Prospek Bisnis Bitcoin – Prospek Suram, Investor Bitcoin Beralih ke Emas Tahun Ini – Market

Peringkat broker opsi biner:

Prospek Suram, Investor Bitcoin Beralih ke Emas Tahun Ini

Bisnis.com, JAKARTA – Prospek Bitcoin bisa dibilang sudah benar-benar suram. Harga cryptocurrency (mata uang kripto) paling populer ini belum juga mampu menembus level US$4.000 dalam tiga pekan, hanya sekitar 12 bulan setelah diperdagangkan di atas level US$12.000.

Harga Bitcoin memang sempat rebound menembus level tersebut pada awal Januari seiring dengan pelemahan dolar AS, tetapi kemudian kembali bergerak sempoyongan.

Namun sejumlah Analis saat itu memperingatkan bahwa peningkatan harga bitcoin yang relatif sedikit belum cukup untuk menyatakan pembalikan tren perdagangan bitcoin, bahkan dalam jangka pendek sekalipun.

Menurut CEO perusahaan pengelola investasi Van Eck Associates, Jan Van Eck, tanda-tanda menunjukkan bahwa banyak investor Bitcoin beralih menuju komoditas yang lebih tradisional.

“Saya pikir Bitcoin menarik sedikit permintaan dari emas pada 2020. Menariknya, kami baru saja mensurvei 4.000 investor bitcoin dan investasi nomor satu mereka untuk 2020 sebenarnya adalah emas. Jadi, dulu emas kalah dari bitcoin dan kini yang terjadi sebaliknya,” ujar Eck kepada CNBC.

Selama 12 bulan hingga menuju level tertingginya menembus level US$20.000 yang dibukukan pada Desember 2020, nilai Bitcoin meningkat 25 kali lipat.

Selama rentang periode yang sama, harga emas menguat 4%. Lebih dari setahun sejak menyentuh puncaknya, harga Bitcoin ambrol 82%, sedangkan harga emas naik 2,5%.

Peringkat broker opsi biner:

Eskalasi ancaman regulasi, larangan pembelian mata uang kripto, penutupan bursa pertukaran cryptocurrency, serta kekhawatiran atas potensi penipuan dan peretasan menjadi beberapa alasan di balik kemerosotan cryptocurrency.

Menurut Tim Seymour, pendiri dan kepala investasi Seymour Asset Management, mungkin sulit bagi gelombang investor untuk kembali ke bitcoin dan kemudian menjauh dari emas.

“Kami tidak hanya kehilangan semua likuiditas pada [komoditas] yang mendasarinya tetapi juga benar-benar di luar argumen blockchain yang ada, sudah sangat sulit untuk memperdebatkan penyimpanan nilai yang benar-benar mulai kami dengar,” lanjut Seymour.

“Emas adalah sarana penyimpan nilai dan tidak ada yang membantahnya.”

Dilanjutkan oleh Van Eck, jika emas mendapatkan tawaran tahun ini, salah satu cara untuk memainkannya adalah melalui ETF (exchange-traded funds) emas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

5 Berita Populer Market, Investor Migrasi dari Bitcoin ke Emas dan 9 Korporasi Ini Terbitkan Surat utang

1. Prospek Suram, Investor Bitcoin Beralih ke Emas Tahun Ini

Prospek Bitcoin bisa dibilang sudah benar-benar suram. Harga cryptocurrency (mata uang kripto) paling populer ini belum juga mampu menembus level US$4.000 dalam tiga pekan, hanya sekitar 12 bulan setelah diperdagangkan di atas level US$12.000.

Harga Bitcoin memang sempat rebound menembus level tersebut pada awal Januari seiring dengan pelemahan dolar AS, baca selengkapnya di sini

2. MYTX Gadaikan Saham Anak Usaha ke Bank Mandiri

Untuk memuluskan pinjaman dari PT Bank Mandiri Tbk., PT Asia Pacific Investama Tbk. (MYTX) melakukan gadai saham dengan nilai Rp832,62 miliar.

Sekretaris Perusahaan Asia Pacific Investama Pe Maria Indra mengungkapkan perseroan menyerahkan sertifikan saham kepada Ban Mandiri. Baca selengkapnya di sini

3. Awal Tahun Jadi Momentum Tepat, 9 Korporasi Ini Terbitkan Surat Utang Rp5,7 Triliun

Sejumlah korporasi cukup gencar menerbitkan surat utang di awal tahun ini untuk membiayai ekspansi bisnis maupun refinancing utang jatuh temponya.

Strategi ini dinilai cukup tepat bila menimbang adanya potensi kenaikan suku bunga lagi di sisa tahun ini. Baca selengkapnya di sini

4. Harga Minyak Sawit Makin Licin

Harga minyak sawit berjangka di Kuala Lumpur, Malaysia makin memanas. Pemicunya karena sentimen kenaikan kedelai pasar dan optimisme tentang permintaan ekspor.

Hingga pukul 20:00 WIB, harga CPO kontrak April di Bursa Derivatif Malaysia naik sebesar 1,44%, baca selengkapnya di sini

5. Wall Street Terjungkal Akibat Pelemahan 2 Saham Berikut

Pergerakan tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) berakhir terjungkal pada perdagangan Senin (28/1/2020), setelah peringatan dari Caterpillar Inc. dan Nvidia Corp. menambah kekhawatiran pasar yang telah dipicu oleh perlambatan ekonomi China.

Berdasarkan data Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,84% di level 24.528,22, indeks S&P 500 turun 0,78% ke 2.643,85, baca selengkapnya di sini

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Peringkat broker opsi biner:
Tempat berinvestasi
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: