Mata Uang Digital Yang Sedang Trend, Mata Uang Digital

Peringkat broker opsi biner:

Centerklik Tutorial WordPress, Plugin dan Themes WordPress, Hosting Terbaik Murah

10 Mata Uang Digital atau Cryptocurrency Terbaik Selain Bitcoin – Di zaman sekarang mata uang digital atau yang lebih dikenal dengan sebutan Cryptocurrency sudah menjadi alternatif lain untuk melakukan transaksi jual beli berbasis daring. Cryptocurrency merupakan mata uang digital yang dibuat menggunakan konsep kriptografi. Sebagaimana sejarah di masa lalu, dimana konsep satu ini pernah digunakan pada Perang Dunia II. Kriptografi dianggap aman karena menggunakan kode keamanan rahasia dan cukup canggih.

Cryptocurrency sendiri berasal dari 2 kata, yaitu cryptography dan currency. Cryptocurrency memiliki arti kode rahasia sedangkan currency bermakna mata uang. Dari sekian banyak mata uang digital yang ada sekarang, bitcoin merupakan salah satu yang paling banyak digunakan. Mata uang yang dikembangkan oleh Satoshi Nakamoto ini jika di rupiahkan mencapai 47 juta rupiah loh!

Bitcoin juga dikenal sebagai Cryptocurrency (Baca : Apa itu Bitcoin? Penjelasan Lengkap Tentang Bitcoin ) yang dibekali sistem keamanan yang canggih. Bitcoin menggunakan enkripsi SHA-256 hampir mustahil untuk diretas. Bitcoin juga dianggap sebagai salah satu investasi yang potensial di masa depan. Berdasarkan penuturan dari CEO Bitcoin Indonesia yang dilansir dari situs CNN Indonesia, beliau menyebutkan bahwa bitcoi merupakan Cryptocurrency paling dikenal saat ini memiliki sifat dasar seperti layaknya emas. Ketersediaannya memang terbatas namun penuh kegunaan sehingga harganya bisa terus meningkat.

Bahkan bitcoin tidak hanya ada di Indonesia saja, tetapi hampir di seluruh dunia. Beberapa diantaranya adalah Jepang serta negara-negara di Eropa. Hal tersebut membuktikan jika bitcoin memang benar-benar membuat seluruh dunia tertarik dengan dunia Cryptocurrency. Sementara itu, pemerintah bersikap berbeda terkait dengan adanya peredaran bitcoin. Bank Indonesia mengeluarkan imbauan yang didukung dengan Menteri Keuangan agar tak melakukan transaksi apa pun dengan uang virtual.

Hal ini disebabkan karena bitcoin tidak memiliki landasan formal dan otoritas yang mengatur, tak hanya itu, bitcoin rawan disalahgunakan untuk transaksi ilegal, pencucian uang, hingga pendanaan terorisme. Jadi orang-orang Indonesia dihimbau untuk tidak melakukan transaksi melalui uang virtual karena dikhawatirkan akan mengganggu kestabilan sistem keuangan negara.

Cryptocurrency Terbaik Selain Bitcoin

Dan berikut ini adalah 10 mata uang digital atau Cryptocurrency terbaik dan paling populer dan banyak digunakan hingga saat ini selain mata uang digital bitcoin.

1. Ethereum

Ethereum disebut-sebut menjadi pesaing serius dari bitcoin. Cryptocurrency yang diciptakan oleh Vitalik Buterin ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2020. Meskipun terbilang baru, tetapi ini bisa dikatakan sebagai Cryptocurrency terbaik karena nilai-nilai seluruh Ether di dunia sudah mencapai angka US$ 942 juta. Ethereum juga dikenal sebagai mata uang digital yang bisa melakukan pembayaran secara Peer-to-peer tanpa menggunakan pihak ketiga.

2. Litecoin

Cryptocurrency terbaik berikutnya adalah Litecoin, dibuat oleh Charles Lee yang juga merupakan mantan karyawan perusahaan internet terbesar yaitu google. Charles pertama kali menciptakan litecoin bertujuan untuk membuat Bitcoin yang lebih baik. Litecoin juga terdapat fitur Segregated Witness, sehingga membuat transaksi uang digital menjadi lebih cepat dengan biaya yang rendah. Litecoin dapat digunakan untuk transaksi barang dan jasa. Wah, jadi banyak alternatif Pembayaran nih.

3. Dash

Dahulunya dash bernama darkcoin. Karena untuk keperluan pemasaran maka nama darkcoin diubah menjadi Dash. Cryptocurrency yang satu ini DASH menggunakan algoritma X11 memakai 11 putaran fungsi hash yang tidak sama. Diklaim, algoritma tersebut mampu membuat transaksi menjadi jauh lebih cepat dari yang lain. Bahkan nilai pasarnya mencapai lebih dari 110 juta U$ dolar, jumlah yang sangat fantastis! sehingga dash juga termasuk sebagai Cryptocurrency terbaik saat ini.

Peringkat broker opsi biner:

4. Ripple

Ripple pada awalnya dikembangkan secara tertutup oleh Ripple Network. Adapun tujuan dari pengembangan ini adalah untuk membuat sistem pembayaran yang mudah, efisien, cepat, dan aman. Dan pada tahun 2020 Ripple Network memutuskan untuk membuka projects tersebut di bawah naungan lisensi ISC. Dengan dibekali dengan algoritma berbasis Consensus, anda bisa melakukan pembayaran, pertukaran, dan pengiriman uang secara terdistribusi.

5. Bitcoin Hash

Bitcoin Hash ada pertama kali di tahun 2020 dan merupakan pecahan dari bitcoin. Pada saat itu juga, bitcoin hash sudah bisa digunakan untuk transaksi jual beli. Di usianya yang baru menginjak sekitar 2 tahun, Cryptocurrency yang satu ini mampu bersaing dengan mata uang digital lainnya dengan harga yang sangat fantastis yakni mencapai Rp 14 juta per satuannya.

6. Bitcoin Gold

Sama dengan bitcoin Hash, bitcoin gold juga tergolong baru hadir pada tahun 2020 karena adanya hardfork dari sistem Bitcoin. Harga mata uang digital ini memang tidak sebesar kelima Cryptocurrency diatas, tetapi tetap masuk di dalam salah satu mata uang digital termahal di dunia dengan harga sekitar 1 juta untuk satu unitnya.

7. Zcash

Salah satu keunggulan Zcash bisa dilihat dari sisi keamanannya. Mata uang digital yang satu ini mampu memberikan enkripsi transaksi dan jumlah yang ditransaksikan sehingga tidak mudah untuk terlacak. Dengan dibekali algoritma kriptografi bersistem zero-knowledge proof sangat memungkinkan bagi pengguna untuk memiliki uang tanpa harus menunjukkan uang atau identitas yang mereka transaksikan. Wah, luar biasa bukan?

8. Monero

Banyak yang beranggapan bahwa monero merupakan mata uang anonim. Padahal, monero merupakan Cryptocurrency yang lebih berfokus pada privasi, sehingga lebih aman dan tidak dapat untuk dilacak. Monero memiliki nilai kapitalisasi pasar sekitar US$181 juta atau jika dirupiahkan sekitar 2,5 triliun rupiah.

9. Maker

Perubahan harga mata uang digital yang satu ini cenderung lebih stabil dengan nilai rata-rata US$1.012,53. Maker atau MKR dikembangkan dengan tujuan untuk menstabilkan nilai ikatan melalui smart contracts yang juga disebut dengan Collateralized Debt Positions atau CDP. Ketika smart contracts berakhir, maka token MKR akan hilang.

10. Byteball

Byteball merupakan Cryptocurrency yang dibekali dengan fitur dompet Cryptocurrency, pasar bot, dan juga produk mata uang digital yang disebut dengan Bytes. Melalui fitur ini, siapapun dapat menukar bitcoin ke bytes atau sebaliknya. Teknologinya sudah sangat canggih menggunakan protokol yang mengadopsi sistem Directed Acyclic Graph (DAG), bukan menggunakan teknologi blockchain konvensional. Cryptocurrency yang satu ini pertama kali dikembangkan pada bulan Desember 2020, inisiatif dari tim developer asal Rusia, Moskow.

Itulah beberapa mata uang digital terbaik dan bernilai pasar sangat tinggi di dunia selain bitcoin. Menarik untuk ditunggu, bagaimana perjalanan kesepuluh Cryptocurrency tersebut, apakah berkembang ataukah justru menurun.

Anda Terbantu artikel ini? Silahkan bergabung dengan centerklik di Twitter dan Google+.

Bank Indonesia Buka Kemungkinan Adanya Rupiah Digital

JAKARTA, KOMPAS.com – Meski mengharamkan pengunaan mata uang digital (cryptocurrency) sebagai alat pembayaran, namun Bank Indonesia (BI) tidak menutup mata atas semakin maraknya uang virtual ini.

BI pun mengaku akan turut memanfaatkan kehadiran teknologi blockchain yang menjadi teknologi dasar beroperasinya cryptocurrency semisal bitcoin, ripple, dan mata uang digital lainnya.

Dengan teknologi itu, tidak menutup kemungkinan mata uang rupiah fisik yang diedarkan BI selama ini, berubah menjadi digital.

Asisten Deputi Direktur Eksekutif Departemen Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Susiati Dewi menyebutkan, teknologi mata uang digital akan mulai diujicobakan BI pada tahun ini. Hal ini bertujuan untuk efisiensi industri sistem pembayaran.

“Suatu saat mungkin saja uang fisik yang kami edarkan menjadi digital. Sekarang belum. Semua negara di dunia belum ada yang merilis,” kata Susi saat berkunjung ke kantor redaksi Kontan, Jumat (26/1/2020).

Dia mengatakan, uji coba dan kajian penggunaan mata uang virtual ini juga telah dilakukan oleh bank sentral negara-negara lain. Target ke depan, antar bank sentral maupun negara bisa bertransaksi menggunakan uang kripto yang diakui semua otoritas.

Namun, mata uang virtual BI maupun bank sentral ini bakal berbeda dengan mata uang kripto yang saat ini sudah ada. Sebab mata uang digital yang dirilis bank sentral tetap akan memiliki aset yang menjadi dasar transaksi.

Susi juga menyebut, pola perhitungan peredaran mata uang digital akan disesuaikan dengan kondisi saat ini, seperti halnya peredaran uang rupiah yang memperhitungkan inflasi yang terjadi.

Menurut dia, Bank Sentral Singapura menjadi yang pertama kali menerapkan teknologi itu untuk sistem Real Time Gross Settlement (RTGS). “Mereka bilang teknologinya masih belum stabil,” ujarnya.

BI mencatat, saat ini sudah ada 1.490 cryptocurrency yang berkembang di dunia, termasuk bitcoin. Bitcoin menjadi mata uang digital yang paling terkenal karena nilai pasarnya paling besar di dunia.

Nilai uang digital meroket hampir 800% dalam sebulan, dan bukan Bitcoin

Bagikan artikel ini dengan

Tautan eksternal dan akan terbuka di layar baru

Kopi tautan ini

Tautan eksternal dan akan terbuka di layar baru

Bitcoin bukan satu-satunya mata uang digital walau paling banyak mendapat perhatian setelah peningkatan nilainya yang luar biasa dengan mencapai US$15.000 atau sekitar Rp203 juta pada awal Desember.

Namun sebenarnya ada uang digilta lainnya -walau kurang terkenal- yang juga menikmati peningkatan nilai besar di pasar mata uang digital, yang masih belum diatur oleh otorita keuangan.

Namanya MIOTA yang disebut sebagai produk investasi yang dirancang untuk ‘barang internet’.

Sejak awal November, nilai MIOTA naik sekitar 774% dan peningkatan itu membuat kapitalisasinya ikut meroket menjadi US$12 miliar, yang menjadikannya masuk dalam lima besar mata uang digital dunia, menurut situs berita keuangan MarketWatch.

Kajian atas nilai mata uang digital ini dipicu laporan-laporan bahwa sejumlah perusahaan teknologi sedang bekerja sama dengan IOTA -sebuah lembaga nonpemerintah yang menciptakan MIOTA- untuk menyusun sebuah data pasar.

Salah seorang pendiri IOTA, David Sonstebo, mengatakan gagasan itu akan mendorong saling berbagi data dan menghindari terbuangnya informasi.

Uang digital

Peningkatan dari 3 November hingga 6 Desember 2020

$5,34 Nilai tertinggi per unit yang dicapai IOTA (6 Desember)

$13.000 Nilai Bitcoin per pada tanggal yang sama

“IOTA menggairahkan gagasan berbagi data lewat transaksi gratis. Gagasan itu akan menjadi semacam katalisator bagi paradigma baru dari riset, kecerdasan buatan, dan demokratisasi data,” jelas Sonstebo dalam pernyataannya bulan lalu.

Bagaimanapun MIOTA masih tergolong mini dibanding Bitcoin jika dilihat dari nilai per unit. Menurut situs Cryptocurrencychart.com, nilai MIOTA US$4,5 per unit pada tanggal 6 Desember 2020 sementara Bitcoin mencapai US$12.963.

Pertumbuhan yang kontroversial

Berbeda dengan mata uang konvensional, maka uang digital merupakan cerminan dari nilai yang dibuat oleh lembaga atau pemerintah tertentu.

Cara utama untuk mendapatkan uang digital adalah membelinya dengan uang biasa, sebagai pembayaran atas produk dan layanan yang diberikan perusahaan bersangkutan atau untuk investasi atas uang digital tersebut.

Metode itu mencerminkan bahwa pasar mata uang digital tidak punya peraturan yang tegas karena semata-mata tergantung pada investor bersangkutan, yang umumnya merupakan pihak swasta.

Bitcoin

Emas digital

Peningkatan 3 November hingga 6 Desember 2020

17.000% Peningkatan per unit sejak 2020

$286,85 billion Kapitalisasi Bitcoin pada 13 Desember 2020

Terlepas dari tidak adanya peraturan, uang digital memperlihatkan pertumbuhan pesat: Bitcoin -yang sering dijuluki ‘emas digital’- misalnya menikmati peningkatan nilai sampai 1.200% sepanjang tahun 2020.

Bagaimanapun sejumlah pengamat yakin bahwa uang digital akan menjadi salah satu ‘gelembung kosong’ keuangan yang terbesar sepanjang sejarah, yang pada waktunya akan meletus tanpa ada nilainya.

Salah seorang yang meragukan uang digital itu adalah peraih Nobel Ekonomi, Joseph Stigtlitz.

“Kenapa orang ingin Bitcoin atau mata uang alternatif? Alasan utamanya adalah untuk terlibat dalam kegiatan kotor, seperti pencucian uang dan penggelapan pajak,” jelasnya dalam wawanara dengan BBC beberapa waktu lalu.

Walau muncul sejumlah peringatan, para investor tetap saja mengambil risiko dalam pertumbuhan mata uang digital, yang mencerminkan prinsip lama: ‘semakin tinggi risikonya, semakin tinggi untungnya’.

Peringkat broker opsi biner:
Tempat berinvestasi
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: