Indikator Zona Jual Beli Forex, Menggabungkan Indikator Forex Terbaik

Peringkat broker opsi biner:

Menggabungkan Indikator Forex Terbaik

Salah satu aspek paling sulit, dan paling banyak menyita waktu dari trading adalah mencari tahu apa gaya dan kerangka waktu yang paling cocok bagi anda. Dari perspektif analisis teknikal, ini berarti bahwa anda perlu menemukan sebuah amunisi yang tepat dari indikator forex terbaik yang biasa anda gunakan, dan mempelajarinya dengan sangat baik. Ada banyak materi tentang indikator forex terbaik, jadi artikel ini kami hanya akan fokus pada varian baru dari indikator ini, yang disebut dengan Double Bollinger Bands, dan mengapa dianggap oleh para ahli sebagai indikator forex paling akurat saat ini.

Ringkasan:

  • Apa Itu Indikator Forex dan Bagaimana Cara Kerjanya
  • Jenis Indikator Forex dan Cara Menggunakannya
  • Indikator Forex Paling Akurat

Apa Itu Indikator Forex?

Indikator Forex adalah sebuah perhitungan yang memperhitungkan volume dan harga instrumen keuangan tertentu untuk memperkirakan pergerakan harga. Dengan menggunakan indikator forex, para trader dapat membuat keputusan tentang kapan harus entry dan keluar dari pasar.

Indikator forex berguna untuk membantu dan menjawab dilema yang secara umum dialami oleh seorang trader.

  • Apa yang anda lakukan jika suatu pasangan mata uang (atau aset lainnya) berhasil mencapai harga tertinggi atau terendah sepanjang sejarah, sehingga anda tidak memiliki cukup acuan dalam menentukan support atau resistance yang akan digunakan untuk memutuskan entry dan close?
  • Bagaimana anda bisa tahu bahwa anda tidak membeli di harga yang terlalu tinggi, atau menjual di harga yang terlalu rendah secara tepat sebelum tren berakhir? Idealnya, pada kedua kejadian tersebut, anda akan terlebih dahulu menunggu harga pullback, meskipun di saat yang bersamaan anda juga berisiko ketinggalan tren.
  • Jika anda memiliki sebuah transaksi yang menguntungkan dan transaksi tersebut telah mendekati titik di mana anda harus close berdasarkan rencana trading yang telah anda buat, bagaimana anda bisa mengetahui bahwa anda harus close seperti yang telah direncanakan, atau setidaknya membiarkan beberapa transaksi tetap terbuka dengan harapan bahwa keuntungan akan terus berjalan dengan menggunakan trailing stop?

Dari hasil sebuah konsensus, diketahui bahwa sekitar lima indikator forex terbaik terdiri dari sebuah keseimbangan yang tepat antara informasi yang cukup untuk mengambil keputusan yang tepat dan tidak terlalu banyak hingga anda menderita sebuah kelebihan informasi, alias lumpuh karena analisis. Secara praktis, kombinasi indikator forex akurat dapat terdiri dari tiga hingga tujuh; yang pada akhirnya pilihan ini akan bergantung kepada anda. Anda juga tidak harus selalu menggunakan indikator yang sama sepanjang waktu; dengan kata lain anda perlu membatasi jumlah indikator yang anda gunakan pada waktu tertentu. Trading dengan kerangka waktu yang lebih panjang akan memberikan anda lebih banyak waktu dan juga melihat lebih banyak indikator. Namun hal ini juga perlu diimbangi dengan informasi yang lebih baik dari segi fundamental seperti di bawah ini:

  • Kondisi perekonomian yang mendasari mata uang yang diperdagangkan.
  • Faktor makroekonomi besar dari perekonomian global yang mendorong selera aset berisiko dan mempengaruhi seluruh pasar sepanjang waktu.

Ini merupakan hal yang sangat penting. Setidaknya, anda mengikuti beberapa analisa fundamental yang baik untuk dibaca, atau setidaknya melihat salah satu indikator yang dapat memberikan anda sebuah gambaran besar seperti Indeks S&P 500 (dan faktor apa yang dapat menggerakannya pada kerangka waktu yang anda pilih).

Lanjutkan membaca untuk informasi lebih lanjut atau mulai bermain dengan Expert Advisor Builder dan hasilkan indikator forex terbaik hanya dalam beberapa kali klik, dan tanpa perlu menulis kode.

Indikator Forex Yang Direkomendasikan

Sementara kombinasi indikator foret akurat dapat bervariasi sesuai dengan preferensi, kebutuhan, dan gaya trading anda, sebuah prinsip utama ketika akan memilih kombinasi indikator forex akurat adalah bahwa indikator tersebut harus memiliki keseimbangan yang bisa memberikan anda “gang of four” dari berbagai jenis informasi yang anda butuhkan, khususnya:

Peringkat broker opsi biner:
  1. Trend atau trading range.
  2. Momentum.
  3. Support/resistance.
  4. Waktu atau siklus.

Indikator Tren atau Range

Indikator Trend Following, sesuai dengan namanya, adalah sebuah indikator yang dirancang untuk memanfaatkan tren di pasar. Contoh dari indikator jenis ini diantaranya adalah Moving Average (MA), Average Directional Index (ADX), dan On Balance Volume (OBV).

Indikator berbasis range sebagian besar dirancang untuk menggambarkan kondisi jenuh beli dan jual dalam range harga tertentu, seperti Bollinger Bands, Commodity Channel Index (CCI), Relative Strength Index (RSI), dan indikator Stochastic. Beberapa indikator seperti Moving Average Convergence Divergence (MACD), dapat digunakan untuk menghasilkan sinyal, baik sebagai indikator trend following atau indikator berbasis range, tergantung pada periode waktu yang digunakan dalam perhitungannya.

Mungkin indikator forex terbaik di dunia adalah Double Bollinger Bands – yang merupakan sebuah Bollinger Bands dengan ekstensi yang cemerlang. DBB benar-benar merupakan hybrid trend dan indikator momentum. Dalam kondisi pasar yang bergerak dalam batasan tertentu, DBB juga dapat menggambarkan titik support dan resistance. Sementara ketika terjadi sebuah tren, indikator ini dapat menunjukkan momentum trend dan juga kemungkinan kekuatannya. Itulah mengapa kami menganggap bahwa ini adalah merupakan indikator forex terbaik di dunia.

Indikator Momentum

Masalah mendasar yang dihadapi oleh trader dan investor adalah kita dibayar untuk menjadi benar tentang apa yang akan terjadi di masa yang akan datang, meskipun sebagian besar indikator populer yang kita bahas sejauh ini lebih lambat dari indikator utamanya.

Terlebih lagi, indikator ini juga memberitahu kita tentang masa lalu, dan dari informasi tersebut, yang bisa kita lakukan hanyalah membuat beberapa hipotesis atau dugaan tentang masa yang akan datang.

Apa yang harus dilakukan oleh seorang trader? Gunakanlah indikator momentum. Indikator ini dapat dikatakan sebagai indikator utama karena:

  • Indikator ini dapat memberikan anda informasi tentang apakah trend menguat atau melemah.
  • Indikator ini dapat memberitahu anda jika suatu aset berada dalam kondisi jenuh beli atau jenuh jual secara relatif terhadap pergerakannya di masa lalu pada periode waktu tertentu, dan juga bisa mengindikasikan bahwa trend kemungkinan akan cenderung berbalik arah.

Dengan mengetahui hal ini, tentunya akan membantu anda dalam memperkirakan perubahan harga dan juga menjadi lebih menguntungkan.

Terlebih lagi, indikator momentum juga dapat memberikan anda petunjuk tambahan agar menempatkan peluang transaksi menjadi lebih benar dan bahkan lebih menguntungkan bagi anda. Ada banyak indikator jenis momentum, tetapi untuk saat ini kami hanya akan memperkenalkan anda beberapa indikator momentum yang paling efektif dan mudah digunakan:

  • Double Bollinger Bands (baca lebih lanjut tentang indikator forex paling akurat).
  • Moving average (MA) crossovers (baca lebih lanjut tentang metode Moving Average terbaik).
  • Tiga macam indikator dasar berjenis Oscillator: Moving Average Convergence/Divergence (MACD), Relative Strength Index (RSI), dan Stochastic Oscillator.

Sama seperti indikator lain, anda juga dapat menggunakannya tanpa perlu memahami sepenuhnya cara kerja dari indikator tersebut. Namun, jika anda bisa dapat sepenuhnya memahami cara kerja dari indikator tersebut, maka anda dapat menggunakannya secara lebih efektif dan tahu cara menyesuaikannya pada situasi tertentu.

Sebaiknya anda perlu mempertimbangkan untuk menggunakan indikator Double Bollinger Bands dan satu atau dua indikator Oscillator, terutama indikator Moving Average Convergence/Divergence (MACD). Seperangkat garis Moving Average yang kita lihat sebelumnya (periode 10, 20, 50, 100, dan 200) tidak hanya berfungsi sebagai indikator momentum, namun juga dapat digunakan sebagai titik S/R.

Titik Support/Resistance

Selain level harga yang jelas dan menonjol pada grafik anda (dan pada kerangka waktu empat hingga lima kali lebih pendek dan lebih panjang), anda juga harus memperhatikan:

  • Titik S/R yang dihasilkan oleh indikator trend atau range.
  • Titik S/R dibentuk oleh pola grafik gaya barat, yang terbentuk baik pada garis trennya maupun target breakoutnya.
  • Titik S/R dihasilkan oleh Pivot Points.

Anda harus mempertimbangkan untuk menggunakan Pivot Points, salah satu indikator forex profit konsisten. Pivot Points sendiri adalah merupakan indikator analisis teknikal, atau perhitungan, yang digunakan untuk menentukan tren pasar secara keseluruhan dalam rentang waktu yang berbeda. Pivot Points sendiri adalah merupakan harga rata-rata dari titik tertinggi, terendah, dan penutupan dari hari perdagangan sebelumnya. Jika Pivot Points perdagangan hari sebelumnya telah berhasil anda hitung, maka jika pada perdagangan selanjutnya harga begerak di atas Pivot Points, kita bisa mengindikasikan bahwa sentimen bullish tengah berlangsung. Sebaliknya, pergerakan harga yang berada di bawah Pivot Points dapat diindikasikan bahwa sentimen bearish tengah berlangsung.

Pivot Point adalah merupakan dasar dasar dari indikator, di mana indikator ini juga dapat memberikan gambaran Support dan Resistance lainnya, yang diproyeksikan berdasarkan perhitungan Pivot Points. Lebih dari itu, semua level yang digambarkan oleh Pivot Points juga dapat membantu trader melihat level Support dan Resistance dari pergerakan harga. Oleh karenanya, jika harga bergerak ke arah level-level tersebut, maka indikator ini secara tidak langsung sedang menginformasikan trader bahwa harga sedang bergerak ke arah tren tersebut. Terlebih lagi, jika anda dapat menggunakan indikator ini dengan benar dan disiplin, maka anda juga dapat menjadikan indikator ini sebagai sebuah indikator forex profit konsisten.

Indikator Waktu atau Siklus

Fibonacci, Elliott Wave, Gann, DiNapoli, dan penelitian lainnya yang serupa dapat disebut dengan indikator waktu atau siklus.

Misalnya, seperangkat tools teknikal yang biasa anda gunakan juga mungkin mengandung hal ini, di samping juga dapat memberikan gambaran titik S/R yang jelas:

  • Seperangkat Moving Averages dengan periode 10, 20, 50, 100, dan 200: Sekali lagi, ini dapat berfungsi baik sebagai titik S/R juga indikator momentum jika terjadi sebuah crossing atau layering.
  • Garis trend/channel dapat menunjukkan trend dan memberikan gambaran titik S/R.
  • Double Bollinger Bands dan MACD dapat menggambarkan perubahan momentum.
  • Fibonacci retracement dari sebagian besar tren terbaru pada kerangka waktu yang digunakan dapat menunjukkan kemungkinan titik S/R. Namun anda juga perlu menggambar ulang ini pada setiap kerangka waktu yang anda periksa, karena tren utama pada kerangka waktu yang berbeda juga mungkin akan secara dramatis berbeda.

Jika anda melihat pembentukan pola grafik gaya barat, anda mungkin akan lebih memperhatikan titik S/R (tertinggi, terendah, necklines, shoulders, dll). Di sisi lain, pola candlestick Jepang memberikan sebuah sinyal continuation atau reversal dalam jangka pendek.

Cara Memasang Indikator Forex Ke Dalam Grafik

Setelah anda memutuskan untuk memilih indikator mana yang akan digunakan, anda kemudian akan memasangkan sekelompok indikator forex terbaik tersebut ke dalam kerangka waktu yang anda gunakan untuk trading, serta empat hingga lima kerangka waktu yang lebih panjang ataupun pendek. Misalnya, jika anda merubah grafik harian, maka anda juga dapat melihat grafik minggun, dan dua atau empat jam (tergantung pada apakah anda menentukan jam trading anda, apakah 24 jam atau 8 hingga 10 jam).

Sebuah program charting yang baik seperti yang ada pada MetaTrader 5, akan memungkinkan anda untuk menyimpan sekelompok indikator apapun yang anda suka sebagai sebuah template grafik yang kemudian dapat diterapkan grafik aset apapun atau kerangka waktu yang ditawarkan broker anda.

Tujuan dari screening yang pertama anda lakukan pada kerangka waktu yang lebih panjang (mingguan, contohnya) adalah untuk menemukan titik S/R jangka panjang dibandingkan melihatnya pada grafik kerangka waktu yang anda gunakan, dan berharap dapat menemukan suatu pasangan mata uang yang tampak dapat mencapai area S/R dengan titik entry berisiko rendah. Ini adalah merupakan langkah pertama dalam menemukan sebuah trading dengan risiko yang rendah, namun dengan imbal hasil yang tinggi.

Screening ke dua yang anda lakukan adalah untuk menemukan kemungkinan entry dan close pada kerangka waktu grafik yang lebih pendek yang anda gunakan ketika trading, untuk melihat apakah anda dapat menemukan sebuah situasi di mana titik entry dan close memiliki dua hingga tiga kali jauhnya dari titik stop loss anda. Titik profit taking biasanya mudah dikenali. Namun anda juga perlu menemukan apakah bisa mendapatkan titik stop loss yang tepat yang dapat menentukan apakah anda akan melakukan trading.

Screening ke tiga adalah digunakan untuk melihat kerangka waktu yang lebih pendek dari yang anda gunakan (misalnya grafik dua hingga empat jam) untuk mencari titik S/R jangka pendek, serta untuk mengetahui titik S/R sementara. Jika harga bertahan terlalu lama atau terlalu sering di sekitar titik tersebut, trading yang anda lakukan mungkin menunjukkan sebuah tanda-tanda gagal, dan mungkin anda juga ingin mengurangi posisi pada transaksi tersebut. Namun, jika titik ini dapat ditembus dengan cepat, itu adalah sebuah tanda kemajuan dan sinyal untuk menambah posisi dari transaksi anda.

Indikator Forex Paling Akurat Gratis

Walaupun indikator Bollinger Bands dapat memberikan gambaran tingkat support atau resistance (s/r) ketika pasar dalam keadaan datar atau tren yang lemah, namun Bollinger Bands tidak bisa sepenuhnya diandalkan ketika pasar dalam keadaan tren yang kuat, karena indikator ini seringkali melebar akibat meningkatnya volatilitas, sehingga membuat harga pada kondisi tren yang kuat dapat terus naik ke atas atau ke bawah bands untuk waktu yang lama.

Ada banyak materi tentang indikator tunggal Bollinger Bands standar, jadi pada bagian kali ini kami hanya akan fokus pada varian baru dari indikator ini, yang disebut dengan Double Bollinger Bands yang jauh lebih bermanfaat, dan mengapa dianggap oleh para ahli sebagai indikator forex paling akurat saat ini.

Selain sebuah bands standar yang memiliki parameter standar deviasi dua dari periode Simple Moving Average (SMA) 20 sebagai pusatnya, tambahkan juga bands kedua dengan standar deviasi satu dari SMA.

Dengan menggunakan Double Bollinger Bands (DBB), kami mendapatkan indikasi yang jauh lebih baik tentang:

  • Apakah tren cukup kuat untuk terus naik atau atau memasuki posisi baru sekalipun itu telah berlangsung lama.
  • Apakah sudah waktunya untuk mengambil untung atau bersiap untuk membuka posisi reversal.

Agar bisa menggunakan indikator ini, anda tidak perlu mendownload indikator forex paling akurat. Sebaliknya, cukup masukkan indikator Bollinger Bands kedua dengan standar deviasi satu terhadap Moving Average anda. Selebihnya, platform charting anda akan membantunya. Selain itu, kami juga akan menjelaskan standar deviasi nanti. Untuk saat ini, ketahuilah bahwa standar deviasi adalah satuan jarak dari garis Simple Moving Average (SMA) 20, yang juga merupakan titik pusat dari DBB dan titik pusat untuk menentukan lokasi Bollinger Bands lainnya.

Berikut adalah contoh, mengapa indikator ini sangat akurat, yang diaplikasikan pada grafik EURUSD.

  • A1: Upper Line BB menunjukkan standar deviasi dua dari garis C, tepatnya Simple Moving Average (SMA) dengan periode 20.
  • B1: Upper Line BB menunjukkan standar deviasi satu dari SMA periode 20.
  • C: SMA dengan periode 20. Angka di atas adalah grafik mingguan, jadi ini adalah SMA 20 minggu. Sekali lagi, ini adalah titik pusat dari DBB dan titik pusat untuk menentukan lokasi Bollinger Bands lainnya.
  • B2: Lower Line BB menunjukkan standar deviasi satu dari SMA periode 20.
  • A2: Lower Line BB menunjukkan standar deviasi dua dari SMA periode 20.

Perhatikan bagaimana bands ini membentuk empat zona terpisah, dan inilah mengapa indikator ini disebut dengan kombinasi indikator forex akurat. Terlebih lagi, zona-zona tersebut juga memberikan informasi tambahan tentang kekuatan tren, apakah masih memiliki momentum untuk melanjutkan, dan di mana kita mungkin akan mencoba untuk entry, sekalipun tidak ada s/r lainnya yang bisa digunakan sebagai titik referensi.

Strategi Dasar DBB

  • Zona Beli DBB: Ketika harga berada di zona atas (antara dua garis paling atas, A1 dan B1), itu berarti tren naik sedang kuat dan memiliki peluang tinggi untuk melanjutkannya. Lebih dari itu, jika candlestick masih terus ditutup di atas upper line, maka peluangnya adalah entry atau mempertahankan posisi beli dan menutup atau menghndari posisi jual.
  • Zona Jual DBB: Ketika harga berada di zona bawah (antara dua lower line, A2 dan B2), tren turun kemungkinan akan berlanjut. Terlebih jika penutupan candlestick berada di zona terendah, maka trader lebih baik untuk entry atau mempertahankan posisi jual dan menutup atau menghindari posisi beli.
  • Zona Netral DBB: Ketika harga bergerak terbatas pada bands dengan standar deviasi satu (B1 dan B2), maka itu artinya tidak ada tren yang kuat. Simple Moving Average 20 hari (C) yang berfungsi sebagai titik pusat untuk Bollinger Bands berada di tengah-tengah zona ini. Biasanya, satu hingga tiga penutupan candlestick di area ini adalah merupakan sinyal untuk menutup posisi karena tren telah mengindikasikan melemah.

Dengan kata lain, indikator forex paling akurat memberitahu kita apakah kita harus trading dengan tren atau trading dengan range.

  • Ketika suatu pasangan mata uang berada di zona beli atau jual (di atas garis deviasi standar satu atau di bawah garis standar deviasi dua), itu artinya kita memiliki tren yang cukup kuat untuk melanjutkan trading; ini mungkin belum terlambat untuk entry, meskipun anda juga mungkin ingin menunggu tren bergerak ke garis standar deviasi pertama terlebih dahulu, dan idealnya kembali menunggu untuk rebound sesuai arah tren.
  • Ketika suatu pasangan mata uang berada di zona netral (di antara garis standar deviasi satu), itu artinya suatu pasangan mata uang tengah diperdagangkan pada range. Jikapun ada tren, tren tersebut tidak memiliki momentum yang dibutuhkan untuk diperdagangkan. Anda mungkin dapat mencari peluang trading dari beberapa pantulan upper line dan lower line, namun tren itu sendiri itu tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk mengasumsikan bahwa itu akan berlanjut tanpa adanya risiko yang berlebihan akibat dari terjadinya reversal yang menyentuh stop loss.

Seperti indikator teknikal lain, semakin panjang kerangka waktu grafik yang digunakan, maka semakin kuat juga indikator momentum yang ditunjukkan oleh DBB.

Empat Aturan Untuk Menggunakan Double Bollinger Bands

Berikut ini adalah merupakan cara singkat tentang cara menggunakan Double Bollinger Bands (DBB). Versi singkat ini hanya berfokus pada aturan tentang bagaimana cara menggunakan indikator forex terbaik di dunia.

  • Peraturan 1: Buka Posisi Jual Ketika Harga Berada Di Antara atau Di Bawah Zona Jual Double BB (yang dibatasi oleh dua lower Bollinger Bands). Selama harga masih di dalam atau di bawah lower dua BB, momentum penurunan dapat dikatakan sedang cukup kuat sehingga ada kemungkinan yang cukup tinggi bahwa tren akan terus turun. Pada saat itu terjadi, anda juga bisa memutuskan untuk kembali membuka sebuah posisi jual. Sementara itu, anda bisa melakukan close atau mengambil untung ketika harga berbalik bergerak di atas zona ini.
  • Peraturan 2: Buka Posisi Beli Ketika Harga Berada Di Antara atau Di Atas Zona Beli Double BB (yang dibatasi oleh dua upper Bollinger Bands). Selama harga masih di dalam atau di atas dua BB, momentum kenaikan dapat dikatakan sedang cukup kuat sehingga ada kemungkinan yang cukup tinggi bahwa tren akan terus naik. Pada saat itu terjadi, anda juga bisa memutuskan untuk kembali membuka sebuah posisi beli. Sementara itu, anda bisa melakukan close atau ambil untung ketika harga berbalik bergerak di bawah zona ini.
  • Peraturan 3: Trading berdasarkan Range, Bukan Tren, Saat Harga Berada Di Antara Zona Beli dan Jual. Ketika harga bergerak di zona tengah dari Bollinger Bands dengan standar deviasi satu, maka tren dapat dikatakan tengah tidak cukup kuat untuk diperdagangkan, sehingga anda tidak disarankan untuk melakukan trading terkecuali anda memiliki sebuah bukti yang cukup mendasar atau sinyal dari indikator teknikal lainnya yang mengindikasikan bahwa tren akan terus berlanjut. Jika tidak, ubahlah pemikiran anda ke dalam mode trading dengan range, dan mulailah mencari titik tertinggi dan terendah yang dapat digunakan sebagai potensi titik entry dan close terutama jika channel yang terbentuk cukup lebar.
  • Peraturan 4: Minimalkan Risiko dengan Menunggu hingga Harga Kembali ke Pergerakan Sebelumnya dari Zona Beli atau Jual, atau Juga Membuka Posisi Secara Parsial. Peraturan ini berusaha untuk mengurangi risiko dari membeli titik yang tinggi atau menjual di titik yang rendah, yang biasa terjadi ketika tren cukup kuat. Meski terlihat mudah, namun nyatanya ini sulit untuk diimplementasikan. Keberhasilan anda dalam hal ini akan bergantung kepada seberapa baik anda menggunakan indikator teknikal dan fundamental lainnya, serta seberapa baik anda dapat memahami apakah anda sedang menangkap barang murah atau pisau yang jatuh.

Dengan demikian, kualifikasi utama untuk peraturan 4 adalah: Seharusnya tidak ada kontradiksi besar dari indikator teknikal lainnya atau dari data fundamental yang menunjukkan bahwa tren sebenarnya sudah melemah. Jikapun ada, cobalah menunggu, dan jangan melakukan trading hingga situasinya memungkinkan.

Download Indikator Forex Paling Akurat Gratis

Double Bollinger Bands sangat berguna, namun, seperti ndikator teknikal lainnya, indikator ini harus digunakan dengan mengkombinasikannya bersama indikator lain sesuai dengan gaya trading anda serta kerangka waktu yang anda gunakan.

Anda dapat menguji sinyal trading dari indikator ini dengan membuat sebuah akun di MetaTrader 5.

Kombinasikan Indikator Forex Paling Akurat Dengan Indikator Utama

Untuk menghindarkan kerugian saat sebagian besar tren memasuki zona beli atau jual, gunakan DBB yang dikombinasikan dengan indikator utama yang dapat memberikan anda sinyal untuk membuka posisi secara parsial jika anda bersedia menerima risiko bahwa kemungkinan tren akan gagal, dan menetapkan keuntungan lebih besar dengan menempatkan sebagian posisi anda pada harga yang lebih baik.

Download Indikator Forex Terbaik Di Dunia

Indikator Forex adalah suatu hal yang sangat baik untuk memandu kita dalam melakukan trading secara manual. Namun, jika kita ingin melakukannya secara otomatis, dan membiarkan MetaTrader untuk melakukan trading secara otomatis sementara kita melakukan hal-hal lainnya, kita tidak dapat melakukannya jika hanya dengan sebatas indikator karena indikator tidak memiliki sebuah logika trading. Oleh karenanya, di sinilah peran dari Expert Advisor berfungsi.

Ada sebuah tools yang dapat membuat anda menghasilkan Expert Advisor Forex anda sendiri tanpa perlu menulis kode pemrograman atau coding. Dalam hal inilah kami dapat benar-benar banyak membantu anda. Alih-alih menghabiskan sebagian besar waktu untuk coding, pengujian, merubah, dan mengoptimalkan Expert Advisor anda, di sini kami dapat menawarkan anda sebuah tools yang berguna dan tentunya juga dapat bermanfaat.

Robo-Advisor yang kami sediakan khusus untuk anda merupakan tools yang dirancang untuk menganalisis, menghasilkan, dan juga menguji strategi. Lebih dari itu, ini juga akan memungkinkan anda dengan mudahnya mengekspor strategi-strategi tersebut sebagai Expert Advisor sehingga anda bisa mendownload indikator forex terbaik gratis dan trading di MetaTrader secara otomatis.

Memahami cara menggunakan kombinasi indikator forex terbaik adalah penting. Namun jika anda membutuhkan bantuan, cobalah mendaftar dan trainer kami akan memberikan anda panduan langkah demi langkah untuk memulai. Cobalah Robot Forex Gratis kami dan download indikator forex terbaik untuk platform MetaTrader.

Terhubung dengan manajer yang sukses atau anda menjadi salah satunya – Platform Copy Trade Terbaik.

Hasilkan hingga $2000 per klien atau bagi hasil hingga 50% – Bermitra dengan AM Broker

Hasilkan kapan saja, di mana saja, bagaimanapun

INDIKATOR FOREX SUPER MEGA PROFIT

Informasi Barang

JADILAH PEMBELI CERDAS DENGAN MEMBACA PERATURAN NYA .

1. PENGIRIMAN GRATISS. PEMBELIAN DI BUKA LAPAK MELALUI FITUR BUKA INSTAN. SILAHKAN LIHAT VIDIO DI ATAS ATAU
CARANYA SEBAGAI BERIKUT :

A. ISI SALDO BUKA DOMPET BUKA LAPAK ANDA – PASTIKAN SALDO ANDA
CUKUP UNK MEMBELI BARANG DI LAPAK SAYA

B. BUKA HALAMAN PROFIL LAPAK SAYA. DI SEBELAH KIRI KLIK TOMBOL BUKA
INSTAN / BUKA HALAMAN BUKA DOMPET ANDA KLIK BUKA INSTAN

C. MASUKAN USER NAME SAYA ( trade_id ) / NOMER TELPON PELAPAK
SILAHKAN MINTA KE SAYA, PILIH SALAH SATU SAJA

D. MASUKAN HARGA BARANG YANG INGIN ANDA ORDER

E. MASUKAN NAMA BARANG DAN JUMLAH BARANG YANG INGIN ANDA ORDER

F. KLIK REVIEW PESANAN – KLIK TOP UP BUKA DOMPET

JIKA MASIH BELUM MENGERTI SILAHKAN CHAT SAYA / BACA TENTANG APA ITU FITUR B-UKA INSTAN DI BL

2. SETELAH SELESAI TOP UP KIRIM ALAMAT EMAIL ANDA KE SY MELALUI CHAT
DI BL PESANAN ANDA AKAN SAYA KIRIM 1X24 JAM KE ALAMAT EMAIL ANDA

3. SETIAP PEMBELIAN AKAN MENDAPATKAN BONUS

4. NO KOMPLAIN NO RETURN

5. PEMBELI RIBET SEBAIKNYA TIDAK USAH ORDER KE LAPAK KAMI

FOREX INDIKATOR SUPER MEGA PROFIT V2

Salah satu Indikator Terbaik dan Akurat yang digunakan untuk Trading di forex. Berbagai Keunggulan Indikator Ini
Indikator yang digunakan untuk membaca pergerakan atau mengidentifikasi kapan arah trend akan berubah.
Mengetahui tren pasti akan sangat berguna bagi para pedagang, apalagi untuk mengetahui waktu yang tepat untuk membuka atau menutup Posisi Terbuka (OP).

Indikator ini juga memiliki sifat fluktuatif, digunakan untuk mengetahui apakah kondisi pasar jenuh jual atau overbought.
Momentum jenis indikator ini bisa digunakan untuk mengetahui apakah trend akan berubah atau masih berlanjut

Dapat digunakan untuk mengukur jumlah pergerakan harga sekaligus.
Indikator ini dapat membantu kita dalam menentukan kekuatan pasar yang dilihat dari besarnya fluktuasi harga dalam kurun waktu tertentu.

Ada 29 Indikator dalam Super Mega Profit dan 4 Templates

Salah satu indikator yang terdapat dalam super mega profit Strength Lilin Beli / Jual Indikator Forex

Indikator pembelian / penjualan lilin kekuatan mengukur kekuatan tren pasangan mata uang dan untuk rentang waktu berikut: M1, M5, M15, M30, H1, H4 dan D1. Indikator forex ini juga menghitung dan menampilkan keseluruhan kekuatan tren.

Sinyal beli yang kuat: Buy bar hijau mencapai 80% atau lebih (menjual bar 20% atau kurang).

Sinyal jual kuat: Bar jual merah mencapai 80% atau lebih (beli bar 20% atau kurang).

Indikator SFET Membantu Anda menunjukkan arah perubahan tren seperti saat ini, dan rentang waktu yang lebih besar. Stochastic Friendly secara default memiliki tingkat 80%, di atas mana pasar diperlakukan sebagai overbought, dan level 20%, di bawah pasar yang dianggap oversold. Penting untuk diingat bahwa sementara di pasar bergerak menyamping, satu garis besar stokastik crossover yang terjadi di atas 80% Atau di bawah 20% sebagian besar akan menghasilkan perubahan tren yang dapat diprediksi dengan cepat, di pasar tren tidak berarti apa-apa. Ketika harga bergerak dengan baik, garis stokastik dapat dengan mudah berada di zona jenuh beli / oversold untuk jangka waktu yang lama sementara menyeberang ke sana beberapa kali. Itu sebabnya metode trading zona overbought / oversold berdiri. Aturan di sini adalah menunggu sampai garis stokastik setelah berada di zona overbought / oversold keluar dari situ. Misalnya. Ketika stochastic diperdagangkan beberapa lama di zona overbought – di atas level 80%, trader menunggu garis meluncur turun dan akhirnya menembus level 80% ke bawah sebelum mempertimbangkan untuk mengambil posisi pendek. Berlawanan dengan posisi Long: tunggu sampai garis stokastik masuk ke zona oversold (di bawah level 20%); Tunggu lebih jauh sampai garis stokastik akhirnya melintasi level 20% ke atas; Memulai pesanan pembelian sekali Garis stokastik ditetapkan dengan benar, mis. Sebuah bar perdagangan ditutup dan garis stokastik melintang di atas 20% adalah tetap.

Indikator bar dan esensi indikator forex adalah mengubah data akumulasi data.
Bar menyediakan kesempatan untuk mendeteksi berbagai kekhasan dan pola dalam dinamika harga yang tidak terlihat oleh mata telanjang.
Berdasarkan informasi ini, para pedagang dapat mengasumsikan pergerakan harga lebih lanjut dan menyesuaikan strategi mereka sesuai dengan itu.

GMACD adalah sinyal yang diberikan oleh indikator untuk memberikan tren saat ini. Untuk mengetahui kondisi trennya, cukup dengan melihat indikator apakah ada tulisan sideway, atau trend up atau down trend. Ini bisa diketahui hanya dari satu indikator GMACD.

Keuntungan dari memiliki indikator GMACD adalah bahwa keseluruhan kerangka waktu hanya dapat diketahui dari satu grafik. Misalkan saat ini anda buka bagan m15, secara otomatis sinyal harga bisa diketahui mulai dari m1 hingga time frame MN. Indikator ini layak dijadikan referensi transaksi karena tetap membuat sinyal langsung bisa segera dilihat.

Warna pada sinyal terdiri dari 3 warna dasar. Itulah warna merah, warna ini menunjukkan jika sinyal sedang mengalami down trend. Warna hijau, warna ini menunjukkan jika sinyal mengalamai tren ke atas. Dan warna oranye menunjukkan bahwa harganya sedang mengalami sideway.

Karakteristik
Indikator GMACD adalah indikator lagging. Karena sinyal diberikan hanya setelah harga telah terjadi. Biasanya sinyal akan menjadi indikasi apakah sideway dan trend. Karena indikator hanya menggunakan sinyal, membuat penempatan indi cukup mudah digunakan pedagang dalam menganalisa harga.

Selain itu, dengan memanfaatkan sinyal yang diberikan oleh indikator GMACD, secara lebih rinci, ia dapat mengetahui tren mana yang lebih kuat dan tren mana yang membentuk repaint atau false signal. Karena identifikasi cukup mudah dengan melihat dari m1 ke h4 jika tren naik secara otomatis dalam jangka panjang kemungkinan besar bullish. Begitu juga sebaliknya, jika sinyal dari m1 ke h4 mengindikasikan trend turun, maka tren jangka panjang akan membentuk bearish.

Rekomendasi
Sebaiknya gunakan indikator jika terjadi tren. Hal ini memungkinkan sinyal memberikan informasi yang valid. Pernah diuji saat terjadi sideway. Hasil sinyal yang diberikan antara m1 sampai h4 sulit dicapai. Untuk itu tren yang paling ampuh bisa diketahui dari berita besar atau saat sesi terbuka tumpang tindih. Indikator Untuk melihat tren yang lebih kuat selama berminggu-minggu, Anda dapat memberi sinyal lanjutan sampai Anda mengambil MN. Biasanya hal ini dilakukan oleh trader swing yang hanya melakukan transaksi selama beberapa periode saja.

Platform: Metatrader4
Pasangan mata uang: Pasangan mata uang
Waktu Trading: Sepanjang waktu
Kerangka Waktu: Any
Pasar: Forex, Indicies, Komoditas.

RESELLER TIDAK DI PERBOLEHKAN
SEMUA HAK CIPTA !!

Indikator Teknis Terbaik untuk Trading Harian

Di dalam dunia trading forex kita cukup mengenal Moving Average Convergence Divergence (MACD), RSI, moving average (MA), Bollinger Bands, stochastics, dan beberapa lainnya, tetapi apa indikator teknis terbaik untuk trading harian? Trader harian harus bertindak cepat, jadi untuk memantau banyak indikator terlalu memakan waktu, kontra produktif dan sebenarnya cenderung memperburuk kinerja. Gunakan hanya beberapa indikator, kemudian maksimalkan. Pertimbangkan tips ini untuk menemukan indikator trading harian terbaik untuk Anda.

Trading harian dengan Indikator atau Tanpa Indikator

Indikator hanyalah manipulasi data harga atau volume data, oleh karena itu banyak trader harian tidak menggunakan indikator sama sekali. Indikator tidak diperlukan untuk trading yang menguntungkan. Berlatih melakukan trading berdasarkan aksi harga dan hanya ada sedikit kebutuhan untuk indikator.

Misalnya, harganya cenderung lebih tinggi, tetapi kehilangan momentum. Untuk seseorang yang tidak terbiasa membaca aksi harga (menganalisis bagaimana harga bergerak), ini mungkin sulit untuk dilihat, tetapi indikator dapat membuatnya lebih jelas. Sayangnya, indikator datang dengan sejumlah masalah mereka sendiri, menandakan reverse terlalu cepat atau terlambat.

Banyak Indikator Trading yang Redundan

Banyak indikator hampir sama persis, dengan sedikit variasi. Satu dapat didasarkan pada persentase gerakan sementara yang lain didasarkan pada pergerakan dolar (PPO dan MACD). Juga, indikator dapat menjadi bagian dari “keluarga” yang sama. Contohnya termasuk diantaranya adalah MACD, stochastics, dan RSI. Meskipun mereka mungkin tampak sedikit berbeda, biasanya hanya menggunakan satu saja sudah cukup. Memiliki ketiganya di grafik Anda tidak akan meningkatkan peluang trading Anda, karena semua indikator ini akan memberi Anda informasi yang hampir sama pada sebagian besar waktu.

Bahkan MA dan MACD dapat memberikan informasi yang sama. Jika Anda menggunakan indikator MACD (12,26) dan juga menambahkan 12 dan 26-periode MA ke grafik harga Anda, indikator MACD dan MA akan memberi tahu Anda hal yang sama. Faktanya, semua MACD menunjukkan seberapa jauh rata-rata pergerakan 12 periode di atas atau di bawah MA 26 periode.

Ketika MACD melintasi di atas atau di bawah nol garis, itu berarti MA 12 periode melintas di atas atau di bawah periode 26. Jika Anda menambahkan indikator ini ke grafik Anda, mereka akan selalu saling mengkonfirmasi satu sama lain, karena mereka menggunakan input yang sama.

Jika Anda memilih untuk menggunakan indikator, hanya pilih satu dari masing-masing dari empat kelompok berikut (jika diperlukan, ingat indikator tidak diperlukan untuk melakukan trading yang menguntungkan). Bahkan memilih hanya satu dari setiap grup dapat menyebabkan redudansi dan kekacauan, tanpa memberikan wawasan tambahan.

  • Osilator: Ini adalah sekelompok indikator yang mengalir naik dan turun, sering kali antara batas atas dan bawah. Osilator populer termasuk RSI, Stochastics, Commodity Channel Index (CCI) dan MACD.
  • Volume: Selain volume dasar, ada juga indikator volume. Ini biasanya menggabungkan volume dengan data harga dalam upaya untuk menentukan seberapa kuat tren harga. Indikator volume populer termasuk Volume (biasa), Aliran Uang Chaikin, On Balance Volume, dan Aliran Uang.
  • Overlay: Ini adalah indikator yang tumpang tindih dengan pergerakan harga, tidak seperti indikator MACD misalnya yang terpisah dari grafik harga. Dengan overlay, Anda dapat memilih untuk menggunakan lebih dari satu, karena fungsinya sangat beragam. Overlay populer termasuk Bollinger Bands, Keltner Channels, Parabolic SAR, Moving Average, Pivot Point dan FibonacciRetracementdan Extensions.
  • Indikator Breadth: Kelompok ini termasuk indikator yang harus dilakukan dengan sentimen trader atau apa yang dilakukan pasar yang lebih luas. Ini sebagian besar terkait pasar saham dan termasuk Trin, Ticks, Tiki dan Advance-Decline Line.

Ada sedikit kebutuhan untuk lebih dari satu indikator oscillator, Breadth, atau volume. Namun, Anda dapat menggunakan beberapa overlay, membantu menunjukkan perubahan tren, tingkat trading, dan area dukungan atau resistensi potensial.

Menggabungkan Indikator Trading Harian

Pertimbangkan memilih satu atau dua indikator untuk membantu entri (masuk) dan exit (keluar), masing-masing. Misalnya, RSI dapat digunakan untuk membantu mengisolasi tren dan titik entri. Dalam tren naik, RSI harus memperpanjang di atas 70 pada reli dan tetap di atas 30 pada pullback. Panduan sederhana ini dapat membantu mengkonfirmasi tren, menyoroti peluang trading, dan melihat kapan pasar mungkin mengubah arah tren.

MA, ATR Stops (Chandelier Exits) atau Moving Average Envelopes dapat diterapkan pada bagan (overlay) untuk membantu keluar. Sebagai contoh, salah satu dari ini dapat digunakan sebagai kerugian trailing stock pada tren trading. Jika tren naik, lihat untuk keluar jika harga turun di bawah garis (yang akan berada di bawah harga saat harga naik).

Ini hanyalah satu contoh bagaimana indikator dapat digabungkan. Indikator mana yang dipilih tergantung pada bagaimana seorang trader melakukan trading, dan pada jangka waktu berapa lama. Kalibrasikan setiap indikator (melalui pengaturan indikator) ke aset spesifik, kerangka waktu dan strategi yang diperdagangkan. Pengaturan standar pada indikator mungkin tidak ideal, jadi ubah mereka untuk memastikan mereka memberikan sinyal terbaik untuk trading yang diambil. Pengaturan indikator mungkin memerlukan penyesuaian sesekali karena kondisi pasar berubah seiring waktu.

Penutup

Sayangnya, tidak ada indikator tunggal yang terbaik untuk trading harian. Indikator teknis hanyalah alat, mereka tidak dapat menghasilkan keuntungan. Keuntungan membutuhkan seorang trader untuk menggunakan indikator mereka dan keterampilan analisis harga dengan cara yang benar. Hal ini membutuhkan latihan.

Ketahui indikator Anda dengan baik: Apa saja kelemahannya? Kapan biasanya menghasilkan sinyal palsu? Trading bagus apa yang bisa jadi miss (gagal sinyal)? Apakah itu cenderung memberikan sinyal terlalu cepat atau terlambat? Dapatkah indikator digunakan untuk memicu trading, atau apakah itu hanya mengingatkan Anda untuk melakukan trading potensial (waktu yang baik atau waktu yang buruk)? Ketahui hal-hal tersebut tentang indikator yang Anda gunakan, dan Anda akan berada di jalan untuk menggunakannya dengan lebih produktif.

Peringkat broker opsi biner:
Tempat berinvestasi
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: