Daftar Uang Digital

Peringkat broker opsi biner:

Tak Cuma Bitcoin, Ini 7 Mata Uang Digital yang Paling Bernilai di Dunia

Buat kamu yang mengikuti perkembangan teknologi, istilah Bitcoin mungkin sudah terdengar akrab di telinga kamu. Bitcoin ialah salah satu jenis cryptocurrency yang paling bernilai di dunia.

Cryptocurrency sendiri adalah sebuah penemuan di internet, yakni mata uang digital yang beroperasi secara independen tanpa campur tangan bank sentral. Idenya adalah bagaimana membuat sistem di mana uang tidak terikat oleh lokasi geografis, seperti internet.

Mata Uang Digital dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar

Meski Bitcoin merupakan cryptocurrency yang paling banyak diperbincangkan, sebenarnya ada 3.000 lebih jenis mata uang digital di dunia ini. Dikutip dari Hongkiat, berikut 7 cryptocurrency dengan kapitalisasi pasar terbesar berdasarkan analisa CoinGecko.

1. Bitcoin

Bitcoin (BTC) adalah mata uang digital pertama dan disebut-sebut sebagai yang terbaik. Bitcoin ini diciptakan oleh Satoshi Nakamoto dan diluncurkan ke publik secara open source pada tahun 2009.

Saat ini Bitcoin memiliki kapitalisasi pasar terbesar yaitu sekitar US$ 15 miliar. Biasanya kebanyakan orang menggunakan mata uang digital Bitcoin, sebelum mencoba yang lain karena bitcoin memiliki reputasi baik.

Selain Bitcoin, semua mata uang digital lainnya disebut sebagai ‘altcoins’ (koin alternatif). Bitcoin dikenal karena ia menjadi yang pertama, paling mudah untuk didapatkan, dan penerimaan terluas.

2. Ethereum

Banyak pihak yang coba menyaingi popularitas Bitcoin, namun belum ada yang berhasil melakukannya. Hingga pada tahun 2020, Vitalik Buterin membuat sebuah platform bernama Ethereum.

Platform tersebut pun mempunyai mata uang virtual seperti Bitcoin, yang diberi nama Ether. Dengan bantuan beberapa rekannya, ia berhasil meraih dana sebesar US$ 18 juta secara crowdfunding untuk mendanai pengembangan platform tersebut. Saat ini, nilai seluruh Ether di dunia sudah mencapai angka US$ 942 juta.

Ethereum di kenal karena kemampuannya untuk melakukan pembayaran dengan cara Peer-to-peer tanpa menggunakan pihak ketiga.

Peringkat broker opsi biner:

3. Litecoin

Litecoin atau LTC dirilis secara resmi ke publik pada tahun 2020. Cryptocurrency ini dibuat oleh mantan karyawan Google, Charles Lee, dengan tujuan untuk membuat Bitcoin yang lebih baik.

Seperti Bitcoin, Litecoin digunakan sebagai mata uang virtual untuk transaksi barang dan jasa. Saat ini Litecoin memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$ 200 juta, jauh dari puncak tertinggi US$ 1,2 miliar pada 2020.

4. Monero

Bitcoin sering disalahartikan sebagai mata uang ‘anonim’, padahal tidak demikian. Nah Monero ialah mata uang digital yang lebih berfokus pada privasi, sehingga Monero lebih aman dan tidak dapat dilacak.

Monera berada pada posisi keempat dengan kapitalisasi pasar sekitar US$181 juta. Monero banyak digunakan oleh individu yang ingin tetap menjadi anonim di internet.

5. Dash

Dash merupakan kepanjangan dari Digital Cash yang awalnya bernama Darkcoin dan harus diganti untuk keperluan pemasaran. Berbeda dengan Bitcoin dan Litecoin, DASH menggunakan algoritma X11 yang menggunakan 11 putaran fungsi hash yang berbeda-beda.

Algoritma tersebut diklaim lebih cepat dan menggunakan kinerja komputer yang lebih efisien. Kapitalisasi pasar Dash sekarang ialah US$ 113 juta.

6. Ripple

Ripple atau dikenal juga dengan XPR merupakan mata uang digital yang awalnya dikembangkan secara tertutup oleh Ripple Network untuk membuat sistem pembayaran yang aman, mudah, dan cepat.

Namun pada tahun 2020, Ripple Network memutuskan untuk membuat proyek ini menjadi open source di bawah lisensi ISC. Ripple menggunakan algoritma Consensus yang memungkinkan proses pembayaran, pertukaran, dan pengiriman uang secara terdistribusi.

Kini sistem Ripple telah diintegrasikan ke beberapa bank dan jaringan pembayaran untuk mengurangi biaya. Kapitalisasi pasar Ripplw saat ini ialah US$ 234 juta.

7. Zcash

Kelebihan Zcash ialah dapat mengenkripsi transaksi dan jumlah yang ditransaksikan, sehingga tidak bisa dilacak.

Zcash sendiri dibangun atas dasar algoritma kriptografi yang disebut zero-knowledge proof. Sistem ini memungkinkan pengguna untuk membuktikan bahwa mereka memiliki uang tanpa menunjukkan identitas atau berapa uang yang akan mereka transaksikan.

Dengan demikian, pengguna akan memiliki kontrol yang lebih besar tentang privasi dalam transaksi digital.

Kesimpulan

Seperti aset lainnya (saham atau properti), harga mata uang digital ini juga bisa naik dan turun dengan cepat. Kita bisa berinvestasi untuk memperoleh keuntungan namun juga dapat berisiko kerugian. Jadi, apakah kamu tertarik atau pernah menggunakan mata uang digital tersebut? Share pendapat kamu!

Apa Yang Dimaksud Dengan Cryptocurrency (Mata Uang Digital)?

Perkembangan mata uang digital atau cryptocurrency begitu cepat dan agresif.

Fundstrat Global melacak terdapat sekitar 630 uang digital di pasar. Jumlah itu belum termasuk produk investasi berbasis uang digital.

Perkembangan teknologi keuangan ini mulai mengguncang layanan keuangan dan sistem pembayaran global.

Namun, sebenarnya apa yang dimaksud dengan mata uang digital atau cryptocurrency ini? Berikut ulasannya!

Apa yang dimaksud dengan Cryptocurrency (Mata Uang Digital)

Cryptocurrency sudah ada sekitar sepuluh tahun lalu dan kini telah menjadi cukup populer, tersebar luas, serta dilingkupi juga atas banyak kontroversi dari perkembangan yang inovatif.

Mengutip dari situs Coinmarketcap.com, saat ini sudah ada 904 jenis mata uang kripto dan yang paling terkenal adalah Bitcoin.

Bitcoin ini pun berhasil mengerek harga mata uang kripto yang lain.

Cryptocurrency adalah mata uang digital di mana transaksinya dapat dilakukan dalam jaringan (online).

Tidak seperti halnya mata uang kertas yang dicetak, cryptocurrency didesain dengan memecahkan soal-soal matematika berdasarkan kriptografi.

Mata uang digital biasanya bersifat terdesentralisasi. Artinya, secara umum jauh lebih aman daripada yang sifatnya terpusat.

Nilai mata uang digital berbasis kriptografi berasal dari kelangkaannya, dan proses penciptaannya melalui pemecahan matematika yang rumit, nilai enkripsinya unik, dan kepercayaan dan penggunaannya juga berasal dari keseluruhan komunitasnya.

Cryptocurrency yang pertama kali hadir dan meraih kesuksesan adalah Bitcoin, yang ditemukan oleh Satoshi Nakamoto.

Kesuksesan Bitcoin ini menjadi inisiator munculnya tipe-tipe baru cryptocurrency yang mencoba untuk berkompetisi dengan Bitcoin.

Kapitalisasi pasar Bitcoin dan beberapa cryptocurrency populer lainnya seperti Litecoin, Ethereum, Dogecoin, dengan cepat mendekati US$100 miliar atau setara dengan Rp1,334 triliun.

Bagaimana Cara Cryptocurrency bekerja?

Satoshi Nakamoto telah berhasil menemukan sebuah sistem yang revolusioner yaitu sistem yang berfungsi untuk memudahkan transaksi uang digital terdesentralisasi.

Sistem uang terdesentralisasi adalah sebuah jaringan yang mampu menghubungkan para penggunanya tanpa kebutuhan perantara atau pihak ketiga atau otoritas pusat seperti perbankan atau pemerintah.

Hanya dengan smartphone berbasis Android atau laptop yang terhubung dengan internet, Anda dapat mengirim dan menerima uang dari manapun dan ke mana pun di seluruh dunia.

Menariknya lagi, hal tersebut dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, tidak bergantung pada hari kerja bank atau hari kerja pemerintah, tidak ada downtime dan transaksi dapat dilakukan dalam hitungan menit.

Masalah yang sedang kita hadapi pada sistem terpusat adalah terkait dengan perlunya biaya lebih untuk membayar jasa pada pihak ketiga sebagai perantara.

Selain itu, peran pihak ketiga yang sekarang dimainkan oleh bank atau pemerintah pasti terdiri dari sekumpulan aturan dan batasan-batasan tertentu, sehingga dapat dikatakan masih jauh dari efisiensi dan efektivitas.

Masalah tersebutlah yang dicoba diselesaikan oleh teknologi yang sekarang diperkenalkan dengan nama Blockchain.

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang blockchain:

Mekanisme Blockchain

Blockchain merupakan platform di mana mata uang digital cryptocurrency dijalankan.

Cryptocurrency, kosakata turunan dari kata cryptography atau kriptografi (bahasa persandian), merujuk kepada sebuah kesepakatan dari para pengguna dan proses penyimpanan yang diamankan oleh sandi-sandi yang kuat.

Fungsi dari teknologi blockchain adalah untuk mengatur dan menjaga setiap penambahan data yang tersimpan pada tiap-tiap blok.

Blok-blok yang menyimpan data tersebut akan berhubungan satu sama lain dan membentuk jaringan terdesentralisasi atau peer to peer Networks (P2P).

Dalam blockchain, setiap data yang telah disimpan atau dicatat tidak dapat di sunting maupun dipalsukan.

Sederhananya, sistem ini memungkinkan Anda untuk mengirim emas melalui email.

Jaringan P2P adalah jaringan kesepakatan, oleh karena itu sistem ini mampu menghadirkan sistem pembayaran dan proses transaksi yang benar-benar baru dan efisien dalam bentuk uang digital.

Sebagai ilustrasi, cryptocurrency seperti Bitcoin terdiri dari jaringan-jaringan mandiri.

Tiap jaringan yang mandiri tersebut memiliki catatan yang lengkap tentang sejarah semua transaksi yang terjadi serta setiap saldo yang dimiliki oleh setiap akun pemilik Bitcoin.

Pada akhir setiap transaksi dan setelah adanya konfirmasi, suatu transaksi akan langsung, dapat diketahui oleh semua jaringan yang terhubung dengan jaringan blockchain tersebut.

Sebuah transaksi akan selalu berisi penjelasan bahwa telah terjadi transaksi dari A memberikan sejumlah Bitcoin kepada B dan kemudian ditandatangani secara digital oleh A dengan memberikan private key (dalam bentuk sandi alfanumerik) ke dalam sistem.

Setelah ditandatangani oleh A, maka transaksi itu akan secara otomatis diumumkan pada jaringan.

Informasi tersebut dikirimkan dari satu jaringan mandiri kepada seluruh jaringan mandiri yang lainnya yang tergabung dalam sistem.

Konfirmasi merupakan tahapan yang paling krusial serta kritikal dalam sistem cryptocurrency.

Konfirmasi adalah segalanya. Ketika sebuah transaksi tidak dikonfirmasi, maka akan ada kemungkinan bahwa transaksi tersebut sedang dibajak atau dipalsukan.

Ketika sebuah transaksi telah dikonfirmasi, maka transaksi tersebut akan disimpan dalam sebuah tempat yang disebut “Blocks”.

Catatan tentang transaksi tersebut tidak dapat diganggu gugat, tidak dapat diubah dan tidak dapat dibajak atau dipalsukan. Catatan transaksi tersebut telah dianggap sebagai catatan yang permanen dari sejarah keseluruhan transaksi, inilah yang disebut dengan Blockchain atau rantai blok.

Blockchain mungkin dapat dikatakan mirip dengan buku besar yang tersedia dalam jaringan atau online, di mana setiap transaksi dicatat dan dapat dilihat oleh keseluruhan pengguna jaringan internet.

Bedanya dengan perbankan, buku besar bank disimpan dan dimiliki oleh bank itu sendiri, sedangkan pada blockchain semua orang bahkan yang bukan pengguna sekalipun dapat mengakses buku besar tersebut.

Serangkaian proses inilah yang sebenarnya menunjukkan bahwa cryptocurrency sama sekali tidak membutuhkan manusia atau kepercayaan antara para penggunanya.

Hanya dengan menggunakan pengamanan yang berupa algoritma matematika yang kompleks yang menjanjikan keamanan dan ketidakmungkinan untuk dimanipulasi.

Pekerjaan para Penambang Cryptocurrency

Pertama dan paling penting adalah semua orang dapat melakukan cryptocurrency mining atau menambang mata uang digital. Mereka yang melakukan ini disebut sebagai miner atau penambang.

Para penambang dibutuhkan karena memang secara alami dalam sistem jaringan terdesentralisasi ini tidak memiliki otoritas pusat untuk melakukan pembagian tugas.

Selain itu, cryptocurrency membutuhkan sebuah sistem untuk mencegah setiap bentuk perbuatan curang atau penyalahgunaan jaringan.

Sebagai contoh, seseorang mungkin saja menciptakan ribuan jaringan mandiri (peers) dan menyebarkan transaksi yang palsu, maka hal tersebut tentu dapat merusak sistem sehingga merugikan orang banyak.

Oleh karena itu, para penambang dibuat seolah-olah bekerja sama dengan jalan mengkonfirmasi dan memverifikasi setiap catatan dan transaksi yang terjadi pada sistem.

Dengan demikian, apabila ada yang memalsukan data transaksi atau berbuat curang, sistem dapat mengetahui dan memberikan hukuman secara langsung, tepat dan akurat sesuai dengan logika-logika matematika yang ada pada sistem tersebut.

Untuk menjadi seorang penambang, Anda perlu memecahkan sebuah teka-teki kriptologi yang berupa persoalan-persoalan matematika rumit yang telah diatur oleh pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto.

Apabila kalian berhasil memecahkan teka-teki tersebut, maka sebagai penambang Anda akan membangun sebuah block dan menambahkannya pada sistem blockchain.

Para penambang juga diberikan izin untuk menambahkan transaksi cryptocurrency ke dalam sistem yang akan secara otomatis memberikan sejumlah Bitcoin kepadanya.

Inilah satu-satunya cara valid untuk menghasilkan Bitcoin “baru”. Bitcoin baru hanya dapat dihasilkan dari proses seorang penambang berhasil memecahkan teka-teki kriptologi sebagaimana dijelaskan di atas.

Tingkat kesulitan penambang akan bertambah seiring dengan naiknya kebutuhan kekuatan listrik yang dimiliki oleh para penambang.

Bagaimana Menentukan Harga dari Sebuah Cryptocurrency

Harga sebuah cryptocurrency sangat bergantung kepada mekanisme pasar.

Pasar cryptocurrency adalah pasar yang memiliki tingkat perubahan (volatilitas) dan fluktuasi yang sangat cepat berubah dan ekstrem, bahkan dalam waktu beberapa jam saja sebuah cryptocurrency dapat mencapai kenaikan harga sampai dengan 1000%.

Harga dari setiap mata uang digital tersebut sama seperti produk-produk pada umumnya, yaitu tergantung kepada permintaan dan penawaran.

Jika banyak orang melakukan permintaan terhadap suatu mata uang tertentu sedangkan penawarnya tidak begitu banyak, maka nilainya akan meningkat.

Seperti Bitcoin misalnya, jumlah total keseluruhan Bitcoin disediakan oleh sistem adalah 21 juta.

Oleh karena itu, suplai dari Bitcoin akan menurun dari waktu ke waktu dan akan menyentuh puncak suplainya pada tahun 2140.

Hal inilah yang juga menjelaskan mengapa nilai Bitcoin selalu lebih tinggi jika dibandingkan mata uang digital lainnya.

Cryptocurrency dapat dimanfaatkan untuk beberapa kegiatan. Untuk saat ini, baru ada 3 kegiatan transaksi yang dapat Anda lakukan menggunakan cryptocurrency, yaitu:

#1 Jual Beli Bitcoin di Pasar Bursa

Kegiatan ini sangat menjanjikan keuntungan baik untuk profesional ataupun bagi para pemula.

Karena pasar bursanya masih dapat dikatakan sebagai suatu hal yang baru, di mana arbitrase dan margin trading masih dimungkinkan terjadi secara luas dan sesering mungkin.

Harga mata uang yang masih berubah-ubah secara drastis memainkan peran yang sangat penting untuk mendatangkan investor-investor baru ke dalam pasar ini.

Dibandingkan dengan pasar bursa finansial yang konvensional, pasar cryptocurrency dapat dikatakan sangat bebas hambatan dan sangat mudah untuk bergabung ke dalamnya.

Anda dapat langsung mendaftar, menukarkan mata uang fiat Anda untuk sejumlah Bitcoin, dan langsung dapat memulai kegiatan trading mandiri.

Namun perlu diwaspadai, Bitcoin bukanlah mata uang fiat, yang artinya naik turunnya harga tidak akan bergantung atau dipengaruhi oleh ekonomi maupun kebijakan sebuah negara.

Berbeda pula dengan pasar saham pada umumnya, tidak ada pasar yang resmi untuk Bitcoin.

Ratusan pasar crypto yang tersebar di seluruh dunia yang dapat Anda akses 24 x 7.

Karena tidak adanya pasar resmi, maka hal tersebut memiliki konsekuensi tidak adanya harga resmi untuk mata uang digital ini.

#2 Pengeluaran Personal

Anda dapat menggunakan mata uang digital untuk membeli barang apapun, selama perusahaan-perusahaan ini menerima pembayaran menggunakan mata uang digital.

#3 Penggalangan Dana Massal (Crowdfunding)

Anda bisa memberikan sesuatu pada komunitas dengan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan penggalangan dana massal atau crowdfunding.

Keuntungan dengan memberikan donasi melalui Bitcoin adalah Anda tidak akan dikenakan biaya untuk transaksi tersebut dan uang yang Anda berikan tidak akan diberikan apabila proyek yang Anda danai tidak memenuhi atau mencapai kriteria.

Anda juga dapat menarik kembali donasi jika memang dirasakan tidak sesuai dengan tujuan awal Anda melakukan donasi.

Pahami dan Mulai Belajar Berinvestasi Cryptocurrency

Jadi Anda sudah tahu ‘kan apa itu cryptocurrency?

Apakah Anda tertarik untuk berinvestasi dengan mata uang digital dan bermain di pasar crypto?

Jika iya, Anda harus memahami risikonya terlebih dahulu. Silakan pelajari dan pahami risiko investasi mata uang digital di artikel ini.

Tetap waspada dan selalu pertimbangkan risiko yang ada sebelum berinvestasi apapun!

Apakah Anda sudah mulai berinvestasi mata uang digital atau cryptocurrency? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

10 Aplikasi Pembayaran Digital yang Paling Populer Saat Ini

Ditulis oleh Muhamad Dikdik – Diperbaharui 21 Mei 2020

Kemajuan teknologi yang sedang terjadi saat ini telah mengubah banyak hal dalam kehidupan manusia. Salah satu yang ikut bertransformasi ada pada bidang transaksi keuangan. Jika sebelumnya masyarakat harus menggunakan media uang cash / tunai untuk membeli dan membayar sesuatu, kini hal itu sedang menuju perubahan besar.

Banyak orang di zaman sekarang yang sudah meninggalkan transaksi tunai dan beralih ke transaksi non-tunai atau cashless. Dengan ada tren seperti ini, mereka tidak harus membawa uang banyak-banyak dalam dompet atau tas jika ingin membeli atau membayar sesuatu. Bentuk transaksi seperti ini lebih dikenal dengan Digital Payment atau Pembayaran Digital.

Apa Itu Digital Payment?

Digital Payment adalah sebuah cara pembayaran yang menggunakan media berteknologi seperti SMS, Mobile Banking, Internet Banking, Digital Wallet, dan sebagainya. Seluruh kegiatan ini dapat dilakukan hanya dengan menggunakan perangkat elektronik yang bernama ponsel pintar.

Dari hari ke hari orang-orang mulai menggunakan cara pembayaran seperti ini karena dinilai lebih aman, efektif, dan efisien. Mereka tidak perlu lagi pergi ke luar rumah hanya untuk mengambil uang di ATM dan membayar segala jenis tagihan. Kini, dengan Digital Payment, kegiatan seperti membayar biaya listrik, air, mengisi pulsa, dan lainnya dapat dilakukan di rumah melalui sebuah gadget.

Apa Saja Keuntungan Menggunakan Digital Payment?

Digital Payment sangat diminati banyak orang karena memberikan banyak keuntungan bagi kehidupan mereka. Lalu apa saja keuntungan yang didapatkan dari penggunaan Digital Payment ini? Berikut adalah beberapa jawabannya.

1. Kapan dan Di mana Saja

Saat orang-orang ingin membayar sesuatu di sebuah tempat, maka pastinya mereka memiliki waktu yang terbatas. Hal itu sangat berbeda dengan Digital Payment yang dapat dilakukan kapan dan di mana saja. Selama gadget terhubung dengan jaringan internet, maka Digital Payment akan tetap bisa dijalankan.

Jika kamu selalu sibuk dengan pekerjaan dan tidak sempat pergi ke tempat pembayaran listrik misalnya, maka cukup buka ponsel pintarmu dan lakukanlah pembayaran secara digital di sana. Benar-benar sangat praktis, bukan?

2. Lebih Aman Dibanding Cash

Saat ini sering terdengar di berita-berita tentang maraknya uang palsu yang beredar di masyarakat. Jika seseorang kurang teliti dalam bertransaksi secara tunai, maka bukan tidak mungkin ia menjadi korban dari uang palsu tersebut dan pastinya akan sangat merugikan.

Namun, hal itu sepertinya dapat dihindari dengan Digital Payment. Orang-orang tidak perlu lagi mengira-ngira apakah uang yang sedang mereka pegang itu asli atau palsu. Dengan tingkat keamanan yang tinggi yang disediakan oleh penyedia layanan Digital Payment, maka transaksi yang dilakukan pun bisa berjalan aman dan nyaman.

3. Hemat Waktu dan Tenaga

Dalam beberapa tahun ke belakang, kamu mungkin pernah merasakan antrian yang panjang saat hendak membeli pulsa atau membayar sebuah tagihan. Hal ini sepertinya dapat terobati dengan adanya Digital Payment. Hanya dalam waktu yang cukup singkat, pembayaranmu dapat terselesaikan saat itu juga.

Selain dapat menghemat waktu, kamu juga tidak perlu lagi cape-cape mengantri dan menghabiskan banyak tenaga hanya untuk hal kecil. Jadi, cukup lakukan dengan gadget-mu di rumah, dan pergunakan waktumu untuk hal yang lebih bermanfaat lagi. Sangat menguntungkan, bukan?

4. Produk yang Beragam

Kamu bisa melakukan banyak pembayaran dengan Digital Payment ini. Dalam satu wadah, segala jenis tagihan yang harus dibayar dapat dengan mudah diselesaikan hanya dalam waktu beberapa menit. Selain itu, berbelanja online juga sangat mudah dilakukan karena hadirnya Digital Payment ini.

Tipe-tipe Pembayaran Digital Populer

Nah, untuk melakukan pembayaran secara digital, Anda juga perlu tahu tipe-tipe pembayaran yang populer. Berikut kami rekomendasikan beberapa tipe pembayaran digital yang populer di Indonesia.

1. Mobile Banking

Bank-bank besar yang ada di Indonesia (terutama bank pemerintah) umumnya memiliki fasilitas Mobile Banking yang dapat diunduh melalui ponsel pintar. Aplikasi Mobile Banking ini berguna untuk melakukan kegiatan-kegiatan finansial yang salah satunya adalah pembayaran secara digital.

Cukup unduh dan download aplikasi Mobile Banking dari bank tempat kamu menabung, lalu ikuti prosesnya sesuai dengan aturan bank masing-masing. Biasanya kamu harus melakukan aktivasi Mobile Banking dengan datang langsung ke cabang bank terdekat. Setelah itu, semua fitur dalam Mobile Banking dapat diakses dengan mudah. Aplikasi Mobile Banking berbagai bank dapat kamu unduh di Play Store atau App Store.

2. SMS Banking

SMS Banking juga adalah layanan transaksi finansial lain yang ditawarkan oleh pihak bank. Nomor ponsel kamu mempunyai peran yang sangat penting di sini. Hal itu karena transaksi perbankan yang dilakukan dengan SMS Banking akan dilakukan melalui fitur SMS.Dengan SMS Banking, kamu juga bisa melakukan Digital Payment.

Agar nomor ponselmu bisa dijadikan alat transaksi, maka kamu harus mendaftarkannya terlebih dahulu di bank tempat kamu menabung. Jika sudah, maka kamu dapat melakukan banyak pembayaran melalui SMS Banking dengan gadgetmu menggunakan UMB (USSD Menu Browser) *141#.

3. Internet Banking

Ini juga adalah layanan transaksi finansial lainnya dari bank. Jika ingin mengaktifkan layanan ini kamu harus pergi ke bank dengan membawa kartu identitas yang masih berlaku, buku tabungan , kartu ATM, serta memiliki alamat email aktif. Jika semua prosesnya selesai, kamu bisa melakukan Digital Payment dengan Internet Banking. Internet Banking menggunakan sebuah token untuk melakukan transaksi finansial.

4. Uang Elektronik (e-Money)

Uang elektronik (e-money) adalah layanan finansial yang memungkinkan semua transaksi dilakukan secara digital. Layanan ini adalah layanan paling populer di era sekarang. Salah satu ciri layanan keuangan disebut uang elektronik adalah layanan tersebut menggunakan jaringan internet. Ciri yang lainnya, uang elektronik berfungsi sebagai alat pembayaran dan deposit dengan cara transfer.

Uang elektronik hadir untuk menjawab kebutuhan layanan pembayaran tanpa tunai. Malah, banyak yang menyebut layanan adalah layanan masa depan yang bakal menggantikan teknologi layanan pembayaran non-tunai lainnya.

Di Indonesia, sudah banyak perusahaan yang menghadirkan uang elektronik. Hanya saja, perusahaan yang menghadirkan uang elektronik resmi haruslah terdaftar di Bank Indonesia. Dengan kata lain, layanan uang elektronik harus memiliki izin penyelenggaraan uang elektronik dari Bank Indonesia.

Kini, ada banyak layanan uang elektronik atau e-Money yang sudah mulai dikenal di masyarakat. Nah, daftar layanan e-money populer ini akan dipaparkan berikut ini.

Daftar Layanan Pembayaran Digital e-Money Populer

Setelah mengetahui tipe-tipe pembayaran digital, kini beralih dengan daftar layanannya. Ada banyak daftar layanan pembayaran digital berupa e-money, dan berikut akan kami rekomendasikan dari yang terpopuler.

1. Go-Pay

Go-Pay merupakan sebuah layanan berbentuk financial technology atau fintech yang dimiliki oleh Go-Jek. Kamu semua pasti tahu apa itu Go-Jek yang sekarang sudah melang-lang buana ke beberapa negara. Jika kamu salah satu pengguna setiap Go-Jek, maka kamu tidak asing lagi dengan Go-Pay.

Go-Pay ini mirip seperti T-Cash. Saldo yang ada dalam Go-Pay dapat kamu gunakan untuk belanja online, membayar beberapa jenis tagihan, isi ulang pulsa, dan lain-lain. Untuk mengisi saldo Go-Pay juga cukup mudah dilakukan. Kamu bisa melakukannya melalui ATM, minimarket, atau melalui pengemudi Go-Jek. Donwload aplikasi Go-Jek di sini.

2. OVO

Selanjutnya ada OVO yang merupakan salah satu mobile payment yang cukup banyak digunakan. Melalui OVO, kamu juga bisa melakukan berbagai jenis pembayaran seperti langganan internet, listrik, isi pulsa, dan lain-lain. Top up saldo OVO dapat dilakukan melalui ATM, m-Banking, Internet Banking, Debit Card atau melalui merchant-merchant tertentu. Download aplikasi OVO di sini.

3. LinkAja

Jika kamu nomor ponsel yang kamu gunakan menggunakan operator Telkomsel, maka kamu dapat menggunakan layanan uang non-tunai dari operator telekomunikasi milik pemerintah ini. LinkAja ini sudah mendapatkan izin Bank Indonesia untuk beroperasi dan aman digunakan.

Melalui LinkAja kamu bisa melakukan banyak transaksi finansial termasuk Digital Payment. Untuk bisa melakukan transaksi, kamu harus memiliki saldo di akun LinkAja-mu.

Bagaimana cara mengisi saldo tersebut? Kamu bisa melakukannya di GraPari Telkomsel, minimarket, atau melalui transfer bank. LinkAja ini tersedia dalam bentuk aplikasi yang bisa kamu download di sini. Jika ingin tahu lebih lanjut cara daftar dan memakai LinkAja, kamu bisa membaca artikel “Langkah-Langkah Menggunakan T-Cash dengan Mudah” yang dulu masih menggunakan nama T-Cash.

4. mandiri online

Meskipun memiliki nama bank tertentu tapi mandiri online ini ternyata bisa digunakan untuk bank apapun. Cara penggunaannya juga sangat mudah, Anda hanya perlu tap kartu e-money ke HP sambil membuka aplikasi mandiri online. Tapi ada syaratnya, HP yang digunakan harus memiliki fitur NFC. Jika tidak ada fitur tersebut maka Anda tidak bisa menggunakan aplikasi ini.

Terkesan ribet tapi sebenarnya mandiri online memudahkan Anda. Pasalnya, aplikasi ini dilengkapi dengan banyak fitur pembayaran, mulai dari pembayaran internet, PLN, tiket, telepon, hingga pembayaran untuk pendidikan pun tersedia di sini. Dan yang paling penting Anda bisa melakukan isi ulang e-money dengan mudah.

5. DANA – Indonesia’s Digital Wallet

Aplikasi DANA memudahkanmu untuk bertransaksi tanpa uang cash dan tanpa kartu! Kamu bisa melakukan beragam jenis pembayaran dengan aplikasi DANA kapan dan di mana saja seperti isi pulsa, bayar tagihan listrik dan air, bayar cicilan, asuransi, serta BPJS. Dana telah menyiapkan fitur QR Code yang dapat memangkas antrian saat akan melakukan pembayaran di banyak merchant DANA.

Kamu juga dapat dengan mudah melakukan kirim-kirim uang dengan aplikasi ini. Cukup dengan memasukan nomor ponsel penerima, kamu bisa mengirim uang lebih cepat. Kamu juga bisa meminta uang kepada teman-teman Danamu dengan membagikan kode QR kamu agar mereka bisa langsung mengirimkannya ke akun Danamu. Kamu dapat mengunduh aplikasi Dana di sini.

6. i.Saku

Kamu bisa menikmati layanan pembayaran digital yang aman dan nyaman dengan i.Saku. Hal itu karena aplikasi ini sudah mendapatkan izin BI (Bank Indonesia) untuk beroperasi. Selain itu, kamu juga dapat melakukan setor tunai maupun tarik tunai saldo dengan menggunakan fasilitas token.

Kamu bisa mengumpulkan poin dari setiap transaksi yang dilakukan dengan i.Saku. Setelah banyak poin terkumpul, kamu bisa menukarkannya dengan berbagai hadiah menarik dari My Poin. Dengan iSaku juga, kamu bisa mendapatkan berbagai macam promo yang ada di lebih dari 14.000 gerai Indomaret. Download iSaku di sini.

7. Sakuku

Sakuku adalah layanan pembayaran dengan uang elektronik yang dikeluarkan oleh bank BCA. Aplikasi ini menggunakan nomor ponselmu untuk dijadikan akun nomormu tanpa dibebani oleh biaya bulanan. Ada banyak transaksi perbankan yang bisa kamu lakukan dengan Sakuku, seperti top up / cash n di ATM BCA, KlikBCA Individual, dan BCA mobile, mengirim uang ke rekening BCA, penarikan uang tunai di ATM BCA, dan lain-lain.

Sakuku memiliki layanan yang lebih lengkap di Sakuku Plus. Beberapa transaksi perbankan di atas hanya bisa dilakukan di Sakuku Plus. Kamu bisa mengaktifkan fitur ini jika kamu seorang pengguna BCA Mobile yang telah melakukan transaksi dalam jangka waktu satu bulan terkahir. Download aplikasi Sakuku di sini.

8. Doku

Kamu bisa melakukan pembayaran online atau offline dengan Doku kapan pun dan di mana pun. Tentu saja hal itu dilakukan dengan aman karena dilengkapi dengan Password dan PIN. Melalui aplikasi ini, kamu dapat melakukan pembayaran berbagai macam tagihan bulanan, membeli pulsa, serta melakukan transfer saldo ke sesama pengguna Doku.

Bagi kamu yang suka berbelanja di e-commerce luar negeri seperti AliExpress, kamu bisa menggunakan Doku sebagai media pembayaran. Selain itu, Doku dapat kamu gunakan di AlfaOnline, Citilink, KAI, untuk beli paket data BOLT, bayar langganan First Media, membayar cicilan motor, tarik tunai dan masih banyak lagi. Download Doku di sini.

9. PayTren

Kamu juga dapat melakukan berbagai macam transaksi atau pembayaran dengan PayTren eMoney seperti halnya ATM, Internet / SMS / Mobile Banking, dan PPOB (Payment Point Online Bank). Jamaah Ust Yusuf Mansur mungkin tidak asing dengan PayTren eMoney karena ini adalah produk dari perusahaan yang beliau pimpin.

Fitur-fitur yang ada di dalam aplikasi ini adalah: isi pulsa, beli voucher game, token TV prabayar, token PLN, leasing, tagihan listrik, PDAM, tiket pesawat, tiket kereta api, sedekah, dan lain-lain. Kamu bisa mengunduh aplikasi PayTren eMoney di sini.

10. True Money

Di daftar terakhir ada True Money yang juga bisa kamu andalkan untuk melakukan berbagai macam transaksi dengan mudah kapan dan di mana saja. Beberapa fitur yang ada di dalam True Money antara lain kirim uang ke sesama member TrueMoney atau ke rekening bank, tarik tunai melalui Agen TrueMoney, Alfamart dan Alfamidi, beli pulsa, paket data, token listrik, dan voucher games.

Selain itu, kamu juga bisa membayar tagihan PLN, PDAM, Telepon/HP, Internet, BPJS, TV Berbayar, Multifinance serta token untuk belanja dan tarik saldo di Alfamart & Alfamidi. Download aplikasi True Money di sini.

Itulah beberapa layanan pembayaran digital e-money yang populer. Mungkin masih ada beberapa aplikasi sejenis lain di luar sana yang belum disebutkan di sini. Sebagian aplikasi di atas pasti sudah tidak asing lagi bagi sebagian orang. Namun, untuk sisanya bisa jadi terdengar baru untuk yang lainnya.

Peringkat broker opsi biner:
Tempat berinvestasi
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: