Pasar Forex Psikologi

Peringkat broker opsi biner:

Psikologi Pasar Trading Dan Pemahamannya

Oleh Bella norra 6 Februari 2020, 09:18 261 Views

Trader forex pengguna analisis teknikal maupun fundamental perlu memahami psikologi pasar agar tidak mudah terperangkap gejolak harga. Berikut adalah psikologi pasar trading dan pemahamannya.

Apa itu psikologi pasar?
Yaitu, upaya trader untuk mengetahui emosi yang dirasakan oleh mayoritas pelaku pasar global dalam kurun waktu tertentu, sehingga melahirkan sentimen pasar yang menggerakkan harga ke satu sisi tertentu atau menyebabkan harga tak bergerak sama sekali (stabil).

Rasa takut, khawatir, senang, serakah, pengharapan berlebihan, berikut kecewa dan menyesal, merupakan bagian dari emosi-emosi yang perlu dikendalikan agar tak menghancurkan aktivitas trading kita. Namun demikian, pelaku pasar seringkali mau tak mau bertindak berdasarkan perasaan-perasaan tersebut.

Dua Golongan Pelaku Pasar Forex Dan Tindakan Mereka

Kita sama-sama mengetahui bahwa pelaku pasar forex berasal dari berbagai kalangan, termasuk pemerintah, Bank dan Institusi Keuangan, Perusahaan Multinasional, spekulan

Pelaku pasar yang mencari keuntungan besar dalam perniagaan pada pasar komoditi, bursa saham, pasar masa depan atau pasar mata uang asing, dengan cara melakukan spekulasi (dugaan, perkiraan) terhadap perubahan-perubahan dalam harga komoditi dan jasa pada pasar-pasar tersebut

Sebenarnya kita tidak bisa mendikte pasar maupun menentukan pergerakan harga. Agar tak terperangkap oleh gejolak pasar yang seringkali hanya sementara, trader forex harus memahami psikologi pasar. Pada intinya anda perlu memahami apa yang sedang terjadi di market.

Saat trading, idealnya anda tidak hanya merespon kondisi yang sedang terjadi, melainkan paham mengapa kondisi tersebut terjadi. Memahami market bukan berarti kita harus bisa mempengaruhinya. Apalagi, kita trading dengan modal yang relatif kecil untuk ukuran total transaksi yang ada di pasar forex.

Cobalah memahami pergerakan harga, bukan sekedar sebagai deretan angka dan garis tanpa makna. Pahami pelaku dan kekuatan yang ada di Market, serta ketahui juga apa saja yang mempengaruhi mereka.

Peringkat broker opsi biner:

Jika anda memerlukan informasi tentang trading yang lain, silahkan untuk akses artikel berikut ini: Membaca Trading Forex Yang Lebih Profitable

Psikologi Pasar Forex

Bukan hanya faktor psikologi manusianya saja yang harus dipahami oleh para trader pemula, tapi psikologi pasar juga penting untuk di pahami. berikut ulasannya ….

Psikologi pasar adalah perasaan global yang dialami oleh pasar pada satu waktu tertentu. Contohnya saja pada waktu tertentu, pasar bisa merasa serakah, takut, atau bahkan memiliki harapan tertentu yang bisa mempengaruhi pelaku Forex untuk membuka posisi Beli atau Jual.

Ketika melakukan analisis fundamental atau analisis teknis, secara teoritis anda seharusnya bisa memprediksi ke mana harga mata uang akan bergerak, terutama dengan segala data pasar yang anda miliki. Jika kenyataannya benar-benar seperti ini, semua pelaku pasar akan bertindak serupa, namun setiap pelaku Forex memiliki opininya masing-masing. Setiap dan semua pelaku Forex itu unik, mereka memiliki penjelasan tersendiri terhadap kondisi pasar yang sedang terjadi dan bagaimana pasar akan bergerak selanjutnya, di sinilah psikologi pasar akan memainkan perannya.

Pasar secara umum merepresentasikan semua pelaku Forex dan bagaimana perasaan mereka terhadap pasar pada satu waktu tertentu. Posisi apapun yang diambil pelaku Forex akan membantu membentuk sentimen global terhadap pasar. Contohnya, terkadang anda sebagai individu memiliki perasaan yang sangat kuat bahwa satu mata uang, misalnya Euro, akan menguat, namun semua orang lain di pasar mungkin bersikap bearish (berpikir mata uang tersebut akan melemah, sehingga membuka posisi Jual) terhadapnya, sehingga menyebabkan anda menderita kerugian. Pada perjalanan anda untuk menjadi pelaku Forex yang sukses, anda harus belajar untuk memikirkan semua hal ini. Hal yang penting yang harus ada dalam persenjataan anda adalah kemampuan untuk mengukur bagaimana perasaan pasar, apakah pasar sedang bullish atau bearish.

  • Tiga Kelompok Pelaku Forex

Satu faktor penting untuk mengetahui psikologi pasar adalah mengidentifikasi dan mengenali tiga kelompok pelaku Forex utama. Dengan mengetahui siapa pemain besarnya, dan siapa yang paling mengendalikan pergerakan pasar, anda bisa memfokuskan waktu anda untuk mempelajari psikologi dari kelompok-kelompok ini. Tiga kelompok dasar tersebut adalah:

  • Pelaku Forex Komersial (Commercial Traders)
  • Pelaku Forex Non-komersial (Non-commercial Traders)
  • Pelaku Forex Ritel (Retail Traders)

Baca Lebih Lengkap di Halaman Selanjutnya:

Memahami Psikologi Pasar Bagi Trader Forex

Dibaca Normal 6 menit

Trader forex pengguna analisis teknikal maupun fundamental perlu memahami psikologi pasar agar tak mudah terperangkap gejolak harga. Apa yang dimaksud dengan psikologi pasar dan bagaimana memahaminya? Artikel ini akan mengulas selengkapnya.

Apa yang ada dalam benak Anda ketika memperhatikan pergerakan harga di pasar forex? Trader pemula umumnya melihat pergerakan harga sesuai dengan apa yang nampak saja, yaitu naik dan turun. Namun, trader berpengalaman dapat menangkap informasi lebih dari itu, baik dengan memanfaatkan indikator teknikal tertentu maupun sekedar melihat grafik Candlestick. Mereka tak hanya melihat harga naik-turun, tetapi juga bisa memahami mengapa hal itu terjadi, mampu membaca bagaimana kekuatan buyer-seller dan sentimen yang menggerakkannya. Inilah Psikologi Pasar yang perlu dipahami oleh semua trader forex, tak peduli apakah Anda trading dengan berbasis analisis teknikal ataupun fundamental.

Apa Itu Psikologi Pasar?

Psikologi Pasar adalah upaya trader untuk mengetahui emosi yang dirasakan oleh mayoritas pelaku pasar global dalam kurun waktu tertentu, sehingga melahirkan sentimen pasar yang menggerakkan harga ke satu sisi tertentu atau menyebabkan harga tak bergerak sama sekali (stabil).

Contohnya, ketika krisis keuangan pecah, maka para pelaku pasar spontan akan merasa takut, khawatir, dan gelisah kalau-kalau nilai aset-aset investasinya bakal jatuh. Akibatnya, mereka semua ramai-ramai melakukan aksi jual yang kemudian berdampak pada makin parahnya kejatuhan harga aset di pasar finansial. Hal ini sudah berulangkali terjadi, baik saat krisis finansial 1997/1998, krisis Subprime Mortgage yang ditandai dengan kebangkrutan Lehman Brothers, maupun lainnya.

Contoh lagi, ketika Presiden Donald Trump menyatakan akan memangkas pajak perusahaan saat ia baru dilantik menjadi presiden ke-45 di Amerika Serikat, maka pelaku pasar merasa senang dan cenderung serakah, sehingga melahirkan sentimen bullish. Demi mendapatkan keuntungan besar secepatnya, banyak investor langsung membeli saham-saham Amerika Serikat dengan harapan profitabilitas korporasi AS bakal meroket, sehingga indeks saham AS seperti Dow Jones dan S&P500 langsung melesat tinggi. Siapa nyana kalau ternyata kemudian pemangkasan pajak yang diumumkan tak sebaik ekspektasi, sehingga pelaku pasar merasa kecewa dan menyesal, melakukan aksi jual, lalu harga-harga saham AS jatuh lagi.

Rasa takut, khawatir, senang, serakah, pengharapan berlebihan, berikut kecewa dan menyesal; merupakan bagian dari emosi-emosi yang perlu dikendalikan agar tak menghancurkan aktivitas trading kita. Namun demikian, pelaku pasar seringkali mau tak mau bertindak berdasarkan perasaan-perasaan tersebut.

Dua Golongan Pelaku Pasar Forex Dan Tindakan Mereka

Sebelum menelaah lebih lanjut mengenai Psikologi Pasar, terlebih dahulu kita harus mengenal para pelaku pasar forex dan pola pikir yang mendasari tindakan mereka. Kita mengetahui bahwa pelaku pasar forex berasal dari berbagai kalangan, termasuk Pemerintah, Bank dan Institusi Keuangan, Perusahaan Multinasional, Spekulan, Broker, dan trader forex kecil seperti kita. Secara umum, semua pelaku pasar itu dapat dibagi menjadi dua:

  1. Trader Komersil (Commercial Traders), yaitu lembaga atau individual yang bertransaksi di bursa berjangka dalam rangka lindung nilai (hedging) atau mewakili kepentingan bisnis tertentu. Contohnya Manajer Investasi yang mengelola portofolio orang lain (Reksadana), bank yang mendapatkan instruksi dari perusahaan minyak, dan lain sebagainya. Trader Komersil biasanya lebih optimis ketimbang trader non-komersil, sehingga cenderung mudah bullish.
  2. Trader Non-Komersil atau Spekulan (Non-Commercial Traders), yaitu lembaga atau individual yang bertransaksi semata-mata untuk mendapatkan keuntungan dari naik-turunnya harga. Berkebalikan dengan trader komersil, golongan ini cenderung lebih pesimis, sehingga mudah berbalik bearish.

Dari perspektif analisis fundamental, pergerakan harga di pasar forex ditentukan oleh reaksi jutaan trader dari kedua golongan itu terhadap data-data ekonomi, situasi ekonomi-politik tertentu, konflik militer, dan lain sebagainya. Umpamanya apabila dikabarkan bahwa terjadi perang lagi di Timur Tengah, maka para trader komersil tentu akan langsung memodifikasi posisi trading mereka atas minyak. Perubahan itu dapat diikuti oleh trader non-komersil, sehingga pergerakan harga minyak makin tajam.

Sedangkan dari perspektif analisis teknikal, karena trader komersil maupun non-komersil tentu memanfaatkan pula indikator teknikal dan perangkat analisis lainnya, maka pasar bakal bereaksi pada titik-titik tertentu. Misalnya ketika harga bergerak dekat pada level-level psikologis tertentu atau garis Moving Average 200-Day yang dianggap sebagai batas Support-Resistance penting.

Sebagai trader forex kecil-kecilan; kita tergolong spekulan, tetapi kapital kita jauh lebih kecil dibanding spekulan kawakan lainnya yang bermain di pasar. Kita tak bisa mendikte pasar maupun menentukan pergerakan harga. Agar tak terperangkap oleh gejolak pasar yang seringkali hanya sementara, trader forex harus memahami Psikologi Pasar. Tidak peduli apakah Anda menganut analisis teknikal maupun fundamental, pada intinya Anda perlu memahami apa yang sedang terjadi di market.

Tarik-Menarik Buyer Dan Seller

Saat trading, idealnya Anda tidak hanya merespon kondisi yang sedang terjadi, melainkan paham mengapa kondisi tersebut terjadi. Memahami market bukan berarti kita harus bisa mempengaruhinya. Apalagi, kita trading dengan modal yang relatif kecil untuk ukuran total transaksi yang ada di pasar forex. Caranya bisa dengan mengamati pergerakan grafik harga, pola-pola Candlestick, maupun kabar-kabar fundamental.

Dengan mengamati pergerakan grafik harga (chart) dan pembentukan Candlestick, Anda bisa membayangkan bagaimana tarik-menarik yang terjadi antara buyer dan seller di pasar. Bagaimana suatu tren terbentuk dan akhirnya bagaimana Anda memutuskan untuk masuk ke Market. Ibaratnya kita mendengarkan sebuah komposisi musik. Selain kita menikmati komposisi suara alat musik secara keseluruhan, kita juga bisa memahami bagaimana masing-masing alat musik tersebut mengeluarkan nada masing-masing yang akhirnya berpadu. Sedangkan bagi Anda yang menggunakan analisis fundamental, mungkin akan cenderung menggunakan informasi dari news yang terkait untuk mencoba memahami Market.

Contoh Grafik Yang Menunjukkan Situasi Ketika Seller Mendominasi Pasar
(Baca Juga: Grafik Candlestick Dan Pengertiannya)

Pahamilah, kondisi di pasar tidaklah sama dengan harapan kita. Ingatlah bahwa trader juga manusia. Masing-masing mempunyai pengharapan yang mungkin berbeda satu sama lain. Harapan dari masing-masing trader ini akan tercermin di Market. Dari harapan individu, secara agregat akan terbentuk kekuatan buyer dan seller yang bertarung di market, yang nantinya menentukan arah dan kekuatan tren. Nah, memahami Psikologi Pasar artinya Anda mengetahui bagaimana arah dan kekuatan tren timbul dari kekuatan-kekuatan tersebut.

Oleh karena itu, cobalah memahami pergerakan harga, bukan sekedar sebagai deretan angka dan garis tanpa makna. Masing-masing garis, angka ataupun simbol yang ada pada penampang di atas bisa memberikan informasi lain kepada kita, kalau kita mau untuk mendengarkan. Mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana cara “mendengarkan” chart? Singkat saja, pahamilah pelaku dan kekuatan yang ada di Market, serta ketahui juga apa saja yang mempengaruhi mereka.

Peringkat broker opsi biner:
Tempat berinvestasi
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: