Indikator Yang Baik Untuk Trading Forex,

Peringkat broker opsi biner:

2 Indikator Forex Paling Akurat dan Terbaik Di Dunia

Saat ini banyak sekali trader yang sedang mencari indikator forex paling akurat dan terbaik di dunia. Hal itu terlihat dari jumlah volume pencarian di google search engine yang terus meningkat.

Mereka mulai browsing ke website lokal maupun luar negeri dengan harapan memperoleh indikator forex terbaik dan gratis.

Indikator Forex Terbaik dan Paling Akurat

Halo sahabat JurnalForex, mungkin saat ini kamu juga sedang mencari indikator paling akurat dan terbaik di dunia.

Kegagalan demi kegagalan dalam trading memaksa kamu untuk mencari indikator paling baik agar bisa sukses dalam trading forex.

Kamu berusaha keras untuk melakukan setting indikator agar memberikan nilai yang tepat tanpa ada kekalahan.

Namun hasil yang didapatkan tidak memuaskan, justru semakin berusaha mencari indikator yang sempurna ternyata malah kerugian yang sering didapatkan.

Kemudian apakah masih ada indikator yang sempurna dan paling akurat di dunia ini?

2 Faktor Terbaik dan Paling Akurat.

Ada dua hal pokok yang menjadi alasan utama seorang trader selalu mengalami loss yaitu:

  • Tidak sabar menunggu momen.
  • Serakah.

Dua hal di atas adalah masalah utama yang sering terjadi. Seorang trader susah untuk mengendalikan. Maka dari itu hal yang bisa dipakai untuk mengatasi masalah tersebut adalah Money management dan psikologi.

2 faktor terbaik dan paling akurat adalah dua hal tersebut yaitu money management dan psikologi. Memang ini bukan indikator matematis tetapi 2 faktor tadi bisa dipakai sebagai indikator awal untuk mendeteksi diri kamu dalam menjalani trading forex sudah benar apa belum.

Jika kamu belum paham apa yang kami bahas, silakan baca artikel berikut ini:

Peringkat broker opsi biner:

Setelah membaca dua artikel tersebut, maka kami yakin kamu bisa lebih bijaksana dalam melakukan trading forex. Selain itu akan mengerti bahwa trading forex adalah bisnis yang berpeluang dan bisa dikendalikan.

Indikator forex terbaik di dunia.

Dari sekian banyak indikator yang telah di modifikasi, sebetulnya muaranya berasal dari dua macam indikator tadi oscillator dan trend.

Oscillator memiliki peranan untuk mengetahui area jenuh jual maupun jenuh beli sedangkan trend berfungsi sebagai alat deteksi dominasi trend yang sedang berlangsung.

Indikator Forex Terbaik Gratis.

Untuk indikator terbaik yang masih dipakai oleh banyak trader sampai saat ini adalah moving average, stochastick oscillator dan RSI. Indikator tersebut sudah terpasang secara default di aplikasi metatrader 4 dan bisa dipakai untuk trading dengan baik.

Jika kamu bisa memanfaatkan indikator tersebut dengan baik, maka tidak mungkin kamu akan mengalami loss besar asal dibarengi dengan money management yang baik dan psikologi yang tenang.

Indikator Forex Paling Baik dan Paling Akurat Hingga Saat Ini.

Namun jika kamu mau terus belajar tentang psikologi dan money management maka teknik atau indikator yang kamu pakai akan menghasilkan profit yang konsisten meskipun hanya memakai indikator bawaan metatrader 4 secara gratis.

3 Indikator Forex Scalping Paling Akurat

Indikator forex scalping paling akurat akan menjadi pencarian para trader saat ini. Hal ini tentu saja berhubungan dengan teknik trading yang sangat digemari oleh para trader khususnya pemula yaitu scalping.

Halo sobat jurnalforex.com, Apakah sekarang ini kamu sudah menemukan alat trading favorit, terbaik dan memuaskan? Jika belum, semoga artikel ini dapat membantu kalian menemukannya.

Hai sobat, seperti kalian ketahui bahwa setiap trader pasti memiliki keunikan tersendiri dalam menemukan cara baik itu scalping, trading harian ataupun jangka panjang. Namun jika di telisik secara mendalam, maka ada tiga indikator utama dimana sering dipakai untuk membangun sistem yaitu trend, oscillator dan volume.

Tiga alat tersebut menjadi alat terbaik dalam membangun sistem trading karena mampu membaca trend, membaca area jenuh dan tingkat keramaian market pada saat itu.

Kenapa sistem trading harus dimiliki seorang trader, kerana dengan sistem itulah maka pofit dapat dihasilkan secara konsisten. Banyak sekali trader pemula jatuh saat awal memulai bisnis forex karena tidak memiliki sistem yang kuat dan teruji, minimal dalam akun demo mereka.

Oleh sebab itu pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang indikator forex jangka pendek terbaik dalam forex.

Sebelum kita berbicara tentang indikator scalping paling akurat, perlu diketahui bahwa dalam dunia forex tidak ada Indikator Profitable 100%. Hal ini perlu kalian sadari agar tidak frustasi ketika tidak menemukan alat ampuh dan memberikan profit dengan cepat.

Setiap alat pasti memiliki kelemahan dan kelebihan. Oleh karena itu sistem trading menjadi hal penting dalam bermain forex agar tetap bejalan sesuai rule dan peraturan dalam sistem tersebut.

Formasi menjadi salah satu bagian dalam sistem trading yang harus ditaati agar tidak terjadi over trade. Seorang trader harus setia menunggu momentum tepat agar open posisi tidak mengalami floating berkepanjangan.

Itu tadi penegasan bahwa tidak ada alat trading yang memberikan profit terus menerus tanpa kesalahan.

Indikator yang Cocok Untuk Scalping

Cara menggunakan indikator untuk scalping adalah menunggu formasi yang tepat seperti area breakout, jenuh jual, jenuh beli, atau perpotongan seperti moving average.

Dari contoh tadi, kalian akan melihat bahwa trend dan oscillator dapat dipadukan untuk melakukan trading jangka pendek.

Strategi Forex Sederhana

Biasanya para trader akan memanfaatkan peluang jenuh jual atau beli untuk melakukan trading. Indikator yang sering dipakai adalah oscillator dan trend seperti Stochasctick, MACD dan Bolinger Band.

Meskipun teknik jangka pendek mengandalkan kecepatan dan kuantitas trading dalam satu hari dengan mengambil beberap pip, sebaiknnya tetap berpegang pada rule atau ketentuan. Karena jika terlalu over trade dan mengabaikan sistem maka biasanya akan berakhir dengan kerugian.

Berikut Indikator Forex Scalping Paling Akurat

Moving average sebagai pembaca trend bisa juga untuk scalping. Prinsip dasar adalah melihat posisi trend di H1 dan mengambil posisi open di M15.

Untuk setting moving average dalam scalping adalah EMA 50, EMA 5, EMA 10 dan EMA 20. Sebagai penjelasannya lihat gambar di bawah ini:

Dari gambar AUDUSD H1 diatas terlihat bagaimana 3 EMA masih dalam trend naik dengan membentuk formasi bullish engulfing pada candlestick.

Kemudian Langkah selanjutnya untuk melakukan open posisi adalah melihat momentum di M15 seperti gambar di bawah ini:

Dari gambar AUDUSD M15 terlihat bahwa EMA 5, 10 dan 20 mulai berpotongan ke atas, maka kesempatan itu adalah moment tepat untuk melakukan buy dengan mengambil beberapa pip.

Cara ini biasanya akan memberikan profit cukup akurat asal dilakukan pada saat tepat yaitu market sedang buka dan tidak ada berita fundamental berdampak tinggi muncul pada saat itu.

Itu tadi cara scalping M15 dengan menggunakan moving average. Semoga cara ini bisa menjadi pemikiran dasar teman-teman untuk memperoleh sistem trading terbaik.

Untuk menggunakan bollinger band sebagai alat trading jangka pendek adalah dengan memperhatikan pita bawah dan pita atas pada indikator tersebut.

Mengambil sell pada saat harga menyentuh pita atas dan buy pada saat menyentuh pita bawah.

Hal penting untuk diperhatikan adalah menghindari berita fundamental kuat agar harga dapat bergerak sesuai prediksi. Untuk lebih jelasnya lihat contoh pergerakan harga berikut ini:

Pada area kotak putih seperti gambar di atas merupakan posisi jual dan beli. Namun untuk lebih akurat dan mudah dalam membaca sinyal biasanya dipadukan dengan indikator stochastick sebagai indikasi area jenuh jual dan beli.

Itu tadi penjelasan singkat bagaimana indikator bollinger band bisa dipakai untuk scalping.

Untuk menggunakan stochastick oscillator sebagai alat scalping sebaiknya tetap memperhatikan trend saat itu seperti melihat pada indikator exponensial moving average (EMA) 50.

Dalam melakukan scalping dengan stochastick coba perhatikan gambar diatas. Ketika harga berhasil menembus moving average dari atas ke bawah maka ada kemungkinan harga akan turun. Waktu yang tepat untuk mengambil eksekusi sell adalah tunggu hingga indikator stochastick telah terjadi jenuh beli seperti pada kotak putih tersebut.

Ketika formasi sudah terbentuk maka bisa melakukan sell dan mengambil keuntungan beberap pip. Untuk menggunakan alat ini juga perhatikan berita fundamental, jauhi berita yang memiliki dampak tinggi dan mempengaruhi pergerakan harga.

Oke sobat sekalian, Itu tadi pembahasan sederhana tetang alat yang bisa menjadi alternatif dalam membangun sistem trading jangka pendek. Semoga 3 indikator forex scalping paling akurat ini dapat membantu kalian dalam membangun sistem trading profitable.

Tidak ada sesuatu yang instan dan pasti dalam trading forex, oleh sebab itu tetap gunakan money management dan rule dengan tepat untuk memperoleh profit konsisten. Hal ini sangat penting karena dengan kesalahan kecil bisa mengakibatkan kerugian yang fatal.

Indikator Untuk Trading Trend Forex Terbaik

Dibaca Normal 4 menit

Ada dua indikator untuk trading trend forex yang paling populer digunakan, yaitu Andrew’s Pitchfork dan Trendline Channel. Bagaimana menggunakannya dan mana yang terbaik?

Banyak indikator yang bisa digunakan untuk trading trend forex (trend trading). Di antara banyak pilihan, Trendline Channel atau Andrew’s Pitchfork adalah pilihan paling populer. Keduanya adalah indikator untuk trading trend forex tingkat dasar, jadi pasti dapat ditemukan dengan mudah pada beragam platform trading. Namun, dalam situasi tertentu, ada pertimbangan tertentu di mana salah satu tool trend trading lebih unggul daripada tool saingannya. Yuk, biar jelas kita kupas lebih dalam, mana yang lebih baik, Trendline Channel atau Andrew’s Pitchfork?

Kegunaan Dasar Indikator Untuk Trading Trend Forex

Pada dasarnya, Trendline Channel dan Andrew’s Pitchfork memiliki fungsi serupa; menyorot dan mengisolasi rentang pergerakan trend dalam forex. Maksudnya, kedua indikator untuk trading trend tersebut dapat membantu trader untuk mengetahui arah trend terkini dan memberikan bantuan visual di mana harga akan bergerak memantul (koreksi, reversal) atau menembus (breakout) batas garis pergerakan harga.

Misalnya, pada chart USD/JPY timeframe daily di bawah ini:

Bila dilihat sekilas, pergerakan harga terlihat belum menampakkan trend yang jelas atau kesannya masih berada dalam keadaan sideways (konsolidasi). Namun, dengan bantuan indikator untuk trading trend seperti Trendline Channel dan Andrew’s Pitchfork, maka arah trend umum mulai terlihat.

Mana Yang Lebih Baik?

Supaya lebih jelas, mari kita bandingkan satu per satu aspek masing-masing indikator untuk trading trend forex tersebut:

1. Kemudahan Penggunaan.

Bila dibandingkan, Trendline Channel dan Andrew’s Pitchfork sama-sama mudah untuk digunakan. Bedanya hanya dari tata cara menarik garisnya saja. Singkatnya, menarik garis Trendline Channel sedikit lebih mudah daripada Pitchfork karena kanal trendline ditarik dari dua titik saja (titik high tertinggi dan low terendah), sedangkan pada pitchfork diperlukan tiga titik (handle, first reaction high dan first reaction low).

Kedua indikator untuk trading trend forex tersebut biasanya merupakan tool built-in, alias sudah terdapat dalam platform trading, jadi Anda tidak perlu lagi repot-repot meng-install plugin tambahan dari luar.

2. Tingkat Akurasi.

Kedua indikator untuk trading tren forex tersebut dasarnya bersifat subyektif. Maksudnya, penempatan titik-titik penting dalam menarik garis Trendline Channel dan Pitchfork akan bergantung sepenuhnya terhadap pilihan pengguna. Dampaknya, wajar saja jika ada perbedaan dari masing-masing trader dalam menggunakan kedua indikator tersebut.

Misalnya pada Trendline Channel, penempatan swing high dan swing low yang berbeda akan menghasilkan channel berbeda pula.

Hal serupa juga terjadi pada Pitchfork, meskipun titik first reaction high dan low-nya sama tapi jika penempatan titik handle-nya berbeda maka sudut kemiringan dalam menyorot arah trend akan terpaut cukup jauh.

Namun, perbedaan paling mencolok adalah adanya beberapa median line pada Pitchfork yang tidak ditemukan pada Trendline Channel. Dengan bantuan median line, akurasi sinyal reversal atau breakout pada Pitchfork relatif lebih tinggi daripada Trendline Channel. Atau dengan kata lain, Andrew’s Pitchform memungkinkan Anda lebih tepat memprediksi apakah harga akan lanjut dalam trend lamanya, atau justru berbalik.

Pada chart EUR/USD timeframe D1 di atas, terlihat bahwa candlestick bergerak sekitar 80% di dalam median 0.5 (merah) dan sisanya di dalam median 1 (hijau). Dengan demikian, Pitchfork lebih nampu memberikan “rambu-rambu” lebih akurat di mana harga akan bounce atau breakout di dalam median-median-nya daripada Trendline Channel.

3. Fleksibilitas.

Pada umumnya, Andrew’s Pitchfork digunakan pada pasar saham atau komoditas dengan pergerakan trend stabil. Sedangkan pada pasar Forex, trend dapat berubah arah seketika lalu berkonsolidasi sampai berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu lamanya. Dalam keadaan pasar sideways atau ranging, pitchfork nyaris tidak berguna.

Berbeda halnya dengan Trendline Channel, meskipun kondisi pasar relatif ranging, garis kanal atas dan bawah Trendline Channel masih bisa berfungsi dengan baik sebagai batas resistance dan support. Contohnya seperti pada chart USD/JPY(D1) di atas; di situ tampak bahwa garis sudut Pitchfork terlalu miring (bukan kesalahan penggunaan, namun karena pergerakan trend memang sedang ranging).

Kesimpulan

Trendline Channel dan Andrew’s Pitchfork merupakan indikator untuk trading trend forex tingkat dasar yang dapat digunakan pada segala macam platform trading, sehingga trader dapat dengan mudah mengakses keduanya dalam situasi yang tepat.

Andrew’s Pitchfork cocok digunakan selama arah trend forex terbentuk dengan jelas dan kuat. Median-mediannya akan membantu Anda untuk menangkap dengan akurat di mana harga akan mengalami bounce atau breakout. Sedangkan Trendline Channel lebih tepat digunakan untuk keadaan pasar relatif ranging atau sideways karena garis atas dan bawah kanal dapat digunakan sebagai batas support dan resistance.

Apakah Anda suka trading trend? Jangan lewatkan juga artikel 5 Tips Jitu Untuk Trading Mengikuti Trend.

Rio Renata aktif menulis di Seputarforex sebagai penulis artikel forex dan broker dalam dua bahasa, khususnya mengenai aspek teknikal. Karena berlatar pendidikan psikologi, ia memandang pergerakan harga pasar layaknya dinamika perilaku individual, yaitu memiliki pola tertentu yang dapat diantisipasi.

Peringkat broker opsi biner:
Tempat berinvestasi
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: