Daftar Sistem Perdagangan Alternatif Yang Terdaftar – Kelebihan Akun Mini Broker Lokal

Peringkat broker opsi biner:

7 Broker Lokal Ini Sediakan Akun Mini, Tertarik Mencoba?

Dibaca Normal 6 menit

Akun mini broker lokal semakin dicari karena menawarkan kenyamanan trading lot kecil dengan legalitas yang dijamin Bappebti. Broker mana saja yang menyediakannya?

Tidak ingin kalah dari broker luar negeri, broker-broker yang telah teregulasi Bappebti pun berlomba-lomba membuka akun mini. Melalui akun mini broker lokal ini, trader diajak untuk menikmati aktivitas trading yang lebih terjangkau sekaligus terjamin regulator resmi dalam negeri.

Sebenarnya, apa saja sih kelebihan akun mini broker lokal? Broker lokal mana saja yang menyediakannya? Tim Seputarforex melakukan penelusuran mengenai akun mini broker lokal serta daftar 7 broker yang menyediakannya dalam layanan mereka.

Sebagai catatan, jumlah broker lokal terdaftar Bappeti per Februari 2020 sebanyak 60 perusahaan, daftar ini dibuat berdasarkan kemudahan memperoleh informasi yang dibutuhkan dari CS broker bersangkutan.

Perkembangan Akun Mini Broker Lokal Di Indonesia

Sepanjang perjalanannya, akun mini broker lokal sempat mengalami pasang surut. Pada tahun 2006, Bappebti yang memiliki wewenang dalam mengawasi aktivitas perdagangan berjangka dan komoditi, mencabut legalitas Mini Account karena banyak nasabah yang melaporkan kerugian atas skema SPA (Sistem Perdagangan Alternatif). Pencabutan ini juga didasari oleh kesimpulan bahwa “Aktivitas perdagangan melalui SPA hanya dikhususkan untuk investor profesional”.

Setelah itu, di akhir tahun 2020, terdengar kabar bahwa peraturan tersebut diubah dan akun mini kembali dilegalkan. Namun hal itu masih berupa rumor. Kepastian legalitas akun mini broker lokal akhirnya diumumkan oleh Bappebti melalui SK Nomor: 99/BAPPEPTI/Per/11/2020, tentang penerimaan nasabah secara elektronik online di bidang perdagangan berjangka komoditi. Kehadiran kembali akun mini ini, tentu saja harus diimbangi dengan pemberian edukasi menyeluruh agar para trader paham dengan risiko-risiko pada trading forex dan memiliki Money Management yang baik.

Kelebihan Akun Mini Broker Lokal

Sebelum berbicara lebih jauh, sudah tahukah Anda perbedaan antara akun Standard, Mini, Mikro, bahkan akun Nano? Memilih lot yang sesuai untuk ditradingkan adalah wajib hukumnya, karena akan berpengaruh besar terhadap strategi trading serta Money Management secara keseluruhan. Untuk saat ini, jenis lot yang bisa dibuka pada broker teregulasi Bappebti hanya Standard dan Mini.

Berikut ini kelebihan akun mini broker lokal yang menarik:

  • Dana Yang Dibutuhkan Lebih Sedikit
    Salah satu hal yang membuat keberadaan akun mini broker lokal diminati, tentu saja karena modal yang dibutuhkan untuk membuka posisi tidak sebesar pada akun standar. Akun mini yang menawarkan 0.1 lot, adalah pilihan tepat bagi para pemula yang masih baru belajar di dunia forex. Misalnya saja, kita trading leverage 100:1, maka trading di akun mini membutuhkan margin USD100 untuk setiap lot yang akan diperdagangkan. Meski begitu, Anda juga perlu bersiap-siap menghadapi fluktuasi harga yang tak terduga, sehingga modal minimal yang sesungguhnya jadi lebih besar, setidaknya USD1,000-USD2,000.
  • Legalitasnya Terjamin Di Indonesia
    Kelebihan akun mini broker lokal ini bisa dibilang mustahil untuk ditandingi broker-broker offshore. Memperoleh izin beroperasi di Indonesia dan regulasi dari Bappebti membuat broker-broker lokal dapat mendirikan kantor dengan lebih mudah. Karena itu, trader bisa mendatangi kantor broker-broker lokal penyedia akun mini ini jika ada masalah, pertanyaan, atau sekadar ingin mengenal lebih jauh tentang layanan yang diberikan.

Daftar 7 Broker Lokal Penyedia Akun Mini

Jika Anda sedang mencari akun mini broker lokal yang sesuai, pelajari juga persyaratannya seperti: jumlah maksimal transaksi yang boleh dibuka serta nilai minimal deposit yang dibutuhkan. Beberapa broker menyediakan pilihan membuka posisi lot mini di beragam akun, tetapi ada juga akun khusus untuk trading dengan lot mini.

Peringkat broker opsi biner:

Berikut ini daftar akun mini broker lokal:

1. SoegeeFX

Broker yang berdiri sejak tahun 2003 ini memperbolehkan lot mini melalui 3 akunnya yaitu: Grup STP Trader, Grup XTrader, serta Grup Trader. Tidak ada batasan maksimal transaksi yang boleh dibuka, hanya saja disesuaikan dengan jumlah deposit yang dimiliki oleh tradernya.

Deposit di Grup STP Trader minimal 1 juta Rupiah, grup XTrader minimal depositnya 10 juta Rupiah. Sedangkan untuk grup Trader, dibutuhkan deposit senilai minimal 50 juta rupiah. Nominal tersebut adalah syarat untuk membuka akun fix rate, sedangkan untuk floating dikalikan dengan rate harga yang berubah setiap harinya.

2. Askap Futures

Broker dengan Track Record cukup panjang di Indonesia ini, memberikan aturan-aturan trading yang transparan serta website yang cukup informatif. Didirikan pada tahun 1998, Askap Futures memiliki izin beroperasi dengan nomor regulasi No. 05/BAPPEBTI/SI/XII/2000.

Pada Akun Silver, Askap memberikan kemudahan bertransaksi dengan ukuran 0.1 hingga 5 lot. Selain itu, trader dapat membuka maksimal 10 lot dengan dana deposit minimal 300 USD.

3. Monex

Broker yang memiliki izin legal dengan nomor 178/BAPPEBTI/SI/I/2003 serta terdaftar di Indonesia Clearing House ini, memperbolehkan tradernya untuk membuka posisi mulai dari 0.1 lot. Pilihan akun yang tersedia antara lain Classic, Preferred, dan Priority.

Untuk deposit, Monex mempersyaratkan minimal 5 juta Rupiah di akun Classic, 100 juta Rupiah di akun Preferred, serta 250 juta Rupiah di akun Priority.

4. GKInvest

Teregulasi di Bappebti dengan nomor 824/BAPPEBTI/SI/II/2005, Global Kapital Investama dengan merk dagang GKInvest telah memberikan layanan trading sejak tahun 2005. Akun-akun yang tersedia antara lain: Standard FIXED, Silver FIXED, Gold FIXED, Platinium FIXED, Standard Variable, ECN Zero

Broker yang menyediakan trading di lot mini ini memberikan syarat minimum deposit awal USD200, dengan rebate biaya komisi USD2 per lot standard. Selain itu, mereka juga menyediakan VPS untuk para pengguna EA.

5. Agrodana Futures

Akun mini broker lokal memang sebuah penawaran yang banyak dicari trader Indonesia. Karena itulah, broker Agrodana Futures yang berdiri sejak tahun 2000 juga menyediakannya.

Di broker yang teregulasi Bappebti dengan Nomor 40/BAPPEBTI/SI/XII/2000 ini, maksimal transaksi yang dibuka sebesar 0.9 lot dengan deposit minimal USD1000.

6. Asia Trade Point Futures

Broker yang berdiri pada tahun 2004 ini juga memasukkan namanya dalam daftar penyedia akun mini broker lokal. Teregulasi di Bappebti dengan nomor 873/BAPPEBTI/SI/1/2006, Asia Trade memberlakukan spread mulai dari 1 pip untuk pair forex mayor.

Persyaratan deposit di broker Asia Trade Point Futures adalah sebesar 10 juta Rupiah untuk akun Beginner, 50 juta Rupiah untuk akun Advanced, serta 100 juta Rupiah untuk akun Platinum. Leverage yang diberikan sebesar 1:100.

7. ForexIMF

Broker dengan nama perusahaan IM Futures ini memiliki 2 pilihan akun yaitu Low Commission dan Low Spread. Meskipun maksimal transaksi yang bisa dibuka pada ForexIMF mencapai 50 lot, trader tetap bisa membuka lot mulai dari 0.1. Dana deposit minimal di ForexIMF sebesar USD500, tetapi ada fasilitas tambahan yang bisa didapatkan jika trader mengisi deposit lebih dari USD2000.

Dengan adanya berbagai akun mini broker lokal yang tersedia, trader jadi memiliki banyak pilihan dalam melakukan trading. Untuk semakin menambah pengetahuan Anda dalam penggunaan lot, baca juga kumpulan artikel money management.

Catur berfokus menulis mengenai review broker dan hal-hal lain yang berhubungan dengannya. Menurut Catur, broker forex yang baik harus responsif menanggapi keluhan dan memudahkan withdrawal dana trader.

Kenali Sistem Perdagangan Alternatif Sebelum Memulai Trading

Industri Perdagangan Berjangka yang ada sudah ada saat ini tampaknya masih harus berbenah diri seiring dengan maraknya keluhan dan pengaduan masyarakat yang berasal dari Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) yang difasilitasi oleh Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) serta diawasi oleh Bappebti.

Masih banyak masyarakat umum dan nasabah yang belum mengerti benar tentang perdagangan kontrak derivatif melalui Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) dan menganggap eksistensi SPA tidak membawa manfaat terhadap ekonomi.

Pada artikel ini saya ingin mencoba memberikan catatan dan pandangan saya mengenai Sistem Perdagangan Alternatif.

Sistem Perdagangan Multilateral dan Bilateral

Dari pengamatan saya, masih banyak masyarakat dan bahkan nasabah yang telah melakukan aktivitas perdagangan kontrak derivatif belum banyak mengetahui informasi tentang mekanisme perdagangan dan struktur pasar.

Di dalam perdagangan derivatif dikenal dengan istilah Sistem Perdagangan Multilateral dan Bilateral, keduanya diatur/diselenggarakan oleh Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) serta Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) serta diawasi oleh Bappebti .

Sistem Bilateral disini merujuk pada Sistem Perdagangan Alternatif (SPA).

Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) adalah sistem perdagangan yang berkaitan dengan jual beli Kontrak Derivatif selain Kontrak Berjangka dan Kontrak Derivatif Syariah, yang dilakukan di luar Bursa Berjangka, secara bilateral dengan penarikan Margin yang didaftarkan ke Lembaga Kliring Berjangka. (icdx.co.id)

ICDX (Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia), JFX (Bursa Berjangka Jakarta)

Perbedaan mendasar mengenai kedua sistem perdagangan ini adalah, pada Sistem Perdagangan Multilateral transaksi dilakukan dengan sistem bursa (on-exchange) dimana terdapat banyak pembeli dan penjual sama seperti di Bursa Saham.

Sedangkan pada Sistem Perdagangan Bilateral transaksi dilakukan di luar bursa dan nasabah berhadapan dengan pedagang/dealer (lawan tetap).

Perbedaan kedua sistem ini dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

*Order Driven: Sistem penetapan harga berdasarkan permintaan dan penawaran di bursa oleh penjual dan pembeli (centralized system).

*Quote Driven: Sistem penawaran harga oleh pedagang berdasarkan harga referensi.

JFX (Jakarta Futures Exchange) atau BBJ (Bursa Berjangka Jakarta)

Sistem Perdagangan Alternatif dikenal dengan istilah Over The Counter Market (OTC Market), namun dengan beberapa perbedaan.

Di Amerika Serikat sebagai contoh, OTC Market memegang peranan yang penting untuk memenuhi kebutuhan institusi dan masyarakat akan sarana nilai lindung ataupun untuk spekulasi.

OTCQX, OTCQB and OTC Pink marketplaces merupakan sistem perdagangan OTC Market yang beroperasi di Amerika Serikat dan diawasi oleh Financial Industry Regulatory Authority (FINRA).

Perbedaan SPA dan OTC dapat dilihat pada tabel berikut:

Sejarah Sistem Perdagangan Alternatif

Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) diakomodasikan karena didesak oleh dua alasan.

Alasan pertama, SPA merupakan upaya memperbaiki kualitas perlindungan masyarakat dari praktek perdagangan kontrak derivatif di luar bursa yang tidak bertanggung jawab dan telah merugikan banyak nasabahnya.

Praktek ini telah berlangsung lama sebelum UU 32 Tahun 1997 tentang perdagangan berjangka komoditi (PBK) lahir.

Aktivitas usaha dari pialang yang tidak terdaftar di bursa berjangka tersebut belum bisa secara langsung ditransformasikan ke dalam standar yang dikehendaki oleh UU 32 karena subjek komoditinya belum ditetapkan dalam Keputusan Presiden dan transaksinya lebih mudah dilakukan dengan pola bilateral di luar bursa, sementara UU 32 belum mengatur mekanisme perdagangan di luar bursa.

Perdagangan produk kontrak derivatif yang ditransaksikan secara OTC (di luar bursa) dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang tidak terdaftar pada BBJ dan tidak diawasi oleh Bappebti.

Belum ada payung hukum yang jelas dan perlindungan bagi nasabah masih sangat minim.

Alasan kedua, citra industri perdagangan derivatif terkait langsung dengan malpraktek para pialang yang tidak teregulasi tersebut.

Tanpa upaya mengakomodasikan kegiatan tersebut ke dalam praktek yang lebih beradab dan well-regulated, citra tentang perdagangan derivatif nyaris mustahil diperbaiki.

Ketiga, menyelamatkan industri perdagangan berjangka yang baru lahir yang kelahirannya pun atas dorongan inisiatif pemerintah dari kebangkrutan.

Pada tahap-tahap awal beroperasinya, transaksi multilateral atas kontrak komoditi primer masih belum layak sebagai sebuah industri.

Sementara pemerintah sama sekali tidak menyediakan anggaran untuk menunjang operasional pelayanan publik.

Sekedar perbandingan, Bursa Efek Indonesia (BEI), selama 15 tahun pertama operasinya, 100% dibiayai oleh APBN sampai industri pasar modal menjadi layak dan feasible secara ekonomis.

Kontroversi Sistem Perdagangan Alternatif

Ada miskonsepsi yang fatal di tengah masyarakat yang menyamakan kegiatan SPA dengan “ponzi scheme” seperti pada kasus Ibist, Smartway Forex, Wahana Globalindo, Sarana Perdana Indoglobal dan sederet panjang kasus serupa.

Kasus-kasus di atas jelas merupakan penipuan yang sejak awal dirancang rapi. Jumlah masyarakat yang dikorbankan sangat banyak, melibatkan jumlah uang yang luar biasa besar.

Ponzi Scheme model ini tidak ada urusannya dengan SPA.

Pelakunya bukan pialang yang berizin, operasinya tidak berada di bawah pengawasan otoritas (Bappebti), tidak meregistrasikan transaksinya ke bursa, dan tidak tunduk pada peraturan perundangan di bidang perdagangan derivatif.

Citra buruk industri perdagangan derivatif tidak bisa dilepaskan dari praktek para pialang tidak bertanggung jawab yang telah berlangsung ber tahun-tahun.

Perbaikan perlindungan masyarakat dan perbaikan citra industri mau tidak mau mengharuskan pemerintah menertibkan praktek mereka.

Pihak-pihak yang menyatakan bahwa SPA tidak memberi manfaat ekonomis, harus terlebih dahulu menyimak fakta berikut:

Perlindungan yang lebih baik kepada masyarakat pemilik dana, pajak yang selama ini digelapkan oleh para pialang nakal kini bisa diperoleh dan diaudit secara transparan.

Dana marjin yang selama ini pergi ke luar negeri kini bisa mengendap di sistem perbankan nasional, peluang bagi para pengusaha untuk melakukan lindung nilai fluktuasi kurs antar hard currencies.

Dalam perkembangan industri perdagangan derivatif hingga saat ini, SPA masih merupakan satu-satunya segmen yang lukratif secara ekonomis.

Penghasilan BBJ tergantung sepenuhnya dari aktivitas SPA. Para pialang berizin menghidupi dirinya dari transaksi SPA.

Kelemahan Sistem Perdagangan Alternatif

Saat ini, perdagangan SPA diatur dalam amandemen UU No.10/2020 Bab IIIA. Payung hukum SPA menjadi sangat jelas di Indonesia. Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang mengatur perdagangan “OTC” dalam undang-undang.

Penawaran perdagangan OTC oleh perusahaan yang tidak terdaftar sebagai anggota Bursa adalah illegal.

Harus diakui seiring dengan perjalanan SPA masih menunjukkan kelemahan, walau tak bisa dipungkiri memberikan perlindungan yang jauh lebih baik ketimbang praktek-praktek pialang tidak bertanggung jawab yang (sebelumnya) no man’s land.

Banyaknya keluhan dan pengaduan masyarakat pada satu sisi memperlihatkan betapa masih rapuhnya mekanisme dan pengaturan SPA, tapi pada sisi lain ia juga merupakan indikator proses pembelajaran yang dialami dan sedang berlangsung di industri ini.

Berikut beberapa kelemahan SPA:

Metode pemasaran yang sangat tidak beretika.

Mayoritas keluhan masyarakat bersumber dari fakta bahwa tenaga pemasaran yang digunakan oleh perusahaan pialang adalah para oportunis yang tidak memahami esensi perdagangan berjangka dan kosong pengetahuan tentang etika bisnis.

Akibatnya banyak sekali nasabah yang terbujuk bertransaksi, padahal mereka tidak tahu, belum siap dan bahkan secara finansial belum layak untuk ikut bertransaksi.

Broker melakukan praktek bucketing.

Praktek Bucketing dilakukan dengan mengurangi atau mengecilkan porsi transaksi nasabah yang seharusnya dengan tujuan menguntungkan broker sendiri. Ilustrasi praktek bucketing: Nasabah memasukkan sejumlah dana Rp 500 juta sementara hanya Rp 100 juta yang dicatat di kliring, itu sisanya ditampung pialang.

Transaksi ini tidak dalam skema yang benar. Dan broker yang ketahuan melakukan praktek Bucketing bisa dibekukan kegiatan operasinya.

Biasanya perusahaan pialang yang nakal memberikan nomor rekening segregated account yang tidak terdaftar di Kliring Berjangka Indonesia (KBI) atau Indonesian Clearing House (ICH).

Untuk melihat nomer segregated account yang terdaftar di KBI dapat dilihat di halaman website PT Kliring Berjangka Indonesia (www.ptkbi.com)

Sistem transaksi yang fragmented dan tidak transparan.

Karena BBJ dan KBI belum mampu menyediakan platform sistem perdagangan yang memenuhi syarat, para penyelenggara SPA mengembangkan sendiri teknologi transaksinya masing-masing.

Broker yang “Nakal” bisa memanfaatkan kelemahan ini dengan tidak memberikan akses kepada nasabah terhadap posisi terbuka dan posisi dananya dan transaksi sering tidak dilaporkan kepada nasabah.

Kesimpulan

Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) sebenarnya memberikan peluang yang lebih besar dengan banyaknya produk yang ditawarkan (forex, komoditas, indeks, cfd saham).

Selain itu banyak keuntungan yang tidak bisa didapat di Perdagangan Bursa Berjangka (Futures) atau Bursa Efek seperti:

  • Fleksibilitas
  • Transaksi mudah (market order langsung done)
  • Peluang dua arah (two way opportunity)
  • Akses ke produk global,
  • Volume tinggi (likuid)
  • Pergerakan harga yang cepat
  • Market 24 jam
  • High risk – high return dan
  • Adanya fasilitas leverage hingga 1:100.

Meskipun citra perdagangan kontrak derivatif terutama di SPA banyak tercoreng akibat kasus-kasus malpraktek dan broker curang yang dengan sengaja mengeruk dana nasabah, sebenarnya peluang meraih keuntungan di perdagangan forex dan komoditi masih terbuka.

Perkembangan Sistem Perdagangan Alternatif (SPA) kini pun sudah semakin baik dengan perbaikan pada sistem pengawasan real time atau Central Surveillance System (CSS).

Calon nasabah yang ingin berpartisipasi harus paham betul dan selektif dalam memilih broker.

Pilih broker yang fair, memiliki reputasi bagus dan bonafit. Nasabah ataupun calon nasabah yang ingin bertransaksi mulai melakukan hal-hal krusial seperti memeriksa kembali dan mulai mempelajari aturan SPA.

Pelajari kembali perjanjian dan hak-hak nasabah. Segala keputusan transaksi berada pada kendali anda sendiri. Pilih perusahaan pialang yang selalu memberikan edukasi kepada nasabahnya. Periksa kembali legalitas broker anda.

Pilihlah Pialang yang selalu membayar profit nasabah. Pilih broker yang menawarkan harga terbaik, biaya transaksi (komisi dan spread) yang kompetitif.

Dan yang terakhir adalah, kekuasaan dana berada di tangan anda. Pastikan selalu mendapatkan akses dana anda sendiri dan kemudahan melakukan withdrawal (penarikan) dana.

Peringkat broker opsi biner:
Tempat berinvestasi
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: