Komoditas Perdagangan Dari Indonesia Yang Terkenal Sejak Dulu Kecuali Broker forex terbaik di

Peringkat broker opsi biner:

Broker Forex Terbaik dan Terpercaya untuk Trader Lokal Indonesia

Bergelut dalam memilih broker forex yang aman dan bagus memang gampang-gampang susah. Seiring perkembangan pasar forex, sudah dipastikan jumlah broker forex juga semakin banyak. Hal ini otomatis akan mempersulit Anda untuk memilih broker forex yang terbaik, apalagi terpercaya.

Memilih broker forex yang tepat butuh strategi dan cara trading forex yang tepat pula. Bagaimanakah cara memilih broker forex terbaik?

Anda sebagai investor harus menganalisa tujuan investasi, jumlah dana yang akan diinvestasikan, jenis trading, jangka waktu kegiatan trading, strategi yang akan digunakan, dan juga pertimbangan toleransi risiko.

Broker forex yang akan membantu mengeksekusi perdagangan forex. Keuntungan yang diterima broker forex adalah melalui selisih antara bid dan ask, juga dari komisi atau biaya pada layanan mereka.

Rekomendasi Broker Forex Terbaik dan Terpercaya 2020

Broker Info Regulation Terima Trader US Link Buka Akun
Spread: Floating, mulai dari 0 pips
Leverage: 1:500
Min.Deposit: $5
Promo: 50% Bonus untuk Setiap Deposit, fixed rupiah 1 USD = 10,000 IDR, Hadiah Sepeda Motor Setiap Minggu, Merchandise OctaFX
IFSA (St. Vincent and Grenadines), 19776 IBC 2020 Buka Akun Baca Review
Spread: Mulai 0 Pips
Leverage: 1:2000
Min.Deposit: $1
Promo: 100% Bonus Deposit
Regulated by CySEC, IFSC, CRFIN. Buka Akun Baca Review
Spread: Mulai 0.1 Pip
Leverage: 1:888
Min.Deposit: $5
Promo: 15% Instant Bonus
Regulated by IFSC, FCA UK, CySEC, BaFin, ASIC Buka Akun Baca Review
Spread: 3 Pips (Fixed)
Leverage: 1:1000
Min.Deposit: $1
Promo: 30% Deposit Bonus
RAFMM, CySEC Buka Akun Baca Review
Spread: Mulai 0 Pip
Leverage: 1:500
Min.Deposit: $300
Promo:
Regulated by FCA UK Buka Akun Baca Review
Spread: Mulai 0,1 Pip
Leverage: 1:2000
Min.Deposit: $1
Promo:
Regulated By CRFIN (Russia), FCA UK dan CySEC Buka Akun Baca Review
Spread: Mulai dari 0.2 Pip
Leverage: 1:100
Min.Deposit: Rp 5.000.000
Promo: Belum Ada
BAPPEBTI Buka Akun Baca Review
Spread: mulai dari 1 pip
Leverage: Maksimal 1:500
Min.Deposit: 100 USD
Promo:
Regulated by Bappebti 54/BAPPEBTI/SI/05/2020 Buka Akun Baca Review
Spread: Mulai 2,3 Pips
Leverage: 1:200
Min.Deposit: 5 juta Rupiah
Promo:
Regulated by Bappebti (No. 05/BAPPEBTI/SI/XII/2000) Buka Akun Baca Review
Spread: Mulai dari 0 pips
Leverage: 1:400
Min.Deposit: $250
Promo: Belum Ada
CFTC, NFA, MFSA Buka Akun Baca Review

Hal-hal yang bisa Anda lakukan sebelum memilih Broker Forex Terbaik

1. Lakukanlah sejumlah riset

Hanya membaca ulasan broker berdasarkan rating bintang saja tidaklah menjamin.
Pertama, Anda harus menetapkan kriteria dan hal-hal yang perlu diharapkan dari suatu broker, dan apa yang Anda inginkan dari bisnis ini. Kemudian lakukan riset Anda sendiri.
Untuk mendukung riset Anda, Anda bisa membuat daftar pertanyaan untuk diajukan kepada calon broker forex Anda, antara lain:

– Currency pairs (asangan mata uang) apa yang akan Anda perdagangkan?
– Berapa spreads yang cocok bagi Anda (tetap, berubah, berapa pips)?
– Apakah Anda mau membayar komisi untuk trading forex?
– Tipe akun seperti apa yang akan Anda gunakan untuk investasi minimal (ukuran account)?
– Berapa l-everage yang Anda butuhkan?
– Alat Indikator apa yang Anda butuhkan untuk menjalankan trading?
– Platform trading apa yang dibutuhkan?
– Apakah Anda Scalper?
– Apakah Anda pemain Hedging?
– Apakah Anda butuh Trailing Stop?
– Apakah Anda butuh fitur eksekusi “one-click-trading” atau EA robots?
– Apakah Anda ingin fitur mobile trading?
– Apakah Anda peduli untuk memilih broker ECN / STP / Dealing Desk?
– Apakah Anda peduli tentang reputasi broker forex?
– Dengan cara apa Anda mengirim / menerima dana transfer (wire transfer, Skrill, Neteller, Paypal, credit card..dll)?
– Berapa banyak yang Anda siap untuk membayar biaya transfer menerima/membayar dana (deposit, withdraw)?
– Seberapa banyak kesiapan Anda menerima risiko kehilangan dana jika terjadi kerugian?

2. Pastikan broker forex terdaftar secara legal

Anda tidak akan menyerahkan uang dalam jumlah besar kepada orang yang hanya mengaku bahwa dirinya adalah sah/terdaftar secara legal.
Pastikan Anda memeriksa dan menganalisa broker forex tersebut pada badan-badan hukum bersangkutan. Di Indonesia, Anda bisa memeriksanya ke Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), dan Kliring Berjangka Indonesia (KBI).

Peringkat broker opsi biner:

3. Memudahkan setor dan tarik dana

Tidak ada alasan bagi broker forex untuk mempersulit Anda dalam menarik dana. Broker yang baik akan mengusahakan agar Anda dapt semudah mungkin melakukan setor atau tarik dana.

4. Analisa platform

Dalam online trading forex, platform trading menjadi salah satu faktor penting dalam mencari broker forex terbaik, karena mayoritas aktivitas trading dilaksanakan melalui platform trading yang disediakan oleh broker forex.
Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika mencoba platform trading forex dari broker adalah:

– Apakah fitur-fitur yang disediakan dapat Anda gunakan dengan optimal atau tidak?
– Apakah disediakan informasi rekening? Ini memungkinkan Anda melacak dan mengelola transaksi trading secara efisien.
– Apakah disediakan charting tools (grafik harga) yang mudah dipahami?
– Dan apakah disediakan informasi lain yang dibutuhkan dalam trading Anda?

5. Pemenuhan Order (Eksekusi Order)

Broker forex punya kewajiban memenuhi order klien pada harga terbaik. Pada saat pasar berada dalam keadaan normal (normal likuiditas, tidak ada berita penting yang disiarkan, atau kejadian besar), tidak ada alasan bagi broker forex untuk tidak memenuhi order klien pada, atau setidaknya mendekati, harga pasar yang terlihat pada saat klien menekan tombol ‘beli’ atau ‘jual’ di komputer mereka.

Selain beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum memilih broker forex terbaik, berikut adalah tips memilih broker forex yang asli dan terpercaya.

1. Memperbolehkan segala macam teknik trading, termasuk scalping, martingale, dll;
2. Memperbolehkan hedging atau locking;
3. Tidak memperbolehkan transfer dengan pihak ke 3, karena faktor keamanan dan legalitas money laundry (transfer harus dengan Bank Transfer langsung ditujukan ke perusahaan pialang yang bersangkutan, TIDAK BOLEH dengan media tidak legal seperti Liberty Reserve (LR), Voucher dan titip transfer dengan perorangan atau beda nama);
4. Leverage yang disediakan mulai dari 1:100. Idealnya adalah 1:200 atau max 1:400. Jangan lebih seperti 1:1000 karena itu justru akan meledakkan account trading Anda.
5. Ketahui lama berdirinya perusahaan broker tersebut. Minimum harus diatas 5 tahun.

Dengan melakukan trading forex, Anda sudah mempertaruhkan dana investasi yang tidak sedikit. Semakin besar imbal hasil, risiko pun semakin besar.

Maka bijaksanalah dalam memilih broker forex dan perusahaan perdagangan forex. Ingat, pilihlah broker forex dengan reputasi yang baik, dan jangan percaya dengan rating, awards dan sejenisnya yang menunjukkan mereka adalah broker terbaik. Kecuali yang memberi rating adalah lembaga yang benar-benar bisa dipercaya seperti Forbes, Fortune, INC, Barons, Deloitte. Diluar lembaga itu sebaiknya jangan.

Mengenal Tipe Broker Forex

Tahukah Anda, ada berapa banyak broker forex di dunia ini? Menurut sebuah riset oleh FinanceFeeds pada tahun 2020, ada 1,231 broker forex berbasis Metatrader di seluruh dunia. Banyaknya jumlah broker forex tentu membuat trader kebingungan memilih. Broker mana yang terbaik? Mana yang bagus untuk pemula? Mana pula yang paling bisa dipercaya? Memilih broker itu sebenarnya mudah saja jika Anda telah memahami aneka tipe broker forex dan mampu membandingkan layanan yang mereka sajikan.

Dilihat dari cara kerja sistemnya, ada dua tipe broker forex, yaitu broker dengan Dealing Desk (DD) dan tanpa Dealing Desk (NDD). Broker DD juga sering dijuluki broker bandar (Market Maker). Sedangkan, broker tipe NDD (bukan bandar) dapat digolongkan menjadi dua lagi, yakni Electronic Communication Network (ECN) dan Straight Through Processing (STP). Selain itu, ada pula broker forex yang menyediakan fasilitas DD dan NDD sekaligus, sehingga dijuluki broker Hybrid. Apa yang menandai perbedaan antar tipe broker forex ini? Mari simak ulasannya bersama-sama.

  • Broker dengan Dealing Desk (DD)

Broker DD bekerja dengan memposisikan diri sebagai counterparty dalam setiap transaksi trader dan mendapatkan keuntungan dari spread. Semua order trader akan masuk ke meja broker (Dealing Desk). Dapat dikatakan bahwa mereka “menciptakan pasar” sendiri, kemudian bertindak sebagai penjual maupun pembeli dalam pasar tersebut. Sistem ini sebenarnya lazim di kalangan bank-bank dan penyedia likuiditas besar, sehingga statusnya tetap legal. Namun, akan menjadi masalah ketika broker DD tidak teregulasi oleh sebuah lembaga pemerintah resmi, karena mereka bisa saja tergoda untuk memanipulasi harga agar trader merugi. Broker DD tak teregulasi yang sering memanipulasi harga ini disebut juga dengan istilah “Bucket Shop”.

Broker DD yang bonafide memiliki sejumlah keunggulan tersendiri. Beberapa ciri khas tipe broker forex ini antara lain:

  • Menawarkan eksekusi instan (instant execution).
  • Mampu menyediakan akun trading dengan syarat modal minimal sangat rendah.
  • Mampu menyediakan akun trading dengan ukuran lot sangat rendah seperti akun nano atau akun sen.
  • Mampu menyediakan beragam fasilitas di luar kewajaran seperti leverage hingga 1:1000 atau lebih tinggi lagi, fitur spread tetap (fixed spread), spread nol (zero spread), dan beragam promosi menarik.

Broker DD bisa menjadi pilihan bagi trader, jika mereka telah mengantongi ijin dari badan regulator yang kredibel, seperti NFA/CFTC Amerika Serikat, FCA Inggris, JFSA Jepang, dan ASIC Australia. Faktanya, beberapa broker terpopuler di dunia merupakan broker DD. Akan tetapi, trader perlu mewaspadai broker DD yang tak berijin atau hanya memiliki lisensi dari badan regulator tak terkenal.

Broker DD yang ijinnya jelek (Bucket Shop) dikenal mampu melakukan rekayasa seperti requote harga, stop loss hunting, dan server sering macet. Broker Bucket Shop juga kemungkinan mangkir melunasi penarikan dana trader dengan berbagai alasan, mulai dari menunda pembayaran hingga lebih dari dua pekan, memotong keuntungan trader, dan lain sebagainya. Pada awalnya, trader mungkin tertarik mendaftar ke broker Bucket Shop karena iming-iming bonus menggiurkan. Namun, pada akhirnya perolehan bonus itu bisa jadi lebih rendah ketimbang kerugian yang dihadapi gegara manipulasi broker.

  • Broker tanpa Dealing Desk (NDD)

Sesuai namanya, order trader yang masuk ke broker NDD tidak akan masuk ke meja broker, melainkan disalurkan ke pihak lain. Tipe broker forex NDD bekerja layaknya perantara antara trader dengan jaringan pasar interbank tempat terjadinya jual-beli forex. Broker NDD biasanya tidak memasang posisi melawan trader, sehingga keuntungan mereka utamanya bersumber dari mark-up spread dan komisi trading saja.

Broker NDD bisa digolongkan lagi menjadi dua berdasarkan caranya mengoper order trader ke pihak lain:

  • Broker STP: Broker STP mengoper order trader ke sebuah “liquidity pool” yang terdiri dari banyak lembaga keuangan penyedia likuiditas (seperti bank-bank internasional, Hedge Funds, Prime Brokers, dll). Order trader akan dieksekusi berdasarkan posisi harga terbaik yang tersedia dalam “liquidity pool” tersebut.
  • Broker ECN: Broker ECN mengoper order trader ke jaringan bank-bank internasional dan penyedia likuiditas (liquidity provider) lain yang telah dibangunnya, sehingga order trader nantinya akan dijalankan sesuai dengan harga terbaik yang muncul di pasar tersebut.

Sepintas, keduanya mirip. Namun, broker ECN lebih transparan dibandingkan broker STP, karena semua trader ECN bisa melihat langsung posisi buy dan sell pemain pasar yang lain (disebut juga Depth of Market/DoM). Sedangkan broker STP tidak bisa menyediakan tampilan DoM, sehingga tak sedikit pula broker Bucket Shop berkedok STP.

Bagaimana dengan jenis akun, leverage, dan spread? Broker STP mirip dengan broker DD, karena sama-sama bisa memberikan leverage tinggi, jenis akun yang lebih variatif, dan bahkan fasilitas bebas komisi (free commission). Bagus atau tidaknya broker STP akan tergantung pada berapa banyak penyedia likuiditas yang tergabung dalam “liquidity pool”-nya. Jika hanya tersedia satu penyedia likuiditas saja, maka hampir tak ada bedanya broker STP ini dengan Market Maker.

Broker ECN umumnya memiliki aturan lebih ketat, karena terhubung dengan lebih banyak penyedia likuiditas. Leverage di broker ECN biasanya hanya mencapai maksimal 1:200, dengan syarat modal awal minimal USD200-500, dan beban komisi cukup tinggi. Keuntungannya, trader ECN dapat menyaksikan DoM dan menikmati spread sangat ketat (hingga 0 pip atau bahkan spread negatif).

  • Broker Hybrid

Mayoritas broker forex saat ini termasuk tipe Hybrid. Apa artinya? Artinya, mereka menerapkan semua sistem kerja, baik DD maupun NDD (STP/ECN). Hal ini bisa dilakukan karena satu broker menawarkan banyak jenis akun trading kepada trader. Setiap jenis akun bisa menerapkan sistem berbeda. Jadi, trader lah yang harus bersikap lebih teliti saat membuka akun di suatu broker.

Misalnya ada suatu broker Hybrid menawarkan tiga jenis akun, yaitu akun sen, akun standar, dan akun ECN. Dalam situasi ini, dapat ditebak bahwa akun sen menerapkan sistem DD (Instant Execution), sedangkan akun standar dan akun ECN bersistem NDD (Market Execution). Lebih lanjut, akun standar bisa menerapkan sistem STP, sedangkan akun ECN bersistem ECN.

Kebanyakan broker forex masa kini telah bersikap transparan mengenai sistem kerja apa yang digunakannya dan penyedia likuiditas mana saja yang terhubung dengannya. Apabila infonya belum tersedia di website resmi broker, maka trader bisa menanyakan langsung kepada Customer Service (layanan pelanggan) mengenai apakah broker termasuk DD atau NDD, apakah suatu akun trading dilaksanakan dengan instant execution atau market execution, dan seterusnya.

Terlepas dari sistem kerja apa yang diterapkan oleh broker, satu hal yang wajib diperhatikan oleh trader adalah status perijinan broker forex. Broker yang perijinannya jelek bisa saja mengklaim dirinya STP ataupun ECN, padahal nyatanya Bucket Shop. Sebaliknya, tipe broker forex apapun yang perijinannya lengkap dan kredibilitasnya bagus, maka lebih bisa dipercaya. Prioritaskanlah untuk memilih broker forex yang regulatornya berasal dari suatu negara terkenal di dunia, bukan dari kawasan antah berantah yang bahkan Anda tak tahu lokasinya.

Kenapa Harus Trading Di Broker Forex yang Teregulasi ?

Pernahkah Anda mendengar promosi forex yang menjanjikan keuntungan luar biasa, hingga 20%, 30%, atau bahkan 100% dalam waktu singkat? Pendaftaran mudah, keuntungan raksasa, siapa yang tidak mau!? Namun, jika Anda menilik secara lebih teliti, maka pasti akan menemukan bahwa promosi-promosi semacam itu dibuat oleh broker forex yang tidak teregulasi. Mereka mudah membagikan janji-janji manis, karena tak terikat secara hukum untuk memenuhinya. Seandainya mereka membawa lari uang Anda sekalipun, takkan ada konsekuensi hukum bagi mereka.

Broker forex yang teregulasi tidak bisa menawarkan iming-iming menggiurkan seperti itu, karena ada badan khusus yang mengawasi operasionalnya. Bonus yang ditawarkan oleh broker forex teregulasi jarang sekali berupa uang tunai, melainkan lebih sering bersifat non-material, seperti training atau edukasi gratis, sewa VPS gratis, dan sinyal trading gratis. Broker forex yang teregulasi bahkan tidak diperbolehkan untuk menjanjikan keuntungan berlipatganda, karena selalu ada risiko dibalik setiap aktivitas investasi dan trading.

Meski demikian, Anda sebaiknya tetap memilih broker forex yang teregulasi. Mengapa demikian? Nggak ada bonus uang, nggak ada jaminan untung, apa bagusnya broker seperti itu? Perlu diketahui, broker forex yang teregulasi memiliki legalitas usaha. Kemanan dana Anda akan lebih terjamin, dan Anda juga mendapatkan perlindungan seandainya ada oknum broker yang melakukan tindak tercela. Untuk memahami alasan selengkapnya, simaklah tiga (3) alasan kenapa harus trading di broker forex yang teregulasi berikut ini:

  • Legalitas Broker Terjamin Secara Hukum

Mari ibaratkan Anda ingin menyimpan uang di bank, maka Anda pasti akan datang ke mencari tahu reputasi bank, datang ke kantor bank tersebut, kemudian baru membuka rekening tabungan di sana. Sebuah bank yang kredibel pasti memiliki reputasi yang baik dan alamat kantor yang jelas. Hal yang sama berlaku saat Anda akan mendaftar ke suatu broker forex, walaupun Anda akan mendaftar secara online dan tidak datang langsung ke kantornya.

Sebuah broker forex dikatakan telah teregulasi jika sudah memiliki ijin resmi, sehingga usahanya pasti legal dan alamatnya jelas. Regulator juga akan senantiasa memantau aktivitas broker tersebut. Apabila broker forex tersebut melakukan tindakan tercela atau memiliki reputasi tak sedap, regulator pasti akan melakukan investigasi, kemudian mengenakan sanksi atau denda. Hukuman paling berat bisa sampai mencabut ijin broker dan menyeretnya ke pengadilan.

Broker forex yang teregulasi juga harus menyediakan alur penyelesaian sengketa yang jelas bagi trader. Umpama Anda menemui ada masalah dengan Account Manager atau platform trading, maka internal perusahaan harus dapat menyelesaikannya dengan cepat. Ketika Anda merasa tak puas, maka dapat mengajukan permohonan penyelesaian sengketa ke regulator agar dimediasi atau dilakukan investigasi.

Jaminan hukum seperti itu takkan dinikmati oleh trader di broker yang tidak teregulasi. Jangankan memiliki ijin resmi, alamat kantor broker yang tak teregulasi saja umumnya berlokasi di negara antah-berantah atau sekedar PO BOX yang tidak jelas kepemilikannya. Sekalipun mereka mencantumkan suatu alamat tertentu di negara ternama, alamat itu boleh jadi palsu dan kantornya tidak benar-benar berada di lokasi tersebut. Ketika terjadi masalah, polisi tidak akan bisa membantu Anda, karena para penipu berkedok broker itu sudah melarikan diri dan tak ada jejak yang bisa diusut.

  • Keamanan Dana Trader

Saat menyimpan dana di bank maupun berinvestasi lewat broker, satu hal yang perlu Anda lakukan adalah menjamin agar dana Anda tidak disalahgunakan oleh bank atau broker. Bagaimana caranya? Hanya ada satu cara saja, yaitu dengan memastikan Anda hanya mendaftar ke broker forex yang teregulasi secara resmi.

Regulator forex di belahan dunia manapun pasti mengharuskan broker untuk menyimpan dana trader dalam rekening terpisah dari rekening perusahaan broker. Hal ini dikenal dengan istilah “Segregated Account”. Dana trader yang disetorkan ke Segregated Account akan disimpan di bawah pengawasan bank kustodian, sehingga broker forex tidak bisa membawa lari dana trader seenaknya.

Jaminan keamanan dana seperti ini tidak akan bisa disediakan oleh broker forex yang tidak teregulasi. Meskipun seandainya broker itu mengklaim bahwa semua dana trader disimpan di Segregated Account, tak ada yang bisa menjamin kebenarannya, karena sekedar pernyataan sepihak tanpa bukti maupun klarifikasi pihak lain sama sekali.

  • Operasional Broker Diawasi oleh Regulator

Setelah menyetorkan modal trading ke broker forex, Anda akan mulai melakukan analisis dan aktivitas jual beli melalui platform trading yang diberikan oleh broker. Broker forex yang tidak teregulasi bisa saja mengutak-atik platform tersebut untuk mencegah Anda menang, atau bahkan merekayasa alasan untuk memotong keuntungan Anda. Namun, broker forex teregulasi akan mendapatkan sanksi dari regulator, jika mereka berani melakukan manuver seperti itu.

Regulator menuntut broker forex untuk membuat laporan secara rutin, atau melakukan inspeksi mendadak atas aktivitas operasional mereka. Dengan demikian, kejanggalan dalam operasional mereka dapat diinvestigasi meski tak ada tuntutan dari trader. Banyak contoh kasus seperti ini. Salah satunya, ada broker teregulasi AS yang ketahuan tak membayar swap kepada trader-nya, sehingga dikenai sanksi oleh CFTC (regulator forex di AS) dan diperintahkan untuk membayarkan swap terhutang kepada trader. Sebelum munculnya kasus tersebut, tak ada seorangpun trader-nya yang merasa dicurangi, karena intrik-intrik berlangsung di balik layar.

Di bawah pengawasan regulator, broker forex juga tidak akan diperbolehkan untuk membuat promosi menyesatkan. Beberapa regulator bahkan mengharuskan broker untuk memasang peringatan risiko (disclaimer) dalam aktivitas pemasarannya. Mengapa broker harus memberitahukan disclaimer dan tak boleh bikin promosi menyesatkan? Aktivitas investasi dan trading forex merupakan kegiatan berisiko tinggi dimana Anda bisa memperoleh keuntungan besar ataupun menanggung kerugian besar. Unsur ketidakpastian ini perlu dipahami oleh trader agar tidak terjebak oleh iming-iming menyesatkan.

Nah, setelah mengetahui ketiga alasan untuk trading di broker forex yang teregulasi ini, apakah Anda masih tertarik pada promo broker abal-abal!? Di dunia investasi, setiap orang menanggung risikonya sendiri. Sah-sah saja jika Anda tetap bersikeras ingin mendaftar ke broker yang tak teregulasi. Namun, hanya broker forex yang teregulasi saja yang bisa menyediakan jaminan hukum, jaminan keamanan, dan kelancaran trading.

Baca Juga Artikel Seputar Broker Forex

Beri nilai pada halaman ini:

(94 votes, average: 4,16 out of 5)

Apa yang Dimaksud Pertukaran Komoditas?

Apa yang Dimaksud Pertukaran Komoditas? Pertukaran komoditas adalah badan hukum yang menentukan dan memberlakukan aturan dan prosedur untuk trading kontrak komoditas standar dan produk investasi terkait. Pertukaran komoditas juga mengacu pada pusat fisik di mana trading terjadi. Pasar komoditas sangat besar, ditrading lebih dari triliunan dolar setiap hari.

Trader jarang mengirimkan komoditas fisik apa pun melalui pertukaran komoditas. Sebagai gantinya, mereka memperdagangkan kontrak berjangka, di mana para pihak sepakat untuk membeli atau menjual sejumlah komoditas tertentu pada harga yang disepakati, terlepas dari apa yang saat ini diperdagangkan di pasar pada tanggal kedaluwarsa yang telah ditentukan sebelumnya. Kontrak berjangka komoditas yang paling banyak diperdagangkan adalah minyak mentah.

Ada beberapa jenis pertukaran komoditas modern, yang meliputi pertukaran logam, bahan bakar, dan komoditas pertanian.

Memahami Pertukaran Komoditas

Pertukaran komoditas adalah lokasi sentral di mana komoditas diperdagangkan. Pasar komoditas dimulai dengan trading produk pertanian seperti jagung, sapi, gandum, dan babi di abad ke-19. Chicago adalah pusat utama untuk jenis trading ini, karena lokasi geografisnya dekat dengan sabuk pertanian dan karena itu adalah titik transit utama timur-barat dengan akses kereta api. Pasar komoditas modern memperdagangkan banyak jenis kendaraan investasi, dan sering digunakan oleh berbagai investor dari produsen komoditas hingga spekulan investasi.

Dua dari pertukaran komoditas yang paling terkenal di Amerika Serikat adalah Chicago Mercantile Exchange (CME) Group dan New York Mercantile Exchange (NYMEX). CME Group adalah pasar derivatif terkemuka dan paling beragam di dunia, menangani tiga miliar kontrak senilai sekitar $1 kuadriliun per tahun, sedangkan NYMEX adalah salah satu bagian dari CME Group.

Pertukaran komoditas yang paling terkenal di Eropa adalah Intercontinental Exchange (ICE). Mirip dengan CME dan NYMEX, ICE adalah pertukaran komoditas elektronik tanpa dasar perdagangan fisik. Dalam lingkungan yang kompetitif biaya, pertukaran elektronik menjadi lebih lazim. Satu-satunya pertukaran perdagangan komoditas fisik yang tersisa di Eropa adalah London Metal Exchange (LME). LME adalah pusat dunia untuk trading logam industri — lebih dari tiga perempat dari semua bisnis logam berjangka non-ferro ditransaksikan di sana.

Keterbatasan Pertukaran Komoditas

Sifat pertukaran komoditas berubah dengan cepat. Tren ini mengarah ke trading elektronik dan jauh dari trading protes terbuka tradisional, di mana para trader bertemu langsung dan berdagang dalam apa yang dikenal sebagai trading pit. Dengan sistem protes terbuka, trader mengomunikasikan pesanan beli dan jual melalui sinyal tangan dan verbal, seperti pelelangan.

Misalnya, pada Juli 2020, CME Group menutup lantai trading komoditas NYMEX, yang terakhir dari jenisnya, setelah semua kecuali 0,3% dari volume energi dan logamnya bergeser ke komputer. Setahun sebelumnya, CME memutuskan untuk menutup lantai trading komoditas di Chicago, mengakhiri tradisi trading tatap muka selama 167 tahun yang mendukung trading elektronik sepenuhnya.

POIN KUNCI

  • Pertukaran komoditas menentukan dan menegakkan aturan dan prosedur untuk trading kontrak komoditas standar dan produk investasi terkait.
  • Ini juga merujuk pada pusat fisik di mana trading terjadi.
  • Dua dari pertukaran komoditas paling terkenal di AS adalah Chicago Mercantile Exchange Group dan New York Mercantile Exchange.
  • Trader jarang mengambil pengiriman komoditas fisik, tetapi berdagang kontrak berjangka, menyetujui untuk membeli atau menjual komoditas pada harga yang disepakati pada tanggal yang telah ditentukan.

Jenis Komoditas

Komoditas adalah barang dasar yang dapat dipertukarkan dengan komoditas lain dengan jenis yang sama. Mereka umumnya digunakan dalam produksi barang dan jasa.

Kita mungkin tidak menyadarinya, tetapi komoditas memiliki tempat yang sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari. Pertimbangkan kapas yang membentuk pakaian Anda, kayu yang membentuk bingkai rumah Anda, atau bahkan logam dalam elektronik Anda.

Berikut ini adalah daftar beberapa komoditas yang paling diperdagangkan di dunia.

  • Minyak Mentah: Salah satu komoditas terpenting di dunia, minyak mentah adalah produk minyak mentah yang terjadi secara alami. Ini digunakan untuk menghasilkan berbagai produk termasuk bensin dan petrokimia. Harga minyak mentah yang umumnya dilaporkan di AS didasarkan pada harga berjangka NYMEX. Kontrak didasarkan pada 1.000 barel dan diperdagangkan dalam dolar AS per barel. Hari kerja ketiga sebelum hari kalender ke-25 bulan sebelum bulan pengiriman adalah hari trading terakhir untuk minyak mentah.
  • Emas: Ini adalah salah satu logam mulia yang paling banyak diperdagangkan di dunia. Sementara investor dapat membeli dan menjual komoditas fisik, trader biasanya memperdagangkan kontrak berjangka emas di bursa komoditas. Kontrak umumnya berukuran 100 ons troy, dan dihargai dalam dolar AS per troy ons. Hari trading terakhir untuk emas adalah hari kerja ketiga terakhir dari bulan pengiriman.
  • Kayu: Industri ini memiliki dua produk utama untuk pengguna akhir — kayu lunak dan kayu keras. Kayu lunak digunakan terutama dalam konstruksi, sedangkan kayu keras digunakan dalam konstruksi lantai dan furnitur, dan untuk membuat panel dan lemari. Ukuran kontrak untuk kayu umumnya 110.000 kaki papan nominal dan diperdagangkan dalam dolar AS per pon. Hari kerja segera sebelum hari kalender ke-16 dari bulan kontrak adalah hari perdagangan terakhir untuk kayu.
  • Gas Alam: Komoditas ini digunakan untuk memanaskan rumah, membantu menghasilkan listrik, dan juga memiliki kegunaan lain dalam industri komersial dan industri. Kontrak gas alam dijual oleh 10.000 juta British thermal unit (mmBtu). Semua kontrak ditrading dalam dolar AS per mmBtu. Hari trading akhir bulan untuk gas alam adalah tiga hari kerja sebelum hari pertama bulan pengiriman.
  • Kapas: Kapas adalah serat yang paling banyak digunakan di dunia. Serat kapas dikumpulkan dan dibuat menjadi benang dan tekstil lainnya untuk pakaian dan barang-barang rumah tangga lainnya. Kontrak kapas berukuran 50.000 poundsterling, dan berdagang dalam dolar AS per pon. Hari terakhir trading kapas adalah 17 hari kerja sejak akhir bulan spot.

Komoditas lain yang berdagang di bursa komoditas termasuk perak, platinum, beras, gula, jus jeruk, gandum, sapi, jagung, tembaga, kakao, kedelai, dan kopi. Namun, ini bukan daftar lengkap dari apa yang dapat Anda temukan di bursa.

Tembakau, Sejarah dan Cita Rasa Indonesia

Kesuburan Indonesia ialah sebuah keajaiban dan berkah tersendiri. Bagaimana tidak, sekalipun banyak jenis tanaman sebenarnya bukanlah tanaman endemik, tapi setelah ditanam di lingkungan alam tropis Indonesia, ternyata kualitas hasilnya tak kalah dibandingkan dengan saat tanaman itu dibudidayakan di negara asalnya.

Bahkan, tak jarang hasilnya jauh lebih berkualitas. Contohnya tentu melimpah. Antara lain sebutlah tembakau, kopi, singkong, jagung, dan masih banyak lagi lainnya.

Bernama latin nicotiana tabacum, tanaman ini diduga berasal dari Amerika Selatan atau Amerika Utara. Setelah konsumsi tembakau menjadi life style di Eropa, tembakau dibawa masuk Indonesia oleh sejarah kolonialisme Barat, setidaknya di awal abad ke-17. Ada beberapa hipotesa sejarah, yaitu bangsa Spayol, Portugis atau barangkali Belanda. Meski demikian secara etimologi, istilah tembakau sendiri berasal dari bahasa Spayol, “tabaco”.

Sekalipun hampir bisa dipastikan secara historis berasal dari luar Indonesia, namun karena tembakau telah menjadi tanaman budidaya dan mata pencarian masyarakat sejak ratusan tahun lalu, walhasil tak sedikit ditemui folklore menarasikan tanaman ini berasal dari Indonesia.

Bagi masyarakat lereng Sumbing-Sidoro-Prau, misalnya, di sana dikenal ritual among tebal. Ini adalah satu dari empat ritual masyarakat setempat terkait tembakau, di mana among tebal ialah upacara menjelang penanaman bibit hari pertama. Didedikasikan kepada Ki Ageng Makukuhan, ritual ini untuk menghormati dan mengenang orang suci yang dipercaya sebagai orang pertama yang memperkenalkan bibit tembakau. Konon, tanaman itu diperoleh Ki Ageng Makukuhan dari Sunan Kudus. Istilah “mbako” dalam bahasa Jawa berasal dari ucapan Ki Makukuhan:“Iki tambaku!” demikian sabdanya saat mengobati orang sakit dan seketika itu juga sembuh. Tanaman inilah yang dipercayai warga di lereng Sumbing-Sindoro-Prau sebagai bibit tembakau pertama yang ditanam di daerah mereka.

Sementara di Madura, juga terdapat folklore mengisahkan sejarah tembakau terkait seorang tokoh bernama Pangeran Katandur. Istilah ‘katandur’ artinya menanam. Nama ini diberikan kepada Habib Ahmad Baidlowi, sosok yang kemudian dikenal menjadi cikal bakal tanaman tembakau dikembangkan di pulau garam itu sejak abad ke-12. Tak kecuali beberapa komunitas masyarakat adat seperti Sunda Wiwitan Ciptagelar, Bayan (Wetu Telu), dan bukan tak mungkin masih banyak masyarakat adat lainnya yang meyakini, tanaman tembakau laiknya tanaman cengkeh berasal dari Nusantara.

Tentu saja sejarawan seperti Kuntowijoyo boleh saja mempertentangkan mitos dan sejarah. Tapi, hal itu tak berlaku bagi masyarakat Sumbing-Sindoro-Prau. Tanpa perlu merasa terganggu dengan asal-usul tembakau versi para sejarawan, asal-usul tembakau beerkaitan dengan folklore Ki Ageng Makukuhan diyakini mereka sebagai kebenaran yang diturunkan oleh nenek moyang mereka. Demikian juga bagi masyarakat Madura, Sunda Wiwitan Ciptagelar maupun Bayan.

Tentu susah sekiranya kita harus melacak sejak kapan tanaman tembakau mulai dibudidayakan di Indonesia secara umum maupun di berbagai komunitas adat secara khusus. Namun sekiranya melacak sejaraht kosumsi masyarakat atas tembakau dalam berbagai cara konsumsi, catatan tentangnya barangkali masih dapat ditemukan.

Sebutlah tradisi nyirih, nyereh, nginang, atau nyusur, misalnya. Tergambar pada salah satu relief di Candi Borobudur (abad ke-8) dan Candi Sojiwan (abad ke-9). Relief itu memperlihatkan tempat sirih dan wadah dubang serta bentuk orang mengunyah yang ditafsirkan oleh para arkeolog sebagai mengunyah sirih. Pada awalnya posisi tembakau bersifat komplemen atau substitusi bagi praktik nyirih. Benar, bahwa tidak terlalu jelas sejak kapan tembakau mulai digunakan. Tapi, menurut Anthony Reid, pada perjalanannya kemudian mengunyah tembakau menjadi praktik umum masyarakat yang sinonim dengan mengunyah sirih. Fenomena ini juga terlihat dalam bahasa Jawa lingua-franca, di mana istilah nyirih, nyereh, nginang dan nyusur seringkali digunakan secara sinonim. Nyirih, nyereh, nginang dan nyusur, boleh jadi tak lagi memiliki perbedaan semantik.

Artinya sejalan dengan fakta di atas sebenarnya bukan tak mungkin tak hanya sebatas tradisi nyirih, melainkan lebih jauh juga terkait keberadaan tanaman tembakau dan tradisi nyusur, juga dapat ditafsirkan secara spekulatif bahwa hal itu sesungguhnya telah dikenal oleh bangsa Indonesia jauh hari sebelum kedatangan bangsa-bangsa Eropa.

Sedangkan bicara konsumsi tembakau dengan cara dibakar, sejarah mencatat kebiasaan ini telah menjadi perilaku dan kebiasaan masyarakat Indonesia jauh hari juga. Babad Tanah Jawa mencatat merokok mulai digemari orang Jawa saat Panembahan Senapati wafat. Sejarawan De Graaf mengatakan, Raja Sultan Agung di Mataram Islam ialah perokok kelas wahid. Sementara potret tentang khalayak luas telah menyukai rokok terlihat dalam folklore dan lakon ketoprak “Rara Mendut-Pranacitra”. Rara Mendut dan Pranacitra yang merupakan narasi lokal perihal kisah cinta ala Romeo dan Juliet ini mengambil konteks waktu di masa pemerintahan Sunan Amangkurat I, anak dari Sultan Agung. Dalam folklore dan lakon ketoprak itu diceritakan, bahwa rokok telah jadi barang dagangan sehari-hari.

Selain itu, pada Serat Centhini (1814) yang disebut-sebut sebagai ensiklopedi Jawa juga ditemukan kata “ngaudut”, “eses” atau “ses” sebagai istilah umum bahasa Jawa menyebut fenomena konsumsi tembakau dengan cara dibakar. Istilah rokok sendiri baru digunakan belakangan, yaitu kisaran akhir abad ke-19. Berasal dari bahasa Belanda yaitu “ro’ken”, pada mulanya hanya digunakan untuk menyebut orang mengisap pipa dan cerutu.

Dari Perkebunan Hingga Prototipe Industri Nasional

Bicara sejarah tanaman tembakau sebagai sektor industri perkebunan yang dikelola secara besar-besaran tentu ialah buah kebijakan Pemerintah Belanda. Tingginya nilai tembakau dalam perdagangan dunia saat itu, Gubernur Jenderal Van den Bosch mengeluarkan kebijakan kulturstelsel menempatkan tanaman tembakau sebagai salah satu komoditas yang harus ditanam. Disebut “onderneming” yaitu perkebunan budidaya yang diusahakan secara besar-besaran dengan piranti teknologi modern. Pelaksanaan tanam paksa di Hindia Belanda itu dilaksanakan bersamaan dengan memuncaknya harga komoditas tembakau di Eropa.

Sebutlah popularitas “Deli Tabak” atau “Tembakau Deli” di Eropa nantinya, misalnya, dimulai dari ekspansi onderneming tembakau di Sumatera Timur. Dipelopori seorang Belanda J. Nienhujs. Datang ke Deli atas ajakan Said Abdullah pada 1863, Nienhujs berhasil mendapatkan konsesi tanah dari Sultan Deli untuk membuka perkebunan. Letaknya di tepi Sungai Deli dengan luas 4.000 bau (1 bau: 0,7 hektar). Perjanjian konsesi diberikan selama 20 tahun. Selama 5 tahun pertama dia dibebaskan dari pajak dan sesudah itu baru membayar 200 gulden setahun. Kendati awalnya kurang berhasil, tetapi sejak itu ekspansi ekonomi perkebunan mulai berjalan dengan skala besar.

Pada tahun 1869 Nienhuijs mendirikan Deli Maatschappij, sebuah perseroan terbatas pertama yang beroperasi di Hindia Belanda dengan kantor pusatnya di Rotterdam. Dari tahun ke tahun jumlah perkebunan tembakau terus bertambah. Tercatat, dari 1 onderneming tembakau di 1864, kemudian naik dan naik hingga mencapai puncaknya pada 1891 dengan onderneming tembakau berjumlah 169. Lokasinya tidak semata di Deli tetapi meluas hingga Langkat dan Serdang. Kemunculan perkembunan tembakau juga bukan hanya terjadi di Sumatera Timur tetapi juga bermunculan di Pulau Jawa. Pertumbuhan industri perkebunan tembakau ini sejalan dengan kenaikan angka ekspor tembakau ke Rotterdam. Kualitas tembakau Indonesia dikenal sebagai salah satu tembakau terbaik di dunia.

Namun sejalan munculnya overproduction di pasar dunia, juga boikot atas praktik poenale sanctie terhadap buruh-buruh perkebunan, penerapan bea McKinley, dan tentunya juga penurunan harga tembakau, maka di 1904 jumlah onderneming tembakau di Sumatera Timur susut jadi 114. Bahkan menjelang krisis ekonomi 1930-an—yang sering disebut oleh Bapak Proklamator Soekarno – Hatta sebagai “zaman meleset”— pada 1928 jumlah onderneming tembakau tercatat 72; saat krisis ekonomi 1931 tercatat turun menjadi 67; 1932 tercatat turun lagi jadi 61; dan pada 1934 – 1940 tinggal tersisa 45 onderneming tembakau. Fenomena yang sama tentu juga terjadi di Jawa.

Demikian terkenalnya komoditas tembakau Indonesia di dunia, sejak 1959 Indonesia juga telah menjalin kerja sama perdagangan dengan pasar lelang tembakau Bremen di Jerman. Tembakau Indonesia khususnya dari Sumatera menjadi primadona penggemar cerutu di Eropa. Kerjasama perdagangan melalui mekanisme lelang dimulai dengan pembentukan Tabak Börse, 1961. Dimulai sejak 1959 saat proses pelelangan tembakau hasil panen perkebunan di Indonesia harus dipindahkan dari Rotterdam, Belanda.

Indonesia bukan hanya menghasilkan tembakau berkualitas di tingkat dunia, hal lain menarik dicatat ialah munculnya prototipe industri nasional: kretek. Bagaimanapun, kretek ialah produk khas dan asli Indonesia yang secara spesifik berbeda dari rokok pada umumnya. Kretek, bukan hanya merupakan perpaduan dari beragam tembakau yang diracik menjadi satu, namun sekaligus juga diramu dengan cengkeh dan bahan rempah lainnya. Karekteristik cita rasa kretek yang khas benar-benar merajai pasar nasional dan nisbi jadi penghalang kuat masuknya produk rokok negara-negara lain.

Tak berlebihan kontribusi penerimaan negara di sektor ini, tercatat signifikan: tahun 2020 sebesar 73,25 trilyun; tahun 2020 sebesar 90,55 trilyun; tahun 2020 sebesar 103,56 trilyun; tahun 2020 sebesar 112,54 trilyun; tahun 2020 sebesar 123,2 trilyun; tahun 2020 sebesar 123,93 trilyun; tahun 2020 sebesar 145,48 trilyun; dan terakhir tahun 2020 diestimasi sebesar 148,23 trilyun.

Peringkat broker opsi biner:
Tempat berinvestasi
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: