Harga Bitcoin Terbaru, Prediksi Harga 1 Bitcoin Tahun 2020 Dari Rp 200 Juta Hingga Rp 14 Miliar

Peringkat broker opsi biner:

Prediksi Harga 1 Bitcoin Tahun 2020: Dari Rp 200 Juta Hingga Rp 14 Miliar

By Nicolaus Prama – Rabu, 18 Desember 2020 | 14:00 WIB

Laporan wartawan Nextren, Nicolaus Prama

Nextren.com – Bitcoin adalah mata uang Crypto yang booming sejak 2020.

Sejak mencapai nilai ATH (All Time High) di Desember 2020, Bitcoin menjadi aset investasi yang terus dikejar.

Namun, dalam satu tahun terakhir Bitcoin justru alami masa bearish atau tren turun.

Bitcoin menjadi tonggak teknologi Blockchain yang dapat diterapkan pada berbagai teknologi.

Uniknya, meski Bitcoin terus alami trend menurun, penerapan teknologi Blockchain meningkat dari hari ke hari.

Beberapa ahli menyebut bahwa penurunan ini wajar terjadi, sebab Bitcoin sempat menjadi terkenal sementara (FOMO) yang mengakibatkan nilai permintaan dan penawaran tidak seimbang.

Menjelang 2020 berakhir, para analis dan ahli Blockchain menyampaikan prediksi harga 1 Bitcoin (BTC) pada 2020 mendatang.

Peringkat broker opsi biner:

Berikut pemaparan beberapa ahli terhadap harga Bitcoin pada 2020 mendatang.

Tom Lee, seorang peneliti Cryptocurrency menyebut bahwa BTC akan mencapai harga $25 ribu dan mencapai $91 ribu pada 2020.

Arthur Hayes, CEO bursa Crypto BitMEX menyebut bahwa Bitcoin akan mencapai level $20 ribu kembali pada 2020.

Prediksinya tersebut disampaikan pada September 2020 kemarin.

Bitcoin Terus Naik di 7 Hari Pertama 2020, Pertanda Baik Halving Day?

By Nicolaus Prama – Selasa, 7 Januari 2020 | 20:00 WIB

Laporan wartawan Nextren, Nicolaus Prama

Nextren.com – Tidak terasa, tahun 2020 telah berjalan genap satu minggu.

Selama satu pekan, harga Bitcoin tunjukkan peningkatan performa signifikan.

Padahal, sebelum memasuki 2020, harga Bitcoin sempat jatuh dan diprediksi kembali turun hingga $6.500.

Namun ternyata prediksi tersebut tidak terjadi.

Harga Bitcoin justru terus menanjak selama 7 hari penuh.

Dari harga nyaris $6.800, kini harga Bitcoin per 7 Januari 2020 saat artikel ditulis nyaris menembus $7.900.

Dengan capaian ini, Bitcoin diprediksi akan terus naik hingga menembus $8.000 jika tetap konsisten.

Pergerakan uptrend Bitcoin diprediksi karena menjelang event Halving Day pada 2020.

Halving Day adalah masa imbalan (reward) per blok akan berkurang setengah setiap 4 tahun atau 210.000 blok sekali.

Pengurangan imbalan tersebut tentu akan berdampak pada 2 hal: suplai Bitcoin dan peningkatan harga Bicoin.

Prediksi Harga Dogecoin 2020, Investor Mempunyai DOGE Senilai $23 Juta

Dogecoin (DOGE) dimulai sebagai dagelan, dan untuk beberapa investor masih dianggap sebagai koin yang bersifat lelucon. Namun, kenyataannya sangat berbeda. DOGE adalah koin yang sangat jauh dari sebuah lelucon, statistik dan volume transaksi membuktikannya.

Dari daftar alamat Dogecoin, ada investor yang menyimpan koin tersebut senilai $23 juta (Rp 328 miliar) dan beberapa akun lainnya memiliki Dogecoin senilai jutaan dollar. Apakah investor ini bodoh? Tentu saja tidak, mereka adalah orang kaya dan sudah jelas cerdas. Jika Dogecoin adalah lelucon, tidak akan ada orang yang berani menginvestasikan uang sampai jutaan dolar.

Setidaknya, ada banyak cryptocurrency lainnya dimana mereka bisa ‘memarkir’ uang itu. Bitcoin, Ethereum atau Ripple. Ini adalah sebuah indikator bahwa investor percaya pada Dogecoin sebagai sarana investasi.

Tapi, bukan hanya dilihat dari statistik atau akun tersebut yang membuat Dogecoin layak untuk diinvestasikan. Sepanjang tahun 2020, semua cryptocurrency dilanda oleh musim bearish, dimana semua koin mengalami penurunan harga besar-besaran. Musim ini tidak terjadi dengan DOGE, yang mempertahankan elemen stabilitas harga.

Baca Juga: 5 Cryptocurrency Terbaik Untuk Investasi Di Tahun 2020

Siapa pun ,yang memegang Dogecoin dari Januari hingga Desember 2020, berada di posisi yang jauh lebih baik daripada investor yang memegang altcoin. Bahkan, pada kuartal ketiga, DOGE mulai mendapatkan momentum positif dan bertahan sampai ke kuartal keempat. Ini adalah indikator mengatakan bahwa Doge mempunyai permintaan kuat di pasar cryptocurrency.

Untuk seseorang yang mempertimbangkan apakah membeli adalah hal yang bagus atau tidak, salah satu parameter untuk mengukur sebuah crypto adalah dengan tingkat penggunaanya. Sementara sebagian besar crypto hanya digunakan untuk spekulasi pertukaran. Namun, Lebih dari 95 persen volume Dogecoin berasal dari penggunaan pedagang di dunia nyata, layaknya sebagai uang fiat.

Baca Juga: Alasan Kenapa Ripple Bagus Untuk Investasi Jangka Panjang

Penggunaan seperti Rupiah memastikan pertumbuhan dan adopsi koin di masa depan. Ini juga akan menjaga kestabilitasan harga DOGE. Tidak heran apabila Dogecoin tetap stabil ketika ada tren bearish yang akan datang di masa depan. Semakin banyak orang mengetahui stabilitasnya, volume akan terus meningkat, yang menjadikannya sebagai kadidat utama untuk pertumbuhan eksponensial di pasar bull berikutnya.

Tidak hanya stabilitas, seperti koin crypto lainnya, DOGE mempunyai sifat terdesentralisasi dan sebuah proyek yang sepenuhnya digerakan oleh komunitas mereka. Artinya, apabila anda mempunyai koin tersebut, tidak ada orang yang memiliki kekuatan untuk melarang anda membelanjakannya.

Ini juga sebabnya kenapa cryptocurrency adalah sebuah uang untuk di masa mendatang. Berbeda dengan uang tradisional, apabila pemerintahan melarang penggunaan Rp 100,000. Anda akan ditangkap apabila anda menggunakannya (ini hanya sebagai contoh).

Prediksi

Tahun 2020 adalah tahun dimana cryptocurrency mempunyai masa depan yang cerah. Dogecoin mempunyai kesempatan untuk mencapai Rp 100. Bahkan, Rp 200 rupiah apabila tren bullish yang serius. Dogecoin mempunyai komunitas, transaksi yang lebih cepat dan volume transaksi harian yang mencapai Rp 750 juta.

Peringkat broker opsi biner:
Tempat berinvestasi
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: