Kaya Dengan Bitcoin, 10 Orang Terkaya Dunia, dari Teknologi hingga Fesyen

Peringkat broker opsi biner:

10 Orang Terkaya Dunia, dari Teknologi hingga Fesyen

Jakarta, CNBC Indonesia – Kapitalisme di dunia meningkat seiring kemunculan para pengusaha yang memperoleh kekayaan dari banyak hal, mulai dari criptocurrency, telekomunikasi, sampai merancang pakaian pengantin.

Forbes telah mendata ada 2.208 miliuner yang berasal dari 72 negara dan bahkan untuk pertama kalinya ada yang berasal dari Hungaria dan Zimbabwe.

Kelompok elit ini memiliki kekayaan sekitar US$1,9 triliun (Rp 26,1 kuadriliun), naik 18% dibandingkan tahun lalu. Rata-rata kekayaan bersih mereka adalah sekitar US$4,1 miliar, dilansir dari Forbes.

Amerika memeringkati posisi teratas dengan total 585 miliuner dari negaranya, diikuti China dengan 373 miliuner.

CEO dan pendiri raksasa teknologi Amazon, Jeff Bezos, menjadi orang terkaya di dunia dan untuk pertama kalinya menjadi satu-satunya orang yang masuk dalam daftar Forbes dengan kekayaan senilai 12 digit.

Kekayaan Bezos melonjak lebih dari US$39 miliar dari keuntungan usahanya dalam setahun ini, menjadi yang membukukan kenaikan tertinggi dalam setahun di daftar Forbes. Setelahnya ada Bill Gates, lalu Bernard Arnault yang kembali merebut gelar orang terkaya di Eropa sejak kali terakhir di tahun 2020.

Ada 259 orang kaya baru, termasuk miliuner cryptocurrency pertama, yaitu dua orang Kanada yang perusahaan mainannya berada di belakang perusahaan Hatchimals and PAW Patrol; dua orang Amerika yang mendirikan peritel online, Wayfair; dan ahli waris berusia 35 tahun yang mengelola In-N-Out Burger.

Berharta Rp 63 T, Ini Orang Terkaya Berkat Bitcoin Cs
Rajin Ekspansi, Ini Orang Terkaya Dunia Karena Teknologi
Pewaris Raksasa Ritel AS Walmart Jadi Wanita Terkaya Dunia
Berharta di Atas Rp 72 T, Ini Orang Terkaya Karena Judi

Namun ada 121 orang yang dikeluarkan dari daftar karena nasib buruk atau isu politik, di antaranya ada 10 orang Arab Saudi.

Dilansir dari Forbes, berikut daftar orang terkaya tahun 2020.

Peringkat broker opsi biner:

Jeff Bezos
Nilai Kekayaan: US$112 miliar (Rp 1.500 triliun)
Pimpinan Amazon ini menjadi orang kaya pertama yang berhasil memeringkati posisi teratas di daftar World’s Billionaires versi majalah Forbes dengan kekayaan mencapai US$100 miliar.
Ia memiliki 16% saham raksasa e-commerce Amazon, yang didirikannya di sebuah garasi di kota Seattle pada tahun 1994.
Bezos menempuh pendidikan di Universitas Princeton dan bekerja disebuah hedge fund sebelum menjual buku online.

Bill Gates
Kekayaan: US$90 miliar (Rp 1.200 triliun)
Gates dan istrinya, Melinda, memimpin Bill and Melinda Gates Foundation, badan amal pribadi terbesar di dunia. Badan amal ini berfokus untuk menyelamatkan kehidupan dan meningkatkan kesehatan global, juga bekerja sama dnegan Rotary International untuk memberantas polio.
Gates telah menjual sebagian besar saham kepemilikannya di Microsoft dan hanya memiliki sisa saham sekitar 1%.

Warren Buffett
Kekayaan: US$84 miliar (Rp 1.134 triliun)
Buffett yang dikenal sebagai ‘Oracle of Omaha’ merupakan investor tersukses sepanjang masa. Ia menjalankan Berkshire Hathaway, yang memiliki lebih dari 60 perusahaan, termasuk perusahaan asuransi ‘Geico’, perusahaan pembuat baterai ‘Duracell’, dan restoran dengan banyak cabang ‘Dairy Queen’.
Ia merupakan anak seorang anggota Kongres AS.

Bernard Arnault dan keluarganya
Kekayaan: US$72 miliar (Rp 972 triliun)
Ia adalah salah satu penggagas mode dunia yang memiliki kerajaan produk kelas dunia, seperti Louis Vuitton dan Sephora.
Ia menghasilkan kekayaan dari LVMH dan juga US$30,5 miliar dalam setahun dari hasil membeli Christian Dior.

Mark Zuckerberg
Kekayaan: US$71 miliar (Rp 958 triliun)
CEO Facebook ini menjadi kaya akibat melonjaknya harga saham media sosial ciptaannya.
Dropout dari Harvard, ia mendirikan Facebook di usia 19 tahun pada tahun 2004.
Zuckerberg membuat Facebook di Harvard agar teman-temannya dapat mencocokkan nama dengan wajah-wajah di kelas.
Pada tahun 2020 Facebook go public.

Amancio Ortega
Kekayaan: US$70 miliar (Rp 945 triliun)
Ia merupakan orang terkaya di Eropa dan peritel terkaya di dunia.
Ortega merupakan pelopor di dunia fast fashion (fesyen dengan harga murah dan berkualitas baik), dan bersama istrinya menjadi co-founder Inditex, perusahaan yang dikenal dari produk cabangnya, Zara.
Ia memiliki 60% dari Inditex yang yang terdaftar di Madrid, yang memiliki 8 merek, termasuk Massimo Dutti dan Pull & Bear, juga sekitar 7.500 toko di sekitar Madrid.

Carlos Slim Helu dan Keluarga
Kekayaan: US$67,1 miliar (Rp 905 triliun)
Slim adalah orang terkaya di Meksiko dan keluarganya merupakan pemilik America Movil, perusahaan telekomunikasi seluler terbesar di Amerika Latin.
Bekerja sama dengan perusahaan telekomunikasi asing, Slim membeli saham di Telmex, perusahaan ponsel satu-satunya di Meksiko.
Ia juga memiliki saham di perusahaan kontruksi Meksiko, barang konsumsi, pertambangan, dan real setate.

Charles Koch
Kekayaan: US$60 miliar (Rp 810 triliun)
Koch adalah chairman dan CEO Koch Industries, perusahaan swasta terbesar kedua Amerika, sejak 1967. Ia memiliki pendapatan US$100 miliar dari bisnis jaringan pipa, bahan kimia, cangkir Dixie, handuk kertas Brawny, dan karpet Stainmaster.
Ayahnya, Fred Koch, yang memulai bisnis tersebut

David Koch
Kekayaan: US$60 miliar (Rp 810 triliun)
Ia merupakan pemimpin Koch Industries dari segi kepemilikan saham terbesar.
Penduduk asli Kansas ini tinggal di kota New York dan mengawasi perusahaan tenologi bahan kimia Koch.

Larry Ellison
Kekayaan: US$58,5 miliar (Rp 789 triliun)
Ellison adalah co-founder perusahaan software, Oracle, yang didirikan pada tahun 1977 dan merupakan perusahaan penyedia jasa database pengelolaan hubungan pelanggan.
Ia mundur dari jabatan CEO Oracle pada tahun 2020, namun menjabat sebagai chairman di divisi board and chief technology officer.
Ia juga membuat perusahaan software-cloud, Netsuite, yang merupakan bagian dari program komputasi awan Oracle.

Kekayaan Donald Trump Turun Rp 5,5 T dalam Setahun

Jakarta, CNBC Indonesia – Setahun setelah menjabat sebagai orang nomor satu di Amerika Serikat, kekayaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump turun sekitar US$400 juta (Rp 5,5 triliun) menjadi $3,1 miliar menurut daftar Miliuner Dunia versi majalah Forbes yang diumumkan baru-baru ini.

Namun, jumlah kekayaan bersihnya tercatat sama dengan nilai yang tertera dalam daftar warga negara Amerika terkaya Forbes 400 yang dirilis bulan Oktober.

Penyebab penurunan nilai kekayaan Trump selama setahun ini sebagian besar adalah kondisi pasar. Penjualan perumahan di New York, AS, masih belum sepenuhnya pulih.

Selain itu, kepribadian sang presiden yang kontroversial ternyata punya andil dalam penurunan bisnisnya.

Meningkatnya jumlah e-commerce telah menurunkan nilai properti seperti Trump Tower, yang terletak di tengah-tengah pusat perbelanjaan Fifth Avenue, New York. Forbes mengestimasi nilai bangunan milik Trump yang paling terkenal itu turun $41 juta tahun lalu.

Tidak jauh dari situ, sebuah properti milik sang presiden juga bernasib serupa. Akibat kondisi pasar yang sulit, perusahaan perlengkapan olahraga Nike yang sudah menjadi penyewa jangka panjang mengumumkan akan mengosongkan tempatnya pada musim semi ini.

Hal ini membuat Trump Organization membutuhkan penyewa baru untuk properti yang berukuran sekitar enam ribu meter persegi tersebut.

“Saya tidak tahu penyewa seperti apa yang membutuhkan ruangan seluas itu, kecuali toko serba ada,” kata broker perumahan Manhattan Eric Anton, seperti dilansir dari Forbes. “Dan saya pikir tidak ada perluasan toko serba ada [dalam bentuk] apapun.”

Properti golf milik Trump tidak terlalu terpengaruh oleh pergerakan pasar, tetapi cenderung lebih rentan terhadap kondisi politik yang sedang terjadi. Tiga dari klub golf terbesar Trump terletak di negara-negara bagian yang mendukungnya, dan ternyata pendapatan masing-masing klub naik lebih dari 5%.

Sebaliknya, penjualan menurun sekitar 4% di tempat-tempat di mana Trump kalah dari Hillary Clinton, yaitu di bagian timur laut dan Los Angeles. Pendapatan juga menurun di Skotlandia, lokasi dua klub golf Trump.

Nilai perusahaan manajemen dan lisensi hotel Trump ikut anjlok sekitar $50 juta tahun lalu, seiring dengan memudarnya pengaruh merek Trump di pasar-pasar, seperti Toronto, Kanada, dan New York. Para investor di sana bahkan menghapus nama sang predisen dari hotel-hotel mereka. Awal bulan ini, para pekerja dilaporkan membongkar papan nama Trump di yang tertera di gedung lantai tiga di Panama.

Berharta Rp 63 T, Ini Orang Terkaya Berkat Bitcoin Cs
10 Orang Terkaya Dunia, dari Teknologi hingga Fesyen
Melihat Gaji Presiden Jokowi dan 13 Petinggi Negara Lain

Meski begitu, tetap ada secercah harapan yang terlihat dalam portofolio bisnis Trump.

Ruang kantor yang berlokasi di pusat kota Manhattan tercatat memiliki kinerja yang lebih baik daripada bangunan yang disewakan untuk peritel. Hal itu membantu meningkatkan nilai properti Trump yang paling berharga yang terletak di area Wall Street sekitar $32 juta.

Memang, nilai kekayaan $3,1 miliar itu jauh lebih kecil dari kekayaan senilai lebih dari $10 miliar yang pernah Trump klaim. Namun tetap saja, ia adalah salah satu presiden terkaya sepanjang sejarah AS. (prm)

Penemu Misterius Bitcoin Masuk Daftar 50 Orang Terkaya di Dunia

Liputan6.com, Jakarta – Nilai bitcoin sempat mencapai level tertinggi sekitar US$ 20.000 atau sekitar Rp 271,59 juta (asumsi kurs Rp 13.579 per dolar Amerika Serikat). Namun, berdasarkan indeks CoinDesk, nilai bitcoin turun dan sentuh level US$ 19.771 atau sekitar Rp 268,46 juta.

Mengutip laman Quartz, seperti ditulis Selasa (19/12/2020) jika nilai bitcoin sentuh level tertinggi, kekayaan penemu misterius bitcoin Satoshi Nakamoto, mencapai US$ 19,4 miliar atau sekitar Rp 263,45 triliun. Hal itu mendorong Satoshi Nakamoto dapat berada di posisi 44 sebagai orang terkaya di dunia, berdasarkan daftar Forbes. Bila melihat daftar kekayaan orang terkaya versi Forbes, peringkat 42,43 dan 44 nilai kekayaan berkisar US$ 19,9 miliar-US$ 18,8 miliar.

Nilai kekayaan Satoshi Nakamoto itu berasal dari 980 ribu bitcoin yang dimilikinya sendiri. Kemungkinan koin bitcoin tersebut diperoleh dari penambangan mata uang kripto selama sembilan tahun di sebuah teknologi. Akan tetapi, dana itu tak tersentuh selama bertahun-tahun.

Berdasarkan posisi orang terkaya versi Forbes, Satoshi Nakamoto berada di antara Laurene Powell Jobs yang memiliki kekayaan US$ 20 miliar. Kekayaan Laurene Jobs berasal dari Apple dan Disney.

Kemudian disusul Paul Allen yang memiliki kekayaan US$ 19,9 miliar yang kekayaannya berasal dari Microsoft dan investasi, selanjutnya Stefan Persson, anak pendiri H&M Erling Persson ini memiliki kekayaan US$ 19,6 miliar. Kekayaan Persson berasal dari H&M.

Di belakang Nakamoto, ada miliarder Arab Saudi Pangeran Alwaleed bin Talal dan Theo Albrecht Jr.

Selain itu, meski bitcoin sentuh level terendah, kekayaan Nakamoto masih mencapai US$ 17,9 miliar. Nilai kekayaan Nakamoto bersama dengan pendiri Luxottica yang memiliki Ray-Ban yaitu Leonardo Del Vecchio. Mereka pun masih masuk posisi 50 orang terkaya di dunia.

Sebelumnya pada Oktober, Satoshi Nakamoto berasa di posisi 247 untuk daftar orang terkaya di dunia. Kekayaan Nakamoto diperkirakan US$ 5,9 miliar. Ketika itu, bitcoin sentuh level baru US$ 6.000 per koin.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Perusahaan Jepang Ini Bayar Gaji Karyawan Pakai Bitcoin

Salah satu pasar mata uang digital bitcoin terbesar di dunia adalah Jepang. Tak heran, jika cryptocurrency ini pun memiliki kegunaan lain selain investasi, salah satunya adalah untuk membayar gaji pegawai. Salah satu perusahaan Jepang, GMO Internet Group, kini menggunakan bitcoin sebagai alat pembayaran gaji karyawannya.

Perusahaan yang memiliki 4.000 karyawan ini akan memberikan porsi gaji mulai dari 10 ribu yen hingga 100 ribu yen dalam bentuk bitcoin. Dilansir dari theguardian.com, Selasa (18/12/2020), langkah ini dilakukan pihak manajemen perusahaan demi meningkatkan perkembangan mata uang digital di Jepang. Kebijakan ini nantinya akan mulai diberlakukan pada 2020.

“Para karyawan bisa menerima gaji mereka dalam bentuk bitcoin jika mereka mau. Kami ingin meningkatkan literasi mata uang virtual kita dengan benar-benar menggunakannya,” tutur juru bicara GMO internet group Harumi Ishii.

Selain mendapat gaji dalam bentuk bitcoin, karyawan yang memilih dibayar dengan mata uan digital juga berhak mendapatkan insentif 10 persen dari jumlah gaji. Awalnya, GMO Internet Group mulai masuk ke pasar mata uang digital pada Mei 2020. Tak lama setelahnya, mereka mengumumkan akan melakukan penambangan bitcoin yang dilakukan mulai 2020.

Sejak diluncurkan hampir 9 tahun yang lalu, nilai bitcoin sudah meroket sangat tinggi. Pada minggu lalu, Bitcoin diperdagangkan di atas US$ 16.000 atau sekitar Rp 217 juta (US$ 1=Rp 13.593). Bitcoin juga sukses mengubah nasib orang menjadi miliarder. Mereka adalah si kembar tampan Tyler dan Cameron Winklevoss atau yang dikenal dengan nama The Winklevii. Lelaki kembar identik itu kini berusia 36 tahun.

Kisah mereka menjadi miliarder bitcoin dimulai saat keduanya menggugat Mark Zuckerberg pada 2020 atas tudingan mencuri ide bisnis Facebook. Pada 2009, keduanya sepakat menghentikan gugatan hukum dan mendapatkan US$ 65 juta (sekitar Rp 878,3 miliar). Dari jumlah tersebut, keduanya menggunakan US$ 11 juta (sekitar Rp 148,6 miliar) untuk berinvestasi bitcoin pada 2020.

Dengan uang US$ 11 juta tersebut, keduanya membeli satu persen (sekitar 100.000 keping bitcoin) dari seluruh bitcoin yang ada. Seiring dengan nilai tukar bitcoin yang terus melonjak, keduanya kini jadi miliarder pertama bitcoin dengan kekayaan melebihi US$ 1 miliar atau setara Rp 13,5 triliun.

Peringkat broker opsi biner:
Tempat berinvestasi
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: