Strategi Paling Sederhana Untuk Forex – Dasar Strategi Trading Forex Sederhana

Peringkat broker opsi biner:

Strategi Scalping Sederhana Untuk Trading Forex

Jika dikaitkan dengan trading forex, scalping merujuk pada trading dengan jumlah banyak untuk dapat profit kecil dari tiap trading. Dalam kata lain, scalping lebih menekankan kuantitas daripada kualitas trading. Alih-alih disebut teknik, scalping lebih condong sebagai salah satu gaya trading.

Forex merupakan market paling cair dan paling bergejolak sehingga menawarkan berbagai kemungkinan untuk mendapat profit. Ada banyak trader yang memanfaatkan pergerakan harga minor untuk dapat profit dari fluktuasi kecil yang terjadi. Inilah yang diincar para trader scalping.

Scalping dalam market forex sederhananya yaitu mengambil keuntungan dari pergerakan minor suatu aset yang umumnya dilakukan dalam durasi singkat. Scalping termasuk gaya paling populer di antara para trader, karena kemampuannya menyediakan banyak peluang dalam satu hari.

Dengan scalping, peluang untuk mendapat sinyal masuk relatif tinggi. Saat proses scalping berjalan, trader umumnya tak menargetkan profit lebih dari 10 pip dari tiap trading, dan kalah tak lebih dari 7 pip. Dengan rasio ini, trader scalping umumnya tak mengikuti aturan manajemen risiko.

Contoh sederhana strategi scalping.
Sumber: ig.com

Teknik scalping forex

Satu hal yang membuat teknik scalping lebih efektif yaitu memadukan timeframe utama dengan chart lain berisi timeframe berbeda. Sebagai contoh, jika memakai timeframe 1 menit untuk scalping satu mata uang, trader perlu menambah chart berdurasi 5 menit untuk melihat sinyal yang tampak.

Trader juga bisa memakai indikator tambahan lain. Teknik lain yang harus selalu diterapkan saat scalping yaitu memakai order stop-loss di tiap trading. Stop-loss akan mengurangi risiko kekalahan saat memberi order short. Akan menjadi makin penting jika trader membuka posisi untuk trading beberapa mata uang sekaligus.

Teknologi juga membantu, terutama dari platform trading yang digunakan. Dengan membuat strategi scalping berjalan otomatis, trader bisa menyimpan waktu dan energi secara signifikan. Tapi sebelum membuat scalping berjalan otomatis, pastikan strategi berjalan baik sebelum dibuat otomatis.

Tapi ada banyak situasi yang membuat market bergerak tak wajar. Ini termasuk rilis berita, GDP, lapangan kerja, juga situasi negara. Secara umum, efek dari semua ini membuat market bergerak liar untuk periode tertentu sehingga tak bisa diprediksi. Periode ini umumnya berdurasi 15 menit, dan inilah yang biasanya dimanfaatkan trader scalping.

Peringkat broker opsi biner:

Penerapan strategi scalping dengan chart 1 menit untuk EUR/USD.
Sumber: fxleaders.com

Strategi scalping 1 menit

Ide dasar dari scalping yaitu membuka trading dalam jumlah banyak yang umumnya hanya berlangsung beberapa detik hingga beberapa menit. Tapi beberapa metode scalping yang dikembangkan praktisi forex popularitasnya tumbuh siginifikan karena potensi profit yang bisa didapatkan.

Contohnya, Paul Rotter menempatkan order buy dan sell secara berurutan lalu menggunakan kejadian spesifik untuk memutuskan trading jangka pendek. Rotter trading hingga 1 juta unit tiap hari sehingga membuat reputasinya kian dikenal di dunia trading sekaligus menjadi insprirasi banyak trader.

Strategi 1 menit scalping forex kembangan Rotter mudah diterapkan, bahkan untuk pemula sekalipun. Popularitasnya kian bertambah karena strategi ini memungkinkan trading dengan frekuensi tinggi. Lalu bagaimana strategi ini bekerja?

Pertama, atur timeframe chart berdurasi 1 menit, lalu pastikan untuk memakai dua indikator berikut:

  • Exponential moving average (EMA) dengan periode 100 dan 50.
  • Stochastic dengan periode 5,3 dan 3.

Trader juga bisa merubah garis EMA dengan berbagai warna sehingga lebih mudah dikenali. Jika sudah menerapkan indikator ini dan chart terlihat masih bersih, coba cari sinyal untuk membuka posisi short dan long dengan menggunakan teknik scalping forex sederhana berikut.

  • Kapan saja saat angka 50 di indikator EMA melewati 100, siap-siap untuk membukan order long.
  • Jika harga dalam rencana trading yang dibuat trader sudah cukup dekat dengan indikator EMA, dan stochastic naik di atas level 20, segera beri order long.
  • Untuk mengetahui kapan saatnya memberi order short, gunakan strategi kebalikan dari order long.
  • Angka 50 di indikator EMA harus tetap ada di bawah 100, dan entry point ada di sekitar garis ini.
  • Stochastic harus ada di bawah level 80.

Meski strategi scalping di atas bisa diterapkan di berbagai mata uang, tapi akan lebih mudah diterapkan untuk mata uang mayor karena umumnya memiliki spread rendah. Sebagai tambahan, strategi ini paling efektif diterapkan saat market mengalami volatilitas tinggi.

Memilih sistem scalping terbaik

Sistem trading scalping bukan sesuatu yang mudah memberi hasil hanya dengan keberuntungan. Bahkan, butuh banyak kombinasi dari beberapa fitur sehingga bisa menampilkan peluang profit. Garis besarnya, sistem scalping forex fokus pada pergerakan yang terjadi di market forex.

Tujuan dari scalping yaitu memanfaatkan perubahan likuiditas market yang liar dengan memberi order secepat mungkin. Suksesnya scalping bukan dipengaruhi tren, tapi lebih ke tingkat volatilitas dan ketidak-pastian yang muncul di market. Sesuai tujuannya, scalping adalah proses mengumpulkan profit kecil dari trading dalam jumlah banyak.

Karena profit cenderung lebih kecil, kebanyakan sistem scalping memakai leverage dalam jumlah besar. Padahal makin tinggi leverage, makin besar juga risiko yang didapat. Leverage akan meningkatkan risiko, tapi scalping dapat diandalkan dalam hal stop-loss, sehingga rasio leverage tinggi masih bisa diterima.

4 Strategi Trading Forex Sederhana Paling Profitable

Hanya dengan berbekal strategi trading forex sederhana, trader sebenarnya sudah bisa meraup profit dari forex. Tapi ini mudah diucapkan daripada diterapkan. Untuk trader yang pernah keluar masuk forex, mereka pasti paham betapa trading itu sulit dilakukan.

Beberapa trader memang lebih mudah mendapat profit dari trading, tapi sebagian tidak. Beberapa trader hanya mampu mencapai poin break even, sedang beberapa kurang beruntung. Bahkan menurut satu laporan, 95% trader berakhir gagal saat mencoba peruntungannya dalam trading forex.

Menang kalah trading sudah biasa, tapi kadang jumlah kekalahan justru melebih jumlah kemenangan yang didapat, baik dari segi prosentasenya atau dari nominalnya. Lalu, apakah ada sistem atau strategi trading forex sederhana yang bisa memberi profit konsisten?

Tak Semua Strategi Trading Forex Sederhana Bekerja

Ada poin penting di sini yang harus dipahami trader. Satu sistem trading yang bekerja untuk satu trader belum tentu bekerja untuk trader lain. Misalnya, tunjuk satu trader yang selalu menang dan berikan sistem trading buruk, hasilnya mungkin saja tetap profit.

Di sisi lain, berikan strategi trading forex sederhana yang selalu memberi profit lalu berikan ke trader yang sering kalah, hasilnya trader tetap bisa menderita kalah. Jadi, adalah trader yang bisa menghasilkan uang, bukan sistem trading yang digunakan.

Para praktisi dan mentor sering mengingatkan, bahwa untuk menjadi lebih baik, trader harus punya pengalaman. Tapi bagaimana cara mencari pengalaman trading? Satu-satunya cara mencari pengalaman yaitu dengan membuka trading lagi dan lagi.

Trader tak bisa membaca buku terus menerus agar mendapat pengalaman. Trader memang akan mendapat pengetahuan, tapi pengalaman tak bisa didapat hanya dengan menghabiskan puluhan buku sekaligus. Selalu ingat, tak ada trader master yang lahir hanya dengan membaca.

Dasar Strategi Trading Forex Sederhana

Mayoritas trader mengeksekusi trading secara otomatis memakai produk atau software trading otomatis. Terlepas apakah ingin membuka platform trading otomatis atau manual, sangat penting untuk membuat strategi trading forex sederhana supaya mudah dieksekusi.

Sejumlah trader sering memanfaatkan alat tertentu yang bisa membantu mengingatkan akan datangnya peluang tinggi, sementara trader lain memilih melakukannya dengan cara manual. Ini bukan tentang jenis trader apa, tapi bagaimana trading seperti apa yang diambil.

Lagi-lagi ini mengarah pada sistem trading, tapi pada dasarnya kembali ke trader apakah mampu membuat keputusan tepat disaat yang tepat. Tentunya dengan melihat tiga kondisi market, apakah sedang mengarah naik, turun, atau range (sideway).

Itu berarti trader hanya punya tiga pilihan kondisi market. Trader bisa saja mengambil posisi long atau short, atau tetap ada di luar market saat dalam kondisi range. Inilah keputusan yang harus diambil trader tiap waktu, yang mana jarang dipahami trader pemula.

Strategi Trading Forex Sederhana

Tak perlu harus menciptakan metode trading yang kompleks untuk bisa mendulang profit dari trading. Hanya dengan strategi trading forex sederhana, trader sebenarnya sudah mampu mendapat profit dalam jumlah signifikan jika diterapkan dengan benar.

Tapi yang harus diingat, masih ada ratusan strategi di luar sana yang sama sederhananya, juga mampu memberi profit dalam kadar maksimal. Trader pro seringnya hanya akan mengambil satu strategi saja, lalu mengembangkan sesuai karakter personalnya.

#1. Trading garis tren

Saat market menampilkan pergerakan harga konsisten ke arah tertentu, trader bisa memakai garis tren untuk membuat strategi trading forex sederhana. Garis tren merupakan haris imajiner yang menghubungkan tiga atau lebih harga terendah yang terjadi berurutan.

Jika melihat garis tren semacam ini dalam market, opsi terbaik yaitu dengan menunggu harga jatuh ke garis tren lalu membuka trading yang searah. Ada alasan kuat kenapa harga akan kembali naik lagi, dan jika ini terjadi, trader punya peluang besar mendapat profit.

Tapi jika harga jatuh di bawah garis tren, jauh lebih baik jika segera keluar dari posisi trading secepatnya. Beberapa trader juga lebih memilih masuk trading saat harga menembus garis tren lalu menutup trading saat harga berada di sisi sebaliknya.

#2. Trading garis moving average (MA)

Satu cara terbaik untuk menentukan apakah market sedang tren atau tidak yaitu dengan melihat hubungan antara price action atau candle dalam chart dan garis MA. Trader juga bisa memakai MA yang menurun untuk membantu menentukan kekuatan pergerakan harga.

Jika garis MA terlihat datar misalnya, trader akan menemui market yang sedang dalam situasi datar, atau range (sideway). Tapi jika trader melihat market menurun searah garis MA, trader sangat mungkin mendapat market sedang dalam situasi tren.

Trader bisa memanfaatkan informasi semacam ini untuk membuat strategi trading forex sederhana, terlepas teknik seperti apa yang nantinya dipakai. Karena kebanyakan trading sukses selalu mengikuti tren, atau saat pullback tren, memakai garis MA sangat membantu sekali.

Dari sini trader juga bisa mendapat entry point yang bagus. Aturan utamanya yaitu menunggu harga mendatangi garis MA, lalu trading saat harga memantul (bounce) atau menembus. Jika harga menembus garis MA berkali-kali, sangat mungkin trader mendapati reversal.

#3. Strategi breakout

Harga tukar pecahan uang asing selalu bergerak naik turun dengan kisaran tertentu. Tapi karena alasan politis atau kondisi ekonomi, harga pecahan uang tiba-tiba saja bisa melonjak drastis dibanding kondisi pada umumnya. Situasi ini sering dikenal sebagai breakout.

Saat situasi seperti ini terjadi, trader bisa berekspektasi kalau harga akan terus bergerak ke arah yang sama untuk periode waktu yang lama. Ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk masuk market untuk trading karena trader bisa lebih percaya diri memprediksi pergerakan.

Pada situasi seperti ini, trader bisa memanfaatkan pending order pada harga tertinggi atau terendah untuk durasi waktu yang spesifik di market. Trader juga bisa memanfaatkan indikator teknikal untuk membantu mengkonfirmasi agar tak terjebak dengan breakout palsu.

#4. Trading harian

Termasuk jenis strategi trading forex sederhana yang bisa dipakai trader. Membuka trading dalam waktu satu hari bisa memberi kepastian kalau trader tak akan kehilangan uang dalam jumlah besar dalam satu hari. Menahan posisi trading dalam jangka waktu lama tak diperkenankan untuk trader pemula.

Alasannya jelas, karena bisa meningkatkan risiko kalah dalam jumlah banyak. Logikanya, jauh lebih bagus jika menginvestasikan dana melalui beberapa trading dengan modal kecil, daripada melemparkan modal dalam jumlah banyak hanya untuk sekali trading dalam jangka waktu lama.

Trading harian merujuk pada trading jangka pendek yang bisa berlangsung dari beberapa menit sampai beberapa jam. Itu sebabnya, teknik scalping masih masuk kategori ini, dan jauh berbeda dengan strategi swing trading forex yang bisa berlangsung harian sampai mingguan.

Terlepas dari pendekatan seperti apa yang akan diambil, trader seharusnya tetap memakai strategi trading forex sederhana dan seminimal mungkin. Dengan strategi yang sederhana, trader jadi lebih mudah mengikuti meski dalam kondisi panik sekalipun.

Tips Strategi Trading Sederhana

Dibaca Normal 4 menit

Kalau ada strategi trading sederhana dan mudah, mengapa harus cari yang sulit-sulit? Berikut ini uraian beberapa strategi trading paling simpel untuk pemula.

Kalau ada strategi mudah dan sederhana, mengapa kita harus cari yang sulit-sulit!? Keunggulan sebuah strategi trading tidak terletak pada seberapa sulitnya strategi itu atau berapa banyak indikator teknikal yang dipasang. Sebaliknya, seringkali justru strategi trading sederhana dengan satu atau dua indikator lebih profitable. Seperti apa strategi trading sederhana itu? Simak beberapa diantaranya di sini.

Strategi Trading Sederhana 1: MA Crossover

Apakah Anda pernah mendengar nama “Moving Average“? Ini adalah indikator teknikal paling sederhana yang bisa ditemukan dan dipasang dengan mudah di semua platform trading, termasuk Metatrader4 (MT4). Cara menggunakannya untuk trading pun sangat mudah.

Anda cukup memasang beberapa MA di platform, masing-masing dengan Period dan warna yang berbeda-beda. Misalnya, Period 5 (MA-5) dan Periode 20 (MA-20). Selanjutnya, amati persimpangan antara kedua MA itu untuk mendapatkan sinyal trading. Contohnya seperti pada gambar berikut ini, MA-5 dan MA-20 dipasang pada pair USD/JPY timeframe 15 Menit (M15).

  • Buy, jika MA-5 bergerak melintasi MA-20 ke arah atas.
  • Sell, jika MA-5 bergerak melintasi MA-20 ke arah bawah.

Simpel bukan!? Anda dapat mengubah-ubah timeframe dan period Moving Average yang digunakan, sesuai dengan kenyamanan. Sedangkan Target Profit dan Stop Loss bisa diatur sesuai selera. Umpamanya dengan menentukan pips tertentu, misalnya 5-15 pips dari harga Open Position (OP).

Boleh juga menentukan jarak beberapa candle, misal jika menggunakan candle M15, maka jarak 3-5 candle dari OP akan Close posisi, baik itu profit maupun loss. Alternatif lainnya, pasang Pivot Point, Fibonacci Retracement, ataupun sesuai aturan Risk/Reward Ratio yang Anda gunakan.

Strategi Trading Sederhana 2: Bollinger Bands

Bollinger Bands adalah pita pengukur volatilitas harga yang biasanya dipasang mengapit garis Simple Moving Average (SMA). Ketika pita Bollinger Bands yang berada di atas dan di bawah SMA menyempit, maka itu artinya pergerakan harga signifikan akan terjadi dalam waktu dekat.

Oleh karena itu, langkah pertama untuk menjalankan strategi trading ini adalah memasang Bollinger Bands. BB biasanya sudah terlampir dalam platform trading MT4, jadi pemasangannya semudah mencari menu Indicators, lalu pilih Bollinger Bands.

Setelah dipasang, akan tampil seperti pada screenshot di bawah ini. Di sini telah terpasang Bollinger Bands pada pair EUR/GBP timeframe 2 Jam (H4) dengan setting Periods 20 dan Standard Deviations 2.

Aturannya, pertama-tama pastikan dulu bahwa Bollinger Bands memang sedang menyempit, mengapit SMA dan harga dengan ketat di tengah-tengahnya. Setelah itu:

  • Buy, jika ada candle tertutup sepenuhnya di atas garis SMA.
  • Sell, jika ada candle tertutup sepenuhnya di bawah garis SMA.
  • Tempatkan Stop Loss pada level high atau low di candle sebelumnya.

Itu adalah cara paling sederhana untuk menggunakan Bollinger Bands. Teknik yang lebih kompleks untuk memaksimalkan profit dapat disimak pada artikel Strategi Trading Double Bollinger Bands.

Strategi Trading Sederhana 3: Heiken Ashi Pada SubWindow

Strategi trading sederhana kedua ini tidak memanfaatkan indikator teknikal yang sudah lazim ada di platform trading Anda. Pada Metatrader4, sudah ada Heiken Ashi, tetapi apabila memasangnya maka akan secara otomatis merubah tampilan dan Anda tak bisa lagi melihat pergerakan harga pasar biasanya. Jadi, perlu mencari custom indicator dari sumber lain. Untuk itu, Anda dapat mengunduh indikator Heiken Ashi pada SubWindow yang sudah disediakan Seputarforex.

Tampilan Heiken Ashi ini mirip dengan grafik Candlestick, tetapi lebih rapi dan mudah dibaca. Cara membedakan candle Bullish, candle Bearish, dan pembalikan harga (reversal) pun lebih simpel.

Sebagaimana bisa dilihat pada Heiken Ashi yang dipasang pada pair AUD/USD timeframe 15 Menit (M15) di atas, kondisi pasar Bullish ditunjukkan dengan warna hijau. Kondisi Bearish terlihat dari warna candle merah. Sedangkan pembalikan harga signifikan disinyalkan oleh munculnya candle ramping berbentuk salib mirip doji.

Peluang trading terbaik adalah ketika pembalikan harga, yaitu saat trend Bullish berubah menjadi Bearish, atau dari Bearish menjadi Bullish.

Sebagai pelengkap Heiken Ashi, Anda bisa memasang indikator teknikal lain pula pada jendela trading. Tapi ingat, tak perlu gunakan terlalu banyak indikator. Agar tetap bisa membaca grafik pergerakan harga, 1-3 indikator saja sudah cukup memadai.

Bagi Anda yang ingin memperdalam wawasan mengenai dunia trading, serta bertanya langsung pada trader berpengalaman, silahkan bergabung di forum tanya jawab berikut.

Parmadita mengenal forex mulai tahun 2020. Sejak saat itu, menggali beragam pengetahuan dan pengalaman terkait forex dari berbagai sumber, baik tentang indikator teknikal biasa, psikologi trading, maupun Expert Advisor.

Peringkat broker opsi biner:
Tempat berinvestasi
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: