Sistem Pemrosesan Perdagangan Global

Peringkat broker opsi biner:

√ Pengertian Ekonomi Global dan Dampaknya (Pembahasan Lengkap)

Pengertian Ekonomi Global dan Dampaknya (Pembahasan Lengkap) – Umumnya pengertian ekonomi global dikenal dengan sistem revolusi yang memungkinkan pengusaha mana pun menanamkan uang dimana pun di dunia. Ekonomi global yang sekarang ini dikenal dengan globalisasi ekonomi. Ada pun definisi singkat dari ekonomi global atau globalisasi ekonomi adalah sebagai suatu kehidupan ekonomi secara global dan terbuka, tanpa mengenal batasan teritorial atau kewilayahan antara negara satu sama lain. Sisi kegiatan investasi perdagangan dan bergerak menuju liberalisasi perdagangan dan investasi dunia secara keseluruhan.

Pengertian Ekonomi Global dan Dampaknya (Pembahasan Lengkap)

Sekarang ini ekonomi global atau globalisasi ekonomi erat kaitannya dengan perdagangan bebas. Perdagangan bebas tersebut sekarang ini dikenal dengan istilah free trade. Free trade atau perdagangan bebas berusaha menciptakan kawasan perdagangan yang makin luas dan menghilangkan hambatan-hambatan tidak lancarnya perdagangan internasional.

Pengertian Ekonomi Global

Jadi pengertian ekonomi global merupakan sebuah proses kegiatan aktivitas perekonomian dan perdagangan dimaba ada banyak negara di duia yang menjadi kekuatan pasar yang satu dan semakin terintegrasi tanpa hambatan atau batasan teritorial negara. Adanya globalisasi perekonomian ini berarti adanya keharusan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus barang, jasa serta modal.

Perwujudan dari Ekonomi Global

Dalam proses aktivitasnya, di bawah ini ada beberapa perwujudan dari ekonomi global, antara lain:

  • Globalisasi produksi
    Globalisasi produksi yang dilakukan oleh beberapa negara bertujuan agar biaya produksi jadi lebih rendah.
  • Globalisasi pembiayaan
    Perusahaan global dalam hal ini mempunyai akses untuk mendapatkan pinjaman atau melakukan kegiatan investasi (baik dalam bentuk portofolio maupun langsung) di seluruh negara di dunia.
  • Globalisasi tenaga kerja
    Globalisasi ini ditandai dengan hadirnya tenaga kerja asing. Perusahaan global dalam kondisi ini akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai tingkatannya.
  • Globalisasi jaringan informasi
    Ada pun bentuk globalisasi jaringan informasi dapat dilihat pada masyarakat suatu negara dimana dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari berbagai negara di dunia dengan majunya teknologi.
  • Globalisasi Perdagangan
    Di bidang perdangan, globalisasi terwujud dalam bentuk penyeragaman dan penurunan tarif serta penghapusan hambatan-hambatan non tarif. Sehingga kegiatan perdagangan dan persaingan menjadi makin ketat, cepat dan fair.

Dampak Positif dan Negatif dari Globalisasi Ekonomi

Dari perwuudan masing-masing ekonomi global tersebut, tentunya memiliki dampak yang akan terjadi berupa dampak positif dan juga dampak negatif. Berikut ini adalah dampak positif dan dampak negatif dari ekonomi global, antara lain:

Dampak Positif Ekonomi Global

Meningkatnya produksi global
Peningkatan produksi global ini dapat melalui spesialisasi dan perdagangan. Juga terdapat faktor-faktor produksi dunia yang dapat digunakan lebih efisien. Dengan demikian output dunia kian bertambah dan masyarakat akan mendapatkan keuntungan dalam bentuk pendapatan yang meningkat, yang pada gilirannya dapat berakipat pada meningkatnya pembelanjaan dan tabungan.

Meningkatnya kemakmuran negara
Ekonomi global melalui sebuah kegiatan perdagangan yang lebih bebas memungkinkan masyarakat berbagai negara lebih banyak mengimpor barang dari luar negeri. Hal tersebut membuat konsumen mempunyai lebih banyak pilihan barang. Dan juga konsumen dapat menikmati barang dengan harga yang lebih rendah dan lebih baik.

Meluasnya pasar produk domestik.
Dengan adanya ekonomi global Perdagangan luar negeri yang lebih bebas memungkinkan setiap negara mendapatkan pasar jauh lebih luas dibanding pasar dalam negeri.

Memperoleh lebih banyak modal
Modal yang dapat diperoleh dari investasi asing dan terutama dinikmati negara-negara berkembang akibat kekurangan modal dan tenaga terdidik serta tenaga ahli berpengalaman.

Menyediakan dana tambahan bagi pembangunan di bidang ekonomi.
Pembangunan di berbagai sektor lainnya bukan hanya dikembangkan perusahaan asing, namun terutama investasi dari perusahaan swasta domestik.

Dampak Negatif Ekonomi Global

Menghambat pertumbuhan di sektor industri.
Adanya ekonomi global menyebabkan negara-negara berkembang tidak bias lagi memakai tarif tinggi untuk memproteksi industri yang baru berkembang (infant industry). Sehingga, perdagangan luar negeri yang cukup bebas menimbulkan hambatan bagi negara berkembang dalam memajukan sektor industry.

Neraca pembayaran menjadi buruk.
Ekonomi global menaikkan barang-barang impor. Sebaliknya, jika suatu negara tidak mampu bersaing, maka ekspor tidak akan berkembang. Kondisi ini dapat saja memperburuk neraca pembayaran.

Sektor keuangan semakin tidak stabil.
Arus investasi (modal) portofolio yang semakin besar menjadi salah satu efek dari globalisasi. Investasi dalam hal ini terutama meliputi partisipasi dana dari luar negeri ke pasar saham.

Memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Apabila hal-hal yang dinyatakan di atas berlaku dalam suatu negara, maka dalam jangka pendek pertumbuhan ekonominya menjadi tidak stabil.

Mungkins sampai disini dulu pembahasan kita mengenai Pengertian Ekonomi Global dan Dampaknya Lengkap , semoga artikel diatas bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita. Sekian dan terimakasih.

SISTEM Informasi Dalam Dunia Bisnis

Konsep Dasar :

SISTEM Informasi Dalam Dunia Bisnis

( Foundations of Information Systems in Business )

1.Konsep Dasar : Sistem Informasi Dalam Dunia Bisnis

Foundations of Information Systems in Business

Mengapa mempelajari Sistem Informasi dan Teknologi Informasi ?

  • SI & TI telah menjadi komponen yang sangat penting bagi keberhasilan bisnis dan organisasi
  • TI termasuk SI berbasis Internet yang dapat membantu segala jenis bisnis meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses bisnis, pengambilan keputusan manajerial, dan kerjasama kelompok kerja, hingga memperkuat posisi kompetitif dalam pasar yang cepat sekali berubah
  • TI & SI berbasis internet digunakan mendukung tim pengembangan produk, proses dukungan untuk pelanggan, transaksi e-commerce, atau dalam aktifitas bisnis lainnya.

Apa yang dimaksud dengan Sistem Informasi ?

  • Rangkaian orang, prosedur, dan sumber daya yang mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam suatu organisasi
  • Sebuah sistem yang menerima sumber daya data sebagai input dan memprosesnya ke dalam produk informasi sebagai outputnya

Apa yang dimaksud dengan Sistem Informasi ?

Input of

Data

Resources

Processing

Data

Output of

Information

Products

Pengawasan Kegiatan Sistem

Storage of Data Resources/Penyimpanan

Teknologi Informasi

  • Terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak, komunikasi, manajemen database, dan teknologi pengolahaninformasi lainnya yang dipergunakan dalam suatu sisteminformasi yang berbasiskan komputer
  • Interaksi yang dinamis dari sisteminformasi berbasis komputer dengan telekomunikasi sebagai tulang punggungnya.

Teknologi Informasi :

  • Teknologi Hardware komputer, termasuk mikrokomputer, server berukuran menengah, dansistem mainframe besar, serta alat-alat input, output dan media penyimpanan yang mendukung
  • Teknologi Software komputer, termasuk software sistem operasi, pencari Web, alat pembuat software, dan software aplikasi untuk bisnis seperti untuk manajemen hubungan pelanggan danmanajemen rantai pasokan
  • Teknologi jaringan komunikasi, termasuk media telekomunikasi, prosesor, dan software yang dibutuhkan untuk menyediakan akses kabel dan nirkabel, serta dukungan untuk jaringan internet dan jaringan pribadi berbasis Internet, seperti Intranet dan ekstranet
  • Teknologi Manajemen Sumber Daya, termasuk software sistemmanajemen database untuk mengembangkan, mengakses dan memelihara database organisasi

Kerangka Kerja Sistem Informasi bagi para
Profesional Bisnis

Lima area pengetahuan yang perlu bagi pemakai (end user) dalam rangka memahami sistim informasi adalah:

  • Konsep dasar . Pemakai harus terbiasa dengan komponen danjenis sistim informasi yang ada. Tetapi mereka juga harus terbiasa dengan teori tentang sistem secara umum dan teori tentang pengolahaninformasi ( mesin dan manusia).
  • Teknologi Informasi .Pemakai perlu memahami teknologi, tepatnya, teknologi informasi mengenai perangkat keras,perangkat lunak,telekomunikasi,database management, dan bagaimana semua unsur-unsur ini berinteraksi dalam suatu proses secara dinamis dalam perubahan yang terjadi dengan sangat cepat, pengembangan, dan cara yang baru dalam melakukan bisnis

3 . Aplikasi Bisnis . Bagaimana sistim informasi diimplementasi-kan dalam kegiatan bisnis dengan permasalahan yang lebih kompleks dibandingkan yang terlihat . Pemakai yang terlatih mempelajari kedua-duanya, baik tentang bagaimana cara menggunakan sistim informasi untuk membantu memecahkan permasalahan yang ada dan juga untuk mulai menggunakan (aplikasi bisnis bergerak dibidang apa??)

4. Proses Pengembangan. Pemakai Sistem Informasi harus mengetahui konsep dasar tentang pemecahan masalah dan pengembangan. Di sini kamu perlu menjadi terbiasa dengan metodologi pendekatan sistem , daur hidup pengembangan sistem, dan membuat prototip (mengembangkan sistem yang lama ke yang baru)

5. Mengelola tantangan. Bagaimana para manajer menggunakan sumber daya Sistem Informasi sebagai suatu kunci untuk berhubungan dengan pemakai. Terlebih lagi, pengetahuan tentang manajemen perlu dikuasai oleh masing-masing pemakai , karena IT menuntut pemakai akhir dapat membuat keputusan yang mandiri dalam mendukung pencapaian sasaran perusahaan secara keseluruhan (mengetahui target keinginan pasar)

Peran Utama/ Dasar Sistem Informasi

M’dukung

Berbagai strategi

Untuk keunggulan

kompetitif

Mendukung pengambilan

Keputusan dalam bisnis

Mendukung proses dan operasi bisnis

  • Mendukung Operasi Bisnis . Mulai dari akuntansi sampai dengan penelusuran pesanan pelanggan, sistim informasi menyediakan dukungan bagi manajemen dalam operasi/kegiatan bisnis sehari-hari. Ketika tanggapan/respon yang cepat menjadi penting, maka kemampuan Sistim Informasi untuk dapat mengumpulkan dan mengintegrasikan informasi keberbagai fungsi bisnis menjadi kritis/penting .
  • Mendukung Pengambilan Keputusan Managerial. Sistim informasi dapat mengkombinasikan informasi untuk membantu manager menjalankan menjalankan bisnis dengan lebih baik, informasi yang sama dapat membantu para manajer mengidentifikasikan kecenderungan dan untuk mengevaluasi hasil dari keputusan sebelumnya. SistemInformasi akan membantu para manajer membuat keputusan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih bermakna.
  • Mendukung Keunggulan Strategis. Sistim informasi yang dirancang untuk membantu pencapaian sasaran strategis perusahaan dapat men-ciptakan keunggulan bersaing di pasar

Peranan sistem informasi

  • Meningkatkan pelayanan secara global/menyeluruh antara lain

Mampu meningkatkan persaingan bisnis secara global (melakukan pengelolaan dan pengawasan pasar global= 1. pengawasan tingkat pelayanan dan tingkat biaya, pelayanan penyebaran informasi dengan menggunakan global network. 2. perencanaan strategi peruahaan dan kebijakan (mengetahui selera konsumen, peluang pasar di tempat lain. 3. pengambilan keputusan untuk pengembangan produk dan ekspansi (dgn adanya strategi perusahaan maka akan bisa mengembangkan produk dan mapu bersaing di pasar global dan terbetnuk kelompok kerja yang meluas dn membentuk sistem delivery yang luas)

    • mampu bersaing di pasar global = (terjadinya perdagangan bebas, mengetahui peluang pasar, pemanfaatan internet.
    • membentuk kelompok kerja yang luas = ( merger dengan perusahaan lain, perusahan pusat dengan cabang)
    • membentuk sistem delivery yang meluas = ( adanya perwakilan2 delibvery disetiap cabang, dibentuk pelaksanaan transaksi melalui internet)

Melakukan perubahan ekonomi industri (menyediakan informasi dan pengetahuan berbasis ekonomis = mengetahui daya beli masyarakat, mengetahui informasi seperti kurs valuta asing sehingga memudahkan pengambilan keputusan dalam hal pembelian bahan baku, jumlah produksi, tingkat keamanan suatu negara mempengaruhi daya beli masyarakat, bencana alam juga mempengaruhi tingkat pembelian masyarakat sehingga mempengaruhi exprot kita

    • meningkatkan produktivitas = ( perencanaan jadwal kerja, perencanaan jumlah produksi, mengurangi waktu menganggur)
    • meningkatkan produk dan pelayanan yang inovatif dan kreatif.= peningkatan daya saing kita lihat dari jasa informasi, mengetahui selera masyarakat, meningkatkan kepuasan pelanggan.

Menyediakan informasi secara global (meningkatkan komunikasi dan analisis perdagangan dalam skala global = mempersingkat proses produk, kita melakukan analisis2 melalui SWOT pesaing, bahan baku yang sama tapi harga yang lebih rendah akan meningkatkan penjualan ini dapat terjadi karena proses produk dapat di persingkat

– menyediakan pelayanan selama 24 jam = internet, mobil banking, layanan hotline

Peran e-Business dalam Bisnis

P’manufakturan

Dan

produksi

Rekayasa

Dan

penelitian

Akuntansi

Dan

keuangan

Pemasok & Mitra bisnis lainnya

Manajemen Rantai Pasokan :

Pegadaan barang, distribusi, dan logistik

Manajemen Hubungan Pelanggan :

Pemasaran Penjualan Layanan Pelanggan

Konsumen dan pelanggan bisnis

Batasan

Perusahaan

Intranets

The Internet

Extranets

Extranets

Perusahaan yang melakukan e-business

Internet dan teknologi serta aplikasi yang terkait membuat perubahan drastis dalam cara orang bekerja dan mengoperasikan bisnis , dan bagaimana teknologi informasi mendu-kung kegiatan operasi bisnis dan aktivitas kerja para pemakai .

  • Bisnis dengan cepat akan berubah menjadi perusahaan e-business.
    • Internet dan jaringan serupa Internet didalam perusahaan (intranets), dan jaringan antar peru-sahaan dan mitra dagangnya (extranets) akan menjadi infrastruktur Teknologi Informasi yang utama dalam mendukung kegiatan operasi bisnis dari sebagian besar perusahaan.
  • Perusahaan e-business bersandar pada teknologi seperti diatas karena:
    • Rekayasa kembali dan revitalisasi proses bisnis internal
    • Menerapkan sistem perdagangan elektronik antara perusahaan dengan para penyalur dan pelanggan mereka.

3. Meningkatkan kerja sama antara berbagai Tim bisnis dan kelompok kerja yang ada dalam perusahaan .

  • E-Business:
    • Didefinisikan sebagai penggunaan Teknologi Internet kedalam jaringan kerja dan pemberda-yaan proses bisnis, perdagangan secara elektronik, komunikasi dan kerja sama/kolaborasi dalam perusahaan(internal) serta dengan pelanggannya, para penyalurnya, dan stakeholders bisnis lainnya.

Sejarah Peranan Sistem Informasi

Data

Processing

Management

Reporting

Decision

Support

Strategic &

End User

Electronic

Commerce

1950-1960

1960-1970

1970-1980

1980-1990

1990-2000

Data

Sejarah Peranan SI

  • PengolahanData: 1950s- 1960’s:
    • SistemPengolahan data secara elektronik. memproses Transaksi, Pencatatan, danaplikasi akuntansi tradisional
  • Pelaporan Manajemen : 1960s- 1970’s:
    • SistemInformasi Manajemen. Menyampaikan kepada Manajemeninformasi dalam bentuk atau format tertentu, untuk mendukung pengambilan keputusan oleh manajer.
  • Dukungan Keputusan: 1970s- 1980s:
    • SistemPendukung Keputusan. Dukungan secara interaktip dalam proses pengambilan keputusan managerial.
  • Dukungan Strategis danPemakai : 1980s- 1990’s:
    • Sistem“Hitungan” bagi Pemakai. Memberi dukungan kegiatan hitung-menghitung untuk mening-katkan produktivitas pemakai dan kerja sama/kolaborasi atar kelompok kerja.
    • SistemInformasi Eksekutif. Menyajikan Informasi yang kritis bagi Manajemen Puncak
    • SistemPakar: Menyediakan Informasi atau nasihat/advice bagi pemakai dari Sistem yang berbasiskan Knowledge/pengetahuan dari para pakar,.
    • Sistim Informasi Strategis. Produk dan jasa yang strategis untuk keunggulan bersaing
  • Perdagangan Dan Bisnis Elektronik: 1990’s- 2000’s:
    • SistemJaringan e-business dan e-commerce. Jaringan perusahaan e-business dan e-commerce yang beroperasi secara global/mendunia dengan menggunakan Internet, intranets, extranets, dansistem jaringan lainnya.

Jenisjenis Sistem Informasi

Sistem

Pemrosesan

Transaksi

Sistem

Pengendalian

proses

Sistem

Kerjasama

Perusahaan

Sistem

Pendukung

Operasi

Sistem

Informasi

Manajemen

Sistem

Pendukung

Keputusan

Sistem

Informasi

Executive

Sistem

Pendukung

Manajemen

Sistem Informasi

Jenis Jenis SI

Sistim Informasi dapat dikelompokkan berdasarkan jenis dukungan yang dapat mereka sediakan bagi suatu organisasi.

  • Sistempendukung Operasi, mengolah data yang dihasilkan atau digunakan dalam operasi bisnis. Sistem ini menghasilkan berbagai produk (informasi) untuk keperluan/penggunaan internal dan eksternal. Sistem Pendukung Operasi tidak menekankan pada membuat suatu produk informasi spesifik/khusus bagipara manajer. pada umumnya diperlukan pengolahan lebih lanjut oleh SistemInformasiManajemen.

Peran Sistem pendukung Operasi pada suatu Perusahaan Bisnis adalah :

    • Memproses transaksi bisnis secara efektif

2.Mengendalikan proses dalam industri/pabrik

3.Mendukung komunikasi dan kerja sama/kolaborasi dalam perusahaan

4.Memperbaharui database perusahaan.

Jenis – Jenis SI

Sistem Pendukung Manajemen, membantu para manajer dalam pem-buatan/pengambilan keputusan.

Menyediakan informasi dan dukungan untuk pengambilan keputusan bagi semua tingkatan manajer dan para profesional bisnis adalah meru-pakan suatu tugas kompleks. Secara konseptual, beberapa jenis Sistem Informasi mendukung berbagai macam pengambilan keputusan yang menjadi tanggung-jawab manajer.

1.Sistem informasi manajemen- menyediakan informasi dalam wujud laporan dan tayangan/tampilan kepada para manajer dan para profesional bisnis.

2.Sistem Pendukung Keputusan- memberikan dukungan komputer secara langsung kepada para Manajer dalam proses pengambilan atau pembuatan keputusan .

3.Sistem Informasi Eksekutif- menyediakan informasi kritis, baik dari sumber internal maupun eksternal dalam bentuk penampilan tayangan/display bagi para EksekutipManajer dengan cara penggunaan yang mudah (easy-to-use).

Kategori lainnya Sistem Informasi

Sistem Pakar

Sistem Manajemen Pengetahuan

Sistem Bisnis Fungsional

Sistem Informasi Strategis

Sistem Informasi Lintas Fungsi

Kategori lainnya Sistem Informasi

  • SistemPakar: Sistem berbasis pengetahuan (Knowledge-based) yang menyediakan nasihat atau advice dari para ahli dibidang tertentu dan bertindak sebagai konsultan ahli kepada para pemakai. Contoh: Penasehat Permintaan kredit, memonitor proses, dansistem diagnostik pemeliharaan.
  • SistemManajemen Pengetahuan: adalah sistim informasi berbasiskan pengetahuan (knowledge-based) yang mendukung penciptaan , organisasi, dan pendistribusian pengetahuan bisnis kepada para karyawan dan para manajer keseluruh perusahaan. Contoh: Intranet mengakses praktek bisnis terbaik, strategi proposal penjualan, dansistem penyelesaian/pemecahan masalah pelanggan.
  • SistemBisnis Fungsional: Mendukung berbagai aplikasi managerial dan operasional dalam mendukung fungsi bisnis dasar suatu perusahaan. Contoh: Sistim informasi yang mendukung aplikasi akuntansi, keuangan, pemasaran, manajemen operasi, danmanajemen sumber daya manusia.
  • Sistim Informasi Strategis: adalah Sistim Informasi yang mendukung kegiatan operasi atau Proses Manajemen yang melengkapi perusahaan dengan produk dan jasa strategis, serta kemampuan untuk menciptakan keunggulan dalam bersaing. Contoh: perdagangan bursa/saham secara online , mengikuti/menelusuri pengiriman barang, danSistem perdagangan secara elekronik dengan memakai Web..
  • Sistim Informasi lintas Fungsi : adalah Sistim Informasi yang terintegrasi yang mengkombinasikan seluruh sistim informasi bisnis diperusahaan, dengan begitu setiap unit kerja menggunakan sumber daya informasi secara bersama.

Tantangan Manajerial Teknologi Informasi Pada Perusahaan E-Business

  • Business Strategies
  • Business Processes
  • Business Needs
  • Customer Relationships
  • Business Partners
  • Suppliers
  • Business Customers

Ethical Considerations

Potential Risks?

Potential Laws?

Possible Responses?

  • IS Human Resources
  • IS Development
  • IT Infrastructure
  • IS Performance
  • Organization Structure
  • and Culture
  • User Acceptance
  • Para Manajer dan Profesional Bisnis yang prospektif (berpandangan maju) perlu menyadari permasalahan dan peluang yang bisa ditimbulkan oleh penggunaan Teknologi Informasidan harus belajar bagaimana cara menghadapi tantangan Managerial tersebut secara efektif .

Mengelola (manage) Tantangan Pada Perusahaan E-Business

Proses Pengembangan Solusi Sistem Informasi

Proses Pengembangan Sistem Informasi

  • Siklus Pengembangan Sistim informasi secara tradisional adalah berdasarkan langkah-langkah pendekatan sistem(sistem approach) untuk memecahkan suatu masalah:
  • Penyelidikan Sistem. Langkah ini dimulai dengan proses Perencanaan Sistim Informasi yang formal, untuk membantu menyeleksi berbagai pilihan peluang yang ada. Secara khusus hal ini berhubungan dengan biaya untuk pengembangan suatu Sistim Informasi, langkah ini meliputi suatu Analisa Cost/Benefit sebagai bagian dari suatu studi kelayakan.
  • Analisa Sistem. Langkah ini meliputi suatu rangkaian kegiatan analisa kebutuhan informasi bagi pemakai (akhir), lingkungan organisasi, dansistem yang sekarang digunakan untuk menentukan kebutuhan fungsionalpadasistem yang baru (akan dirancang).

Proses Pengembangan Sistem Informasi

  • Disain Sistim. Pada langkah ini dirancang spesifikasi perangkat keras, perangkat lunak, orang-orang, dan sumber daya data bagi sistem tersebut. Menentukan/merumuskan informasi yang di-harapkan akan dihasilkan oleh Sistem yang baru nanti.
  • Implementasi Sistem. Pada langkah ini organisasi mengembangkan atau mengadakan perangkat keras dan lunak yang diperlukan untuk mengimplementasikan sistem yang dirancang tsb. Uji coba terhadap sistemdan pelatihan bagi orang-orang yang akan mengoperasikan dan menggunakan sistem adalah juga bagian dari langkah ini. Akhirnya, organisasi harus melakukan kegiatan konversi dari sistem lama kepada sistem yang baru.
  • Pemeliharaan Sistem. Didalam langkah ini, manajemen melakukan suatu proses peninjauan ulang(review) pasca implementasi, untuk memonitor, mengevaluasi, dan melakukan modifikasi terhadap sistem yang baru tersebut jika memang dibutuhkan

Fungsi Sistem Informasi mewakili :

  • Area fungsional utama dari bisnis yang penting dalam keberhasilan bisnis, seperti fungsi akuntansi, keuangan, manaj. Operasional, pemasaran, danmanajemen sumber daya manusia
  • Kontributor penting dalam efisiensi operasional, produktivitas, dan moral pegawai, serta layanan dan kepuasan pelanggan
  • Sumber utama informasidan dukungan yang dibutuhkan untuk menyebarluaskan pengambilan keputusan yang efektif oleh manajer dan praktisi bisnis
  • Bahan yang sangat penting dalam mengembangkan produk dan jasa yang kompentitif, yang memberikan organisasi kelebihan strategis dalam pasar global
  • Peluang karier yang dinamis, memuaskan, serta menantang bagi jutaan pria dan wanita
  • Komponen penting dari sumber daya, infrastruktur, dan kemampuan perusahaan bisnis yang membentuk jaringan

Konsep Dasar :
Komponen Sistem Informasi

  • SistemInformasi adalah suatu kombinasi terorganisir orang-orang, perangkat keras, perangkat lunak, jaringan komunkasi dan sumber daya data yang dikumpulkan, diubah bentuknya (transform) dan mendistribusikan informasi dalam suatu organisasi.

Apa itu Sistem ?

  • Sistem adalah sekelompok elemen yang saling berhubungan atau berinteraksi hingga membentuk suatu kesatuan
  • Sistem adalah sekelompok komponen yang saling berhubungan, bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama dengan menerima input serta menghasilkan output dalam proses transformasi yang teratur, sistem semacam ini sering juga disebut dengan istilah sistem dinamis

Sistem dinamis memiliki tiga komponen atau

fungsi dasar yang berinteraksi :

Sistem Cybernatic adalah sistem yang

mengawasi dan mengatur dirinya sendiri

atau sistem yang memiliki komponen umpan

balik dan pengendaliaan

Sistem Adaptif sistem yang memiliki kemampuan

untuk mengubah dirinya sendiri atau lingkungannya

agar dapat bertahan hidup

Komponen-komponen sistem Informasi

Komponen Sistem Informasi

Sumber daya manusia

Para Pakar – Sistem analis, pembuat software, operator sistem

Pemakai akhir – orang-orang lainnya yang menggunakan sistem informas

Sumber Daya Hardware

Mesin – komputer, monitor video, disk drive dll

Media – floppy disk, disk optical, cd dll

Sumber daya software

Program – program sistem operasi, program spreadsheet, dll

Prosedur – prosedur entri data, prosedur pendistribusian, dll

Sumber daya data

Deskripsi produk, catatan pelanggan, file kepegawaian, database persediaan

Sumber daya jaringan

Media komunikasi, pemroses komunikasi, software untuk akses dan pengendalian jaringani

Perbandingan Data dan Informasi

West Charles Mann

Monthly Sales Report

for West Region

Sales Rep: Charles Mann

Item Qty Sold Price

TM Shoes 1200 $100

Pengertian Data & Informasi

  • Data:
  • Data adalah kata jamak dari “ datum ”, meskipun demikian data biasanya mewakili keduanya baik bentuk tunggal maupun bentuk jamak.
  • Data adalah hasil pengamatan atau fakta yang masih mentah, yang secara khas menggambarkan gejala phisik atau suatu transaksi bisnis.
  • Data harus dipandang sebagai sumber daya “bahan baku” yang kemudian diproses ke dalam suatu bentuk “produk” berupa informasi .
  • Datapada umumnya diperlukan dalam suatu proses “penambahan-nilai
  • ( pengolahandata atau pengolahaninformasi), di mana :
    • Bentuk/format nya ditentukan, dirorganisir dan dikembangkan
    • Isi nya dianalisa dan dievaluasi
    • Data tersebut ditempatkan dalam konteks yang sesuai bagi seorang pemakai.
  • Informasi:
  • Informasi dapat digambarkan sebagai data yang telah diubah menjadi suatu bentuk spesifik(konteks) yang bermanfaat dan berarti bagi pemakainya.
  • Informasi harus dipandang sebagai data yang telah diproses, yang disajikan dalam suatu bentuk spesifik(konteks) yang memberi nilai bagi pemakai.

Atribut Informasi Yang Berkualitas adalah :

Atribut Informasi Yang Berkualitas adalah :

  • Dimensi Waktu:
  • Ketepatan waktu : Informasi harus disajikan ketika diperlukan
  • Kondisi keberadaan : Informasi harus terbaru (up-to-date) ketika disajikan
  • Frekwensi : Informasi harus disajikan setiap kali Informasi tersebut diperlukan.
  • Periode Waktu : dapat disajikan tentang masa lampau, masa kini, dan periode waktu masa yang akan datang.
  • Dimensi Isi (content):
  • Ketelitian : Informasi harus bebas dari kesalahan
  • Keterkaitan : Informasi harus dihubungkan dengan kebutuhan dari penerima informasi yang spesifik dalam suatu situasi yang spesifik pula.
  • Kelengkapan : Harus bisa menyajikan semua informasi yang diperlukan.
  • Kepadatan : Hanya menyajikan informasi yang diperlukan saja
  • Lingkup Informasi Ruang lingkupnya luas atau sempit, fokus kepada informasi eksternal atau internal
  • Kinerja/Performance :Informasi dapat mengungkapkan kinerja dengan mengukur penyelesaian aktivitas , kemajuan yang dicapai , atau sumber daya yang terkumpulkan.
  • Dimensi Bentuk(Format):
  • Kejelasan :Informasi harus disajikan dalam bentuk atau format yang mudah untuk difahami
  • Detil/rincian : Informasi dapat disajikan secara detil/rinci atau dalam format ringkasan
  • Order : Informasi dapat diatur dalam suatu urutan tertentu.
  • Presentasi : Informasi dapat ditampilkan dalam bentuk narasi, angka, gambar/grafis, atau bentuk lain
  • Media : Informasi dapat disajikan dalam wujud catatan dokumen atau kertas yang tercetak, tayangan video, atau media lainnya.

Elemen Data logis

Name

Field

Payroll

Record

Payroll

File

Personnel

Database

Elemen Data Logis

  • Penyimpanan adalah aktivitas sisteminformasi di mana datadaninformasi disimpan dalam suatu cara yang terorganisir untuk penggunaan dikemudian hari. Untuk tujuan penyimpanan, data secara khusus diorganisir ke dalam kategori berikut:
  • Field. Field adalah sekelompok karakter yang menggambarkan karakteristik orang, tempat, sesuatu hal, atau peristiwa. Pada slide/tayangan ini, nama seseorang adalah merupakan suatu field.
  • Record. Record adalah suatu kumpulan dari field yang saling berhubungan. Sebagai contoh, suatu record daftar gaji karyawan, pada umumnya berisi beberapa field, seperti nama mereka, nomor jaminan sosial, departemen/unit kerja, dan gaji.
  • File. File adalah suatu kumpulan dari record yang saling berhubungan. Sebagai contoh, suatu file daftar gaji berisi record gaji untuk semua karyawan suatu perusahaan.
  • Database. Database adalah suatu kumpulan terintegrasi dari file yang saling berhubungan.
  • Sebagai contoh, database personil suatu perusahaan berisi file gaji, kegiatan personil, dan ketrampilan karyawan.

Pengertian Sistem Informasi Manajemen Terlengkap

Pengertian Sistem Informasi Manajemen, Manfaat, Fungsi dan Tujuan : Adalah sistem informasi yang menghasilkan hasil keluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan tertentu

Pengertian Sistem Informasi Manajemen

Sistem informasi manajemen (SIM) bukan sistem informasi keseluruhan, karena tidak semua informasi di dalam organisasi dapat dimasukkan secara lengkap ke dalam sebuah sistem yang otomatis. Aspek utama dari sistem informasi akan selalu ada di luar sistem komputer.

Sistem Informasi Manajemen merupakan sistem informasi yang menghasilkan hasil keluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen.

Pengembangan SIM canggih berbasis komputer memerlukan sejumlah orang yang berketrampilan tinggi dan berpengalaman lama dan memerlukan partisipasi dari para manajer organisasi. Banyak organisasi yang gagal membangun SIM karena :

  1. Kurang organisasi yang wajar
  2. Kurangnya perencanaan yang memadai
  3. Kurang personil yang handal
  4. Kurangnya partisipasi manajemen dalam bentuk keikutsertaan para manajer dalam merancang sistem, mengendalikan upaya pengembangan sistem dan memotivasi seluruh personil yang terlibat.

SIM yang baik adalah SIM yang mampu menyeimbangkan biaya dan manfaat yang akan diperoleh artinya SIM akan menghemat biaya, meningkatkan pendapatan serta tak terukur yang muncul dari informasi yang sangat bermanfaat.

Organisasi harus menyadari apabila mereka cukup realistis dalam keinginan mereka, cermat dalam merancang dan menerapkan SIM agar sesuai keinginan serta wajar dalam menentukan batas biaya dari titik manfaat yang akan diperoleh, maka SIM yang dihasilkan akan memberikan keuntungan dan uang.

Secara teoritis komputer bukan prasyarat mutlak bagi sebuah SIM, namun dalam praktek SIM yang baik tidak akan ada tanpa bantuan kemampuan pemrosesan komputer. Prinsip utama perancangan SIM : SIM harus dijalin secara teliti agar mampu melayani tugas utama.

Tujuan sistem informasi manajemen adalah memenuhi kebutuhan informasi umum semua manajer dalam perusahaan atau dalam subunit organisasional perusahaan. SIM menyediakan informasi bagi pemakai dalam bentuk laporan dan output dari berbagai simulasi model matematika.

Definisi Sistem Informasi Manajemen

Sistem informasi Manajemen adalah serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan w:st=”on”gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan.

Dengan kata lain SIM adalah sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang sama. Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas organisasi formal, perusahaan atau sub unit dibawahnya. Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang terjadi di masa lalu, apa yang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan datang. Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan khusus dan ouput dari model matematika. Output informasi digunakan oleh manajer maupun non manajer dalam perusahaan saat mereka membuat keputusan untuk memecahkan masalah.

Perancangan, penerapan dan pengoperasian SIM adalah mahal dan sulit. Upaya ini dan biaya yang diperlukan harus ditimbang-timbang. w:st=”on”Ada beberapa faktor yang membuat SIM menjadi semakin diperlukan, antara lain bahwa manajer harus berhadapan dengan lingkungan bisnis yang semakin rumit. Salah satu alasan dari kerumitan ini adalah semakin meningkatnya dengan muncunya peraturan dari pemerintah.

Lingkungan bisnis bukan hanya rumit tetapi juga dinamis. Oleh sebab itu manajer harus membuat keputusan dengan cepat terutama dengan munculnya masalah manajemen dengan munculnya pemecahan yang memadai.

Unsur Sistem Informasi Manajemen

Semua sistem informasi mempunyai tiga kegiatan utama, yaitu menerima data sebagai masukan (input), kemudian memprosesnya dengan melakukan penghitungan, penggabungan unsur data, pemutakhiran dan lain-lain, akhirnya memperoleh informasi sebagai keluarannya (output).

DATA : fakta-fakta atau sesuatu yang dianggap (belum mempunyai arti)

INFORMASI : data yang telah diproses atau data yang memiliki arti.

Perubahan data menjadi informasi dilakukan oleh pengolah informasi. Pengolah informasi dapat meliputi elemen-elemen komputer, non-komputer atau kombinasi keduanya

Sistem Informasi Untuk Manajer

Informasi yang diberikan kepada manajer digunakan untuk mengendalikan operasi, strategi, perencanaan jangka panjang & pendek, pengendalian manajemen dan pemecahan masalah khusus.

Dalam sistem yang dikomputerisasikan, program secara terus-menerus memantau transaksi pemasukan yang diproses atau yang baru di proses guna pengindetifikasian dan secara otomatis melaporkan lingkungan perkecualian yang memperoleh perhatian manajemen.

Semakin tinggi lapisan manajemen akan semakin cenderung menggunakan informasi yang berasal dari luar untuk tujuan pengendalian manajemen. Perbandingan kinerja organisasi dengan statistika ringkasan dari pesaing atau industri rata-rata jelas sangat penting artinya.

Sistem Informasi Intelijen

Sistem informasi intelijen secara otomatis bertugas mencari dan menganalisis informasi tentang lingkungan sosial, politik, hukum, peraturan perundangan dan ekonomi dari satu atau lebih negara disamping juga tentang kesehatan dan prospek masa depan industri dimana perusahaan bersangkutan merupakan bagian didalamnya serta juga tentang pesaingnya.

Sistem informasi intelijen akan memberikan informasi perencanaan yang para manajer tidak menerima dari sumber lain.

Sumber informasi intelijen :

  1. Lembaga pemerintah.
  2. Asosiasi perdagangan industri
  3. Perusahaan riset pasar swasta
  4. Media w:st=”on”massa
  5. Kajian khusus yang dilakukan organisasi

Informasi yang diperoleh akan digunakan untuk memahami strategi pesaing, pergeseran halus dalam selera konsumen.

Unsur pokok dalam informasi intelijen :

  1. Profil keperluan informasi dari manajer
  2. Sistem penggalian informasi manajemen
  3. Sistem pengkodean dan penyimpanan.
  4. Sistem analisis data
  5. Kajian khusus
  6. Sistem pelaporan
  7. Pedoman penghapusan data.

Sistem intelijen dapat memberikan banyak keuntungan bagi suatu perusahaan atau lembaga. Sekarang ini tidak hanya perusahaan besar yang memiliki sistem intelijen banyak perusahaan kecil yang juga mempunyai.

Integrasi Sistem Informasi

Integrasi : adanya saling keterkaitan antar sub sistem sehingga data dari satu sistem secara rutin dapat melintas, menuju atau diambil oleh satu atau lebih sistem yang lain.

Pengintegrasian sistem informasi merupakan salah satu konsep kunci dari SIM. Berbagai sistem dapat saling berhubungan satu sama lain dengan berbagai cara yang sesuai keperluannya.

Integrasi sistem informasi dapat bersifat hirarkis yaitu pada tingkat transaksi akan memberikan masukan data kepada sistem tingkat manajerial atau sering pula dalam arah sebaliknya. Interaksi hirarkis adalah paling banyak diidentifikasikan dan diitegrasikan karena manajer mengetahui bahwa informasi harus diringkaskan menurut jalur hirarki disamping sistem yang bersangkutan ada di bawah satu garis komando dan karena manajer dalam bidang fungsional akan lebih banyak mengetahui data apa yang ada dalam sistemnya.

Keuntungan dari integrasi :

  1. Membaiknya arus informasi di dalam sebuah organisasi.
  2. Mendorong manajer untuk membagikan informasi yang dihasilkan oleh departemennya agar secara rutin mengalir ke sistem yang lain yang memerlukan.

Baca Juga Artikel Yang Mungkin Berhubungan : Manajemen Dalam Organisasi

Sistem Informasi Berbasis Komputer

Evolusi Sistem Informasi Berbasis Komputer

  • A. Fokus awal pada data
    Selama paruh pertama abad 20, perusahaan pada umumnya mengabaikan kebutuha n informasi para manajer. Pada fase ini penggunaan komputer hanya terbatas pada aplikasi akuntansi.
    Nama aplikasi akuntasnsi berbasis komputer pada awalnya adalah pengolahan data elektronik (EDP) kemudian berubah menjadi Data prosesing (DP) dan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) .

B. Fokus baru pada informasi
Tahun 1964 diperkenalkan satu generasi baru alat penghitung yang mempengaruhi cara penggunaan komputer. Konsep penggunaan komputer sebagai SIM dipromosikan oleh pembuat komputer untuk mendukung peralatan baru tsb. Konsep SIM menyadari bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen. Konsep ini segera diterima oleh perusahaan besar.

C. Fokus revisi pada pendukung keputusan.
Sistem pendukung keputusan (Decision support system)
= sistem penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer dan keputusan yang harus dibuat manajer.
Manajer tsb. Berada di bagian manapun dalam organisasi pada tingkat manapun dan dalam area bisnis apapun. DSS dimaksudkan untuk mendukung kerja satu manajer secara khusus.
Spesifikasi DSS :

1. Berfokus pada proses keputusan daripada proses transaksi
2. Dirancang dengan mudah, sederhana, dapat diterapkan dengan cepat dan mudah diubah.
3. Dirancang dan dioperasikan oleh manajer
4. Mampu memberikan informasi yang berguna bagi analisis kegiatan manajerial.
5. Berkaitan dengan hanya bagian kecil dari masalah besar
6. Memiliki logika yang serupa dengan cara manajer menganilis situasi yang sama.
7. Memiliki basis data berisi informasi yang disarikan dari file dan informasi lain organisasi yang berasal dari lingkungan eksternal.
8. Memungkinkan manajer untuk menguji hasil yang mungkin dari serangkaian alternatif.

D. Fokus pada Komunikasi
Pada waktu DSS berkembang , perhatian juga difokuskan pada otomatisasi kantor (office automation/OA) OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas diantara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat elektronik.
OA telah berkembang meliputi beragam aplikasi seperti konferensi jarak jauh, voice mail, e-mail, electronik calendaring, facsimile transmission.

  • E. Fokus potensial pada konsultasi
    Komputer dapat diprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia, suatu aplikasi yang dinamakan kecerdasan buatan (artificial intelligence).
  • Kemampuan Sistem Informasi Manajemen

    Pengetahuan tentang potensi kemampuan sistem informasi yang dikomputerisasi akan memungkinkan seorang manajer secara sistematis menganalisis masing-masing tugas organisasi dan menyesuaikannya dengan kemampuan komputer.

    SIM secara khusus memiliki beberapa kemampuan teknis sesuai yang direncanakan baginya. Secara kolektif kemampuan ini menyangkal pernyataan bahwa komputer hanyalah mesin penjumlah atau kalkulator yang berkapasitas tinggi, sebenarnya komputer tidak dapat mengerjakan sesuatu ia hanya mengerjakan lebih cepat. Sistem informasi komputer dapat memiliki sejumlah kemampuan jauh diatas sistem non komputer. Dan kemampuan ini telah merevolusikan proses manajemen yang menggunakan informasi yang dihasilkan oleh sistem yang telah ada. Beberapa kemampuan teknis terpenting dalam sistem komputer :

    1. Pemrosesan data batch
    2. Pemrosesan data tunggal
    3. Pemrosesan on-line, real time
    4. Komunikasi data dan switching pesan
    5. Pemasukan data jarak jauh dan up date file
    6. Pencarian records dan analisis
    7. Pencarian file
    8. Algoritme dan model keputusan
    9. Otomatisasi kantor.

    Kemampuan Pelaporan

    Semua sistem informasi memiliki kemampuan pelaporan dan laporan harus dirancang agar sesuai dengan bentuk tertentu.

    1. Laporan harus menonjolkan informasi terpenting
    2. Harus seringkas mungkin
    3. Harus disediakan dukungan
    4. Sistem pelaporan manajemen biasanya dalam transisi
    5. Setiap laporan harus berformat keputusan
    6. Terstruktur untuk melaporkan suatu kinerja

    Jenis-jenis laporan :

    • Laporan periodik
      Laporan yang secara rutin dikerjakan
    • Laporan indikator kunci
      Merupakan variasi laporan periodik, laporan ini secara khusus memberikan beberapa statistik kritis kegiatan operasi harian kepada manajer.
    • Laporan siap panggil
      Jenis laporan yang ditetapkan oleh manajer agar tersedia sebelum berakhirnya satu periode, mungkin karena masalah operasi yang tidak diharapkan atau adanya ancaman.
    • Laporan khusus
      Laporan ini sering disebut juga laporan ad-hoc adalah jenis laporan lain dari jenois laporan tidak terjadwal yang dapat diminta oleh manajer.
    • Laporan perkecualian
      Yaitu laporan yang berisi hanya informasi yang dibutuhkan oleh manajer.

    Interface Antara Manajemen dan Mesin

    Titik kontak dimana sistem komputer memberikan informasi kepada manajer atau dimana manajer memberikan data kepada sistem komputer.

    Bentuk komunikasi antara manajer dan komputer :

    1. Pengembangan program komputer
    2. Dialog atau menyelami file
    3. Mengakses data
    4. Memasukkan input

    Manfaat Sistem Informasi Manajemen (SIM)

    Sistem Informasi Manajemen memiliki sejumlah manfaat yang bisa diambil oleh para penggunanya, berikut ini beberapa manfaat dari sistem informasi manajemen :

    1. Dapat meningkatkan aksestabilitas data yang disajikan dengan akurat dan tepat waktu untuk para pengguna informasi tanpa melalui perantara sistem informasi
    2. Sistem Informasi Manajemen bisa menjamin kwalitas dan keterampilan didalam memanfaatkan sistem informasi manajemen secara kritis
    3. Sistem informasi manajemen dapat mengantisipasi serta memahami konsekuensi ekonomis dari sebuah sistem informasi dan tekhnologi baru
    4. Mengembangkan sebuah perencanaan yang lebih efektif
    5. Mengidentifikasikan kebutuhan pendukung sistem informasi
    6. Menetapkan investasi yang nantinya akan diarahkan kepada sistem informasi
    7. Memperbaiki produktifitas didalam aplikasi pengembangan dan maintenance sistem
    8. Mengolah seluruh transaksi, mengurangi biaya serta menciptakan pendapatan

    Tujuan Sistem Informasi Manajemen (SIM)

    Tujuan dari Sistem Informasi Manajemen (SIM):

    • Menyediakan informasi yang dipergunakan di dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen.
    • Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.
    • Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.

    Ketiga tujuan tersebut menunjukkan bahwa manajer dan pengguna lainnya perlu memiliki akses ke informasi akuntansi manajemen dan mengetahui bagaimana cara menggunakannya. Informasi akuntansi manajemen dapat membantu mereka mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan masalah, dan mengevaluasi kinerja

    Peringkat broker opsi biner:

    SIM yang baik adalah SIM yang mampu menyeimbangkan biaya dan manfaat yang akan diperoleh artinya SIM akan menghemat biaya, meningkatkan pendapatan serta tak terukur yang muncul dari informasi yang sangat bermanfaat.

    Organisasi harus menyadari apabila mereka cukup realistis dalam keinginan mereka, cermat dalam merancang dan menerapkan SIM agar sesuai keinginan serta wajar dalam menentukan batas biaya dari titik manfaat yang akan diperoleh, maka SIM yang dihasilkan akan memberikan keuntungan dan uang.

    Secara teoritis komputer bukan prasyarat mutlak bagi sebuah SIM, namun dalam praktek SIM yang baik tidak akan ada tanpa bantuan kemampuan pemrosesan komputer. Prinsip utama perancangan SIM : SIM harus dijalin secara teliti agar mampu melayani tugas utama.

    Tujuan sistem informasi manajemen adalah memenuhi kebutuhan informasi umum semua manajer dalam perusahaan atau dalam subunit organisasional perusahaan. SIM menyediakan informasi bagi pemakai dalam bentuk laporan dan output dari berbagai simulasi model matematika.

    Fungsi Sistem Informasi Manajemen (SIM)

    Manajemen tidak dapat mengabaikan sistem informasi karena sistem informasi memainkan peran yang kritikal di dalam organisasi. Sistem informasi ini sangat mempengaruhi secara langsung bagaimana manajemen mengambil keputusan, membuat rencana, dan mengelola para pegawainya, serta meningkatkan sasaran kinerja yang hendak dicapai, yaitu bagaimana menetapkan ukuran atau bobot setiap tujuan/kegiatan, menetapkan standar pelayanan minimum, dan bagaimana menetapkan standar dan prosedur pelayanan baku kepada masyarakat. Oleh karenanya, tanggung jawab terhadap sistem informasi tidak dapat didelegasikan begitu saja kepada sembarang pengambil keputusan.

    SIM adalah suatusistem yang menyediakan kepada pengelola organisasi data maupun informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas-tugas organisasi. Beberapa peran sisteminformasi manajemen antara lain sebagaiberikut:

    1. Meningkatkan aksebilitas data yang tersaji secaratepat waktu dan akuratbagi para pemakai, tanpa mengharuskan adanya prantara sistem informasi.
    2. Mengembangkan proses perencanaan yang efektif.
    3. Mengidentifikasi kebutuhan-kebutuhan akan keterampilan pendukung sistem informasi.
    4. Menetapkan investasi yang akan diarahkan pada sistem informasi.
    5. Mengantisipasi dan memahamikonsekuensi-konsekuensi ekonomis dari sistem informasi dan teknologi baru.
    6. Organisasi menggunakan sistem informasi untuk mengolah transaksi-transaksi, mengurangi biaya dan menghasilkan pendapatan sebagai salah satu produkatau pelayanan mereka.
    7. Perusahaan menggunakan sistem informasi manajemen untuk mempertahankan persediaan paada tingkat paling rendah agar konsisten dengan jenisbarang yang tersedia.
    8. SIM untukpendukung pengambilan keputusan.
    9. SIM untuk pengendalian operasional, pengendalian operasional adalah proses pemantapan agar kegiatan operasional dilaksanakan secara efektif dan efisien.
    10. SIM untuk pengendalian manajemen, yaitu untuk mengukur pekerjaan, memutuskan tindakan pengendalian, merumuskan aturan keputusan baru untuk diterapkan personalia operasional, dan amengalokasi sumber daya.
    11. SIM untuk perencanaan starategis, tujuan perencanaan strategis adalah untuk mengembangkan strategi dimana suatu organisasiakan mampu mencapai tujuannya.
    12. SIM menganalisis kebutuhan-kebutuhan informasi yang dibutuhkanya.
    13. SIM berperan sebagai penyedia bagi pengelola organisasi data maupun informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas-tugas organisasi.

    Contoh Sistem Informasi Manajemen

    Beberapa contoh kongkrit penerapan sistem informasi manajemen yaitu sebagai berikut:

    • Enterprise Resource Planning (ERP)
      Sistem ERP ini biasanya digunakan oleh sejumlah perusahaan besar dalam mengelola manajemen dan melakukan suatu pengawasan yang saling terintegrasi terhadap unit bidang kerja Keuangan, Accounting, Sumber Daya Manusia, Pemasaran, Operasional, dan Pengelolaan Persediaan.
    • Supply Chain Management (SCM)
      Sistem SCM ini sangaat bermanfaat bagi pihak manajemen dimana data data yang disajikan terintegrasi mengenai manajemen suplai bahan baku, mulai dari pemasok, produsen, pengecer hingga konsumen akhir.
    • Transaction Processing System (TPS)
      TPS ini berguna untuk suatu proses data dalam jumlah yang besar dengan transaksi bisnis yang rutin. Program ini biasa diaplikasikan untuk manajemen gaji dan inventaris. Contohnya yaitu pada aplikasi yang digunakan untuk Bantuan Keuangan Desa Pemprov Jawa Timur.
    • Office Automation System (OAS)
      Sistem aplikasi ini berguna untuk melancarkan sebuah komunikasi antar departemen dalam suatu perusahaan dengan cara mengintegrasikan server-server komputer pada setiap user di perusahaan. Contohnya yaitu email.
    • Knowledge Work System (KWS)
      Sistem informasi KWS ini mengintegrasikan satu pengetahuan baru ke dalam organisasi. Dengan ini, diharapkan para tenaga ahli mampu menerapkannya dalam pekerjaan mereka.
    Peringkat broker opsi biner:
    Tempat berinvestasi
    Tinggalkan Balasan

    ;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: