Teknik Forex Nyata – Inilah Alasan Kenapa Sebagian Besar Trader Forex Pemula Mengalami Kerugian

Peringkat broker opsi biner:

Jurus Anti Rugi Untuk Trader Forex Pemula

Dibaca Normal 10 menit

Anda trader Forex pemula? Hati-hati lihat iming-iming profit gede. Salah-salah malah rugi besar. Temukan cara terbaik untuk mendapatkan profit trading di sini.

Coba angkat tangan, siapa yang tertarik masuk pasar Forex karena iming-iming menghasilkan profit trading Forex 100% (atau lebih) dalam waktu singkat? Pasti ada saja anak kemarin siang nekad trading Forex karena “dibohongin” iklan-iklan fantastis. Bunyinya kurang lebih seperti ini; “hasilkan $xxx tiap hari dengan trading online” atau “dapatkan profit sampai ratusan persen, per hari”. Lalu setelah trading, malah rugi total.

Lah iya, koq ada aja orang percaya, kalau cara menghasilkan profit trading Forex memang semudah itu, kenapa tidak semua orang saja melakukan hal serupa? Fakta trading itu pahit. Simak realitanya di sini, berikut jurus anti rugi yang sesungguhnya.

Ini Dia Fakta Yang Perlu Diketahui Trader Forex Pemula

Nyatanya, nih, saya beritahu saja apa adanya:

Menurut data mining oleh DailyFX pada tahun 2020, ditemukan bahwa rata-rata trader Forex pemula mengalami kerugian. Padahal dari tabel di bawah ini, sebagian besar dari mereka sebenarnya mampu menebak arah pergerakan harga sebanyak 50% ke atas.

Sumber: Data diambil dari FX broker ternama pada 15 pair paling sering ditradingkan dari tanggal 1/3/2020 ke 31/3/2020.

Logikanya, kalau total posisi untung lebih dari 50%, harusnya sudah bisa menghasilkan profit trading Forex sedikit. Paling tidak impas.

Lah iya, tapi kenapa bisa sebagian besar dari mereka mengalami kerugian?

Sebenarnya, penjelasannya cukup sederhana. Itu karena trader forex pemula terlalu emosional. Intinya, mereka masih belum mampu mengembangkan cara menghasilkan profit trading Forex secara konsisten.

Peringkat broker opsi biner:

Sebenarnya, masalah terbesarnya bukan karena akurasi buka posisi (OP), tetapi justru ketika trader forex pemula dihadapkan pada keputusan kapan posisi tersebut akan ditutup (closing).

Inilah Alasan Kenapa Sebagian Besar Trader Forex Pemula Mengalami Kerugian

Dasarnya, dalam pasar Forex, kita dapat menahan posisi selama harga mengalami fluktuasi dari waktu ke waktu. Mudahnya, sebenarnya itu cuma masalah kapan buka lalu tutup posisinya.

Nah, masalahnya, menghasilkan profit trading Forex tidak bisa didasarkan dari berapa lama kita menahan posisi. Inilah faktor utama pembeda pasar Forex dengan investasi jangka panjang, misalnya seperti pasar saham blue-chip.

Gejolak harga di pasar Forex lebih “menyeramkan” daripada instrumen finansial lainnya.

Pertama, gejolak pergerakan harga lebih sering terjadi di Forex. Wajar, karena sebetulnya yang kita trading-kan adalah pair mata uang dari dua negara berbeda. Nah, karena perekonomian suatu negara sangat luas sekali cakupannya, maka arus permintaan dan penawarannya bisa berupa volume trading raksasa dalam waktu singkat pula.

Jadi, volume trading super besar = gonjang-ganjing harga. So, para trader forex pemula sekalian, siap-siap saja pakai sabuk pengaman, yah.

Grafik volatilitas/gejolak gerak harga pasar forex (chart biru) dibandingkan pasar komoditas.

Jangan heran jika pada momen-momen tertentu (biasanya waktu rilis berita ekonomi), harga tiba-tiba mengalami lonjakan tajam. Misalnya selama rilis NFP AS, pair-pair mayor bisa saja reli atau jatuh beberapa ratus pip hanya dalam hitungan menit.

Dalam situasi tersebut, kita bisa saja memanfaatkan pergerakan harga untuk menghasilkan profit trading Forex dalam waktu singkat.

Eh, tapi bukan berarti tanpa resiko! Justru penting untuk digarisbawahi bahwa membuka posisi saat harga sedang bergejolak berarti Anda telah siap menerima kemungkinan untuk cepat merugi juga!

Dalam jangka panjang pun, naik-turunnya suatu pair Forex bisa seperti roller-coaster. Bandingkan dengan pergerakan index saham dan saham blue-chip yang umumnya bergerak mendaki perlahan. Misalnya seperti contoh gambar chart GBP/USD berikut:

Selama awal Januari sampai awal Maret 2020, Poundsterling mengalami penurunan tajam sebesar 9% terhadap Dollar AS. Selama periode tadi, banyak trader memanfaatkan kesempatan untuk ramai-ramai menjual Pound Inggris sampai menyentuh titik terendahnya.

Nah, selama 3 bulan setelahnya, pergerakan harga mulai bergejolak cukup tajam. Hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh silih bergantinya kekuatan dominasi antara buyer melawan seller. Intinya, bagi trader Forex pemula, arah trend lebih susah dianalisa, apalagi dalam menentukan kapan harus masuk lalu keluar dari pasar Forex.

Mengejutkannya lagi, dalam tahun yang sama, ternyata Poundsterling mampu bangkit reli dari titik terendah sampai menembus titik resistensi sebelumnya.

Itu dia alasannya kenapa pasar Forex memang diminati oleh scalper. Perubahan harganya bisa terjadi dalam waktu singkat, dan dengan metode scalping, trader Forex pemula bisa menghasilkan profit trading Forex hanya dengan menahan posisi selama beberapa menit saja.

Itu baru teorinya.

. dalam kenyataannya, gejolak harga justru lebih sering bikin trader Forex pemula panik. Saking bingungnya, seringkali mereka terlalu cepat menutup posisi untung dan terlalu bimbang untuk segera menutup posisi rugi.

Trader Forex pemula kesulitan menentukan strategi untuk exit

Jadi begini, saat harga bergejolak, tingkat kesulitan dalam menentukan arah trend semakin tinggi, begitu juga dengan resikonya. Apalagi jika menggunakan timeframe rendah.

Misalnya, saat trading pada timeframe 15 menit untuk mencoba teknik scalping, bisa saya pastikan pergerakan harga akan lebih cepat memicu emosi.

Intinya, trader Forex pemula lebih cepat kehilangan potensi menghasilkan profit trading Forex, karena beberapa hal berikut:

  1. Saat harga bergerak sesuai posisi (untung), kebanyakan trader Forex pemula akan segera menutup posisi karena khawatir harga akan segera berbalik arah. Padahal, jika posisi tersebut ditahan lebih lama sedikit, maka raihan profit akan cukup besar untuk menutup posisi-posisi rugi berikutnya.
  2. Sebaliknya, jika harga bergerak melawan posisi, anehnya justru bakal ditahan-tahan oleh trader Forex pemula. Daripada memotong kerugian sebelum membengkak, biasanya mereka malah berharap harga akan berbalik arah untuk mencapai target profit.
  3. Dikombinasikan, kedua hal di atas memperparah “pendarahan” ekuitas pada akun trading. Meskipun sudah untung lebih dari 50% total posisi yang sudah di-close, namun gross profit belum bisa menutupi gross loss. Jangankan impas (break-even), kalau diteruskan justru akan mendapat panggilan dari broker alias Margin Call.

Pada titik inilah biasanya trader Forex pemula baru mulai merasakan “asam”-nya bertrading Forex. Bukannya menghasilkan profit trading Forex tinggi seperti yang dijanjikan, jadinya malah menderita kerugian.

Ekspektasi trader Forex pemula terhadap persentasi profit trading di Forex terlalu besar

Bicara mengenai profit, biasanya kita akan memberikan tolok ukur berupa persentase return dari modal awal kita. By the way, berapa sih persentasi profit trading Forex yang sepantasnya?

Apakah tiap posisi harus menghasilkan profit trading Forex sebesar 100%?

. atau bahkan sampai ribuan persen?

Sebagai perbandingannya, berikut adalah rate of return (persentase imbal hasil investasi) beberapa perusahaan investasi ternama dunia pada tahun 2020.

Tabel daftar persentase imbal hasil investasi beberapa perusahaan investasi ternama dunia pada tahun 2020.

Perhatikan saja, tidak ada satupun dari perusahaan dalam daftar tersebut mampu menghasilkan return sebesar 100%. Diantara mereka, dua lembaga teratas berdasarkan jumlah AUM (Assets Under Management) ternyata hanya bisa menghasilkan profit trading di bawah 20% dari modal awalnya.

Hanya dua digit. Per tahun.

Jika perusahaan kawakan dengan teknologi dan kecakapan finansial jauh lebih maju dari trader Forex pemula hanya mampu menghasilkan profit trading di bawah 100%, apa iya kita pantas mentarget profit jauh lebih tinggi dari itu?

Lalu, Bagaimana Cara Menghasilkan Profit Trading Forex Yang Tepat?

Kata kuncinya sebenarnya sederhana; berpikirlah secara realistis.

Jika seorang trader Forex pemula berniat memasang posisi di pasar Forex, dia terlebih dahulu harus mengetahui potensi kerugian melawan resikonya. Dengan kata lain, dia harus mengatur berapa besar rasio risk vs. reward-nya.

  • Gunakan Rasio Risk vs. Reward untuk mengatur tingkat resiko trading.

Daripada memelototi chart terus-menerus, ada metode lebih baik untuk mengatur supaya posisi di-close secara otomatis berdasarkan perhitungan rasio risk vs. reward.

Dasarnya, rasio risk vs. reward adalah perbandingan seberapa besar resiko yang akan ditanggung untuk meraih target profit. Secara teknis, hal tersebut dapat dilakukan dengan mengatur letak Stop Loss dan Take Profit.

Contoh:

Budi memiliki modal awal sebesar USD 2,000. Dia ingin menghasilkan profit trading Forex sebesar USD 100 dengan membuka satu posisi saja di akun standard.

Langkah pertama, dia membuka satu posisi dengan volume trading sebesar 0.1. Kenapa sekecil itu? Karena dengan lot sebesar sepersepuluh tadi, butuh pergerakan sebesar 100 pip untuk menanggung rugi atau menerima keuntungan sebesar USD 100. Intinya, dengan lot kecil resikonya lebih mudah ditanggung.

Berikutnya, Budi menentukan rasio risk dan reward sebesar 1:1. Itu berarti nantinya dia akan memberikan jarak Stop Loss dan Take Profit sama besar dari posisi entry-nya. Jadi, jika dia mentarget untuk menghasilkan profit trading Forex sebesar USD 100 maka Stop Loss dan Take Profit akan sama-sama dipasang sejauh 100 pip dari posisi awal.

Berhati-hatilah dalam menggunakan Stop Loss dan Take Profit

Dengan bantuan Stop Loss dan Take Profit, menghasilkan profit trading Forex secara konsisten menjadi lebih mudah. Alasannya, sistem akan secara otomatis menutup posisi berdasarkan target Take Profit atau Stop Loss.

Itu kalau Anda menggunakannya dengan tepat. Kalau tidak, malah kerugian yang akan didapat. Maka dari itu, hindari kesalahan-kesalahan dalam memasang Take Profit dan Stop Loss.

Pertimbangkan ketahanan modal Anda sebelum bertrading Forex

Masih ingat berapa jumlah modal si Budi tadi, kan?

Dengan modal awal USD 2,000 dia menargetkan profit sebesar USD 100 pada satu posisi di akun standard. Itupun dengan lot 0.1. Artinya, dia menanggung resiko sekitar 5% dari ekuitasnya untuk membuka satu posisi tadi.

Apakah keputusan si Budi ini sudah tepat?

Bisa iya, bisa tidak.

. iya, sudah tepat kalau Budi termasuk trader ritel yang menyukai tingkat resiko relatif tinggi untuk mendapat keuntungan lebih. Bisa jadi pada saat itu dia memberanikan diri untuk membuka posisi dengan “taruhan” 5% dari ekuitasnya karena trend market sedang terbentuk jelas.

Bisa juga tidak tepat, kalau Budi adalah trader konservatif (menghindari resiko tinggi). Resiko sebesar itu hanya untuk satu posisi tidaklah direkomendasikan jika dari awal dia sudah menentukan strategi “biar pelan asal selamat”.

Lah iya, resiko 5% saja sudah harus diperhitungkan. Itu karena, sekali lagi, pasar Forex beresiko tinggi. Bisa saja Anda membuka lebih dari satu posisi, dan tiap posisi tersebut pada dasarnya adalah “sekian persen dari deposit modal yang akan saya pertaruhkan di pasar Forex”.

Intinya, dari semua posisi tadi, seorang trader harus mengupayakan supaya gross profit (total keuntungan) dari total posisi menang harus lebih besar dari gross loss dari total posisi-posisi rugi. Karena itulah, ketahanan modal menjadi faktor penting.

Usahakan modal Anda cukup untuk mempertahankan posisi-posisi menguntungkan. Jikapun suatu posisi sudah merugi, jangan ragu untuk memotong kerugian sebelum membengkak.

Kesimpulan

Tidak dipungkiri bahwa daya pikat pasar Forex adalah potensinya dalam menghasilkan profit trading tinggi. Tapi perlu diperhatikan, trading Forex juga memiliki resiko tinggi. Untuk mengantisipasinya, coba terapkan 3 cara yang telah dijelaskan pada bagian sebelumnya. Supaya mempermudah pemahaman Anda, berikut infografi yang meangkum pembahasan tersebut:

Sebagai trader Forex Pemula bijak-bijaklah dalam menentukan dengan broker mana Anda bertrading. Setelah itu, pelajarilah tata-cara bertrading dengan tepat. Artinya, untuk menghasilkan profit trading Forex secara konsisten, buang jauh-jauh dulu iming-iming tak masuk akal tadi. Pilah strategi mana yang masuk akal dan praktikkan terlebih dahulu di akun demo.

Rio Renata aktif menulis di Seputarforex sebagai penulis artikel forex dan broker dalam dua bahasa, khususnya mengenai aspek teknikal. Karena berlatar pendidikan psikologi, ia memandang pergerakan harga pasar layaknya dinamika perilaku individual, yaitu memiliki pola tertentu yang dapat diantisipasi.

Teknik Trading

Deretan Strategi Trading Forex Lanjutan Ini Bukan untuk Pemula!

Penulis: Dwiya Freelancer ( March 4, 2020 – 1:04 am ) Filed Under: Artikel, Pengetahuan, Teknik Trading

Dalam dunia trading, terdapat banyak sekali strategi yang dapat dicoba trader dalam rangka untuk mendapatkan profit dari market forex. Seorang trader pemula tentunya berbeda dengan trader yang telah berpengalaman. Hal itulah yang menyebabkan para trader pemula cenderung lebih sedikit mencoba variasi strategi trading jika dibandingkan dengan seniornya atau yang telah berpengalaman.

Ketika trader pemula masih mencari-cari strategi trading yang sesuai, mungkin trader yang berpengalaman telah menemukan satu atau beberapa strategi lain yang paling sesuai. Nah, berikut ini setidaknya terdapat beberapa strategi tingkat lanjut yang pada umumnya digunakan oleh trader berpengalaman.

NFP Trading

NFP atau Non-fram payroll adalah berita ekonomi mayor yang dirilis di Amerika pada setiap bulannya. Jadi secara umum, jenis berita ekonomi seperti ini memiliki dampak yang sangat besar pada trader harian. Hal ini karena berita seperti ini dapat membuat fluktuasi harga pada pasangan mata uang USD sampai lebih dari 50 pip.

Kelemahan strategi trading NFP adalah harus menunggu rilis berita tiap akhir bulan terlebih dahulu dan hanya dapat dilakukan dalam waktu yang sangat singkat tentunya. Artinya, trader anda dapat trading dengan strategi NFP sebulan sekali saja. Karena kesulitan yang ditawarkan dan periodenya singkat, maka strategi NFP ini termasuk strategi tingkat lanjut yang tidak akan cocok untuk pemula tentunya.

Pada umumnya beberapa jam sebelum berita NFP dirilis biasanya market akan mengalami fluktuasi yang sangat hebat. Tujuan dari strategi ini sendiri adalah untuk mencoba menebak hasil dari NFP, kemudian melihat seberapa besar perbedaan harga prediksi dengan harga yang sebelumnya. Untuk masalah yang satu ini trader dapat melakukan observasi dari forex calendar.

Selain itu trader juga diharuskan untuk memiliki margin yang cukup, sehingga bisa bertahan apabila market mengalami fluktuasi harga sebelum hasil NFP dirilis. Ketika berita sudah keluar, harga dari sebuah pasangan mata uang bisa saja akan mengalami perubahan yang drastis. Apabila arah dari perubahan tersebut sesuai dengan harapan, maka trader dapat memperoleh profit yang besar hanya sekali trading dalam beberapa jam saja.

Sebaliknya jika perubahan harga yang terjadi di arah yang sebaliknya, maka order stop loss akan tersentuh, sehingga kerugian yang besar bisa dibatasi. Dengan kata lain trading dengan strategi NFP ini merupakan tentang menghasilkan banyaknya pip dari sekali trading yang dimenangkan, kemudian membatasi kekalahan jika prediksi market tidak sesuai dengan harapan.

Positional Trading

Positional trading, tentunya sudah pasti termasuk dalam strategi tingkat lanjut dan sering sekali digunakan oleh para trader yang top. Salah satu keunggulan yang dimiliki oleh strategi ini adalah tidak membutuhkan banyak perhatian seperti strategi trading yang lainnya. Tapi meski begitu, untuk bisa menjalankan strategi ini, tentunya dibutuhkan analisa market jangka panjang yang mendalam.

Kebanyakan strategi trading disusun dari time frame kecil, artinya kebanyakan strategi tersebut dapat dianggap sebagai suatu strategi trading harian. Padahal Positional Trading ini adalah sesuatu yang sangat berbeda dengan trading harian ataupun dengan Scalping. Jadi ketika trader, sudah mulai dalam posisi trading, tentunya mereka berharap untuk bisa menahan posisi untuk periode waktu yang cukup lama. Bahkan untuk mengidentifikasi berapa waktu minimal yang direkomendasikan sendiri bisa dibilang cukup sulit, karena semua itu tergantung dari pandangan masing-masing trader pada market dan berapa profit yang ingin dicapai.

Ketika menggunakan Positional trading yang merupakan salah satu teknik trading tingkat lanjut, maka trader diharuskan untuk bisa melakukan apapun secara total, dimana berbanding terbalik dengan forex scalping yang ukuran tradingnya lebih kecil. Jadi selama melakukan Positional Trading, trader paling tidak harus bisa memperoleh 100 pips, dimana hal ini akan membuat trader bisa lebih aman ketika market mengalami fluktuasi. Supaya terhindar dari resiko tambahan, trader juga direkomendasikan untuk mengambil trading dengan skala kecil saja dan menempatkan tidak lebih dari 2 % dari total modal untuk margin trading.

Dengan menggunakan cara tersebut, trader dapat dengan mudah mendapatkan 20-30 pip tanpa perlu menutup posisi terlebih dahulu. Keunggulan lain dari Positional Trading ini yaitu kemampuannya dalam memastikan terjadinya break even pada akhir trading. Jadi beberapa trader tetap saja memungkinkan untuk tetap bisa mendapatkan pip untuk setiap tradingnya, meskipun tetap saja akan kehilangan modal.

Forex Scalping

Setiap teknik trading, pastinya memiliki resiko dan tidak ada satu sistem tradingpun yang bisa bebas dari yang namanya kekalahan. Bahkan teknik trading tingkat lanjutpun juga seperti itu, misalnya seperti Scalping. Tujuan dari strategi ini sendiri adalah untuk mendapatkan potensi profit dengan cara yang cepat, namun tetap saja resiko untuk kalah tentunya tetap ada.

Scalping ini dianggap sebagai salah satu metode trading tingkat lanjut, jadi teknik ini biasanya akan dilakukan dalam time frame singkat seperti M1 dan M5. Dengan frekuensi trading tinggi ketika terjadi pergerakan yang cepat dalam market, strategi Scalping ini dapat dikatakan sangatlah impresif dan inovatif. Meskipun tentu saja strategi tetap membutuhkan analisa mendetail mengenai market.

Scalping adalah strategi trading yang banyak sekali digunakan oleh trading musiman. Taktik ini sendiri tentunya juga tergantung pada fluktuasi harga dari pecahan mata uang. Biasanya waktu yang digunakan untuk membuka dan menutup posisi dilakukan hanya dalam beberapa menit saja. Profit yang diperoleh dari strategi ini juga cenderung rendah, namun apabila dikali dengan jumlah trading massal yang dilakukan, tentunya jumlahnya akan luar biasa besar.

Beberapa trader yang menggunakan Scalping ini bahkan bisa membuka posisi sampai dengan 200 trading perhari nya. Tentu saja tidak semua open posisi yang dilakukan tersebut dapat memberikan profit. Namun tujuan utama dari strategi ini adalah untuk mendapatkan profit secara keseluruhan dari kombinasi semua posisi yang diambil.

Strategi trading mana yang biasa Anda gunakan?

Like this:

Ketika kita ingin merancang suatu sistem trading, terkadang kita akan merasa pusing dengan berbagai unsur yang harus diatur secara cermat dan teliti. Misalnya saja, seperti unsur apa saja indikator yang akan digunakan, memilih timeframe berapa akan trading, pair mana yang akan dipilih, seperti apa indikator yang digunakan dan masih banyak lagi tentunya. Supaya kita bisa mendapatkan suatu sistem trading yang paling ideal, akan lebih baik jika kita melakukan pengaturan yang disesuaikan dengan gaya trading dari masing-masing trader.

Meski begitu, terkadang, proses ini membutuhkan banyak waktu dan justru bisa membuat para trader pemula merasa kebingungan, karena tidak tahu harus mulai dari mana.Nah tanpa harus sulit dan berlama-lama pusing dengan berbagai hal itu, Sniper Forex V2, dapat menjadi sistem trading yang siap anda pakai. Hal ini karena, dalam sistem trading ini sudah mencakup semua komponen yang dibutuhkan, baik itu indikator, pair, timeframe, aturan entry, sampai dengan strategi exit. Sniper Forex V2 ini, akan sangat sesuai bagi anda yang khususnya lebih berpedoman pada analisa teknikal dan dapat beradaptasi dengan gaya trading intraday.

Pemahaman Singkat Tentang Indikator Sniper Forex V2

Sniper Forex V2 merupakan suatu kumpulan dari tools yang terdiri dari beberapa indikator teknikal. Sistem trading ini, memang dirangkai sebagai sistem trading yang compatible di time frame H1 dengan 5 indikator MetaTrader4 pilihan. Masing-masing dari indikator itu. dapat berperan sebagai sinyal entry, kekuatan trend, penunjuk arah dan sebagai penanda stop loss. Biasanya di chart akan terlihat bagian pertama dari sistem trading ini yang terdiri dari 3 garis dinamis yang berwarna biru dan merah.

Saat harga cenderung mengalami kenaikan, garis-garis sinyalnya akan berwarna bitu. Sebaliknya ketika harga mulai melemah, maka garis Sniper Forex V2 akan secara otomatis berubah warna menjadi merah. Momen dari perubahan warna garis indikator tersebut, merupakan suatu sinyal dari pergantian arah trend yang dapat anda mandapatkan sebagai suatu sinyal entry. Supaya lebih mudah lagi dalam mengenali peluang dengan lebih jelas, tanda panah warna biru atau merah, akan muncul saat garis sudah berubah warnanya dan pergantian harga trend sudah dikonfirmasi.

Tak hanya garis sinyal dan tanda panah saja, namun Sniper Forex V2 ini dapat menghadirkan tanda-tanda titik yang naik turun mengikuti pergerakan dari harga. Bagi anda yang mengenal baik indikator Parabolic SAR, bisa jadi sinyal seperti ini sudah tidak asing lagi. Pada dasarnya titik-titik dari indikator yang semacam ini, memiliki fungsi sebagai penunjuk arah trend dan dalam perkembangannya, juga seringkali dimanfaatkan sebagai petunjuk untuk close posisi, baik itu untuk mencari trailing stop maupun hanya untuk sekedar stop loss saja. Apabila didasarkan dengan konsep yang serupa, sinyal titik-titik dari indikator Sniper Forex V2 ini juga ditampilkan untuk membantu trader dalam memilih target stop loss yang ideal.

Di Sub windownya akan terdapat 2 indikator yang semuanya tersedia dalam format histogram. Indikator pertama merupakan Sniper Trend A yang dapat mengukur kekuatan trend harga dengan panjang pendek dari bar histogramnya. Apabila besar histogram yang ditampilkan di sub window Sniper Trend A semakin besar, artinya akan semakin kuat juga momentum Bearish trend harga saat ini. pemahaman sebaliknya tentunya juga berlaku untuk mengukur kekuatan dari Bullish trend dengan histogram biru.

Sementara itu, jika indikator kedua yang muncul pada sub-window yang paling bawah merupakan Sniper Trend B. Fungsi dari indikator inipun tidak jauh berbeda dengan Sniper Trend A yang juga berguna untuk mengukur kekuatan trend saat ini. Akan tetapi, Sniper Trend B ini biasanya lebih sering digunakan sebagai konfirmator akhir, untuk menyaring sinyal Sniper Trend A yang lebih sensitif terhadap pergerakan harga.

Bagaimana Aturan Trading Dengan Sistem Trading Ini?

Meskipun sistem trading ini terkesan kompleks karena terdiri dari berbagai sinyal indikator, aturan dalam sistem trading Sniper Forex V2 bisa dibilang sangat sederhana.

Open Buy apabila:

  • Garis sinyal Sniper Forex V2 dalam keadaan berwarna biru
  • Munculnya sebuah tanda panah berwarna biru di bawah harga
  • Sinyal titik-titik sudah pindah dari bawah harga dan berwarna biru
  • Bar histogram dari Sniper Trend A dan Sniper Trend B nya sama-sama menunjukan warna biru

Open Sell apabila:

  • Garis sinyal dari Sniper Forex V2 warnanya merah
  • Munculnya tanda panah yang berwarna merah di atas harga
  • Sinyal titik-titik sudah pindah di atanya harga dan berwarna merah
  • Bar histogram di Sniper A dan Sniper B nya sama-sama berwarna merah

Untuk aturan closenya, stop loss dapat anda tempatkan di sinyal titik Sniper Forex yang muncul di awal trend. Saat harga sudah bergerak sampai 25 pips di arah yang cukup menguntungkan, sebaiknya anda memindahlan stop loss ke level breakevent. Apabila anda tidak menentukan take profit karena tidak ingin membatasi peluang profit yang lebih besat, maka anda dapat close posisi secara manual, jika sinyal titik telah berpindah posisi atau bar histogram Sniper Trend A telah berubah warnanya.

Teknik Scalping Forex Terbaik

Scalping trading adalah gaya trading jangka pendek dan meskipun namanya aneh, scalping cukup populer di kalangan trader profesional. Scalping mewakili gaya trading jangka pendek, bahkan lebih pendek dari trading harian, dan julukan scalping dipilih karena gaya trading ini mencoba untuk mendapatkan banyak keuntungan kecil dari banyaknya transaksi yang dilakukan sepanjang hari perdagangan. Para scalper percaya bahwa lebih mudah untuk mendapatkan dan mengambil keuntungan dari pergerakan kecil dalam harga saham dibandingkan dari pergerakan besar.

Ringkasan:

  • Apa Itu Scalping?
  • Teknik Scalping Terbaik (GRATIS $20 untuk mengujinya di akun real)
  • Indikator Scalping Yang Paling Akurat
  • EA News Scalping Gratis dan Menguntungkan
  • Menjadi Seorang Scalper Atau Tidak?

Apa Itu Scalping?

Seorang yang melakukan scalping adalah biasanya seorang trader yang menggunakan analisa teknikal, bukan trader fundamental. Analisa teknikal berfokus pada pergerakan suatu pasangan mata uang di masa lalu, di mana biasanya menggunakan bantuan grafik dan alat analisis data lainnya. Trader menggunakan informasi harga historis untuk memprediksi pergerakan harga suatu aset di masa yang akan datang dan mempersiapkan transaksi yang akan dilakukan.

Sementara analisa fundamental biasanya melibatkan penggunaan laporan keuangan perusahaan, discounted cash flow modeling, indikator ekonomi dan alat-alat lain untuk menilai nilai intrinsik perusahaan. Para scalper dapat melakukan trading berdasarkan berita atau agenda yang secara drastis dapat mempengaruhi nilai perusahaan atau harga suatu pasangan mata uang dengan cepat setelah dirilis di kalender ekonomi forex factory. Dalam beberapa kasus, para scalper juga dapat menggunakan perubahan rasio fundamental jangka pendek untuk melakukan scalping, tetapi biasanya sebagian besar scalper berfokus pada grafik teknikal.

Scalper menggunakan analisa teknikal, tetapi dalam gaya ini, mereka bisa menjadi seorang discretionary trader atau system trader. Discretionary scalper akan membuat setiap keputusan trading secara real-time (sekalipun sangat cepat), sedangkan system scalper mengikuti teknik scalping tanpa membuat keputusan trading sendiri. Scalper utamanya menggunakan harga pasar untuk mengambil keputusan trading mereka, tetapi beberapa scalper juga menggunakan satu atau lebih indikator terbaik untuk scalping, seperti Moving Average, Channel Bands, dan pola grafik lainnya.

Scalper akan memilih antara memperhatikan monitor sepanjang hari untuk menunggu sinyal trading dari indikator scalping m15 atau scalper juga dapat menggunakan EA Forex atau Robot Forex yang menguntungkan dan yang secara otomatis akan melakukan trading berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya.

Lanjutkan membaca atau mencoba Expert Advisor Builder canggih, dan buat strategi scalping otomatis dengan beberapa klik, tanpa perlu menulis kode.

Kerangka Waktu Scalping

Kerangka waktu grafik yang digunakan untuk scalping dan lamanya waktu setiap transaksi forex yang terbuka adalah merupakan yang terpendek di antara gaya trading lainnya. Misal, seorang day trader mungkin menggunakan grafik lima menit, dan melakukan empat atau lima transaksi per hari perdagangan, dengan masing-masing transaksi terbuka selama tiga puluh menit.

Sebaliknya, seorang scalper mungkin menggunakan grafik satu menit, di mana setiap bar harga hanya mewakili lima detik trading, dan melakukan trading antara 20 hingga 100 atau lebih per harinya, dengan setiap transaksi yang terbuka selama beberapa detik hingga beberapa menit.

Teknik dan Gaya Scalping

Seperti halnya gaya trading dan sistem trading forex lainnya, ada banyak teknik scalping yang berbeda. Teknik scalping profit konsisten sekaligus yang paling terkenal adalah menggunakan waktu dan pergerakan pasar untuk menentukan kapan dan di mana melakukan trading. Scalping menggunakan waktu dan pergerakan terkadang disebut sebagai tape reading karena waktu dan pergerakan digunakan untuk ditampilan pada ticker-tape kuno, yang dikenal sebagai tape.

Beberapa teknik scalping profitable serupa dengan gaya trading lainnya karena mereka menggunakan grafik batang atau candlestick, dan trader menentukan kapan dan di mana akan melakukan transaksi menggunakan pola harga, support dan resistance, dan sinyal dari indikator teknikal.

Psikologi Scalping

Scalping adalah teknik yang cocok untuk tipe kepribadian trader tertentu. Seorang scalper harus sangat disiplin, terutama dalam hal sistem scalper, di mana mereka harus mampu mengikuti sistem trading mereka dengan tepat terlepas dari apa pun yang terjadi.

Seorang scalper harus dapat membuat keputusan tanpa ragu-ragu, dan tanpa mempertanyakan keputusan mereka begitu telah mengambil keputusan. Namun, scalper juga harus cukup fleksibel untuk mengenali jika transaksinya tidak berjalan seperti yang diperkirakan atau diharapkan dan mengambil tindakan untuk memperbaiki situasi tersebut dengan menutup transaksinya.

Teknik Scalping Yang Menguntungkan

Jika anda menyukai gerakan pasar yang bergerak cepat dan ingin masuk dan keluar dari pasar secepat mungkin, maka strategi scalping 1 menit ini mungkin sangat menarik bagi anda. Alih-alih menunggu berhari-hari untuk dapat menemukan potensi trading pada grafik harian, scalping Forex memungkinkan anda untuk melakukan beberapa transaksi dalam satu hari setiap kali strategi memberikan sinyal beli atau jual. Selain itu, semua transaksi ditutup pada akhir hari perdagangan, yang artinya anda tidak memiliki risiko menahan transaksi dalam semalam dan anda akan dapat menghitung keuntungan atau kerugian bersih anda secara tepat setiap akhir hari perdagangan. Dalam panduan scalping Forex yang kami sajikan, kami akan membahas apa itu scalping dan bagaimana cara scalping dalam trading Forex.

Teknik scalping yang menguntungkan ini didasarkan pada prinsip mengikuti tren dan pembalikan tren, dikombinasikan dengan kondisi jenuh beli/jenuh jual pasar. Meskipun ini mungkin awalnya terdengar rumit, saya jamin tidak. Kita akan segera mengulas beberapa contoh untuk menunjukkan kepada anda tentang bagaimana hal tersebut dilakukan.

Secara umum, kita ingin melakukan transaksi berdasarkan momentum beli atau jual dalam kerangka waktu 1 menit, dengan konfirmasi tambahan menggunakan pullback (bagian yang berarti berbalik). Untuk melakukannya, kita perlu menggunakan beberapa indikator teknikal yang akan menghasilkan sinyal trading untuk kita.

Alat yang anda butuhkan untuk melakukan scalping Forex pada grafik 1 menit

Agar strategi ini bekerja, kita akan menggunakan indikator scalping profitable berikut:

  • Dua Exponential Moving Average: EMA periode 50 dan EMA periode 100
  • Stochastic Oscillator dengan pengaturan periode (5, 3, 3)

Selain dua scalping indikator yang akurat di atas, anda juga perlu memperhatikan jam pasar selama anda trading. Strategi ini bekerja paling baik selama jam pasar forex yang fluktuatif dan likuid, seperti overlap New York – London. Trading selama jam-jam ini memastikan volatilitas yang cukup untuk menghasilkan keuntungan dan menurunkan biaya transaksi trading seiring tingginya likuiditas.

Dua Moving Average digunakan untuk mengidentifikasi tren pada grafik 1 menit secara keseluruhan. Dalam hal ini Exponential Moving Average cenderung bekerja lebih baik daripada Simple Moving Average, karena EMA cenderung menyesuaikan pergerakan dengan pergerakan harga terbaru lebih cepat. Pada dasarnya, ketika EMA 50 – periode yang lebih cepat memotong ke atas EMA 100 – periode yang lebih lambat, trennya naik. Dan ketika EMA 50 – periode yang lebih cepat memotong ke bawah EMA 100 – periode yang lebih lambat, trennya turun. Kita hanya ingin trading ke arah tren.

Stochastic, indikator yang cocok untuk scalping adalah Oscillator yang digunakan untuk mengidentifikasi kondisi jenuh beli dan jenuh jual pasar. Pergerakan indikator hanya berada di antara 0 dan 100, di mana kondisi jenuh beli muncul ketika nilai indikator bergerak di atas 80, dan kondisi jenuh jual adalah ketika nilai indikator bergerak di bawah 20. Kondisi jenuh beli menandakan bahwa harga akan segera turun, sementara kondisi jenuh jual menunjukkan bahwa harga akan segera naik.

Aturan untuk entry Buy

Sekarang kita akan menjelaskan alat utama yang akan kita gunakan, sekarang saatnya untuk melihat bagaimana cara menggunakan strategi scalping di pasar forex. Pada dasarnya, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi agar bisa entry Buy.

  • Tunggu EMA periode 50 memotong ke atas EMA periode 100 – EMA periode 50 adalah Moving Average yang lebih cepat dari keduanya, artinya EMA periode 50 akan bereaksi lebih cepat terhadap pergerakan harga terbaru dibandingkan EMA periode 100 yang lebih lambat. Ketika MA yang lebih cepat memotong ke atas MA yang lebih lambat, ini menunjukkan bahwa tren grafik secara keseluruhan telah berubah menjadi bullish dan memberikan konfirmasi pertama untuk entry Buy.
  • Tunggu harga melakukan pullback ke periode EMA 50 – Langkah ini sangat penting dalam strategi kita. Ini memastikan bahwa kita tidak membuka posisi terlalu cepat setelah terjadinya perpotongan MA, karena aksi profit taking oleh trader lain dapat membuat kita mengalami kerugian. Selain itu, pergerakan harga yang melonjak naik atau turun dengan momentum trading yang besar cenderung tidak bergerak berkelanjutan, tetapi memicu pergerakan sebaliknya. Ini adalah bagian dari kebalikan strategi kita – kita menunggu harga untuk berbalik ke Moving Average sebelum membuka sebuah posisi.
  • Tunggu indikator Stochastic untuk scalping bergerak di bawah kondisi jenuh beli – Sekarang indikator Stochastic ikut berperan. Perpotongan MA cepat-lambat biasanya terjadi pada momentum trading yang tinggi, yang mendorong indikator Stochastic ke kondisi pasar jenuh beli (indikator berada di atas 80). Membuka posisi beli ketika Stochastic di atas 80 bukanlah keputusan yang bijaksana, karena kondisi pasar yang jenuh beli menandakan bahwa harga akan segera berbalik. Ini adalah alasan lain mengapa kita harus menunggu harga mengalami pullback ke MA, karena pullback biasanya akan mengurangi nilai Stochastic menjadi di bawah 80.

Setelah ketiga kondisi tersebut terpenuhi, kita dapat melakukan scalping di pasar forex dengan membuka posisi beli seperti apa yang ditunjukkan pada grafik di bawah ini.

Pada grafik, anda bisa melihat aturan Buy menggunakan aturan yang sudah dijelaskan di atas dan 2 dari indikator scalping paling akurat. Ketika EMA periode 50 memotong ke atas EMA periode 100, indikator Stochastic menjadi jenuh beli (>80). Pullback harga ke EMA menekan Stochastic kembali ke bawah 80, dan menunjukkan peluang trading Buy.

Aturan untuk entry Sell

Aturan serupa berlaku ketika entry dengan posisi sell, hanya di sini kita perlu mengkonfirmasi tren turun dan bukan tren naik seperti yang ada dalam kasus entry buy. Untuk entry sell, aturan berikut berlaku:

  • Tunggu EMA periode 50 memotong ke bawah EMA periode 100 – Aturan ini memastikan tren turun masih kuat. Kita hanya ingin melakukan entry sell selama tren turun.
  • Tunggu harga untuk pullback ke EMA – Mirip dengan posisi buy, harga harus mengalami pullback ke EMA sehingga mencegah kita untuk entry terlalu cepat jika terjadi perpotongan MA cepat-lambat. Trading pada momentum yang tinggi bisa berisiko karena harga setelah breakout cenderung berbalik dengan cepat.
  • Tunggu indikator Stochastic untuk scalping bergerak di atas kondisi jenuh jual – Pullback harga biasanya akan mendorong indikator Stochastic ke kondisi trading yang normal. Entry sell ketika pasar jenuh jual dapat meningkatkan risiko anda secara signifikan, itulah sebabnya mengapa kita perlu menunggu Stochastic bergerak di atas 20.

Grafik berikut akan menunjukkan semua aturan yang telah disebutkan sebelumnya tentang cara membuka entry sell ketika scalping.

Setelah EMA periode 50 memotong ke bawah EMA periode 100, kita harus menunggu harga kembali ke EMA. Sementara itu, Stochastic akan pulih dari kondisi pasar jenuh jual, mengkonfirmasi bahwa entry sell siap untuk ditempatkan. Seperti yang dapat anda lihat pada grafik, harga bergerak turun signifikan setelah mengalami pullback dan entry kita.

>> Uji strategi scalping di akun live. Gunakan kode WELCOME20 pada saat mendaftar untuk mendapatkan No Deposit Bonus $20 GRATIS

Indikator Scalping Paling Akurat

Dari ratusan indikator paling akurat untuk scalping, Double Bollinger Bands adalah favorit kami . . . mereka menyajikan banyak informasi yang bisa ditindaklanjuti. Mereka memberi tahu kita tentang apakah suatu pasangan mata uang berada dalam tren atau range, arah tren, dan ketika tren telah habis. Lebih penting lagi, Double Bollinger Bands (DBB) juga mengidentifikasi titik entry dan tempat yang tepat untuk menutup posisi.

Itu terdengar seperti indikator scalping paling akurat. Seberapa bermanfaatkah DBB, Bollinger Bands standar dengan modifikasi yang brilian?

EA Scalping GRATIS

Forex Factory News Trader adalah EA Scalping GRATIS yang melakukan scalping berdasarkan berita. EA Forex ini dikembangkan untuk membantu trader Forex mengidentifikasi peluang trading dari berita yang muncul selama rilis data makroekonomi penting di kalender ekonomi forexfactory.

EA Scalping Forex dapat digunakan untuk trading dengan strategi volatilitas berita. Penting untuk dipahami bahwa Forex Factory News Trader bukanlah sebuah solusi yang sepenuhnya otomatis – trader harus menetapkan tanggal dan waktu rilis berita serta juga untuk memutuskan Stop Loss dan Take Profit yang tepat.

Namun, pengaturan Stop Loss dan Take Profit berbasis ATR juga tersedia. EA Forex atau Robot Forex ini mendukung ukuran posisi yang fleksibel selain ukuran posisi biasa yang tetap. Ini tersedia dan kompatibel dengan MetaTrader 5 AM Broker dengan Teknologi ECN. Alasannya akan dijelaskan di dalam artikel.

Menjadi Scalper Atau Tidak?

Pada artikel ini, kami menjawab pertanyaan tentang apa itu scalping forex dan menjelaskan strategi scalping Forex 1 menit yang sederhana namun berguna. Strategi Scalping Forex berguna bagi para trader yang tidak memiliki kesabaran untuk menunggu sinyal trading pada grafik 4 jam atau harian dan ingin melakukan trading cepat sepanjang hari perdagangan. Namun demikian, scalping Forex bukanlah teknik yang mudah karena dibutuhkan pengalaman pasar untuk mengidentifikasi tren naik dan turun pada kerangka waktu yang lebih rendah, yang memiliki sebagian besar pergerakan harga acak pasar. Jika anda ingin mempelajari scalping Forex, cobalah berlatih di akun demo hingga anda benar-benar mengenal strategi trading.

Teknik scalping Forex 1 menit kami didasarkan pada tiga alat: Moving Average cepat, Moving Average lambat, dan indikator Stochastic yang digunakan untuk memberi sinyal jenuh beli, kondisi pasar jenuh jual. Dalam hal ini, teknik ini termasuk ke dalam teknik yang mengikuti tren dan pembalikan untuk mendapatkan hasil maksimal dari pasar. Namun, untuk meningkatkan peluang anda mendapatkan keuntungan dan menurunkan biaya transaksi anda, gunakan strategi ini hanya ketika terjadi overlap pasar New York – London.

Jika anda adalah position trader yang menggunakan grafik harian dan membuat keputusan trading sepanjang malam, anda mungkin tidak akan menjadi seorang scalper yang baik. Namun, jika anda berpikir bahwa menunggu beberapa hari untuk melakukan transaksi anda berikutnya membuat anda gila dan anda lebih memilih trading cepat, maka scalping kemungkinan cocok untuk anda.

Scalping dapat terlihat mudah karena seorang scalper dapat menghasilkan keuntungan dalam waktu beberapa menit sepanjang harinya. Namun, pada kenyataannya, scalping forex bisa sangat menantang karena hanya ada sedikit ruang untuk melakukan kesalahan. Jika anda memutuskan untuk mencoba scalping, pastikan anda melakukannya dengan menggunakan simulator trading, sampai anda secara konsisten menguntungkan dan tidak lagi membuat kesalahan awal, seperti tidak menutup posisi ketika posisi tersebut berlawanan dengan posisi yang anda buka.

Memahami apa itu teknik scalping dan bagaimana cara kerjanya adalah penting, tetapi jika anda membutuhkan bantuan, MetaTrader 5 AM Broker menyediakan indikator forex scalping paling akurat yang dibutuhkan oleh trader forex. Anda juga dapat menggunakan Expert Advisor Builder untuk menghasilkan EA scalping yang menguntungkan dan telah diuji coba.

>> Terhubung dengan manajer yang sukses atau anda menjadi salah satunya – Platform Copy Trade Terbaik.

>> Hasilkan hingga $2000 per klien atau komisi hingga 50% – Menjadi Partner AM Broker

>> Hasilkan kapan saja, di mana saja, bagaimanapun

Peringkat broker opsi biner:
Tempat berinvestasi
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: