Membuat Mata Uang Digital

Peringkat broker opsi biner:

Bank Indonesia Buka Kemungkinan Adanya Rupiah Digital

JAKARTA, KOMPAS.com – Meski mengharamkan pengunaan mata uang digital (cryptocurrency) sebagai alat pembayaran, namun Bank Indonesia (BI) tidak menutup mata atas semakin maraknya uang virtual ini.

BI pun mengaku akan turut memanfaatkan kehadiran teknologi blockchain yang menjadi teknologi dasar beroperasinya cryptocurrency semisal bitcoin, ripple, dan mata uang digital lainnya.

Dengan teknologi itu, tidak menutup kemungkinan mata uang rupiah fisik yang diedarkan BI selama ini, berubah menjadi digital.

Asisten Deputi Direktur Eksekutif Departemen Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Susiati Dewi menyebutkan, teknologi mata uang digital akan mulai diujicobakan BI pada tahun ini. Hal ini bertujuan untuk efisiensi industri sistem pembayaran.

“Suatu saat mungkin saja uang fisik yang kami edarkan menjadi digital. Sekarang belum. Semua negara di dunia belum ada yang merilis,” kata Susi saat berkunjung ke kantor redaksi Kontan, Jumat (26/1/2020).

Dia mengatakan, uji coba dan kajian penggunaan mata uang virtual ini juga telah dilakukan oleh bank sentral negara-negara lain. Target ke depan, antar bank sentral maupun negara bisa bertransaksi menggunakan uang kripto yang diakui semua otoritas.

Namun, mata uang virtual BI maupun bank sentral ini bakal berbeda dengan mata uang kripto yang saat ini sudah ada. Sebab mata uang digital yang dirilis bank sentral tetap akan memiliki aset yang menjadi dasar transaksi.

Susi juga menyebut, pola perhitungan peredaran mata uang digital akan disesuaikan dengan kondisi saat ini, seperti halnya peredaran uang rupiah yang memperhitungkan inflasi yang terjadi.

Menurut dia, Bank Sentral Singapura menjadi yang pertama kali menerapkan teknologi itu untuk sistem Real Time Gross Settlement (RTGS). “Mereka bilang teknologinya masih belum stabil,” ujarnya.

Peringkat broker opsi biner:

BI mencatat, saat ini sudah ada 1.490 cryptocurrency yang berkembang di dunia, termasuk bitcoin. Bitcoin menjadi mata uang digital yang paling terkenal karena nilai pasarnya paling besar di dunia.

Apa itu Dogecoin? Panduan Mata Uang Digital Dogecoin Untuk Pemula

Jika anda pernah mendengar soal uang crypto, maka mungkin anda hanya tahu soal Bitcoin. Jika Bitcoin adalah bintang pop, maka mungkin ia adalah Elvis, Beatles dan Michael Jackson yang jadi satu. Bitcoin mungkin juga adalah Taylor Swift! Namun dalam artikel ini kita akan membahas Dogecoin. Apa itu Dogecoin? Ayo kita bahas.

Orang-orang cenderung bicara soal Bitcoin, jadi sangat mudah untuk lupa jika ada ratusan mata uang digital lainnya di luar sana. Beberapa dari uang crypto ini bahkan mungkin adalah mata uang digital yang jauh lebih baik dari Bitcoin.

Namun mata uang digital bukan hanya sekedar aset digital. Uang crypto juga bisa terkait dengan komunitas.

Salah satu altcoin yang memiliki komunitas yang berkembang adalah Dogecoin. Dalam panduan ini, saya akan memberi tahu anda soal sejarah Dogecoin, bagaimana cara penggunaanya dan kenapa Dogecoin bisa populer. Ketika ada seseorang yang bertanya, “apa itu Dogecoin?”, maka anda akan tahu jawabannya.

Kisah sejarah Dogecoin dimulai pada tahun 2020, jadi ayo kita mulai dari situ…

Apa Itu Dogecoin: Sejarah Dogecoin

Pada Desember 2020, satu Bitcoin bernilai 1,083.14 USD. Dunia akhirnya mulai menanggapi uang crypto secara serius. Billy Markus dan Jackson Palmer merasa bahwa mata uang digital menjadi topik yang terlalu serius. Mereka mengira bahwa uang crypto haruslah menyenangkan dan tidak melulu soal uang. Akhirnya, mereka memutuskan untuk membuat mata uang digital mereka sendiri. Jadi apa itu Dogecoin?

Dogecoin diluncurkan pada tanggal 6 Desember 2020. Dogecoin menggunakan maskot yang berasal dari meme populer anjing Shiba Inu dan cara Dogecoin dieja dan dilafalkan berasal dari sebuah acara internet. Keren, kan?

Orang-orang di internet menjadi sangat bersemangat dengan mata uang digital ini dan mulai bertanya-tanya, “apa itu Dogecoin?”. Jawabannya adalah – Dogecoin adalah sebuah koin dengan gambar anjing! Tapi jawaban ini tentu tidak lengkap.

Yang berawal dari sebuah lelucon kecil-kecilan akhirnya sekarang menjadi sebuah komunitas crypto yang besar. Dogecoin juga sering dikenal sebagai sebuah mata uang digital “bersahabat” karena alasan yang baik. Setelah sukses, Dogecoin juga menjadi dikenal karena donasi amal dan berbagai macam kegiatan positif.

Fans dari Dogecoin memanggil diri mereka sendiri sebagai Shibes! Mereka bahkan punya bahasa Shibe mereka sendiri. Bahasa tersebut disusun berdasarkan istilah dan frasa bahasa Inggris yang patah seperti misalnya, “such amazing“, “much grateful“, dan “many work“. Ada generator meme Shibe yang dapat anda coba. Di bawah ini adalah meme Shibe yang saya buat untuk anda!

Fans Dogecoin adalah sebuah komunitas yang spesial dan mereka telah menggunakan Dogecoin untuk berbagai macam kegiatan spesial. Kegiatan seperti apa? Jangan berhenti membaca…

Bagaimana Dogecoin Digunakan?

Sekarang anda sudah sedikit tahu soal apa itu Dogecoin, sekarang kita akan membahas bagaimana penggunaannya. Komunitas Dogecoin telah menggunakan pengaruh yang mereka miliki untuk mengerjakan kegiatan positif di seluruh dunia.

  • Pada tahun 2020, komunitas Dogecoin menggalang dana sebesar 50,000 USD untuk membantu tim Bobsled Jamaika untuk bisa mengikuti Olimpiade musim dingin di Sochi.
  • Pada Hari Air Sedunia (22 Maret 2020), para Shibes telah menggalang 30,000 USD untuk membangun sumur air bersih di Tana Valley, Kenya.
  • Shibes juga telah menggalang dana sebesar 55,000 USD untuk mensponsori seorang pembalap NASCAR (North-American Stock Car Auto Racing) bernama Josh Wise. Wise membalap dengan sebuah mobil bertemakan Dogecoin!

Dogecoin juga memiliki pengikut yang banyak di media sosial. Reddit memfasilitasi sebuah komunitas Shibe yang bisa saling memberikan tip kepada para anggota yang memposting konten yang bagus. Mereka juga menggunakan Reddit untuk menggalang dana amal. Kegiatan amal Dogecoin dalam Reddit adalah seperti SocksForTheHomeless dan DogePizza.

Jadi anda sudah tahu apa itu Dogecoin, sejarah Dogecoin dan bagaimana penggunaannya. Anda juga sudah tahu bahwa Dogecoin punya banyak fans, namun sebagai sebuah mata uang digital, seberapa berharganya Dogecoin sebenarnya? Sekarang kita akan melakukan perbandingan angka…

Seberapa Bernilainya Dogecoin?

Secara singkat, jawabannya adalah Dogecoin tidak seberapa berharga. Pada saat artikel ini ditulis (17 Agustus 2020), satu Dogecoin hanya bernilai $0.002383!

Namun, Dogeoin tidak memiliki batas suplai. Itu berarti, Dogecoin punya stok yang tidak terbatas namun harganya tidak akan naik setajam harga Litecoin atau Bitcoin yang punya stok terbatas.

Bitcoin hanya memiliki stok sebesar 21 juta. Sebaliknya, ada 114 milyar Dogecoin yang bersirkulasi pada hari ini. Perbedaan inilah yang membuat Dogecoin sangat cocok untuk transaksi kecil-kecilan dan juga kenapa Dogecoin cocok digunakan untuk uang tip dan donasi.

Biarpun harga satu Dogecoin ada di bawah satu sen, bukan berarti bahwa Dogecoin sama sekali tidak berharga. Dogecoin punya cap market sebesar 330,900,232 USD pada hari ini, namun pada Januari 2020 sempat menyentuh angka 1 milyar!

Semua angka di atas sepertinya keren, kan? Lalu bagaimana sebenarnya transaksi Dogecoin berlangsung? Coba kita lihat…

Teknologi Di Balik Dogecoin

Setelah mengetahui tentang apa itu Dogecoin, mungkin sekarang Anda ingin tahu teknologi koin ini, kan? Nah, semua mata uang digital dibuat berdasarkan teknologi blockchain. Blockchain adalah database digital yang sangat masif (disebut juga ledger) yang menyimpan informasi transaksi. Tiap transaksi yang dibuat menggunakan Dogecoin akan disimpan dalam blockchain Dogecoin.

Informasi blockchain tidak tersimpan dalam satu tempat. Informasi tersebut tersimpan dalam ribuan komputer yang disebut nodes. Itulah kenapa blockchain juga disebut sebagai jaringan yang terdesentralisasi. Blockchain tidak beroperasi dalam sebuah server sentral.

Sekarang kita akan melihat bagaimana proses transaksi dalam blockchain Dogecoin. Saya akan menggunakan pendiri Dogecoin sebagai contoh:

Jackson tinggal di Australia. Billy tinggal di Amerika Serikat. Bayangkan jika Jackson ingin mengirimkan uang ke Billy tanpa menggunakan jasa bank atau membayar biaya transfer. Maka Jackson memutuskan untuk menggunakan Dogecoin.

  1. Jackson mengirimkan 10 DOGE ke Billy.
  2. Komputer (nodes) dalam blockchain memverifikasi agar Jackson memang mengirimkan 10 DOGE. Jika lebih dari setengah nodes dalam jaringan memverifikasi bahwa Jackson memang mengirimkan 10 DOGE ke Billy, maka transaksi menjadi valid. Transaksi akan dicatat dalam blockchain Dogecoin.
  3. Billy mendapatkan 10 DOGE.

Nodes akan mendapatkan hadiah karena berhasil memverifikasi transaksi. Hadiah ini berupa mata uang digital Dogecoin. Inilah yang disebut dengan mining. Jadi apa itu Dogecoin mining?

Dogecoin Mining

Ketika sebuah komputer berusaha untuk mengkonfirmasi sebuah transaksi Dogecoin, maka komputer tersebut akan masuk ke dalam semacam lotre. Lotre ini adalah sebuah lomba untuk menebak kode yang berlangsung dalam transaksi blok yang ada dalam blockchain. Hadiah untuk komputer yang berhasil memverifikasi kode dengan benar adalah 10,000 DOGE.

Lotre Dogecoin mining ini terjadi sekali setiap menit. Itu artinya ada satu set transaksi Dogecoin yang dikonfirmasi tiap menitnya.

Waktu transaksi untuk Dogecoin juga jauh lebih cepat dari Bitcoin dan Litecoin. Ini adalah alasan lain kenapa Dogecoin juga lebih populer digunakan untuk uang tip dan donasi.

Untuk informasi lebih lanjut soal Dogecoin Mining, kunjungi panduan Dogecoin Mining kami ini.

Jadi, agar transaksi di atas bisa sukses, maka Jackson dan Billy membutuhkan blockchain Dogecoin. Mereka juga membutuhkan dompet digital khusus Dogecoin. Nah sekarang karena anda sudah tahu apa itu Dogecoin mining, maka sekarang kita akan membahas dompet digital Dogecoin.

Dompet Digital Dogecoin

Sebuah dompet digital untuk crypto tidak sama seperti dompet asli di mana anda menyimpan uang kertas dan logam. Uang crypto adalah uang digital, itu artinya uang tersebut hanya ada dalam komputer. Dompet digital adalah sebuah fitur di mana anda bisa menyimpan informasi yang anda butuhkan untuk menggunakan uang digital anda. Informasi ini mengandung public key (kunci publik) dan private key (kunci privat).

Ada empat tipe dompet Dogecoin yang dapat anda gunakan:

  • Dompet Software: Dogecoin menawarkan dua software yang dapat diunduh.
    • Dogecoin Core: Dompet ini menyimpan seluruh blockchain Dogecoin, sehingga membutuhkan waktu lama untuk diunduh. Dengan ini maka komputer menjadi sebuah node Dogecoin.
    • MultiDoge: Dompet ini adalah light wallet jadi anda akan punya simpanan informasi yang cukup untuk menggunakan Dogecoin, hanya saja komputer anda tidak akan menjadi sebuah node sepenuhnya.
  • Dompet Online: Dompet online seperti Dogechain akan membantu anda menggunakan blockchain Dogecoin tanpa perlu menyimpan apapun dalam komputer anda.
  • Dompet Kertas: Dompet ini adalah dompet Dogecoin yang dapat anda cetak dan pegang. Dompet ini adalah cara yang aman untuk menyimpan Dogecoin anda. Anda dapat membuat sebuah dompet kertas melalui situs seperti net.
  • Dompet Hardware: Dompet ini adalah perangkat yang praktis seperti USB. Harganya bisa cukup mahal. Produk Keepkey harganya $68 dan Ledger Nano harganya $96.

Transaksi Digital Dogecoin

Tempat transaksi digital uang crypto adalah website di mana anda dapat membeli dan menjual uang digital anda. Anda dapat membeli dan menjual Dogecoin melalui berbagai macam tempat transaksi crypto. Lalu di manakah tempat transaksi terbaik untuk Dogecoin? Tempat transaksi Dogecoin yang memiliki volume aktif 24 jam adalah Bit-Z dan Bittrex.

Ketika anda menggunakan sebuah tempat transaksi maka anda harus membayar biaya transaksi. Jika anda ingin mendapatkan Dogecoin secara gratis maka anda dapat mengunjungi sebuah Dogecoin faucet. Sebuah Dogecoin faucet adalah sebuah website di mana anda harus melakukan pekerjaan untuk mendapatkan Dogecoin. Pekerjaan tersebut adalah seperti: menonton iklan, mengisi survei atau bermain sebuah permainan lotre.

Anda mungkin berpikir, “Hei, jika saya harus bekerja maka sebenarnya Dogecoin tersebut tidaklah gratis!” Anda mungkin benar. Sebuah faucet tidak benar-benar membagikan Dogecoin gratis, dan kadang-kadang mereka tidak membayar anda dengan Dogecoin sama sekali!

Penting: Anda harus berhati-hati ketika menggunakan dompet digital, tempat transaksi atau faucet Dogecoin. Anda harus benar-benar berhati-hati ketika berurusan dengan dompet uang digital atau tempat transaksi.

Jadi, seberapa amankah Dogecoin sebenarnya? Ayo kita cari tahu…

Apakah Dogecoin Aman?

Dogecoin punya beberapa masalah keamanan sejak pertama kali diluncurkan.

Dogewallet

Pada tanggal 25 Desember 2020, sebuah dompet digital Dogecoin bernama Dogewallet mengalami serangan hacker. Sang hacker berhasil mencuri 21 juta Dogecoin, yang setara dengan 12,000 USD. Saya tahu apa yang anda pikirkan. Siapa yang tega mencuri koin bergambar anjing lucu pada hari Natal? Jangan kuatir. Komunitas Dogecoin menggalang uang 13,000 USD untuk mengganti para pengguna Dogecoin yang kehilangan uang mereka.

Serangan 51%

Teknologi blockchain sangatlah aman. Blockchain Dogecoin belum pernah di-hack. Hanya saja, semua teknologi blockchain (termasuk Dogecoin) beresiko untuk mengalami apa yang disebut sebagai serangan 51%.

Serangan 51% adalah ketika lebih dari setengah blockchain dikuasai oleh satu orang atau satu kelompok. Jika ini terjadi, maka grup tersebut dapat memanipulasi transaksi yang tidak valid ke dalam blockchain. Jika ini terjadi, maka ini sama dengan penipuan dan kejadian ini sangatlah buruk untuk mata uang digital manapun yang terkena serangan ini.

Ketika Dogecoin pertama kali diluncurkan ke publik, uang crypto ini punya resiko besar untuk terkena serangan 51%. Untuk mencegahnya, para developer Dogecoin membuat merged mining bersama dengan Litecoin pada tahun 2020. Kedua mata uang digital ini dapat ditambang bersamaan sehingga kedua jaringannya menjadi lebih aman.

Moolah

Pada September 2020, seorang anggota komunitas Dogecoin ditangkap di Inggris karena penipuan. Ryan Kennedy membuka sebuah tempat transaksi Dogecoin bernama Moolah dengan menggunakan nama samaran Alex Green. Kemudian Moolah bangkrut dan diasumsikan bahwa Kennedy telah mencuri uang para pengguna Dogecoin.

Komunitas Dogecoin telah percaya kepada Kennedy namun dia telah menipu mereka. Kejadian ini dianggap sebagai pengadilan hukum pertama untuk kasus penipuan uang crypto. Jackson Palmer kemudian mengundurkan diri dari kepemimpinan Dogecoin pada April 2020. Dia memberi kesan bahwa dia mengundurkan diri karena kasus Kennedy dan kebangkrutan Moolah.

Masalah ini menunjukkan dua hal:

  1. Teknologi Blockchain memang aman namun ada faktor-faktor lain yang membuatnya tidak aman.
  2. Komunitas Dogecoin memang kuat. Ada masalah yang terjadi namun komunitas ini masih terus berjalan.

Saya sudah membahas banyak soal sejarah masa lalu Dogecoin. Lalu, apa yang akan terjadi dengan Dogecoin di masa depan?

Apa Yang Akan Dilakukan Dogecoin Selanjutnya?

Sejak 2020, para developer Dogecoin belum pernah lagi membuat perubahan besar kepada mata uang digital ini. Itu artinya, Dogecoin bisa saja ketinggalan dan inilah alasan kenapa para Shibes mulai berpindah ke uang crypto yang lebih canggih seperti misalnya Ethereum.

Jadi, apa yang dilakukan Dogecoin? Kenapa tidak ada pembaruan sistem sama sekali? Nah, Dogecoin hanya punya tiga developer dan mereka semua bekerja paruh waktu! Salah satu kelebihan dari Dogecoin adalah memiliki komunitas yang santai dan menyenangkan. Hanya saja kelebihan ini juga merupakan kelemahan karena uang crypto yang lain jauh lebih profesional.

Bahkan Jackson Palmer mengatakan bahwa uang crypto adalah sebuah gelembung. Jackson juga mengatakan bahwa teknologi yang tidak diperbarui dalam waktu tiga tahun adalah teknologi yang tidak bernilai ratusan juta dollar.

Sebenarnya tidak seburuk itu juga. Salah satu developer Dogecoin bernama Ross Nicoll mengatakan bahwa dia sedang mengerjakan sebuah pembaruan sistem pada saat ini. Sistem ini akan diberi nama Dogecoin 1.14 dan seharusnya akan siap dalam beberapa bulan ke depan. Sistem baru ini juga akan membuat platform Dogecoin menjadi lebih aman dan lebih stabil. Itu juga berarti, nilai Dogecoin bisa saja naik.

Apa Itu Dogecoin: Kesimpulan

Ketika kita bertanya-tanya tentang, “apa itu Dogecoin?”, maka jawabannya sederhana. Dogecoin adalah salah satu mata uang digital yang mengekor Bitcoin di pasar uang crypto.

Pertanyaan yang harusnya kita tanyakan adalah, “lalu apa bedanya Dogecoin dengan yang lain?”. Jawaban dari pertanyaan ini jauh lebih penting lagi. Dogecoin adalah soal membangun sebuah komunitas. Dogecoin berusaha membangun sebuah tempat di mana orang-orang dapat bersenang-senang, melakukan aksi kebaikan dan belajar lebih lagi soal uang crypto.

Blockchain adalah teknologi paling penting dari abad 21 sejauh ini. Blockchain juga memiliki kekuatan untuk membuat dunia menjadi sebuah tempat yang lebih baik. Sangat mudah untuk lupa dengan sisi yang satu ini ketika orang-orang jauh lebih memilih untuk membicarakan harga Bitcoin!

Dogecoin adalah sebuah perayaan dari uang crypto. Dogecoin adalah sebuah pesta blockchain dan semua orang diundang untuk ikut, termasuk juga anda!

Nah, sekarang anda sudah selesai membaca artikel tentang apa itu Dogecoin dan semuanya secara keseluruhan. Lalu, apa yang ingin anda perbuat dengan Dogecoin?

CINA TENGAH KEMBANGKAN MATA UANG DIGITAL

duniafintech.com – Bank sentral Cina kini tengah melangkah ke arah digital. Setelah membentuk tim peneliti pada tahun 2020, People’s Bank of China (PBOC) juga telah melakukan uji coba prototipe cryptocurrency-nya. Ini merupakan langkah lebih dekat bagi mereka untuk menjadi salah satu bank sentral pertama yang mengeluarkan uang digital yang bisa digunakan untuk membeli berbagai macam keperluan mulai dari mie instan hingga mobil.

Bagi pengguna yang bertransaksi di smartphone atau laptop, cryptocurrency yang didukung PBOC mungkin tidak akan tampak jauh berbeda dengan metode pembayaran yang ada seperti Alipay atau WeChat. Tapi bagi penjual akan sedikit berbeda, yaitu mendapatkan pembayaran digital langsung dari pembeli, sehingga menurunkan biaya transaksi karena peran perantara telah dihilangkan dari proses tersebut.

Seiring dengan pengembangan kapabilitas bank tersebut, PBOC juga mulai meningkatkan pengawasan terhadap Bitcoin dan tender digital privat lainnya. Karena mata uang secara historis telah dikeluarkan oleh negara, bukan pihak swasta, mereka tidak ingin menyerahkan ruang cryptocurrency kepada perusahaan yang mereka tidak kendalikan sendiri.

Masyarakat China sebenarnya telah terbiasa melakukan pembayaran online untuk hampir semua hal. Misalnya, komuter yang ingin membeli minuman cukup memindai kode QR di ponsel cerdas mereka ketimbang memasukan koin ke mesin penjual otomatis. Pada perayaan Tahun Baru Imlek, angpau kini diberikan lewat klik tombol di ponsel dan bukan lagi menggunakan uang kertas yang dimasukkan dalam amplop merah.

Menurut Duan Xinxing, wakil direktur OKCoin Co., salah satu perusahaan penukaran Bitcoin terbesar di Cina, semua itu memberikan tantangan bagi status PBOC sebagai bank sentral baik di dunia digital maupun fisik. Penerbitan mata uang digital akan memudahkan PBOC untuk memantau risiko di sistem keuangan dan melacak transaksi secara ekonomi, menurutnya.

Pada bulan Januari 2020, PBOC mengatakan bahwa akan memiliki kripto-nya sendiri segera, namun sampai saat ini belum ada tanggal pengumuman resmi. Sementara itu, disebut-sebut terdapat dukungan yang cukup kuat dari beberapa pejabat senior, termasuk Fan Yifei, salah satu deputi gubernur PBOC.

Bukan hanya Cina yang mulai bergeser dari uang tunai. Akhir tahun lalu, Perdana Menteri India Narendra Modi membatalkan 86 persen uang kertasnya dalam upaya untuk memerangi korupsi dan mendorong penggunaan pembayaran digital. Bank of Canada, Deutsche Bundesbank, dan Otoritas Moneter Singapura juga tengah mempelajari potensi mata uang digital.

Mencetak uang dan memerangi pemalsuan uang merupakan sesuatu yang cukup mahal untuk Cina yang berpenduduk 1,4 miliar orang tersebut, terutama dalam biaya pengelolaan sirkulasi dan transaksi. Menambahkan mata uang digital ke sirkulasi kas dapat meningkatkan kecepatan, kemudahan dan transparansi transaksi.

Biaya pemotongan jelas merupakan keuntungan, namun dampak beralih ke uang digital berbasis Blockchain akan lebih menguntungkan,” kata Larry Cao, direktur konten di CFA Institute di Hong Kong. “Anda bisa membayar siapa pun di sistem ini, bank manapun, dan pedagang manapun secara langsung. Blockchain akan mengubah keseluruhan infrastruktur, dan ini sangat revolusioner.”

Blockchain pada dasarnya adalah buku besar digital yang berisi riwayat pembayaran setiap sirkulasi dari suatu unit. Jika versi PBOC diadopsi secara luas, itu akan menantang perantara yang ada seperti bank dan layanan pembayaran seperti Alipay (afiliasi Alibaba) dan Tencent’s WeChat – dua jaringan pembayaran online terkemuka.

Saya tidak mengatakan bahwa bank dan perusahaan pembayaran akan hilang, tapi peran mereka pasti akan berubah,” kata William Gee, seorang praktisi jaminan risiko di PwC China di Beijing. “Mereka perlu menemukan peran baru mereka di ekosistem pembayaran baru, dan mungkin kita akan melihat beberapa model bisnis inovatif di sektor ini.”

Data real-time

Bagi PBOC, menggunakan Blockchain, teknologi yang mendasari Bitcoin mata uang digital, akan memungkinkan untuk melacak transaksi dan mengumpulkan data secara real-time, lengkap dan akurat untuk mengumpulkan indikator moneter yang tepat seperti pertumbuhan jumlah uang beredar, menurut Duan.

Transparansi kegiatan ekonomi di setiap sudut di negara ini akan meningkat secara signifikan,” menurut Duan. “Bank sentral akan memiliki pengetahuan yang belum pernah terjadi sebelumnya tentang bagaimana perekonomian berlangsung.”

Jadi, alih-alih mengandalkan survei bisnis bulanan atau pengumpulan data pengeluaran dari badan statistik, PBOC dan pemerintah akan dapat melakukan pembacaan real-time terhadap denyut nadi konsumen. Kebijakan yang diambil dapat disesuaikan dengan kebutuhan sehari-hari dan bahkan jam kerja, yang memberikan tingkat presisi yang amat tinggi dalam manajemen moneter.

Sebuah makalah penelitian PBOC tahun lalu menjelaskan bagaimana mekanisme uang digital ini dilakukan:

  • PBOC menciptakan cryptocurrency dan mentransfernya ke bank komersial ketika diperlukan likuiditas lebih banyak.
  • Konsumen akan mengisi ulang mata uang digital dari mesin teller otomatis yang dimodifikasi atau dari teller bank dan menyimpannya di dompet kripto di ponsel mereka atau perangkat lainnya.
  • Untuk pembelian, konsumen mentransfer dari dompet kripto mereka ke akun merchant.
  • Merchant menyimpan cryptocurrency dalam rekening bank komersial mereka.

Cryptocurrency akan menjadi bagian dari jumlah uang beredar secara keseluruhan, dan menggantikan sebagian dari uang kertas yang beredar, sebagaimana disebut dalam sebuah artikel yang dipublikasikan di majalah bank sentral pada bulan September lalu.

“Berbicara tentang dampak uang digital sekarang adalah seperti mencoba memprediksi bagaimana Internet akan mengubah kehidupan di tahun 1980an,” kata Duan dari OKCoin.

Peringkat broker opsi biner:
Tempat berinvestasi
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: