Pertanyaan Seputar Leasing

Peringkat broker opsi biner:

Pertanyaan Tentang Leasing

Pertanyaan Tentang Leasing
Siapa saja pihak yang terlibat leasing ?
Menurut Ahmad Awari, dalam leasing ada beberapa pihak yang nantinya akan terlibat, diantaranya.
1. Lessor, yakni pihak yang memberikan jasa pembiayaan kepada lessee dalam bentuk barang modal.
2. Lesse, yakni perusahaan penyewa yang mendapat pembiayaan dalam bentuk barang modal.
3. Supplier, yakni perusahaan atau pihak yang mengadakan atau menyediakan barang untuk dijual kepada lesse.
Bagaimana ciri-ciri leasing?
Ciri-ciri leasing yang paling umum yakni,
1. Terdapat hubungan jangka waktu lease dan masa kegunaan benda lease tersebut.
2. Hak milik benda lease terdapat pada lease.
3. Benda yang menjadi obyek leasing adalah benda-benda yang digunakan pada suatu perusahaan.
Apa Saja Jenis-jenis Leasing ?
Secara umum leasing dibedakan menjadi beberapa jenis.
1. Finance Leasing
Pada jenis leasing ini perusahaan sewa guna usaha adalah mereka yang membiayai penyediaan barang modal.
2. Operating Lease
Pada jenis leasing ini perusahaan sewa guna usaha membeli barang modal dan selanjutnya disewakan kepada penyewa untuk digunakan sebagai usaha.
3. Typed Lease
Typed lease adalah suatu transaksi sewa guna usaha, dimana produsen juga berperan sebagai perusahaan sewa yang digunakan untuk usaha, sehingga jumlah transaksi termasuk bagian laba.
4. Leveraged Lease
Suatu transaksi sewa guna usaha yang selain melibatkan lessor dan lesse juga melibatkan bank atau kreditur dalam jangka panjang yang akan membiayai bagian terbesar transaksi.
5. Cross Border Lease
Transaksi ni biasanya digunakan pada transaksi leasing di luar Negara. Artinya antara lessor dan lesse akan melakukan transaksi dengan melewati batas Negara.
Bagaimana Prosedur Mekanisme Leasing?
1. Lesse bebas memilih dan menentukan peralatan apa saja yang dibutuhkan, mengadakan penawaran harga, dan menunjuk supplier peralatan yang telah dimaksud.
2. Setelah lesse mengirim formulir permohonan lease, maka formulir akan dikirimkan kepada lessor disertai dokumen lengkap.
3. Lessor akan mengevaluasi kelayakan kredit
4. Pada saat yang sama,lesse dapat menandatangani kontrak asuransi untuk peralatan yang di lease dengan perusahaan asuransi yang telah disetujui oleh lessor.
5. Suppier dapat mengirim peralatan yang di lease ke lokasi lesse.
6. Lessee menandatangani tanda terima peralatan dan menyerahkan kembali kepada supplier.
7. Supplier menyerahkan tanda bukti terima.
8. Lessor membayar harga peralatan yang dilease kepada supplier.
9. Lesse membayar sewa lease secara periodik sesuai dengan jadwal pembayaran yang telah ditentukan dalam kontrak lease.
Keuntungan Apa Saja Yang Didapat Dari Sewa Guna Usaha?
Pembiayaan melalui leasing sebenarnya sangat mudah dan sederhana, sehingga dalam perjalanannya memberikan banyak keuntungan, diantaranya.
1. Fleksibel
2. Tidak diperlukan jaminan
3. Capital saving
4. Cepat dalam pelayanan
5. Pembayaran angsuran lease diperlukan sebagai biaya operasional.
6. Perlindung terhadap inflasi
7. Adanya kepastian hukum
8. Adanya hak opsi bagi lease pada akhir masa lease.
Itulah beberapa pertanyaan yang sering dipertanyakan dalam leasing. Semoga informasi ini dapat bermanfaat.

Baca artikel selengkapnya Pertanyaan Tentang Leasing 17-01-2020 21:44

Pertanyaan Tentang Leasing

Leasing atau sewa guna usaha merupakan suatu kegiatan pembiayaan perusahaan dalam bentuk penyedia barang-barang modal untuk digunakan oleh suatu perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Biasanya, pembiayaan leasing didasarkan pada pembayaran secara berkala disertai hak perusahaan untuk membeli barang-barang modal yang bersangkutan atau memperpanjang jangka waktu leasing berdasarkan nilai sisa uang yang telah disepakati bersama. Leasing banyak dipilih oleh perusahaan karena memberikan kemudahan dalam memperoleh barang modal dengan jalan sewa beli untuk dapat langsung digunakan, dan dapat diangsur setiap bulan, triwulan, atau enam bulan sekali, sesuai kesepakaan.Meskipun leasing sudah sering dilakukan oleh perusahaan-perusahaa besar, namun ternyata masih ada saja beberapa pertanyaan yang sering muncul.

Pertanyaan Tentang Leasing

Siapa saja pihak yang terlibat leasing ?

Menurut Ahmad Awari, dalam leasing ada beberapa pihak yang nantinya akan terlibat, diantaranya.

1. Lessor, yakni pihak yang memberikan jasa pembiayaan kepada lessee dalam bentuk barang modal.

2. Lesse, yakni perusahaan penyewa yang mendapat pembiayaan dalam bentuk barang modal.

3. Supplier, yakni perusahaan atau pihak yang mengadakan atau menyediakan barang untuk dijual kepada lesse.

Bagaimana ciri-ciri leasing?

Peringkat broker opsi biner:

Ciri-ciri leasing yang paling umum yakni,

1. Terdapat hubungan jangka waktu lease dan masa kegunaan benda lease tersebut.

2. Hak milik benda lease terdapat pada lease.

3. Benda yang menjadi obyek leasing adalah benda-benda yang digunakan pada suatu perusahaan.

Apa Saja Jenis-jenis Leasing ?

Secara umum leasing dibedakan menjadi beberapa jenis.

1. Finance Leasing

Pada jenis leasing ini perusahaan sewa guna usaha adalah mereka yang membiayai penyediaan barang modal.

2. Operating Lease

Pada jenis leasing ini perusahaan sewa guna usaha membeli barang modal dan selanjutnya disewakan kepada penyewa untuk digunakan sebagai usaha.

Typed lease adalah suatu transaksi sewa guna usaha, dimana produsen juga berperan sebagai perusahaan sewa yang digunakan untuk usaha, sehingga jumlah transaksi termasuk bagian laba.

4. Leveraged Lease

Suatu transaksi sewa guna usaha yang selain melibatkan lessor dan lesse juga melibatkan bank atau kreditur dalam jangka panjang yang akan membiayai bagian terbesar transaksi.

5. Cross Border Lease

Transaksi ni biasanya digunakan pada transaksi leasing di luar Negara. Artinya antara lessor dan lesse akan melakukan transaksi dengan melewati batas Negara.

Bagaimana Prosedur Mekanisme Leasing?

1. Lesse bebas memilih dan menentukan peralatan apa saja yang dibutuhkan, mengadakan penawaran harga, dan menunjuk supplier peralatan yang telah dimaksud.

2. Setelah lesse mengirim formulir permohonan lease, maka formulir akan dikirimkan kepada lessor disertai dokumen lengkap.

3. Lessor akan mengevaluasi kelayakan kredit

4. Pada saat yang sama,lesse dapat menandatangani kontrak asuransi untuk peralatan yang di lease dengan perusahaan asuransi yang telah disetujui oleh lessor.

5. Suppier dapat mengirim peralatan yang di lease ke lokasi lesse.

6. Lessee menandatangani tanda terima peralatan dan menyerahkan kembali kepada supplier.

7. Supplier menyerahkan tanda bukti terima.

8. Lessor membayar harga peralatan yang dilease kepada supplier.

9. Lesse membayar sewa lease secara periodik sesuai dengan jadwal pembayaran yang telah ditentukan dalam kontrak lease.

Keuntungan Apa Saja Yang Didapat Dari Sewa Guna Usaha?

Pembiayaan melalui leasing sebenarnya sangat mudah dan sederhana, sehingga dalam perjalanannya memberikan banyak keuntungan, diantaranya.

2. Tidak diperlukan jaminan

3. Capital saving

4. Cepat dalam pelayanan

5. Pembayaran angsuran lease diperlukan sebagai biaya operasional.

6. Perlindung terhadap inflasi

7. Adanya kepastian hukum

8. Adanya hak opsi bagi lease pada akhir masa lease.

Itulah beberapa pertanyaan yang sering dipertanyakan dalam leasing. Semoga informasi ini dapat bermanfaat.

Bagaimana Pendapat Anda Tentang Artikel Diatas?

1 Comment

apakah ojbek leasing dapat disewakan kembali dalam masa leasing? khususnya pada operating lease, Terimakasih

Cancel reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

10 Pertanyaan Seputar Bank Umum Yang Sering Ditanyakan

Mungkin banyak dari kalian yang masih bingung tentang seluk beluk bank umum. Mulai dari bagaimana bank beroperasi, jenis layanan yang ada, pengertian dari istilah-istilah yang ada dan masih banyak lagi.

Jika kamu bingung, kamu tidak sendirian. Dunia perbankan memang sangat sulit untuk dipahami sepenuhnya. Karena banyaknya istilah yang dipakai, sector-sektor yang dimiliki dan sebagainya.

Pertanyaan Seputar Bank Umum Yang Mungkin Kamu Miliki Beserta Jawabannya

Di sini, kamu sudah mengumpulkan beberapa pertanyaan yang mungkin kamu miliki beserta jawabannya, sehingga kamu tidak perlu bingung lagi tentang dunia perbankan di Indonesia.

Apa perbedaan antara Lembaga keuangan bank dengan Lembaga keuangan non-bank?

Lembaga keuangan bank adalah tempat di mana seseorang bisa menitipkan uang dan kemudian bisa diambil kapan saja, dan uang juga bisa disalurkan kembali oleh pihak bank. Juga sebagai tempat di mana penjual dan konsumen melakukan pembayaran untuk menyediakan fasilitas cek atau kartu kredit. Sedangkan Lembaga keuangan non-bank adalah institusi keuangan yang perannya serupa dengan bank, seperti asuransi, dana pensiun, Pegadaian, Modal, dan lain-lain.

Apa saja jenis fungsi perbankan bagi masyarakat?

Ada Sembilan fungsi perbankan yang bisa dirasakan masyarakat, antara lain: kredit, investasi, pembayaran dengan cek, giro, kartu kredit, debet, dan lain-lain, tabungan, pengelolaan kas, penjamin nasabah dalam impor barang dan jasa, perantara ketika memindahkan tabungan yang diterima pada sektor bisnis untuk pembangunan, perlengkapan, dan barang modal lainnya, perlindungan dan yang terakhir kepercayaan.

Apa saja jenis Lembaga keuangan yang ada di Indonesia?

-Lembaga keuangan Bank -Bank Central -Bank Umum -BPR/S -Lembaga Keuangan Lainya -Pasar Modal -Pasar Uang -Koperasi Simpan Pinjam -Pegadaian -Leasing -Asuransi -Anjak Piutang -Modal Ventura -Dana Pensiun -Kartu Plastik

Apa yang dimaksud dengan sistem moneter dan siapa saja yang terlibat di dalamnya?

System moneter adalah kebijakan yang dimiliki oleh bank sentral dalam mengendalikan uang yang beredar melalui beberapa cara seperti fasilitas diskonto, rasio GWM dan OPT. dan hanya BI atau Bank Indonesia saja yang terlibat di dalamnya.

Apa saja enam kegiatan bank umum?

  1. Perkreditan ’96 kegiatan terbesar yang memberikan kontribusi sangat besar bagi pihak bank. Pendapatan dari kredit bisa dalam bentuk bunga, provisi, komisi, commitment fee, appraisal fee, supervision dan masih ada lagi lainnya.
  2. Pemasaran ’96 kegiatan yang bertujuan untuk mendapatkan dana dari masyarakat dan Lembaga keuangan lainnya
  3. Pendanaan ’96 kegiatan pengelolaan dana oleh para eksekutif bank yang bertujuan untuk memperoleh dana yang bisa dialokasikan pada aktiva produktif secara efektif.
  4. Operasi ’96 kegiatan yang berkaitan dengan administrasi, pembukuan, penyusunan, laporan keuangan, proses data elektronik dan tenaga programming. Semua kegiatan ini membantu kegiatan unit utama bank.
  5. SDM atau Sumber Daya Manusia ’96 mengelola SDM untuk masa depan yang berhubungan dengan Pendidikan, kompensasi, pelatihan dan prestasi.
  6. Pengawasan ’96 kegiatan pengawasan internal dan eksternal bank dan juga pengawasan bank Indonesia.

Dari mana saja sumber dana bank umum?

-Dana pertama didapatkan dari sumber dana sendiri. -Dana kedua dari pihak luar seperti pinjaman antar bank, pinjaman dari Lembaga keuangan bukan bank, pinjaman dari bank sentral atau Bank Indonesia dan call money. -Dana ketiga dari masyarakat. Dana ini diperoleh bank dalam bentuk simpanan masyarakat yang berupa giro, tabungan biasa, deposito, dan simpanan sementara.

Apa yang dimaksud dengan deposito?

Deposito adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu yang sudah dijanjikan sebelumnya oleh nasabah dengan bank.

Apa saja Lembaga keuangan yang ada di Indonesia?

-Lembaga keuangan Bank -Bank Central -Bank Umum -BPR/S -Lembaga Keuangan Lainya -Pasar Modal -Pasar Uang -Koperasi Simpan Pinjam -Pegadaian -Leasing -Asuransi -Anjak Piutang -Modal Ventura -Dana Pensiun -Kartu Plastik

Apa saja produk-produk bank Syariah?

-Musyarokah -Mudharabah -Muzaro’92ah -Musaqah -Bai Al Murabahah -Bai As Salam -Bai Al Ishtishna’92 -Al Ijarah -Al Wakalah -Al Kafalah -Al Hawalah -Ar Rahn

Kenapa bank umum masih kalah dengan BPR atau Bank Pengkreditan Rakyat dalam membantu golongan ekonomi kecil?

BPR memiliki segmen pasar khusus yang sulit untuk dimasuki bank umum. BPR juga memiliki peluang yang harus dipertahankan, karena BPR mempunyai langkah ekstra. BPR harus meningkatkan profesionalisme manajemen agar mampu menjadi bank yang sehat secara terus-menerus dan menghindari pertentang kepentingan. BPR juga memiliki prinsip yang mencakup misi, sasaran, segmen pasar, organisasi, prosedur pemberian kredit, risiko dan lain-lain.

Memahami Tentang Bank Umum Memiliki Dampak Positif

Setiap orang tidak lepas dari kebutuhan finansial, dan finansial tidak lepas dari dunia perbankan. Akan ada banyak sekali kepentingan yang bisa melibatkan bank umum. Bank umum bisa membantu mewujudkan masyarakat yang Makmur, dan sebagai masyarakat Indonesia kita semua memiliki kewajiban untuk menjaga ekonomi yang sehat.

Peringkat broker opsi biner:
Tempat berinvestasi
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: