Cfd Margin Leverage, Apa Itu CFD Trading

Peringkat broker opsi biner:

CFD Trading | What is Leverage?

Higher Leverage, More Trading Power

Traders worldwide use CFD because of its leverage feature. Leverage in CFD Trading is an investment strategy that allows them to gain exposure to the financial markets with a smaller upfront capital, know as margin. This allows them to make their capital work harder for them and achieve a higher return on equity.

Example of Leverage in CFD Trading

Shares of Stock A is currently quoting a price of $3.00 and Jasvind intends to buy 5,000 contracts of Stock A using CFD at the Ask price of $3.00. Assuming Phillip CFD sets the margin for Stock A at 10%, then the initial margin Jasvind puts up will be 10% x $3.00 x 5000 = $1,500 .

If Jasvind were to buy the same shares of company A using normal stocks on cash market, he would be required to put up $3.00 x 5000 = $15,000 .

In this situation, Jasvind has leveraged 10 times. This effectively frees up Jasvind’s capital for other investments such as Real Estate, Futures, FX trading, ETFs, Unit Trusts, Insurance, and so on.

However, trading on leverage is a double-edged sword, as it is possible to lose more than what you put into the investment, which is why prudent risk management practices and using the right trading platform for your trades is very critical.

Basics to CFD Trading

What is Leverage?

Peringkat broker opsi biner:

Important Notice

CFDs may not be suitable for customers whose investment objective is preservation of capital and/or whose risk tolerance is low. Customers are advised to understand the nature and risks involved in margin trading. Any CFD offered is not approved or endorsed by the issuer or originator of the underlying security and that the issuer or originator is not privy to the CFD contract. Phillip Securities Pte Ltd reserves the right to amend the published information without prior notice. You are advised to read carefully and understand the Risk Disclosure Statement before undertaking transactions in CFDs. As CFD is a Specified Investment Product (SIP), retail customers are subject to the relevant assessment for trading/investing in SIPs. This advertisement has not been reviewed by the Monetary Authority of Singapore.

Copyright © 2020. Brought to you by Phillip Securities Pte Ltd (A member of PhillipCapital) Co. Reg. No. 197501035Z. All Rights Reserved.

The following are all the terms & conditions that you must read, understand and agree to when trading CFDs with us.

Apa Itu Leverage? Leverage Adalah Strategi Bisnis

bagikan posting ini:

Sebagai seorang trader, tentunya Anda harus mengetahui berbagai istilah dalam dunia trading. Salah satu istilah yang sering kali Anda dengar pastinya adalah pengertian leverage atau daya ungkit. Apa itu Leverage? Leverage adalah perbandingan besarnya modal trader dengan besarnya dana pinjaman dari broker. Adanya konsep leverage (baik trading forex, futures, maupun cryptocurrency) memang menguntungkan dalam dunia trading. Tetapi, bagi para trader yang ceroboh dalam menggunakannya, arti leverage diatas bagaikan pisau bermata dua. Khususnya jika Anda menggunakan leverage dengan perbandingan besar, misalnya 1:500 atau lebih.

Leverage dalam Perdagangan

Keuntungan trading cryptocurrency, futures (cfd dan komoditi), dan forex adalah adanya kemudahan dalam penentuan pemakaian margin. Fitur ini tentu saja menjadi fitur favorit bagi para trader kecil (disebut juga dengan trader retail). Para broker retail baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri menawarkan trading kepada trader dengan nilai margin yang berbeda-beda. Aktivitas trading menggunakan margin membuat trader dapat melakukan deposit ke dalam akun trading dengan jumlah kecil serta mempu mengatur jumlah dana yang ada. Nanti akan saya jelaskan leverage artinya dalam contoh yang mudah dipahami.

Sederhananya, proses trading dengan menggunakan margin merupakan aktivitas trading dimana sang trader meminjam sejumlah modal dari pialang atau perusahaan broker. Untuk mempermudah, berikut ini adalah ilustrasi dalam margin trading dan apa itu leverage forex, futures, dll:

Studi Kasus

Konsep leverage forex adalah sebagai berikut. Misalkan si Andi ingin berjualan emas batangan 100 gram, tentu saja dengan tujuan mendapatkan laba. Tahap awal Andi akan membeli emas batangan dan selanjutnya Andi berencana menjualnya saat harga emas mengalami kenaikan. Tetapi, Andi justru mengalami kesulitan. Emas batangan yang akan dibelinya harganya USD 10,000, di lain sisi Andi hanya punya modal sebesar USD 1,000, jadi intinya ia butuh penambahan modal. Andi percaya kalau dia bisa membeli emas batangan seharga USD 10,000, maka Andi akan bisa menjual emasnya seharga USD 12,000 sehingga keuntungan yang diberoleh sebesar USD 2,000.

Tetapi, masalah yang muncul adalah kenyataan bahwa Andi tidak memperoleh pinjaman dari siapapun. Masalah yang dialami Andi sering kali juga terjadi pada orang lain. Namun, solusi berupa adanya margin dalam dunia trading membuat Andi bisa melakukan jual beli emas batangan sesuai dengan modal terbatas yang ia miliki. Andi juga dapat memperoleh keuntungan (dividen) sebesar $2,000. Trading yang berbasis margin memungkin leverage dalam forex dan futures bisa terjadi.

Potensi Keuntungan

Adanya sistem margin membuat Anda tidak perlu mengalokasikan dana sesuai dengan seluruh harga barang yang ingin ditansaksikan. Anda hanya cukup membayar deposit sejumlah tertentu. Ketika Anda mentransaksikannya (jual maupun beli), Anda bisa memperoleh keuntungan, atau bahkan sebaliknya, kerugianlah yang Anda dapatkan. Seperti halnya contoh di atas, Andi bisa saja memperoleh keuntungan $2000 dengan hanya melakukan deposit sebesar $1000 dengan berbasiskan margin trading. Dana sebesar $9000 akan Andi kembalikan ke broker/pialang yang menjualkan emas batangan itu dengan deposit Andi sebesar USD 1,000 tadi. Jadi, singkatnya adalah dana $10,000 untuk membeli emas diperoleh dari dana $1000 dari kantong Andi dan $9000 dari broker/pialang. Sederhananya, seperti itulah pemahaman apa itu leverage dalam forex.

Tetapi, broker sang penjaja emas batangan tersebut memiliki sejumlah aturan dan syarat tertentu. Syarat tersebut adalah Andi tak bisa memiliki emas batangan tersebut (inilah konsep utama dari definisi leverage). Perusahaan broker/pialang tersebut menyangga mobil tersebut untuk Andi. Bila Andi sudah menemukan pembelinya, maka broker/pialang akan memasarkan batangan emas tersebut ke sang pembeli dengan ekuivalen sebesar USD 12,000, lalu kemudian menyerahkan USD 2,000 kepada Andi sebagai keuntungan yang diperolehnya, lalu mengambil kembali dana USD 9,000 yang “dipinjamkan” broker/pialang kepada Andi.

Plus dan minus sistem leverage adalah Anda bisa saja akan memperoleh seluruh profit namun Anda juga mungkin saja akan menanggung semua kerugian yang ada. Berikut ini adalah contoh lain dari apa itu leverage.

Potensi Kerugian

Sebaliknya, jika Andi melakukan deposit sebesar USD 1,000 ke pialang atau perusahaan broker, namun ternyata tidak berhasil menjual emas batangan di harga USD 12,000. Andi hanya berhasil menjualnya di harga USD 9,000. Maka, kerugian yang dialami Andi adalah sebesar USD 1,000. Perusahaan pialang/broker pun akan mengambil USD 9,000. Maka, dalam hal ini uang Andi sudah habis seluruhnya.

Tetapi, apa yang terjadi jika Andi hanya berhasil menjual emas batangannya di harga USD 8,000? Pada kondisi margin trading ini, terdapat kesepakatan bahwa perusahaan pialang atau broker tidak boleh rugi. Andi akan tetap harus memasarkan emas batangan tersebut di harga USD 9,000. Kondisi ini dalam dunia trading disebut dengan istilah “Margin Call”.

Realistis dalam Penggunaan Leverage

Penggunaan leverage yang semakin tinggi akan membuat Anda hanya membayarkan garansi minimum (dalam trading disebut margin minimum) yang semakin kecil. Secara psikologis, keadaan ini akan memprovokasi kondisi Anda dalam bertrading. Sejatinya, maksud leverage dalam forex adalah untuk memudahkan trader, dan bukan sebaliknya. Arti kata leverage yang sudah dijelaskan di atas tentu sudah menjelaskan filosofi sebenarnya dari konsep leverage ini.

Ciri-ciri seorang trader sukses adalah mampu mengurangi atau bahkan menghilangkan pengaruh psikologis/emosi dalam aktivitas trading. Salah satu daya Tarik trading forex atau futures adalah adanya garansi margin yang kecil. Banyak sekali perusahaan pialang/broker yang menawarkan leverage 1:500, 1:1000, bahkan ada yang menawarkan leverage hingga 1:3000. Adanya leverage ini membuat trader dapat membuka posisi hingga puluhan atau ratusan posisi hanya dengan modal yang relative jauh lebih kecil.

Leverage dalam Forex

Pengertian leverage dalam forex bisa juga dijelaskan sebagai berikut. Andaikan saja Anda melakukan trading dan melakukan deposit sebesar USD 100 pada broker yang memberikan fasilitas leverage hingga 1:100. Maka, Anda akan bisa melakukan transaksi sebesar 100 kali dari dana Anda yang sebesar USD 100, yakni USD 10,000. Kondisi ini menguntungkan Anda, sebab keuntungan yang Anda peroleh berasal dari pip value dari nilai kontrak, yakni USD 10,000 (bukan USD 100).

Jika Anda melakukan trading pada pair GBP/USD maupun EUR/USD dengan nilai kontrak sebesar $10,000 (dengan pip value sebesar USD 1), maka pergerakan harga sebesar 10 pip yang cocok dengan analisis Anda sebelumnya akan memperoleh keuntungan sebesar 10 kali dari $1, yakni sebesar $10 (setara dengan 10 persen dari dana yang sudah Anda depositokan).

Besaran margin/garansi minimum tergantung pada besarnya levereage yang disediakan oleh perusahaan pialang/broker. Semakin kecil leverage, maka semakin besar margin minimal yang akan dibayarakan oleh trader sebagai garansi setiap transaksi. Begitu pula sebaliknya, semakin besar leverage yang disediakan, maka semakin kecil pula margin minimal yang akan dibayarkan trader dalam setiap proses transaksi.

Leverage dan Margin Minimum

Berikut ini adalah tabel besarnya leverage dan margin minimum:

Leverage Margin Minimal
1:100 1% dari nilai kontrak
1:200 0.5% dari nilai kontrak
1:300 0.25% dari nilai kontrak
1:400 0.2% dari nilai kontrak

Contoh leverage adalah sebagai berikut. Misalkan Anda melakukan trading dengan leverage 1:300 pada nilai kontrak $10,000. Maka margin minimal yang harus Anda bayar adalah sebesar 0.25% dari nilai kontrak, yakni hanya sebesar $25. Jumlah leverage yang dipakai akan sangat berpengaruh pada kondisi psikologis trader. Trader akan semakin mudah dan berani memperbanyak open posisi trading jika leverage yang digunakan semakin besar. Sebab, nilai dari margin minimal yang trader bayarkan akan semakin lebih kecil.

Kesimpulan

Aktivitas trading (baik forex, cryptocurrency, maupun futures) dengan pemilihan yang tinggi pada leverage adalah ibarat berkendara dengan kecepatan yang sangat tinggi. Kondisi ini tentu saja menimbulkan resiko yang juga sangat besar. Perlu diingat para trader, bahwa meminjam uang ke broker/perusahaan pialang juga memiliki resiko kerugian, alih-alih menambah keuntungan. Demikian artikel ini menjelaskan apa itu leverage. Semoga para trader, khususnya para trader pemula, mampu menentukan keputusan pemilihan leverage dengan bijak sebelum aktivitas trading dilakukan.

Makna dari Leverage dan Margin

4.75 / 5 ( 28 ) Leverage merupakan pinjaman dari broker yang diberikan kepada trader, sehingga dana yang dimiliki trader memiliki daya beli yang lebih besar. Leverage dituliskan dalam rasio perbandingan, contoh 1:1, 1:100, 1:500, dan sebagainya. Artinya, jika dana anda $100 dan menggunakan leverage 1:100 maka $100 tersebut memiliki kekuatan 100 kali lipatnya setara $10.000.

Karena dalam forex trading besarnya transaksi diukur dengan satuan Lot dimana 1 lot senilai $100.000, maka ketika anda mau bertansaksi sebanyak 1 lot, anda tidak perlu menyediakan uang sebanyak $100.000, tapi hanya berapa persennya saja sesuai dengan leverage yang digunakan.

Margin merupakan uang jaminan yang ditahan sementara oleh broker sewaktu anda melakukan trade, dan akan segera dikembalikan ke account anda setelah anda menutup/liquid posisi yang anda buka.

Contohnya, account anda menggunakan leverage 1:100, maka ketika anda hendak transaksi sejumlah $1000, anda cukup menyediakan 1% nya saja yaitu sejumlah $10 untuk diserahkan kepada broker dan dijadikan jaminan. Dengan menyerahkan jaminan itu anda berhak menggunakan uang broker dan melakukan transaksi sebesar $1000.

Contoh lain: Anda memiliki modal $500 dan broker anda memiliki leverage 1:100, maka bila anda ingin buy sebesar 1 lot mini ($10.000), modal pada account anda akan diambil oleh broker sebesar $100 (1% x 10.000) dan sisanya sebesar $400 tetap pada account anda digunakan untuk menahan loss. Dan bila suatu saat anda telah melikuidasi posisi buy tersebut maka margin yang $100 tadi akan dikembalikan ke account anda.

Keuntungan dengan adanya leverage adalah bahwa dengan modal lebih kecil anda dapat mentransaksikan uang dalam jumlah besar. Sehingga potensi keuntungan dari mentraksaksikan uang dalam jumlah besar ini besar pula .

Berikut ini adalah perbandingan jika anda mengunakan leverage dan tanpa leverage :

Peringkat broker opsi biner:
Tempat berinvestasi
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: