Instant Bonus
Regulated by IFSC, FCA UK, CySEC, BaFin, ASIC Buka Akun Baca Review
Spread: 3 Pips (Fixed)
Leverage: 1:1000
Min.Deposit: $1
Promo: 30% Deposit Bonus
RAFMM, CySEC Buka Akun Baca Review
Spread: Mulai 0 Pip
Leverage: 1:500
Min.Deposit: $300
Promo:
Regulated by FCA UK Buka Akun Baca Review
Spread: Mulai 0,1 Pip
Leverage: 1:2000
Min.Deposit: $1
Promo:
Regulated By CRFIN (Russia), FCA UK dan CySEC Buka Akun Baca Review
Spread: Mulai dari 0.2 Pip
Leverage: 1:100
Min.Deposit: Rp 5.000.000
Promo: Belum Ada
BAPPEBTI Buka Akun Baca Review
Spread: mulai dari 1 pip
Leverage: Maksimal 1:500
Min.Deposit: 100 USD
Promo:
Regulated by Bappebti 54/BAPPEBTI/SI/05/2020 Buka Akun Baca Review
Spread: Mulai 2,3 Pips
Leverage: 1:200
Min.Deposit: 5 juta Rupiah
Promo:
Regulated by Bappebti (No. 05/BAPPEBTI/SI/XII/2000) Buka Akun Baca Review
Spread: Mulai dari 0 pips
Leverage: 1:400
Min.Deposit: $250
Promo: Belum Ada
CFTC, NFA, MFSA Buka Akun Baca Review

Hal-hal yang bisa Anda lakukan sebelum memilih Broker Forex Terbaik

1. Lakukanlah sejumlah riset

Hanya membaca ulasan broker berdasarkan rating bintang saja tidaklah menjamin.
Pertama, Anda harus menetapkan kriteria dan hal-hal yang perlu diharapkan dari suatu broker, dan apa yang Anda inginkan dari bisnis ini. Kemudian lakukan riset Anda sendiri.
Untuk mendukung riset Anda, Anda bisa membuat daftar pertanyaan untuk diajukan kepada calon broker forex Anda, antara lain:

– Currency pairs (asangan mata uang) apa yang akan Anda perdagangkan?
– Berapa spreads yang cocok bagi Anda (tetap, berubah, berapa pips)?
– Apakah Anda mau membayar komisi untuk trading forex?
– Tipe akun seperti apa yang akan Anda gunakan untuk investasi minimal (ukuran account)?
– Berapa l-everage yang Anda butuhkan?
– Alat Indikator apa yang Anda butuhkan untuk menjalankan trading?
– Platform trading apa yang dibutuhkan?
– Apakah Anda Scalper?
– Apakah Anda pemain Hedging?
– Apakah Anda butuh Trailing Stop?
– Apakah Anda butuh fitur eksekusi “one-click-trading” atau EA robots?
– Apakah Anda ingin fitur mobile trading?
– Apakah Anda peduli untuk memilih broker ECN / STP / Dealing Desk?
– Apakah Anda peduli tentang reputasi broker forex?
– Dengan cara apa Anda mengirim / menerima dana transfer (wire transfer, Skrill, Neteller, Paypal, credit card..dll)?
– Berapa banyak yang Anda siap untuk membayar biaya transfer menerima/membayar dana (deposit, withdraw)?
– Seberapa banyak kesiapan Anda menerima risiko kehilangan dana jika terjadi kerugian?

2. Pastikan broker forex terdaftar secara legal

Anda tidak akan menyerahkan uang dalam jumlah besar kepada orang yang hanya mengaku bahwa dirinya adalah sah/terdaftar secara legal.
Pastikan Anda memeriksa dan menganalisa broker forex tersebut pada badan-badan hukum bersangkutan. Di Indonesia, Anda bisa memeriksanya ke Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI).

3. Memudahkan setor dan tarik dana

Tidak ada alasan bagi broker forex untuk mempersulit Anda dalam menarik dana. Broker yang baik akan mengusahakan agar Anda dapt semudah mungkin melakukan setor atau tarik dana.

4. Analisa platform

Dalam online trading forex, platform trading menjadi salah satu faktor penting dalam mencari broker forex terbaik, karena mayoritas aktivitas trading dilaksanakan melalui platform trading yang disediakan oleh broker forex.
Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika mencoba platform trading forex dari broker adalah:

– Apakah fitur-fitur yang disediakan dapat Anda gunakan dengan optimal atau tidak?
– Apakah disediakan informasi rekening? Ini memungkinkan Anda melacak dan mengelola transaksi trading secara efisien.
– Apakah disediakan charting tools (grafik harga) yang mudah dipahami?
– Dan apakah disediakan informasi lain yang dibutuhkan dalam trading Anda?

5. Pemenuhan Order (Eksekusi Order)

Broker forex punya kewajiban memenuhi order klien pada harga terbaik. Pada saat pasar berada dalam keadaan normal (normal likuiditas, tidak ada berita penting yang disiarkan, atau kejadian besar), tidak ada alasan bagi broker forex untuk tidak memenuhi order klien pada, atau setidaknya mendekati, harga pasar yang terlihat pada saat klien menekan tombol ‘beli’ atau ‘jual’ di komputer mereka.

Selain beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum memilih broker forex terbaik, berikut adalah tips memilih broker forex yang asli dan terpercaya.

1. Memperbolehkan segala macam teknik trading, termasuk scalping, martingale, dll;
2. Memperbolehkan hedging atau locking;
3. Tidak memperbolehkan transfer dengan pihak ke 3, karena faktor keamanan dan legalitas money laundry (transfer harus dengan Bank Transfer langsung ditujukan ke perusahaan pialang yang bersangkutan, TIDAK BOLEH dengan media tidak legal seperti Liberty Reserve (LR), Voucher dan titip transfer dengan perorangan atau beda nama);
4. Leverage yang disediakan mulai dari 1:100. Idealnya adalah 1:200 atau max 1:400. Jangan lebih seperti 1:1000 karena itu justru akan meledakkan account trading Anda.
5. Ketahui lama berdirinya perusahaan broker tersebut. Minimum harus diatas 5 tahun.

Dengan melakukan trading forex, Anda sudah mempertaruhkan dana investasi yang tidak sedikit. Semakin besar imbal hasil, risiko pun semakin besar.

Maka bijaksanalah dalam memilih broker forex dan perusahaan perdagangan forex. Ingat, pilihlah broker forex dengan reputasi yang baik, dan jangan percaya dengan rating, awards dan sejenisnya yang menunjukkan mereka adalah broker terbaik. Kecuali yang memberi rating adalah lembaga yang benar-benar bisa dipercaya seperti Forbes, Fortune, INC, Barons, Deloitte. Diluar lembaga itu sebaiknya jangan.

Mengenal Tipe Broker Forex

Tahukah Anda, ada berapa banyak broker forex di dunia ini? Menurut sebuah riset oleh FinanceFeeds pada tahun 2020, ada 1,231 broker forex berbasis Metatrader di seluruh dunia. Banyaknya jumlah broker forex tentu membuat trader kebingungan memilih. Broker mana yang terbaik? Mana yang bagus untuk pemula? Mana pula yang paling bisa dipercaya? Memilih broker itu sebenarnya mudah saja jika Anda telah memahami aneka tipe broker forex dan mampu membandingkan layanan yang mereka sajikan.

Dilihat dari cara kerja sistemnya, ada dua tipe broker forex, yaitu broker dengan Dealing Desk (DD) dan tanpa Dealing Desk (NDD). Broker DD juga sering dijuluki broker bandar (Market Maker). Sedangkan, broker tipe NDD (bukan bandar) dapat digolongkan menjadi dua lagi, yakni Electronic Communication Network (ECN) dan Straight Through Processing (STP). Selain itu, ada pula broker forex yang menyediakan fasilitas DD dan NDD sekaligus, sehingga dijuluki broker Hybrid. Apa yang menandai perbedaan antar tipe broker forex ini? Mari simak ulasannya bersama-sama.

  • Broker dengan Dealing Desk (DD)

Broker DD bekerja dengan memposisikan diri sebagai counterparty dalam setiap transaksi trader dan mendapatkan keuntungan dari spread. Semua order trader akan masuk ke meja broker (Dealing Desk). Dapat dikatakan bahwa mereka “menciptakan pasar” sendiri, kemudian bertindak sebagai penjual maupun pembeli dalam pasar tersebut. Sistem ini sebenarnya lazim di kalangan bank-bank dan penyedia likuiditas besar, sehingga statusnya tetap legal. Namun, akan menjadi masalah ketika broker DD tidak teregulasi oleh sebuah lembaga pemerintah resmi, karena mereka bisa saja tergoda untuk memanipulasi harga agar trader merugi. Broker DD tak teregulasi yang sering memanipulasi harga ini disebut juga dengan istilah “Bucket Shop”.

Broker DD yang bonafide memiliki sejumlah keunggulan tersendiri. Beberapa ciri khas tipe broker forex ini antara lain:

  • Menawarkan eksekusi instan (instant execution).
  • Mampu menyediakan akun trading dengan syarat modal minimal sangat rendah.
  • Mampu menyediakan akun trading dengan ukuran lot sangat rendah seperti akun nano atau akun sen.
  • Mampu menyediakan beragam fasilitas di luar kewajaran seperti leverage hingga 1:1000 atau lebih tinggi lagi, fitur spread tetap (fixed spread), spread nol (zero spread), dan beragam promosi menarik.

Broker DD bisa menjadi pilihan bagi trader, jika mereka telah mengantongi ijin dari badan regulator yang kredibel, seperti NFA/CFTC Amerika Serikat, FCA Inggris, JFSA Jepang, dan ASIC Australia. Faktanya, beberapa broker terpopuler di dunia merupakan broker DD. Akan tetapi, trader perlu mewaspadai broker DD yang tak berijin atau hanya memiliki lisensi dari badan regulator tak terkenal.

Broker DD yang ijinnya jelek (Bucket Shop) dikenal mampu melakukan rekayasa seperti requote harga, stop loss hunting, dan server sering macet. Broker Bucket Shop juga kemungkinan mangkir melunasi penarikan dana trader dengan berbagai alasan, mulai dari menunda pembayaran hingga lebih dari dua pekan, memotong keuntungan trader, dan lain sebagainya. Pada awalnya, trader mungkin tertarik mendaftar ke broker Bucket Shop karena iming-iming bonus menggiurkan. Namun, pada akhirnya perolehan bonus itu bisa jadi lebih rendah ketimbang kerugian yang dihadapi gegara manipulasi broker.

  • Broker tanpa Dealing Desk (NDD)

Sesuai namanya, order trader yang masuk ke broker NDD tidak akan masuk ke meja broker, melainkan disalurkan ke pihak lain. Tipe broker forex NDD bekerja layaknya perantara antara trader dengan jaringan pasar interbank tempat terjadinya jual-beli forex. Broker NDD biasanya tidak memasang posisi melawan trader, sehingga keuntungan mereka utamanya bersumber dari mark-up spread dan komisi trading saja.

Broker NDD bisa digolongkan lagi menjadi dua berdasarkan caranya mengoper order trader ke pihak lain:

  • Broker STP: Broker STP mengoper order trader ke sebuah “liquidity pool” yang terdiri dari banyak lembaga keuangan penyedia likuiditas (seperti bank-bank internasional, Hedge Funds, Prime Brokers, dll). Order trader akan dieksekusi berdasarkan posisi harga terbaik yang tersedia dalam “liquidity pool” tersebut.
  • Broker ECN: Broker ECN mengoper order trader ke jaringan bank-bank internasional dan penyedia likuiditas (liquidity provider) lain yang telah dibangunnya, sehingga order trader nantinya akan dijalankan sesuai dengan harga terbaik yang muncul di pasar tersebut.

Sepintas, keduanya mirip. Namun, broker ECN lebih transparan dibandingkan broker STP, karena semua trader ECN bisa melihat langsung posisi buy dan sell pemain pasar yang lain (disebut juga Depth of Market/DoM). Sedangkan broker STP tidak bisa menyediakan tampilan DoM, sehingga tak sedikit pula broker Bucket Shop berkedok STP.

Bagaimana dengan jenis akun, leverage, dan spread? Broker STP mirip dengan broker DD, karena sama-sama bisa memberikan leverage tinggi, jenis akun yang lebih variatif, dan bahkan fasilitas bebas komisi (free commission). Bagus atau tidaknya broker STP akan tergantung pada berapa banyak penyedia likuiditas yang tergabung dalam “liquidity pool”-nya. Jika hanya tersedia satu penyedia likuiditas saja, maka hampir tak ada bedanya broker STP ini dengan Market Maker.

Broker ECN umumnya memiliki aturan lebih ketat, karena terhubung dengan lebih banyak penyedia likuiditas. Leverage di broker ECN biasanya hanya mencapai maksimal 1:200, dengan syarat modal awal minimal USD200-500, dan beban komisi cukup tinggi. Keuntungannya, trader ECN dapat menyaksikan DoM dan menikmati spread sangat ketat (hingga 0 pip atau bahkan spread negatif).

  • Broker Hybrid

Mayoritas broker forex saat ini termasuk tipe Hybrid. Apa artinya? Artinya, mereka menerapkan semua sistem kerja, baik DD maupun NDD (STP/ECN). Hal ini bisa dilakukan karena satu broker menawarkan banyak jenis akun trading kepada trader. Setiap jenis akun bisa menerapkan sistem berbeda. Jadi, trader lah yang harus bersikap lebih teliti saat membuka akun di suatu broker.

Misalnya ada suatu broker Hybrid menawarkan tiga jenis akun, yaitu akun sen, akun standar, dan akun ECN. Dalam situasi ini, dapat ditebak bahwa akun sen menerapkan sistem DD (Instant Execution), sedangkan akun standar dan akun ECN bersistem NDD (Market Execution). Lebih lanjut, akun standar bisa menerapkan sistem STP, sedangkan akun ECN bersistem ECN.

Kebanyakan broker forex masa kini telah bersikap transparan mengenai sistem kerja apa yang digunakannya dan penyedia likuiditas mana saja yang terhubung dengannya. Apabila infonya belum tersedia di website resmi broker, maka trader bisa menanyakan langsung kepada Customer Service (layanan pelanggan) mengenai apakah broker termasuk DD atau NDD, apakah suatu akun trading dilaksanakan dengan instant execution atau market execution, dan seterusnya.

Terlepas dari sistem kerja apa yang diterapkan oleh broker, satu hal yang wajib diperhatikan oleh trader adalah status perijinan broker forex. Broker yang perijinannya jelek bisa saja mengklaim dirinya STP ataupun ECN, padahal nyatanya Bucket Shop. Sebaliknya, tipe broker forex apapun yang perijinannya lengkap dan kredibilitasnya bagus, maka lebih bisa dipercaya. Prioritaskanlah untuk memilih broker forex yang regulatornya berasal dari suatu negara terkenal di dunia, bukan dari kawasan antah berantah yang bahkan Anda tak tahu lokasinya.

Kenapa Harus Trading Di Broker Forex yang Teregulasi ?

Pernahkah Anda mendengar promosi forex yang menjanjikan keuntungan luar biasa, hingga 20%, 30%, atau bahkan 100% dalam waktu singkat? Pendaftaran mudah, keuntungan raksasa, siapa yang tidak mau!? Namun, jika Anda menilik secara lebih teliti, maka pasti akan menemukan bahwa promosi-promosi semacam itu dibuat oleh broker forex yang tidak teregulasi. Mereka mudah membagikan janji-janji manis, karena tak terikat secara hukum untuk memenuhinya. Seandainya mereka membawa lari uang Anda sekalipun, takkan ada konsekuensi hukum bagi mereka.

Broker forex yang teregulasi tidak bisa menawarkan iming-iming menggiurkan seperti itu, karena ada badan khusus yang mengawasi operasionalnya. Bonus yang ditawarkan oleh broker forex teregulasi jarang sekali berupa uang tunai, melainkan lebih sering bersifat non-material, seperti training atau edukasi gratis, sewa VPS gratis, dan sinyal trading gratis. Broker forex yang teregulasi bahkan tidak diperbolehkan untuk menjanjikan keuntungan berlipatganda, karena selalu ada risiko dibalik setiap aktivitas investasi dan trading.

Meski demikian, Anda sebaiknya tetap memilih broker forex yang teregulasi. Mengapa demikian? Nggak ada bonus uang, nggak ada jaminan untung, apa bagusnya broker seperti itu? Perlu diketahui, broker forex yang teregulasi memiliki legalitas usaha. Kemanan dana Anda akan lebih terjamin, dan Anda juga mendapatkan perlindungan seandainya ada oknum broker yang melakukan tindak tercela. Untuk memahami alasan selengkapnya, simaklah tiga (3) alasan kenapa harus trading di broker forex yang teregulasi berikut ini:

  • Legalitas Broker Terjamin Secara Hukum

Mari ibaratkan Anda ingin menyimpan uang di bank, maka Anda pasti akan datang ke mencari tahu reputasi bank, datang ke kantor bank tersebut, kemudian baru membuka rekening tabungan di sana. Sebuah bank yang kredibel pasti memiliki reputasi yang baik dan alamat kantor yang jelas. Hal yang sama berlaku saat Anda akan mendaftar ke suatu broker forex, walaupun Anda akan mendaftar secara online dan tidak datang langsung ke kantornya.

Sebuah broker forex dikatakan telah teregulasi jika sudah memiliki ijin resmi, sehingga usahanya pasti legal dan alamatnya jelas. Regulator juga akan senantiasa memantau aktivitas broker tersebut. Apabila broker forex tersebut melakukan tindakan tercela atau memiliki reputasi tak sedap, regulator pasti akan melakukan investigasi, kemudian mengenakan sanksi atau denda. Hukuman paling berat bisa sampai mencabut ijin broker dan menyeretnya ke pengadilan.

Broker forex yang teregulasi juga harus menyediakan alur penyelesaian sengketa yang jelas bagi trader. Umpama Anda menemui ada masalah dengan Account Manager atau platform trading, maka internal perusahaan harus dapat menyelesaikannya dengan cepat. Ketika Anda merasa tak puas, maka dapat mengajukan permohonan penyelesaian sengketa ke regulator agar dimediasi atau dilakukan investigasi.

Jaminan hukum seperti itu takkan dinikmati oleh trader di broker yang tidak teregulasi. Jangankan memiliki ijin resmi, alamat kantor broker yang tak teregulasi saja umumnya berlokasi di negara antah-berantah atau sekedar PO BOX yang tidak jelas kepemilikannya. Sekalipun mereka mencantumkan suatu alamat tertentu di negara ternama, alamat itu boleh jadi palsu dan kantornya tidak benar-benar berada di lokasi tersebut. Ketika terjadi masalah, polisi tidak akan bisa membantu Anda, karena para penipu berkedok broker itu sudah melarikan diri dan tak ada jejak yang bisa diusut.

  • Keamanan Dana Trader

Saat menyimpan dana di bank maupun berinvestasi lewat broker, satu hal yang perlu Anda lakukan adalah menjamin agar dana Anda tidak disalahgunakan oleh bank atau broker. Bagaimana caranya? Hanya ada satu cara saja, yaitu dengan memastikan Anda hanya mendaftar ke broker forex yang teregulasi secara resmi.

Regulator forex di belahan dunia manapun pasti mengharuskan broker untuk menyimpan dana trader dalam rekening terpisah dari rekening perusahaan broker. Hal ini dikenal dengan istilah “Segregated Account”. Dana trader yang disetorkan ke Segregated Account akan disimpan di bawah pengawasan bank kustodian, sehingga broker forex tidak bisa membawa lari dana trader seenaknya.

Jaminan keamanan dana seperti ini tidak akan bisa disediakan oleh broker forex yang tidak teregulasi. Meskipun seandainya broker itu mengklaim bahwa semua dana trader disimpan di Segregated Account, tak ada yang bisa menjamin kebenarannya, karena sekedar pernyataan sepihak tanpa bukti maupun klarifikasi pihak lain sama sekali.

  • Operasional Broker Diawasi oleh Regulator

Setelah menyetorkan modal trading ke broker forex, Anda akan mulai melakukan analisis dan aktivitas jual beli melalui platform trading yang diberikan oleh broker. Broker forex yang tidak teregulasi bisa saja mengutak-atik platform tersebut untuk mencegah Anda menang, atau bahkan merekayasa alasan untuk memotong keuntungan Anda. Namun, broker forex teregulasi akan mendapatkan sanksi dari regulator, jika mereka berani melakukan manuver seperti itu.

Regulator menuntut broker forex untuk membuat laporan secara rutin, atau melakukan inspeksi mendadak atas aktivitas operasional mereka. Dengan demikian, kejanggalan dalam operasional mereka dapat diinvestigasi meski tak ada tuntutan dari trader. Banyak contoh kasus seperti ini. Salah satunya, ada broker teregulasi AS yang ketahuan tak membayar swap kepada trader-nya, sehingga dikenai sanksi oleh CFTC (regulator forex di AS) dan diperintahkan untuk membayarkan swap terhutang kepada trader. Sebelum munculnya kasus tersebut, tak ada seorangpun trader-nya yang merasa dicurangi, karena intrik-intrik berlangsung di balik layar.

Di bawah pengawasan regulator, broker forex juga tidak akan diperbolehkan untuk membuat promosi menyesatkan. Beberapa regulator bahkan mengharuskan broker untuk memasang peringatan risiko (disclaimer) dalam aktivitas pemasarannya. Mengapa broker harus memberitahukan disclaimer dan tak boleh bikin promosi menyesatkan? Aktivitas investasi dan trading forex merupakan kegiatan berisiko tinggi dimana Anda bisa memperoleh keuntungan besar ataupun menanggung kerugian besar. Unsur ketidakpastian ini perlu dipahami oleh trader agar tidak terjebak oleh iming-iming menyesatkan.

Nah, setelah mengetahui ketiga alasan untuk trading di broker forex yang teregulasi ini, apakah Anda masih tertarik pada promo broker abal-abal!? Di dunia investasi, setiap orang menanggung risikonya sendiri. Sah-sah saja jika Anda tetap bersikeras ingin mendaftar ke broker yang tak teregulasi. Namun, hanya broker forex yang teregulasi saja yang bisa menyediakan jaminan hukum, jaminan keamanan, dan kelancaran trading.

Baca Juga Artikel Seputar Broker Forex

Beri nilai pada halaman ini:

(94 votes, average: 4,16 out of 5)

Peringkat broker opsi biner:
Tempat berinvestasi
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: