Sistem Perdagangan Uop – Kilang minyak

Peringkat broker opsi biner:

Sistem Perdagangan Uop – Kilang minyak

The page cannot be displayed. Please contact the administrator for additional information.

Client IP: 91.105.239.20
Attack ID: 20000018
Message ID: 004064757138

Honeywell Tingkatkan Produktivitas Kilang Minyak PetroVietnam

Bisnis.com, JAKARTA – Binh Son Refining and Petrochemical Co., Ltd (BSR), anak perusahaan PetroVietnam, memanfaatkan layanan terbaru Honeywell UOP, Connected Performance Service (CPS).

Sistem berbasis IIoT itu bertujuan meningkatkan kinerja operasional manufaktur BSR di kota Quang Ngai, Vietnam. Sistem ini akan memanfaatkan teknologi CPS Honeywell yang mengintegrasikan pengetahuan proses mendalam dari Honeywell UOP guna meningkatkan kinerja pabrik dan kilang di kompleks nafta milik BSR.

CPS adalah bagian dari inisiatif pabrik terhubung Honeywell yang memanfaatkan teknologi, layanan, dan
keahlian domain IIoT untuk meningkatkan seluruh aspek operasional industri, mulai dari efisiensi rantai pasokan hingga optimalisasi aset.

“Teknologi CPS Honeywell menggunakan data proses dari pabrik itu sendiri dan dilengkapi dengan optimalisasi berbasis awan dan solusi keandalan untuk memastikan kegiatan operasional berjalan seefisien mungkin,” kata Zak Alzein, wakil presiden direktur Honeywell UOP untuk bisnis CPS, Rabu (9/11/2020).

“Dengan memanfaatkan informasi spesifik dari pabrik, Honeywell mampu memberikan rekomendasi praktis kepada BSR guna meningkatkan profitabilitas mereka,” ujarnya.

Presiden Direktur dan CEO Binh Son Refining & Petrichemical Co, Tran Ngoc Nguyen mengatakan sistem CPS adalah perangkat penting untuk membantu kilang memproduksi lebih banyak bensin dan mengkonsumsi lebih sedikit energi.

Peringkat broker opsi biner:

“Kami percaya sistem ini akan meningkatkan kemampuan staf kami sehingga memastikan kinerja operasional tetap berjalan maksimal,” ujarnya.

Menurut estimasi Badan Administrasi Informasi Energi AS, Vietnam memproduksi 355.000 barel minyak bumi dan minyak lainnya pada 2020. Walaupun berstatus sebagai negara pengekspor bersih minyak mentah, tanpa adanya kapasitas konversi domestik tambahan, Vietnam tetap harus mengimpor produk minyak dalam jumlah besar.

Saat ini Vietnam memiliki 4,4 miliar barel cadangan minyak, menempati urutan ketiga pemilik cadangan minyak mentah terbesar di Asia setelah China dan India walaupun cadangan lepas pantainya masih belum banyak dieksplorasi.

Honeywell tercatat dalam jajaran perusahaan Fortune 100 sebagai perusahaan terdepan di bidang teknologi terdiversifikasi dan manufaktur yang melayani konsumen di seluruh dunia dengan menyediakan produk dan layanan kedirgantaraan, teknologi kendali untuk bangunan, rumah, dan industri; turbocharger; dan bahan peningkat kinerja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Penutupan Kilang Minyak Bayangi Keputusan OPEC

Bisnis.com, JAKARTA – Penutupan fasilitas penyulingan minyak di Kanada membalikkan kondisi pasar minyak dan menjatuhkan saham produsen yang bergantung pada jumlah kilang minyak.

Setelah organisasi negara pengekspor minyak (OPEC) dan produsen sekutunya sepakat untuk memompa minyak dalam jumlah yang lebih banyak ke pasar global, tak lama muncul kabar adanya penutupan kilang minyak Syncrude, yang mengolah minyak mentah berat menjadi ringan untuk pasar AS.

Seiring dengan penurunan aliran minyak dari wilayah Utara, para trader harus membayar premium rekor untuk harga minyak di pusat distribusi minyak di Cushing, Oklahoma.

Kesenjangan antara minyak Brent dan West Texas Intermediate (WTI) dalam pasar global semakin menyusut setelah sempat melebar pada beberapa bulan terakhir.

Perusahaan Goldman Sachs Group Inc. menilai penutupan operasi kilang minyak Kanada tersebut sebagai peristiwa paling dramatis di pasar minyak, sebagai bagian dari perlawanan pada keputusan OPEC dalam pertemuannya di Wina pada pekan lalu.

Saham yang dimiliki Suncor Energy Inc., yang mengawasi operasi kilang tersebut, anjlok ke level terendah selama lebih dari dua tahun.

“Syncrude sangat penting. Kilang tersebut merupakan salah satu yang sudah berdiri dan memiliki sistem paling lama. Jadi, dengan produksi yang ditutup, akan memberikan dampak yang cukup besar,” ujar Tim Pickering, pendiri dan kepala pelaksana investasi Auspice Capital Advisors, dilansir dari Bloomberg, Kamis (28/6).

Fasilitas yang memproduksi minyak sebanyak 350.000 barel per hari itu, yang merupakan salah satu yang terbesar dan terbaik di dunia, akan kehabisan komisinya pada akhir Juli.

Perkiraan penyusutan pasokan minyak menyusul penyusutan pasokan di Cushing selama lima pekan berturut.

Harga minyak AS yang menjadi patokan untuk pengiriman teraktif di pusat, yang biasanya sama dengan yang ada di perdagangan berjangka di New York Merchantile Exchange, melonjak secara tak terduga pada posisi US$5,75 per barel pada Senin (25/6).

Gangguan tersebut membantu menjauhkan AS dari seluruh dunia dan memperkuat putar balik dinamika di pasar global.

Sementara itu desakan Arab Saudi yang meyakinkan anggota OPEC untuk menambah pasokan hingga 1 juta barel per hari telah memberikan tekanan pada perdagangan Minyak Brent di London, dan penyusurtan di Kanada mendorong harga minyak AS.

Peristiwa tersebut membantu mengurangi kesenjangan harga antara kedua patokan perdagangan minyak itu, pulih dari pelebaran kesenjangan harga yang sempat terjadi saat pasar terlalu berfokus pada rekor produksi dari ladang minyak serpih.

Hal itu memberikan implikasi global karena perbedaan harga itu membantu pembeli minyak dari seluruh dunia untuk menentukan apakah pengiriman minyak dari AS lebih baik daripada mengirim dari wilayah lain.

Pada perdagangan Kamis (28/6), Harga minyak Brent berada pada posisi US$78,01 per barel. Sementara itu, harga minyak WTI berada pada posisi US$72,65 per barel. Keduanya berselisih US$5,36 per barel, dibandingkan dengan selisih hampir US$12 pada dua pekan lalu.

Di Kanada, penyusutan pasokan minyaknya merugikan saham Suncor, yang memegang 59% dana pada operasi tersebut.

“Dengan penutupan fasilitas pada Juli mendatang, bisa memangkas produksi Suncor hingga 770.000 barel per hari, mendekati prediksi sejumlah analis sejumlah 812.000 barel per hari,” ungkap sejumlah analis Tudor Pickering Holt.

Suncor merosot 4,6% menjadi CA$50,88 di Toronto, penurunan intraday terbesar sejak Februari 2020. Imperial Oil Ltd., yang pemilik Syncrude sejumlah 25%, merosot 1,5%.

Penyusutan pada pekan lalu hanya menjadi peristiwa baru di tambang minyak tertua kedua di Kanada, yang memulai operasinya pada pertengahan 1970-an dan menghadapi masalah kepercayaan dalam beberapa tahun terakhir. Kilang tersebut melakukan pemeliharaan sesuai jadwal dan memakan waktu lebih panjang dari ayng diperkirakan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Peringkat broker opsi biner:
Tempat berinvestasi
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: